Profil kebutuhan riset — proposal MM (contoh: nasabah BBCA, saham BEI, UMKM/warung)
1. Kebutuhan validasi silang kuant–kual
3
0 = tak perlu dibandingkan · 5 = wajib saling menguatkan
2. Urutan logis riset
3
0 = konfirmasi angka dulu · 2–3 = bersamaan · 5 = eksplorasi makna dulu
3. Keterbatasan waktu/sumber daya 2 fase
2
0 = leluasa 2 putaran · 5 = sangat terbatas
4. Perlu jelaskan hasil kuant tak terduga
2
0 = hasil angka sudah jelas · 5 = ada anomali perlu digali
Rekomendasi:
—
—
Jarak ke pesaing terdekat
—
Sekuensial = berurutan bertahap; embedded = satu metode utama menampung metode kedua.