Value for Money (VfM) menjawab pertanyaan strategis: apakah proyek ini lebih baik dibangun sendiri oleh pemerintah, atau dikerjasamakan dengan swasta lewat skema KPBU?
Cara Pakai
Masukkan PSC (Public Sector Comparator) — nilai penuh proyek jika dikerjakan pemerintah termasuk biaya risiko — dan Shadow Bid PPP (estimasi penawaran swasta setelah transfer risiko). VfM adalah selisihnya dalam nilai persentase terhadap PSC.
Rumus Kunci
$$VfM = PSC_{risk-adjusted} - Shadow\ Bid_{PPP}$$$$PSC_{risk-adjusted} = Base\ PSC + Nilai\ Risiko\ Ditahan\ Pemerintah$$$$VfM\ (\%) = \frac{VfM}{PSC_{risk-adjusted}} \times 100\%$$Contoh Angka
Proyek rumah sakit daerah: Base PSC Rp 800 miliar, nilai risiko pemerintah Rp 120 miliar → PSC risk-adjusted = Rp 920 miliar.
Shadow Bid PPP (setelah transferisiko konstruksi dan O&M ke BUP) = Rp 780 miliar (termasuk profit BUP).
- VfM = 920 − 780 = Rp 140 miliar
- VfM (%) = 140 / 920 = 15,2%
VfM positif 15,2% artinya skema KPBU menghemat 15,2% dibanding pengadaan konvensional — setelah memperhitungkan profit swasta. Angka di atas 5–10% umumnya dianggap signifikan dan mendukung rekomendasi KPBU.