Laba kotor aktual jarang persis sama dengan yang dianggarkan — tapi angka totalnya saja tidak cukup untuk mengambil keputusan. Apakah selisihnya karena harga jual naik, biaya produksi membengkak, atau volume penjualan bergeser? Analisis varians laba kotor memecah satu angka ΔLaba menjadi 4 sumber yang bisa ditelusuri dan ditindaklanjuti masing-masing.

Cara Pakai

Kasus Toko Sembako Makmur Jaya, per karung beras 5 kg, anggaran tetap sebagai pembanding: harga jual Rp68.000, volume 1.500 karung, HPP Rp52.000. Geser harga jual aktual, volume terjual aktual, dan HPP aktual — dua persegi panjang (Pendapatan dan HPP) akan menunjukkan secara visual seberapa besar tiap varians berkontribusi terhadap perubahan laba kotor.

Rumus Kunci

$$\text{Varians Harga Jual} = (\text{Harga}_{Aktual} - \text{Harga}_{Anggaran}) \times \text{Volume}_{Aktual}$$$$\text{Varians HPP} = (\text{HPP}_{Anggaran} - \text{HPP}_{Aktual}) \times \text{Volume}_{Aktual}$$$$\text{Varians Volume Penjualan} = (\text{Volume}_{Aktual} - \text{Volume}_{Anggaran}) \times \text{Harga}_{Anggaran}$$$$\text{Varians Volume HPP} = (\text{Volume}_{Anggaran} - \text{Volume}_{Aktual}) \times \text{HPP}_{Anggaran}$$$$\Delta\text{Laba Kotor} = \text{Varians Harga Jual} + \text{Varians HPP} + \text{Varians Volume Penjualan} + \text{Varians Volume HPP}$$

Contoh Angka

Anggaran: harga jual Rp68.000/karung, volume 1.500 karung, HPP Rp52.000/karung → Laba kotor anggaran = (68.000 − 52.000) × 1.500 = Rp24.000.000.

Aktual bulan ini: harga jual Rp72.000/karung, volume 1.650 karung, HPP Rp54.000/karung → Laba kotor aktual = (72.000 − 54.000) × 1.650 = Rp29.700.000.

ΔLaba Kotor = 29.700.000 − 24.000.000 = +Rp5.700.000 (naik).

Dekomposisi 4 varians:

  • Varians Harga Jual = (72.000 − 68.000) × 1.650 = 4.000 × 1.650 = +Rp6.600.000 (favorable — harga jual naik)
  • Varians HPP = (52.000 − 54.000) × 1.650 = (−2.000) × 1.650 = −Rp3.300.000 (unfavorable — biaya pokok naik)
  • Varians Volume Penjualan = (1.650 − 1.500) × 68.000 = 150 × 68.000 = +Rp10.200.000 (favorable — volume naik)
  • Varians Volume HPP = (1.500 − 1.650) × 52.000 = (−150) × 52.000 = −Rp7.800.000 (unfavorable — volume lebih tinggi membawa lebih banyak beban HPP)

Jumlah: 6.600.000 − 3.300.000 + 10.200.000 − 7.800.000 = Rp5.700.000, sama persis dengan ΔLaba Kotor. Kenaikan laba kotor terutama didorong oleh lonjakan volume penjualan (+Rp10.200.000), sementara kenaikan HPP per unit justru menggerus sebagian keuntungan itu (−Rp3.300.000).