Saat biaya bahan baku aktual meleset dari anggaran, pertanyaan pertama manajemen bukan “berapa selisihnya” tapi “selisih itu berasal dari harga beli yang berubah, atau dari pemakaian yang boros?” Diagram tiga kolom ini menjawabnya secara visual — memisahkan varians harga (PV) dari varians efisiensi (EV) lewat perbandingan tiga cara menilai biaya bahan yang sama.

Cara Pakai

Kasus konveksi UMKM “Berkah” memproduksi 500 kaos/bulan, dengan standar pemakaian kain 1,2 m/kaos (SQ = 600 m) dan harga standar SP = Rp45.000/m. Geser kuantitas aktual (AQ, meter kain terpakai) dan harga aktual (AP, harga beli per meter) untuk melihat tiga kolom biaya bergerak — kolom 1 (AQ×AP, biaya aktual), kolom 2 (AQ×SP, kuantitas aktual dinilai harga standar), dan kolom 3 (SQ×SP, biaya standar). Bracket di antara kolom menunjukkan besar PV (selisih kolom 1–2) dan EV (selisih kolom 2–3). Tombol “⌖ Standar” mengembalikan AQ = SQ dan AP = SP, membuat ketiga kolom sama tinggi (PV = EV = 0).

Rumus Kunci

$$PV = AQ \times (AP - SP)$$$$EV = SP \times (AQ - SQ)$$

di mana $AQ$ = kuantitas aktual, $AP$ = harga aktual/unit, $SQ$ = kuantitas standar untuk output aktual, $SP$ = harga standar/unit.

Contoh Angka

Ambil nilai default widget: AQ = 650 m, AP = Rp48.000/m, dengan standar tetap SQ = 600 m, SP = Rp45.000/m.

  • Kolom 1 (biaya aktual) = AQ × AP = 650 × 48.000 = Rp31.200.000
  • Kolom 2 (AQ dinilai SP) = 650 × 45.000 = Rp29.250.000
  • Kolom 3 (biaya standar) = SQ × SP = 600 × 45.000 = Rp27.000.000
  • PV = kolom 1 − kolom 2 = 31.200.000 − 29.250.000 = Rp1.950.000 (TM) — juga = AQ × (AP − SP) = 650 × 3.000 = Rp1.950.000
  • EV = kolom 2 − kolom 3 = 29.250.000 − 27.000.000 = Rp2.250.000 (TM) — juga = SP × (AQ − SQ) = 45.000 × 50 = Rp2.250.000

Total varians = Rp1.950.000 + Rp2.250.000 = Rp4.200.000 (tidak menguntungkan). Kain dibeli Rp3.000/m lebih mahal dari standar (PV) sekaligus dipakai 50 meter lebih boros dari yang seharusnya untuk 500 kaos (EV) — dua masalah berbeda yang harus ditelusuri ke dua pihak berbeda: bagian pembelian untuk PV, bagian produksi untuk EV.