Terminal Value (TV) adalah nilai semua arus kas yang dihasilkan perusahaan setelah periode proyeksi eksplisit — dari tahun ke-n hingga waktu tak terhingga (atau penjualan). Dalam kebanyakan valuasi DCF, TV menyumbang 60–80% total nilai perusahaan.
Cara Pakai
Dua metode tersedia. Gordon Growth: cocok untuk perusahaan mature dengan arus kas yang bisa diprediksi. Exit Multiple: cocok ketika ada comparable transactions atau benchmark industri yang jelas.
Masukkan parameter, baca TV, lalu discounted ke nilai sekarang: PV(TV) = TV / (1+WACC)^n.
Rumus Kunci
Gordon Growth Model:
$$TV = \frac{FCF_n \times (1+g)}{WACC - g}$$Exit Multiple:
$$TV = EBITDA_n \times Multiple_{EV/EBITDA}$$Contoh Angka
Perusahaan consumer staples Indonesia. FCF Tahun 5 = Rp 200 miliar, g = 4%, WACC = 13%.
- TV (Gordon) = 200 × 1,04 / (0,13 − 0,04) = 208 / 0,09 = Rp 2.311 miliar
- PV(TV) = 2.311 / (1,13)⁵ = 2.311 / 1,842 = Rp 1.254 miliar
Alternatif exit multiple: EBITDA Tahun 5 = Rp 280 miliar, multiple industri 8×.
- TV = 280 × 8 = Rp 2.240 miliar (hasilnya cukup dekat, saling memvalidasi)
Selisih kecil antara dua metode memberi keyakinan bahwa asumsi perpetuitas tidak terlalu agresif.