Tiga ukuran tendensi sentral — mean, median, modus — sering dianggap bisa saling menggantikan, padahal masing-masing menjawab pertanyaan berbeda dan bisa memberi kesan yang sangat berbeda dari data yang sama. Widget ini memakai data gaji 13 karyawan warung/UMKM (termasuk gaji pemilik) untuk menunjukkan kapan ketiganya sepakat, dan kapan mean menyesatkan.

Cara Pakai

Geser slider Gaji pemilik/owner dari 3 juta sampai 60 juta Rupiah dan amati garis Mean (merah, solid) bergerak jauh lebih cepat daripada garis Median (hijau, putus-putus) — median hanya bergerak kalau posisi tengah data terurut ikut berubah, sedangkan mean menjumlah semua nilai termasuk gaji pemilik yang ekstrem. Geser slider Jumlah karyawan gaji-UMR kembar (0-6 orang) untuk menambah atau menghilangkan garis Modus (hitam, putus-putus pendek) — modus baru muncul kalau ada minimal 2 karyawan bergaji persis sama. Angka Selisih Mean−Median di pojok kanan atas adalah indikator cepat seberapa “miring” (skewed) data gaji ini.

Rumus Kunci

$$\bar{x} = \frac{1}{n}\sum_{i=1}^{n} x_i \quad \text{(mean)}$$$$\text{Median} = \begin{cases} x_{(m+1)} & \text{jika } n \text{ ganjil}, \ m = \lfloor n/2 \rfloor \\ \dfrac{x_{(n/2)} + x_{(n/2+1)}}{2} & \text{jika } n \text{ genap} \end{cases} \quad \text{(data terurut } x_{(1)} \le \dots \le x_{(n)}\text{)}$$$$\text{Modus} = \arg\max_{v} \; \text{frekuensi}(v) \quad \text{(nilai dengan kemunculan terbanyak)}$$

Contoh Angka

Data dasar 9 karyawan (juta Rupiah/bulan): 4,9 · 4,3 · 4,3 · 5,1 · 5,8 · 3,8 · 5,8 · 5,7 · 4,1. Ditambah 3 karyawan bergaji UMR kembar (4,2 masing-masing) dan 1 gaji pemilik — total n = 13 karyawan.

Skenario A — gaji pemilik wajar (8,0 juta):

  • Data terurut: 3,8 · 4,1 · 4,2 · 4,2 · 4,2 · 4,3 · 4,3 · 4,9 · 5,1 · 5,7 · 5,8 · 5,8 · 8,0
  • Mean: jumlah semua = 64,4 juta, dibagi $n=13$ → $\bar{x} = 64{,}4/13 = 4{,}95$ juta
  • Median: $n=13$ (ganjil), posisi tengah = data ke-7 (dari 13) = 4,3 juta
  • Modus: nilai 4,2 muncul 3 kali (paling sering) → Modus = 4,2 juta
  • Selisih Mean−Median = 4,95 − 4,3 = 0,65 juta (berdekatan) → mean dan median sama-sama mewakili “gaji tipikal” dengan baik.

Skenario B — gaji pemilik dinaikkan ke 24,0 juta (karyawan lain tetap):

  • Data terurut: 3,8 · 4,1 · 4,2 · 4,2 · 4,2 · 4,3 · 4,3 · 4,9 · 5,1 · 5,7 · 5,8 · 5,8 · 24,0
  • Mean: jumlah semua = 80,4 juta, dibagi 13 → $\bar{x} = 80{,}4/13 = 6{,}18$ juta — naik 1,25 juta hanya karena 1 dari 13 nilai berubah
  • Median: posisi tengah (data ke-7) tetap 4,3 juta — tidak berubah sama sekali, karena posisi tengah data terurut tidak bergeser
  • Modus: tetap 4,2 juta — juga tidak terpengaruh
  • Selisih Mean−Median = 6,18 − 4,3 = 1,88 juta, hampir 3× lebih lebar dari Skenario A

Kesimpulan: menaikkan gaji satu orang saja dari 13 karyawan membuat mean naik signifikan, padahal 12 dari 13 karyawan tidak mengalami kenaikan gaji sama sekali. Kalau ada yang melaporkan “rata-rata gaji karyawan naik jadi 6,18 juta”, laporan itu benar secara matematis tapi menyesatkan secara substansi — median (4,3 juta, tidak berubah) jauh lebih jujur menggambarkan kondisi karyawan pada umumnya.