Retail UMKM yang naik kelas dari aplikasi kas terpisah-pisah ke ERP menghadapi pilihan arsitektur klasik: on-premise dengan server sendiri (CAPEX besar sekali bayar) atau cloud/SaaS dengan langganan tahunan (OPEX merata). Vendor masing-masing tentu memasang cerita paling murah — dan keduanya benar pada horizon waktu yang berbeda. Kalkulator Total Cost of Ownership (TCO) menetralkan perdebatan itu: menjumlahkan seluruh komponen biaya sepanjang horizon yang sama, sehingga pilihan dibuat atas angka total, bukan iming-iming tahun pertama.
Model di widget memakai kaidah praktis (rule of thumb) turunan biaya: lisensi perpetual on-premise setara sekitar 3× nilai langganan tahunan, pemeliharaan tahunannya sekitar 18%, dan server sendiri sekitar 5× biaya hosting cloud tahunan setara. Slider infrastruktur berpindah makna mengikuti mode yang dipilih, dengan nilai tiap mode diingat terpisah agar perbandingan tetap adil.
Cara Pakai
Tentukan dulu mode tombol On-Premise (CAPEX) atau Cloud (OPEX/tahun) — ini menentukan arti slider Infrastruktur (belanja server sekali bayar, atau biaya hosting per tahun). Lalu atur Lisensi/langganan, Konsultan implementasi, Infrastruktur, Pelatihan karyawan (juta Rupiah), dan geser Jangka waktu 1–10 tahun. Hasil menampilkan TCO On-Premise dan TCO Cloud beserta ekuivalen per tahun, dalam diagram batang yang langsung menunjukkan skenario mana yang menang pada horizon terpilih.
Rumus Kunci
$$TCO_{onprem} = \underbrace{3 \times L_{langganan}}_{\text{lisensi perpetual}} + K + P + I_{CAPEX} + n \times (\underbrace{18\% \times \text{lisensi}}_{\text{pemeliharaan}})$$$$TCO_{cloud} = n \times (L_{langganan} + I_{OPEX}) + K + P$$dengan L = lisensi/langganan, K = konsultan, P = pelatihan, I = infrastruktur, n = jangka waktu (tahun).
Contoh Skenario
Dengan default (langganan 60 juta/tahun, konsultan 200 juta, server 120 juta vs hosting 25 juta/tahun, pelatihan 30 juta):
- Horizon 1 tahun: cloud jauh lebih ringan — tak ada belanja lisensi perpetual dan server di muka
- Horizon 5 tahun: akumulasi langganan mulai mendekati total on-premise — selisihnya menyempit tajam
- Horizon 8–10 tahun: on-premise biasanya berbalik unggul secara nominal — inilah titik impas yang dicari
Kesimpulan yang tepat bukan selalu memilih yang paling murah total, melainkan mencocokkan horizon rencana bisnis (berapa tahun sistem akan dipakai sebelum migrasi berikutnya), kesiapan modal, dan kapasitas tim IT internal mengelola server sendiri.