Saat debitur mengalami penurunan kapasitas bayar, bank sering menawarkan restrukturisasi sebelum kredit jatuh ke kategori macet. Rescheduling — penjadwalan ulang tenor dan/atau suku bunga — adalah opsi paling umum dari tiga skema “3R” (Rescheduling, Reconditioning, Restructuring) dalam praktik perbankan.

Cara Pakai

Geser Tenor baru, Grace period, dan Penurunan bunga untuk mengubah skema restrukturisasi kredit modal kerja Rp240 juta dengan sisa tenor lama 24 bulan pada bunga 12%/tahun. Grafik membandingkan jadwal angsuran lama (garis putus-putus abu) dan angsuran baru (garis merah — tangga naik dari grace period ke angsuran normal) terhadap garis kapasitas kas debitur. Status LAYAK/MELEBIHI KAPASITAS muncul otomatis di pojok kanan atas.

Rumus Kunci

$$\text{Angsuran} = P \times \frac{r(1+r)^n}{(1+r)^n - 1}$$

Selama grace period, angsuran hanya bunga: $\text{Angsuran}_{\text{grace}} = P \times r$ (pokok tidak berkurang), di mana $P$ = pokok pinjaman, $r$ = suku bunga bulanan baru, $n$ = sisa tenor setelah grace period (tenor baru − grace period).

Contoh Angka

Pokok $P = $ Rp240 juta, bunga lama 12%/tahun ($r=1\%$/bulan), sisa tenor lama 24 bulan, kapasitas kas debitur Rp9 juta/bulan.

Angsuran lama: $(1{,}01)^{24} = 1{,}269735$, sehingga

$$\text{Angsuran}_{\text{lama}} = 240 \times \frac{0{,}01 \times 1{,}269735}{1{,}269735-1} = \frac{3{,}047364}{0{,}269735} = \textbf{Rp11,30 juta/bulan}$$

Setelah rescheduling (tenor baru 48 bulan, grace period 6 bulan, penurunan bunga 2,0 poin persen → bunga baru 10%/tahun, $r=0{,}833\%$/bulan):

  • Selama grace period (6 bulan pertama): angsuran = $240 \times 0{,}00833 = $ Rp2,00 juta/bulan (bunga saja).
  • Sisa tenor setelah grace = $48 - 6 = 42$ bulan. Dengan $(1{,}00833)^{42} = 1{,}417008$:
$$\text{Angsuran}_{\text{baru}} = 240 \times \frac{0{,}00833 \times 1{,}417008}{1{,}417008-1} = \frac{2{,}834016}{0{,}417008} = \textbf{Rp6,80 juta/bulan}$$

Karena Rp6,80 juta masih di bawah kapasitas kas Rp9 juta/bulan, status menjadi ✔ LAYAK — jauh lebih ringan dari angsuran lama Rp11,30 juta/bulan, dan memberi ruang napas Rp2,00 juta/bulan selama 6 bulan pertama masa tenggang.