Kertas kerja (neraca lajur/worksheet) 10 kolom adalah alat bantu manual untuk menyusun laporan keuangan dari Neraca Saldo tanpa harus menutup buku besar dulu. Widget ini menelusuri satu akun contoh, kolom demi kolom, memakai data UMKM Laundry “Bersih Jaya”.
Cara Pakai
Pilih akun contoh (Perlengkapan atau Pendapatan Jasa) lalu klik tombol Langkah 1–5 berurutan. Kolom yang aktif disorot warna aksen; kolom yang belum dilewati ditandai “···” (belum diproses), dan angka yang sudah muncul dihubungkan garis jejak berwarna. Kalau akun TIDAK melewati kolom L/R atau Neraca tertentu (karena bukan tipenya), muncul tanda ✕ “tidak ke sini” — ini justru poin pembelajaran utama widget.
Rumus Kunci
Kertas kerja 10 kolom adalah skema alur data, bukan satu rumus. Lima pasang kolom (Debit–Kredit) dan aturan perpindahannya:
- Neraca Saldo (NS) — saldo akun buku besar akhir periode, diambil apa adanya.
- Penyesuaian (AJP) — ayat jurnal penyesuaian (penyusutan, pemakaian perlengkapan, dsb). Kalau tidak ada penyesuaian untuk akun tersebut, kolom ini kosong ("–").
- NS Disesuaikan (NSD) = NS ± AJP (sisi sama menambah, sisi berlawanan mengurangi).
- Laba/Rugi (L/R) — HANYA diisi kalau akun tersebut nominal (pendapatan/beban): saldo NSD dipindah apa adanya ke sisi yang sama.
- Neraca — HANYA diisi kalau akun tersebut riil (aset/kewajiban/modal): saldo NSD dipindah apa adanya ke sisi yang sama.
Contoh Angka
UMKM Laundry “Bersih Jaya” — dua akun contoh:
Perlengkapan Laundry (akun Aset/riil):
- NS: Rp2.000.000 (Debit)
- AJP: Rp800.000 (Kredit) — perlengkapan yang sudah terpakai selama periode
- NSD: Rp2.000.000 − Rp800.000 = Rp1.200.000 (Debit)
- L/R: tidak muncul (bukan akun nominal)
- Neraca: Rp1.200.000 (Debit) — sisa perlengkapan yang belum terpakai, dibawa ke periode berikutnya
Pendapatan Jasa Laundry (akun Pendapatan/nominal):
- NS: Rp15.000.000 (Kredit)
- AJP: tidak ada penyesuaian
- NSD: Rp15.000.000 (Kredit) — diteruskan apa adanya
- L/R: Rp15.000.000 (Kredit) — masuk perhitungan laba/rugi periode ini
- Neraca: tidak muncul (bukan akun riil)
Dua nasib berbeda dari satu mekanisme yang sama: akun riil “singgah” sampai kolom Neraca, akun nominal “turun” di kolom Laba/Rugi — dan keduanya tidak pernah tertukar.