Setiap manajer keuangan perusahaan, dari korporasi besar sampai UMKM yang mulai formal, secara rutin menghadapi tiga jenis keputusan yang saling terkait: ke mana uang dibelanjakan (investasi), dari mana uang didapat (pendanaan), dan berapa yang dikembalikan ke pemilik modal (dividen). Kerangka “trias” ini menjadi peta dasar untuk memahami seluruh materi manajemen keuangan korporat.
Cara Pakai
Klik salah satu dari tiga kartu untuk membuka panel detail berisi cakupan keputusan, metode analisis, contoh nyata, dan pertanyaan kunci yang wajib bisa dijawab manajer keuangan untuk keputusan tersebut.
Rumus Kunci
Bukan rumus matematis tunggal, melainkan kerangka klasifikasi tiga keputusan:
$$\text{Manajer Keuangan} \;\to\; \begin{cases} \text{Keputusan Investasi} & \text{(Capital Budgeting)} \\ \text{Keputusan Pendanaan} & \text{(Capital Structure)} \\ \text{Keputusan Dividen} & \text{(Dividend Policy)} \end{cases}$$Ketiganya saling mengunci lewat rantai berikut:
$$WACC_{(\text{pendanaan})} \;\to\; \text{discount rate } NPV_{(\text{investasi})} \;\to\; \text{Laba} - \text{Investasi baru} = \text{dasar keputusan}_{(\text{dividen})}$$Contoh Angka
Pendanaan — struktur modal 60% ekuitas (Re = 14%) dan 40% utang (Rd pra-pajak = 8%, PPh Badan 22%):
$$WACC = 0{,}6 \times 14\% + 0{,}4 \times 8\% \times (1-22\%) = 8{,}4\% + 2{,}496\% = \mathbf{10{,}90\%}$$Investasi — mesin baru seharga Rp200 juta, arus kas bersih Rp60 juta/tahun selama 5 tahun, memakai WACC 10,90% sebagai discount rate:
- Faktor anuitas 5 tahun @10,90% ≈ 3,7052
- PV arus kas = 60 × 3,7052 = Rp222,31 juta
- NPV = 222,31 − 200 = Rp22,31 juta (positif → proyek layak dijalankan)
Dividen — dari laba bersih Rp100 miliar, perusahaan membagikan Rp40 miliar sebagai dividen (payout ratio 40%) dan menahan Rp60 miliar (60%) untuk mendanai investasi berikutnya — sebagai pembanding riil, BBCA membagikan Rp340 per saham pada 2024 sebagai realisasi kebijakan dividennya.
Rangkaian ini menunjukkan bagaimana ketiga keputusan saling mengunci: biaya modal dari keputusan pendanaan menentukan kelayakan proyek investasi, dan sisa laba setelah investasi itulah yang menjadi dasar keputusan dividen.