Setelah menghitung statistik F (dari tabel ANOVA regresi, atau dari uji simultan lain), langkah berikutnya adalah membandingkannya dengan F-kritis — nilai ambang dari tabel F pada derajat bebas dan taraf signifikansi tertentu. Kalkulator ini mencari F-kritis itu langsung, tanpa perlu membuka tabel F cetak yang baris/kolomnya sering terbatas.

Cara Pakai

Isi df₁ (pembilang, = k, jumlah variabel bebas), df₂ (penyebut, = n − k − 1), dan α. Kalkulator menampilkan F-kritis, lalu membandingkannya dengan F-hitung dari panel simulasi uji t/F di atasnya pada halaman ini.

Rumus Kunci

F-kritis adalah nilai $F$ sedemikian rupa:

$$P\big(F(df_1, df_2) > F_{\text{kritis}}\big) = \alpha$$

Uji F selalu satu-arah (ekor kanan) — tidak ada varian dua-arah seperti pada uji t, karena $F = \dfrac{MSR}{MSE}$ tidak pernah bernilai negatif dan pertanyaannya selalu “apakah variansi yang dijelaskan model jauh lebih besar dari variansi sisa”.

Contoh Angka

Model regresi dengan $k = 3$ variabel bebas, $n = 24$ observasi, taraf signifikansi $\alpha = 0{,}05$.

  • $df_1 = k = 3$
  • $df_2 = n - k - 1 = 24 - 3 - 1 = 20$
  • F-kritis(3, 20, α=0,05) = 3,10

Jika F-hitung dari tabel ANOVA sebesar 5,42, maka $5{,}42 > 3{,}10$ → tolak H0, model signifikan secara simultan. Jika F-hitung hanya 2,40, maka $2{,}40 \le 3{,}10$ → gagal tolak H0, model belum terbukti layak.

Lanjutan

Untuk cara membaca F-hitung dari tabel ANOVA SPSS langkah demi langkah (termasuk hubungannya dengan uji t parsial), lihat Membaca Output Regresi (Uji t & Uji F).