Bank pada dasarnya menjalankan maturity transformation: menghimpun dana jangka pendek (tabungan, deposito) untuk disalurkan sebagai kredit jangka panjang (KPR, kredit modal kerja). Ketimpangan durasi antara aset dan liabilitas ini — duration gap — membuat ekuitas bank rentan terhadap perubahan suku bunga, seperti yang terjadi pada krisis Silicon Valley Bank 2023.

Cara Pakai

Atur Durasi Aset (kredit) dan Durasi Liabilitas (DPK) sesuai profil neraca bank yang ingin disimulasikan, lalu geser Δ Suku Bunga untuk melihat berapa besar nilai aset, liabilitas, dan ekuitas bergeser. Diagram menampilkan balok Aset dan Liabilitas (garis putus-putus = posisi awal, isi solid = setelah shock suku bunga) serta indikator Ekuitas yang bisa berubah warna merah jika negatif (insolven). Tombol Imunisasi otomatis mengatur Durasi Aset agar gap durasi mendekati nol.

Rumus Kunci

$$\Delta V = -D \times V \times \frac{\Delta r}{1+r_0}$$$$\text{Gap Durasi} = D_A - \frac{L_0}{A_0} \times D_L$$

di mana $D$ = durasi (tahun), $V$ = nilai pasar (aset atau liabilitas), $r_0$ = suku bunga acuan dasar, $\Delta r$ = perubahan suku bunga, dan $D_A$, $D_L$ = durasi aset dan liabilitas.

Contoh Angka

Bank ilustrasi: Aset Rp1.000,0 miliar dengan durasi 5,0 tahun (kredit), Liabilitas Rp900,0 miliar dengan durasi 1,0 tahun (DPK), Ekuitas awal Rp100,0 miliar, suku bunga acuan dasar 7,0% naik +1,0 poin persentase.

  • $\Delta V_{Aset} = -5{,}0 \times 1.000{,}0 \times \frac{0{,}01}{1{,}07} = -\text{Rp}46{,}7$ miliar → Aset menjadi Rp953,3 miliar
  • $\Delta V_{Liab} = -1{,}0 \times 900{,}0 \times \frac{0{,}01}{1{,}07} = -\text{Rp}8{,}4$ miliar → Liabilitas menjadi Rp891,6 miliar
  • Ekuitas baru = 953,3 − 891,6 = Rp61,7 miliar → Δ Ekuitas = −Rp38,3 miliar (turun 38,3% dari basis Rp100,0 miliar)
  • Gap Durasi = 5,0 − (900/1.000) × 1,0 = 4,10 tahun

Karena aset berdurasi jauh lebih panjang dari liabilitas, kenaikan suku bunga 1 poin persentase saja sudah mengikis lebih dari sepertiga ekuitas bank ini.