Tahu titik impas saja belum cukup untuk mengelola usaha — pemilik UMKM juga perlu tahu berapa banyak yang harus terjual untuk mencapai target laba tertentu, dan seberapa aman posisi penjualan saat ini kalau omzet tiba-tiba turun. Analisis Cost-Volume-Profit (CVP) menjawab ketiganya sekaligus: titik impas, unit untuk target laba, dan margin of safety, memakai contoh warung kopi UMKM.

Cara Pakai

Widget ini menghitung dari empat input: harga jual per unit (P), biaya variabel per unit (VC), biaya tetap per bulan (FC), dan target laba per bulan (TP). Hasilnya ditampilkan sebagai margin kontribusi, titik impas (BEP) dalam unit dan rupiah, jumlah unit untuk mencapai target laba, serta margin of safety dalam persen — disertai grafik pendapatan total (TR) vs biaya total (TC) dengan penanda BEP dan titik target laba.

Rumus Kunci

$$CM = P - VC \qquad \text{Rasio CM} = \frac{CM}{P}$$$$BEP_{unit} = \frac{FC}{CM} \qquad BEP_{Rp} = \frac{FC}{\text{Rasio CM}}$$$$Q_{target} = \frac{FC + TP}{CM} \qquad Rp_{target} = \frac{FC + TP}{\text{Rasio CM}}$$$$MOS\% = \frac{Rp_{target} - BEP_{Rp}}{Rp_{target}} \times 100\%$$

di mana $CM$ = margin kontribusi per unit, $FC$ = biaya tetap, $TP$ = target laba.

Contoh Angka

Ambil nilai default widget — Warung Kopi Kenangan: harga jual P = Rp 50.000/cangkir, biaya variabel VC = Rp 20.000/cangkir, biaya tetap FC = Rp 8.000.000/bulan, target laba TP = Rp 5.000.000/bulan.

  • Margin kontribusi: $CM = 50.000 - 20.000 = $ Rp 30.000/cangkir (rasio CM = 30.000/50.000 = 60%)
  • BEP unit: $8.000.000 \div 30.000 = 266{,}67 \to$ dibulatkan ke atas: 267 cangkir/bulan
  • BEP rupiah: $8.000.000 \div 0{,}6 = $ Rp 13.333.333/bulan
  • Unit untuk target laba: $(8.000.000 + 5.000.000) \div 30.000 = 433{,}33 \to$ 434 cangkir/bulan
  • Rupiah untuk target laba: $13.000.000 \div 0{,}6 = $ Rp 21.666.667/bulan
  • Margin of safety: $(21.666.667 - 13.333.333) \div 21.666.667 \times 100\% = $ 38,46%

Warung ini impas setelah 267 cangkir terjual, dan perlu 434 cangkir untuk meraih target laba Rp 5 juta. Margin of safety 38,46% berarti omzet target masih 38,46% di atas titik impas — penjualan bisa turun sampai sejauh itu sebelum warung kembali rugi. Perhatikan pola singkatnya: $MOS\% = TP \div (FC+TP) = 5.000.000 \div 13.000.000 = 38{,}46\%$ — target laba yang lebih besar relatif terhadap biaya tetap otomatis memberi bantalan keamanan yang lebih lebar.