Kualitas sitasi adalah garis pertama pertahanan kredibilitas akademik. Satu sitasi palsu yang lolos ke jurnal Q1 bisa merusak reputasi yang dibangun bertahun-tahun.

Cara Pakai

Paste sitasi dalam format apapun (APA, MLA, Vancouver). Tool mengekstrak DOI (jika ada) atau melakukan pencarian berbasis judul + author. Crossref API digunakan untuk verifikasi metadata. Hasil ditampilkan per sitasi dengan status dan penjelasan inkonsistensi.

Tiga Tingkat Verifikasi

  1. Existence check — apakah artikel ini ada? DOI valid? Dapat ditemukan di Google Scholar, Crossref, Scopus?
  2. Metadata check — apakah author, judul, jurnal, tahun, dan volume/halaman cocok persis?
  3. Argument check — apakah klaim yang disitasi benar-benar ada di teks asli? (Butuh akses PDF)

Kapan Wajib Dipakai

  • Sebelum submit ke jurnal Q1/ABDC/SINTA
  • Setelah menggunakan AI untuk drafting literature review
  • Ketika ada sitasi dari sumber sekunder yang belum pernah dibaca langsung
  • Untuk sitasi “klasik” yang sering dikutip tanpa cek ulang (Likert 1932, Hair 2010, Baron & Kenny 1986)

Ingat: tool ini mengecek keberadaan dan metadata. Verifikasi argumen (Type 3) tetap membutuhkan pembacaan paper asli — tidak ada alat yang menggantikan itu.