Ketika menggunakan beta comparable untuk menghitung WACC, kita harus terlebih dulu membuang efek leverage (hutang) dari beta mereka — supaya yang dibandingkan adalah risiko bisnis murni, bukan risiko bisnis + risiko keuangan.
Cara Pakai
Unlevering: bersihkan beta comparable dari leverage mereka → dapatkan asset beta. Ambil median dari beberapa comparable.
Relevering: terapkan leverage target perusahaan yang dianalisis ke asset beta → dapatkan beta untuk WACC.
Rumus Kunci
Hamada Unlevering:
$$\beta_U = \frac{\beta_L}{1 + (1-T) \times \frac{D}{E}}$$Hamada Relevering:
$$\beta_L = \beta_U \times \left[1 + (1-T) \times \frac{D}{E}\right]$$di mana $T$ = 22% (PPh Badan Indonesia), $D/E$ = rasio utang-ekuitas pasar.
Contoh Angka
Tiga comparable di sektor jalan tol:
| Perusahaan | βL | D/E | βU |
|---|---|---|---|
| A | 1,20 | 1,5 | 1,20/(1+0,78×1,5) = 0,55 |
| B | 0,95 | 1,0 | 0,95/(1+0,78×1,0) = 0,53 |
| C | 1,10 | 1,2 | 1,10/(1+0,78×1,2) = 0,57 |
Median βU = 0,55 (risiko bisnis jalan tol Indonesia)
Proyek baru, target D/E = 0,8:
- βL = 0,55 × [1 + 0,78 × 0,8] = 0,55 × 1,624 = 0,893
- Masukkan ke CAPM: Re = 6,8% + 0,893 × 7,0% + 2,5% = 15,6%