Availability Payment (AP) adalah mekanisme pembayaran pemerintah kepada Badan Usaha Pelaksana (BUP) dalam proyek KPBU — dibayarkan bukan karena pengguna membayar tarif, melainkan karena BUP menyediakan layanan yang tersedia dan sesuai standar.
Cara Pakai
Masukkan biaya investasi, masa konsesi, WACC proyek, dan biaya O&M tahunan. Kalkulator menghitung AP minimum — nilai yang harus diterima BUP agar proyek layak secara finansial, sebelum negosiasi dan buffer risiko.
Rumus Kunci
$$AP_{tahunan} = \frac{Investasi \times r(1+r)^n}{(1+r)^n - 1} + O\&M$$di mana $r$ = WACC per tahun, $n$ = masa konsesi (tahun).
Komponen pertama adalah anuitas investasi (annualized capital recovery). O&M ditambahkan di atas anuitas.
Contoh Angka
Proyek SPAM (Sistem Penyediaan Air Minum) KPBU: investasi Rp 1 triliun, konsesi 25 tahun, WACC 12%, O&M Rp 15 miliar/tahun.
- Faktor anuitas = 0,12 × (1,12)²⁵ / [(1,12)²⁵ − 1] = 0,1275
- Anuitas investasi = 1.000 × 0,1275 = Rp 127,5 miliar/tahun
- AP total = 127,5 + 15 = Rp 142,5 miliar/tahun = Rp 11,9 miliar/bulan
Catatan: AP ini belum termasuk keuntungan ekuitas BUP, pajak, dan contingency. Model KPBU sesungguhnya lebih kompleks — kalkulator ini untuk estimasi awal feasibility.