Tim produk dan marketing sering membandingkan dua versi halaman — checkout lama vs baru, dua desain landing page, dua copy iklan — untuk memutuskan mana yang dipakai permanen. Kalkulator ini menghitung conversion rate tiap grup dan dua ukuran perbedaan yang sering tertukar: selisih poin persentase dan uplift relatif.

Cara Pakai

Masukkan jumlah Pengunjung dan Pembeli untuk Grup A (versi lama, kontrol) dan Grup B (versi baru, treatment). Widget langsung menghitung conversion rate masing-masing grup, menampilkannya sebagai diagram batang, lalu menampilkan empat kartu hasil: Conversion A, Conversion B, Selisih (poin persentase), dan Uplift Relatif. Grup dengan conversion rate lebih tinggi ditandai “★ menang” pada grafik.

Rumus Kunci

$$\text{Conversion} = \frac{\text{Pembeli}}{\text{Pengunjung}} \times 100\%$$$$\text{Selisih (pp)} = \text{Conversion}_B - \text{Conversion}_A$$$$\text{Uplift Relatif} = \frac{\text{Conversion}_B - \text{Conversion}_A}{\text{Conversion}_A} \times 100\%$$

Contoh Angka

Toko online menguji dua versi checkout. Grup A (lama): 2.000 pengunjung, 140 pembeli. Grup B (baru): 2.000 pengunjung, 168 pembeli.

  • Conversion A = 140 ÷ 2.000 × 100% = 7,00%
  • Conversion B = 168 ÷ 2.000 × 100% = 8,40%
  • Selisih = 8,40% − 7,00% = +1,40 pp
  • Uplift relatif = 1,40 ÷ 7,00 × 100% = +20,0%

Checkout baru menang: conversion rate naik 1,4 poin persentase, setara kenaikan relatif 20% dari baseline. Dua angka ini sering tertukar dalam laporan — pastikan menyebut satuan yang benar (pp vs %).