stdsquare²
🎓 Kelas
stdsquare / materi / slides / pertemuan-10
Tema
Japan
Arcade
Dark Retro
Font
‹ Daftar slide Pertemuan 10: Web & Mobile Analytics
PRODI BISNIS DIGITAL · FEB UNDIP

Teknologi Web & Mobile

Pertemuan 10: Web & Mobile Analytics

Mengubah data pengunjung dan pengguna aplikasi menjadi keputusan bisnis yang terukur.

RPS minggu 11 · 2x50 menit

Tujuan Pembelajaran Hari Ini

SUB-CPMK 1
Ukur
Menjelaskan metrik dasar web dan mobile analytics (traffic, funnel, retensi) serta cara menghitungnya.
SUB-CPMK 2
Baca
Memahami cara kerja alat pengukuran (GA4, UTM, atribusi) tanpa perlu menulis kode pelacakan sendiri.
SUB-CPMK 3
Uji
Memahami logika A/B testing dan cohort analysis sebagai dasar keputusan produk berbasis data.
SUB-CPMK 4
Jaga
Mengenali batas privasi data pengguna (UU PDP, GDPR) saat merancang pengukuran.
Bagian 1 dari 3
Fondasi Analytics:
Mengapa Mengukur?
Dari intuisi ke bukti: metrik dasar web dan mobile yang wajib dikenal setiap pengambil keputusan bisnis digital.

Mengapa Data Mengalahkan Intuisi?

Sebelum era digital, keputusan bisnis banyak bersandar pada firasat pemilik toko. Web dan mobile analytics mengubah setiap klik, kunjungan, dan transaksi menjadi jejak data yang bisa dianalisis.

TANPA ANALYTICS
  • Keputusan berdasar tebakan atau suara paling lantang di rapat
  • Baru sadar produk gagal setelah dana promosi habis
  • Tidak tahu fitur mana yang benar-benar dipakai pengguna
DENGAN ANALYTICS
  • Setiap klaim bisa diuji: "benarkah promo ini menaikkan penjualan?"
  • Masalah terdeteksi dini lewat penurunan metrik kunci
  • Anggaran iklan dialihkan ke kanal yang terbukti efektif
Contoh nyata: Gojek dan Tokopedia (kini GoTo) membangun tim data science besar justru karena skala transaksi hariannya membuat "menebak" jadi terlalu mahal untuk dilakukan.

Web Analytics vs Mobile Analytics

Keduanya mengukur perilaku pengguna, tapi unit pengukuran dan alatnya berbeda karena arsitektur teknologinya juga berbeda (ingat Pertemuan 4).

WEB ANALYTICSUnit: sesi & pageviewAlat: Google Analytics 4Pelacak: cookie browserContoh: kunjungan situs BBCAMOBILE ANALYTICSUnit: sesi aplikasi & eventAlat: Firebase, App Store ConnectPelacak: device ID/SDK dalam appContoh: pemakaian app GoPay
Glosarium: SDK (Software Development Kit) adalah paket kode siap pakai yang ditanam developer ke dalam aplikasi agar bisa mengirim data pemakaian ke server analytics.

Metrik Dasar Traffic Web

Empat istilah yang paling sering muncul di laporan pemasaran digital manapun.

SESSION
Sesi
Satu kunjungan berkelanjutan seorang pengguna ke situs, biasanya dianggap berakhir setelah 30 menit tanpa aktivitas.
PAGEVIEW
Halaman
Setiap kali satu halaman dimuat/dilihat. Satu sesi bisa berisi banyak pageview.
BOUNCE RATE
Pentalan
Persentase pengunjung yang pergi setelah melihat satu halaman saja tanpa interaksi lain — sinyal konten kurang menarik.
CTR
Klik
Click-Through Rate: persentase orang yang mengklik sebuah tautan/iklan dari total yang melihatnya.

Hitung dari Nol: Funnel Conversion Rate

Kasus: toko fashion UMKM di Shopee dalam satu bulan. Funnel = urutan tahap yang dilalui calon pembeli sebelum bertransaksi.

LangkahPerhitunganNilai
1. Pengunjung → Tambah keranjang2.500 ÷ 10.000 × 10025%
2. Keranjang → Mulai checkout900 ÷ 2.500 × 10036%
3. Checkout → Transaksi selesai360 ÷ 900 × 10040%
4. Conversion rate keseluruhan360 ÷ 10.000 × 1003,6%
Dari 10.000 pengunjung, hanya 360 (3,6%) yang jadi pembeli. Titik paling bocor ada di tahap keranjang → checkout (hanya 36% lanjut) — di situlah perbaikan sebaiknya difokuskan.

Coba Sendiri: Uji Corong Konversi Toko Daring Anda

Ubah jumlah pengunjung di tiap tahap funnel, lalu amati di mana titik kebocoran terbesar dan berapa conversion rate keseluruhannya.

Metrik Dasar Aplikasi Mobile

Karena pengguna aplikasi cenderung memakainya berulang (bukan sekali kunjung seperti web), metrik mobile berfokus pada keaktifan dan bertahan-tidaknya pengguna.

DAU / MAU
Aktif
Daily/Monthly Active Users: jumlah pengguna unik yang membuka aplikasi dalam sehari/sebulan.
RETENTION
Bertahan
Persentase pengguna yang kembali membuka aplikasi setelah periode tertentu (mis. 7 hari) sejak pertama instal.
CHURN RATE
Kabur
Kebalikan retensi: persentase pengguna yang berhenti memakai aplikasi dalam periode tertentu.
STICKINESS
Lengket
Rasio DAU/MAU — seberapa sering pengguna bulanan kembali setiap hari. Akan kita hitung berikutnya.

Hitung dari Nol: Stickiness Aplikasi (DAU/MAU)

Kasus: aplikasi dompet digital dengan data bulan berjalan.

LangkahPerhitunganNilai
1. Rata-rata DAU bulan inidata tercatat sistem45.000
2. MAU bulan inidata tercatat sistem300.000
3. Stickiness ratio45.000 ÷ 300.000 × 10015%
4. Pertumbuhan DAU vs bulan lalu (36.000)(45.000 − 36.000) ÷ 36.000 × 10025%
Stickiness 15% berarti rata-rata setiap pengguna bulanan hanya membuka aplikasi sekitar 1 dari 7 hari. Aplikasi media sosial biasanya di atas 50%; 15% menandakan ruang perbaikan besar pada frekuensi pemakaian.

Coba Sendiri: Hitung Stickiness Aplikasi Anda

Ubah angka DAU dan MAU, lalu amati bagaimana rasio stickiness berubah dan bandingkan dengan aplikasi media sosial populer.

Bagian 2 dari 3
Alat & Teknik
Pengukuran
Dari Google Analytics 4 sampai atribusi kampanye: bagaimana data itu ditangkap dan ditafsirkan.

Google Analytics 4 (GA4): Model Berbasis Event

GA4 adalah alat web & mobile analytics gratis paling banyak dipakai. Bedanya dari versi lama (Universal Analytics): semua interaksi dicatat sebagai "event", bukan sekadar pageview.

MODEL LAMA (PAGEVIEW-BASED)
  • Fokus mencatat "halaman apa yang dibuka"
  • Sulit menyatukan data web dan mobile app
  • Klik tombol, scroll, video butuh setup tambahan rumit
MODEL GA4 (EVENT-BASED)
  • Semua tindakan (klik, scroll, beli) = satu "event"
  • Satu properti bisa menggabungkan situs + aplikasi
  • Lebih siap menghadapi era tanpa cookie pihak ketiga
Glosarium: event dalam GA4 adalah setiap tindakan spesifik yang dicatat, contoh: page_view, add_to_cart, purchase.

Melacak Sumber Trafik: Parameter UTM

UTM (Urchin Tracking Module) adalah kode tambahan di ujung URL agar sistem analytics tahu persis dari mana pengunjung datang.

toko.co.id/promo?utm_source=instagram&utm_medium=iklan&utm_campaign=diskon_agustus
LangkahYang TerjadiContoh Nilai
1. Tim pemasaran menandai kanalutm_source = kanal asalinstagram
2. Tandai jenis kanalutm_medium = tipe trafikiklan berbayar (cpc)
3. Tandai nama kampanyeutm_campaign = nama promodiskon_agustus
4. Pengguna klik & masuk situsGA4 mencatat otomatis sumbernyatersimpan di laporan akuisisi

Model Atribusi: Siapa "Berjasa" atas Konversi?

Satu pelanggan sering bersentuhan dengan banyak kanal sebelum akhirnya membeli. Model atribusi menentukan kanal mana yang dapat "kredit".

Iklan IGCari GoogleEmail PromoBELI
LangkahModel AtribusiKanal yang Dapat Kredit
1. Sederhana & paling umumLast-click100% ke Email Promo (sentuhan terakhir)
2. Menghargai titik awalFirst-click100% ke Iklan Instagram (sentuhan pertama)
3. Lebih adil, lebih rumitMulti-touch (linear)Dibagi rata ke ketiga kanal (≈33% masing-masing)

Coba Sendiri: Bandingkan Model Atribusi Konversi

Ubah kanal-kanal yang dilalui pelanggan, lalu amati bagaimana kredit konversi terbagi berbeda antara last-click, first-click, dan multi-touch.

A/B Testing: Menguji Sebelum Meluncurkan

A/B testing membagi pengguna secara acak ke dua versi (A = kontrol, B = variasi) untuk melihat mana yang berkinerja lebih baik, sebelum diterapkan ke semua orang.

VERSI A (KONTROL)
50%
Tombol "Beli Sekarang" warna biru — tampilan lama, sebagai pembanding.
VERSI B (VARIASI)
50%
Tombol "Beli Sekarang" warna merah — tampilan baru yang diuji hipotesisnya.
Aturan dasar: hanya ubah satu variabel per uji coba (contoh: warna tombol saja), jalankan cukup lama sampai jumlah sampel signifikan secara statistik, baru simpulkan pemenangnya.

Coba Sendiri: Uji Signifikansi Hasil A/B Testing Anda

Masukkan jumlah pengguna dan konversi versi A dan B, lalu amati berapa besar uplift dan apakah hasilnya cukup signifikan.

Cohort Analysis: Membaca Retensi dari Waktu ke Waktu

Cohort = kelompok pengguna yang mulai memakai produk pada periode yang sama (misalnya, semua yang mendaftar bulan Januari). Analisis cohort melihat bagaimana kelompok itu bertahan seiring waktu.

% pengguna yang masih aktifMinggu 0 (100%)Mgg 1 (~55%)Mgg 2 (~35%)Mgg 3 (~22%)Mgg 4 (~14%)
Kurva yang terus menurun tajam ("leaky bucket") adalah tanda bahaya — produk menarik pengguna baru tapi gagal membuat mereka bertahan. Kurva yang akhirnya mendatar menandakan ada inti pengguna setia.

Dari Tujuan Bisnis ke Metrik: KPI Tree

Data yang baik selalu mengalir dari tujuan bisnis, bukan sebaliknya. KPI (Key Performance Indicator) adalah indikator kunci yang mewakili tujuan itu.

TUJUAN BISNISKPI: Pertumbuhan PenggunaKPI: Konversi PenjualanKPI: Retensi PenggunaMetrik: MAU, install baruMetrik: conversion rateMetrik: DAU/MAU, churn
Bagian 3 dari 3
Privasi, Studi Kasus,
& Praktik
Batas hukum dan etika pengukuran data, ditutup dengan studi kasus dan diskusi kelas.

Privasi Data: Batas yang Wajib Dijaga

Mengumpulkan data pengguna bukan tanpa batas. Di Indonesia, aturan utamanya adalah UU No. 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP).

UU PDP (INDONESIA)
  • Wajib ada persetujuan (consent) sebelum mengumpulkan data pribadi
  • Pengguna berhak tahu datanya dipakai untuk apa
  • Kebocoran data bisa berujung sanksi administratif & pidana
ATURAN GLOBAL SERUPA
  • GDPR (Uni Eropa) — acuan global paling ketat
  • ATT Apple (App Tracking Transparency) — app wajib minta izin sebelum melacak lintas-aplikasi
  • Google & browser mulai membatasi cookie pihak ketiga
Implikasi bisnis: dunia analytics bergerak dari "lacak semua diam-diam" menuju "minta izin lebih dulu" — perusahaan yang lambat beradaptasi akan kehilangan sebagian data pelacakannya.

Studi Kasus: Funnel Bocor di Marketplace UMKM

SITUASI

Sebuah UMKM kerajinan di Yogyakarta menjual produknya lewat Shopee dan Instagram Shop. Data GA4 & laporan Shopee bulan ini menunjukkan: trafik naik 40% (berkat konten TikTok viral), namun conversion rate turun dari 4% menjadi 2%. Rata-rata waktu di halaman checkout memanjang dari 20 detik menjadi 90 detik, dan ongkos kirim baru saja dinaikkan penyedia logistik.

Diskusi kelompok (10 menit):
  • Metrik apa saja yang perlu Anda cek lagi untuk memastikan dugaan penyebabnya?
  • Apakah kenaikan trafik dari TikTok ini "berkualitas" — bagaimana Anda membuktikannya dengan UTM & atribusi?
  • Eksperimen apa (A/B test) yang akan Anda usulkan untuk memperbaiki conversion rate?

Rangkuman & Tugas Minggu Depan

KonsepInti
Funnel & conversion rateMenemukan titik bocor perjalanan pengguna sebelum bertransaksi
DAU/MAU & retensiMengukur seberapa "lengket" dan bertahan sebuah aplikasi
UTM & atribusiMelacak dan menilai kanal mana yang layak dapat kredit & anggaran
A/B test & cohortMenguji ide dan membaca retensi berbasis bukti, bukan tebakan
UU PDP & privasiMengumpulkan data pengguna butuh persetujuan dan batas etika
MINGGU DEPAN

Pertemuan 11: API & Integrasi Sistem — bagaimana aplikasi analytics ini sebenarnya "berbicara" dengan sistem lain di balik layar.

TUGAS
Individu
Ambil screenshot dashboard analytics gratis (mis. GA4 demo account) dan identifikasi 1 metrik yang menurut Anda paling penting bagi bisnis tersebut, beserta alasannya.