Menelusuri perjalanan sebuah ide bisnis menjadi website yang bisa diakses publik: domain, hosting, DNS, deployment, hingga pemeliharaan.
RPS MINGGU 3 • 2×50 MENIT
Tujuan Pembelajaran Hari Ini
Setelah pertemuan ini, Anda diharapkan mampu menjelaskan alur lengkap sebuah website dari ide sampai live dan memahami keputusan bisnis di tiap tahapnya.
PEMAHAMAN KONSEP
6
tahapan utama
Dari perencanaan, pendaftaran domain, pemilihan hosting, membangun halaman, deployment, sampai pemeliharaan pasca-live.
KEMAMPUAN PRAKTIS
3
keputusan kunci
Memilih jenis domain (.id/.com), memilih tipe hosting sesuai skala bisnis, dan memahami mengapa DNS bisa "lambat" saat website baru live.
Mengapa Manajer Produk Digital Perlu Tahu Ini?
Anda mungkin tidak akan menulis kode, tetapi Anda akan mengambil keputusan yang menentukan berapa lama dan berapa biaya website Anda live.
Bayangkan Anda product manager di startup fesyen. Tim developer bilang "domain sudah dibeli, hosting sudah di-setup, tinggal deploy". Bos Anda bertanya, "kapan website live di depan customer?" Kalau Anda tidak paham alurnya, Anda tidak bisa memberi estimasi yang masuk akal — dan tidak bisa mendeteksi kalau ada tahap yang terlewat, misalnya lupa mengarahkan DNS domain ke server hosting.
Kasus nyata: banyak UMKM Indonesia sudah membeli domain .co.id tapi websitenya tidak pernah live berbulan-bulan — bukan karena kode gagal, tapi karena tahap penyambungan domain-ke-hosting tidak pernah dituntaskan.
Bagian 1 dari 3
Perencanaan & Fondasi Alamat
Sebelum satu baris kode pun ditulis: menentukan tujuan website dan mengamankan alamatnya di internet.
Tahap 1: Perencanaan (Sebelum Kode Ditulis)
Proyek website yang gagal biasanya bukan gagal secara teknis, tapi gagal karena tujuan tidak jelas sejak awal.
Tujuan Bisnis
Jualan produk (e-commerce)?
Membangun kepercayaan (company profile)?
Kumpulkan data calon pelanggan (landing page)?
Target Pengguna
Siapa yang akan membuka website ini?
Mereka pakai HP atau laptop?
Butuh Bahasa Indonesia saja atau juga Inggris?
Ruang Lingkup
Berapa halaman dibutuhkan?
Perlu sistem pembayaran?
Kapan harus live (deadline)?
Tahap 2: Mendaftarkan Domain (Alamat Website)
Domain adalah alamat yang diketik pengguna di browser (mis. tokopedia.com) — nama yang mudah diingat manusia, menggantikan deretan angka rumit di baliknya.
nama-bisnis + akhiran (.com / .id / .co.id)
.COM
Global
paling umum, terpercaya secara internasional
.ID
Lokal
kredibilitas "bisnis Indonesia asli" di mata konsumen
.CO.ID
Resmi
butuh NIB/dokumen legalitas usaha untuk daftar
Hitung dari Nol: Estimasi Biaya Domain Tahun Pertama
Studi kasus: UMKM "Batik Ayu" ingin mendaftarkan domain batikayu.co.id dan menghitung total biaya keluar tahun pertama, termasuk pajak.
Langkah
Perhitungan
Nilai
1. Harga sewa domain .co.id per tahun (harga pasar umum)
harga dasar registrar
Rp 250.000
2. PPN efektif 11% (PMK 131/2024) atas jasa domain
11% × Rp 250.000
Rp 27.500
3. Subtotal domain setelah pajak
Rp 250.000 + Rp 27.500
Rp 277.500
4. Biaya administrasi verifikasi NIB (satu kali)
ditambahkan langsung
Rp 50.000
5. Total biaya domain tahun pertama
Rp 277.500 + Rp 50.000
Rp 327.500
TOTAL KELUAR TAHUN PERTAMA
Rp 327.500
domain .co.id + PPN 11% + verifikasi (ilustrasi harga pasar umum)
Bagian 2 dari 3
Membangun & Menyambungkan
Dari memilih rumah digital (hosting), menyusun isi website, sampai menyambungkan alamat ke rumahnya lewat DNS.
Tahap 3: Memilih Hosting (Rumah Digital Website)
Hosting adalah komputer server yang menyimpan semua file website Anda 24 jam nonstop, supaya bisa diakses siapa pun, kapan pun.
Shared Hosting
Satu server dipakai ratusan website
Murah, cocok UMKM/blog
Performa turun saat traffic ramai
VPS (Virtual Private Server)
Bagian server "milik sendiri"
Lebih stabil, butuh sedikit teknis
Cocok bisnis menengah tumbuh
Cloud Hosting
Kapasitas otomatis membesar
Dipakai startup skala besar
Contoh: AWS, Google Cloud
Tahap 4: Membangun Halaman Website
Setelah alamat dan rumah siap, tim developer menyusun isi website — dua jalur umum yang sering dipilih bisnis:
Jalur A: Coding dari Nol
HTML/CSS/JavaScript ditulis manual
Fleksibel penuh, tapi lebih lama & mahal
Cocok produk digital dengan fitur unik
Jalur B: CMS/Website Builder
Pakai WordPress, Wix, atau Shopify
Cepat, murah, minim kode
Cocok UMKM & company profile standar
Glosarium: CMS (Content Management System) — perangkat lunak siap pakai untuk membuat & mengelola isi website tanpa menulis kode dari nol, contoh: WordPress.
Tahap 5: DNS — Menyambungkan Domain ke Hosting
DNS (Domain Name System) adalah "buku telepon internet" yang menerjemahkan nama domain menjadi alamat IP server hosting tempat file website disimpan.
Langkah
Yang terjadi
Analogi
1. Pengguna ketik batikayu.co.id di browser
Browser bertanya "di mana rumah alamat ini?"
Menelepon nomor dari kartu nama
2. Browser bertanya ke server DNS
DNS mencari catatan alamat IP domain
Buka buku telepon, cari nama
3. DNS balas dengan alamat IP hosting
Browser tahu server mana yang dituju
Ketemu nomor teleponnya
4. Browser terhubung ke server hosting
File website dikirim & ditampilkan
Panggilan tersambung, obrolan dimulai
Kenapa website "belum bisa dibuka" setelah domain dan hosting dibeli? Karena catatan DNS belum diarahkan (propagasi bisa makan waktu ~1–24 jam) — inilah sumber kebingungan paling umum tim non-teknis.
Bagian 3 dari 3
Live & Pemeliharaan
Website tayang bukan garis akhir — ada tahap peluncuran, pengujian, dan perawatan berkelanjutan setelahnya.
Tahap 6: Deployment — Meluncurkan ke Publik
Deployment adalah proses memindahkan website dari lingkungan "latihan" (testing) ke server yang benar-benar diakses publik (production).
Glosarium: staging — versi "gladi bersih" website, identik dengan versi live, tapi hanya bisa diakses tim internal untuk pengujian akhir sebelum publik melihatnya.
Hitung dari Nol: Estimasi Timeline Proyek Website UMKM
Studi kasus: tim internal menyusun estimasi total waktu dari kick-off sampai live untuk website toko online sederhana Batik Ayu.
Langkah
Perhitungan
Nilai
1. Perencanaan (Tahap 1)
disepakati tim
3 hari
2. Domain + Hosting (Tahap 2–3, paralel)
proses administratif
2 hari
3. Membangun halaman via CMS (Tahap 4)
desain + isi konten
7 hari
4. DNS + deployment + uji staging (Tahap 5–6)
propagasi + QA
2 hari
5. Total estimasi kick-off → live
3 + 2 + 7 + 2
14 hari
TOTAL ESTIMASI DURASI
14 hari
± 2 minggu kerja, jalur CMS, tanpa fitur pembayaran custom
Setelah Live: Website Bukan "Selesai Sekali Jadi"
Website yang live tetap butuh perawatan rutin — mengabaikannya berisiko kehilangan pelanggan dan reputasi.
KEAMANAN
Update
patch keamanan CMS & plugin rutin
KECEPATAN
Monitoring
cek loading time, backup berkala
KONTEN
Refresh
update produk, harga, promo terbaru
Kasus nyata: banyak website toko online Indonesia ditinggalkan begitu saja setelah live — stok/harga tidak diperbarui, celah keamanan tidak ditambal, akhirnya pelanggan kehilangan kepercayaan dan beralih ke marketplace.
Peta Alur Lengkap: Ide → Website Live
Sub-CPMK minggu ini: Anda mampu menjelaskan keenam tahap ini dengan bahasa sendiri, dan tahu di tahap mana risiko keterlambatan paling sering muncul (Tahap 5: DNS).
Siapa Mengerjakan Apa? Peran dalam Proyek Website
Sebagai manajer produk, Anda perlu tahu siapa yang bertanggung jawab di tiap tahap untuk mengoordinasikan tim.
Tahap
Peran Utama
Kontribusi Anda (Non-Teknis)
Perencanaan
Product Manager / Owner Bisnis
Menentukan tujuan & prioritas fitur
Domain & Hosting
IT/Admin, kadang PM langsung
Menyetujui anggaran & jenis domain
Bangun Halaman
Web Developer / Designer
Memberi brief konten & tampilan
DNS & Deployment
Developer / DevOps
Menetapkan target tanggal live
Pemeliharaan
Tim IT + Tim Konten/Marketing
Memastikan update rutin berjalan
Latihan Kelas: Diagnosis Kasus
Kerjakan berpasangan (5 menit), lalu kita bahas bersama.
Kasus: Sebuah UMKM kerajinan rotan di Cirebon sudah membeli domain rotancirebon.id dan paket shared hosting sejak dua minggu lalu. Saat diketik di browser, muncul pesan "situs tidak ditemukan". Tim developer bilang "sudah selesai dari sisi kami."
Pertanyaan Diskusi
Tahap mana yang kemungkinan besar belum tuntas?
Apakah ini pasti masalah teknis, atau bisa jadi "tunggu saja"?
Pertanyaan apa yang akan Anda ajukan ke tim developer?
Yang Perlu Anda Cek
Apakah DNS sudah diarahkan ke hosting?
Sudah berapa lama sejak diarahkan (propagasi)?
Apakah file website sudah diunggah ke server?
Rangkuman: Cheat Sheet Enam Tahap
Tahap
Inti
Pertanyaan Kunci
1. Perencanaan
Tujuan, target pengguna, ruang lingkup
Website ini untuk apa?
2. Domain
Alamat website (.com/.id/.co.id)
Nama & akhiran apa yang cocok?
3. Hosting
Rumah digital (shared/VPS/cloud)
Skala bisnis sebesar apa?
4. Bangun Halaman
Coding manual vs CMS
Butuh fitur unik atau standar?
5. DNS + Deployment
Menyambung & meluncurkan
Sudah diarahkan & diuji staging?
6. Pemeliharaan
Update rutin pasca-live
Siapa yang jaga setelah live?
Kata kunci hari ini: domain (alamat), hosting (rumah), DNS (penyambung), deployment (peluncuran), staging (gladi bersih).
Penutup: Tugas & Persiapan Minggu Depan
Tugas Individu
Pilih 1 UMKM/bisnis lokal tanpa website
Tuliskan rencana 6 tahap untuk mereka
Sertakan estimasi domain yang cocok & alasannya
MINGGU DEPAN
P4
Lanskap Teknologi Mobile
Native vs hybrid vs web app — kapan bisnis butuh aplikasi mobile sendiri, dan kapan cukup website responsif.