stdsquare²
🎓 Kelas
stdsquare / materi / slides / pertemuan-03
Tema
Japan
Arcade
Dark Retro
Font
‹ Daftar slide Pertemuan 3: Dari Konsep ke Website Live
Program Studi Bisnis Digital • FEB

Teknologi Web & Mobile

Pertemuan 3 — Dari Konsep ke Website Live

Menelusuri perjalanan sebuah ide bisnis menjadi website yang bisa diakses publik: domain, hosting, DNS, deployment, hingga pemeliharaan.

RPS MINGGU 3 • 2×50 MENIT

Tujuan Pembelajaran Hari Ini

Setelah pertemuan ini, Anda diharapkan mampu menjelaskan alur lengkap sebuah website dari ide sampai live dan memahami keputusan bisnis di tiap tahapnya.

PEMAHAMAN KONSEP
6
tahapan utama
Dari perencanaan, pendaftaran domain, pemilihan hosting, membangun halaman, deployment, sampai pemeliharaan pasca-live.
KEMAMPUAN PRAKTIS
3
keputusan kunci
Memilih jenis domain (.id/.com), memilih tipe hosting sesuai skala bisnis, dan memahami mengapa DNS bisa "lambat" saat website baru live.

Mengapa Manajer Produk Digital Perlu Tahu Ini?

Anda mungkin tidak akan menulis kode, tetapi Anda akan mengambil keputusan yang menentukan berapa lama dan berapa biaya website Anda live.

Bayangkan Anda product manager di startup fesyen. Tim developer bilang "domain sudah dibeli, hosting sudah di-setup, tinggal deploy". Bos Anda bertanya, "kapan website live di depan customer?" Kalau Anda tidak paham alurnya, Anda tidak bisa memberi estimasi yang masuk akal — dan tidak bisa mendeteksi kalau ada tahap yang terlewat, misalnya lupa mengarahkan DNS domain ke server hosting.
Kasus nyata: banyak UMKM Indonesia sudah membeli domain .co.id tapi websitenya tidak pernah live berbulan-bulan — bukan karena kode gagal, tapi karena tahap penyambungan domain-ke-hosting tidak pernah dituntaskan.
Bagian 1 dari 3
Perencanaan & Fondasi Alamat
Sebelum satu baris kode pun ditulis: menentukan tujuan website dan mengamankan alamatnya di internet.

Tahap 1: Perencanaan (Sebelum Kode Ditulis)

Proyek website yang gagal biasanya bukan gagal secara teknis, tapi gagal karena tujuan tidak jelas sejak awal.

Tujuan Bisnis
  • Jualan produk (e-commerce)?
  • Membangun kepercayaan (company profile)?
  • Kumpulkan data calon pelanggan (landing page)?
Target Pengguna
  • Siapa yang akan membuka website ini?
  • Mereka pakai HP atau laptop?
  • Butuh Bahasa Indonesia saja atau juga Inggris?
Ruang Lingkup
  • Berapa halaman dibutuhkan?
  • Perlu sistem pembayaran?
  • Kapan harus live (deadline)?

Tahap 2: Mendaftarkan Domain (Alamat Website)

Domain adalah alamat yang diketik pengguna di browser (mis. tokopedia.com) — nama yang mudah diingat manusia, menggantikan deretan angka rumit di baliknya.

nama-bisnis + akhiran (.com / .id / .co.id)
.COM
Global
paling umum, terpercaya secara internasional
.ID
Lokal
kredibilitas "bisnis Indonesia asli" di mata konsumen
.CO.ID
Resmi
butuh NIB/dokumen legalitas usaha untuk daftar

Hitung dari Nol: Estimasi Biaya Domain Tahun Pertama

Studi kasus: UMKM "Batik Ayu" ingin mendaftarkan domain batikayu.co.id dan menghitung total biaya keluar tahun pertama, termasuk pajak.

LangkahPerhitunganNilai
1. Harga sewa domain .co.id per tahun (harga pasar umum)harga dasar registrarRp 250.000
2. PPN efektif 11% (PMK 131/2024) atas jasa domain11% × Rp 250.000Rp 27.500
3. Subtotal domain setelah pajakRp 250.000 + Rp 27.500Rp 277.500
4. Biaya administrasi verifikasi NIB (satu kali)ditambahkan langsungRp 50.000
5. Total biaya domain tahun pertamaRp 277.500 + Rp 50.000Rp 327.500
TOTAL KELUAR TAHUN PERTAMA
Rp 327.500
domain .co.id + PPN 11% + verifikasi (ilustrasi harga pasar umum)
Bagian 2 dari 3
Membangun & Menyambungkan
Dari memilih rumah digital (hosting), menyusun isi website, sampai menyambungkan alamat ke rumahnya lewat DNS.

Tahap 3: Memilih Hosting (Rumah Digital Website)

Hosting adalah komputer server yang menyimpan semua file website Anda 24 jam nonstop, supaya bisa diakses siapa pun, kapan pun.

Shared Hosting
  • Satu server dipakai ratusan website
  • Murah, cocok UMKM/blog
  • Performa turun saat traffic ramai
VPS (Virtual Private Server)
  • Bagian server "milik sendiri"
  • Lebih stabil, butuh sedikit teknis
  • Cocok bisnis menengah tumbuh
Cloud Hosting
  • Kapasitas otomatis membesar
  • Dipakai startup skala besar
  • Contoh: AWS, Google Cloud

Tahap 4: Membangun Halaman Website

Setelah alamat dan rumah siap, tim developer menyusun isi website — dua jalur umum yang sering dipilih bisnis:

Jalur A: Coding dari Nol
  • HTML/CSS/JavaScript ditulis manual
  • Fleksibel penuh, tapi lebih lama & mahal
  • Cocok produk digital dengan fitur unik
Jalur B: CMS/Website Builder
  • Pakai WordPress, Wix, atau Shopify
  • Cepat, murah, minim kode
  • Cocok UMKM & company profile standar
Glosarium: CMS (Content Management System) — perangkat lunak siap pakai untuk membuat & mengelola isi website tanpa menulis kode dari nol, contoh: WordPress.

Tahap 5: DNS — Menyambungkan Domain ke Hosting

DNS (Domain Name System) adalah "buku telepon internet" yang menerjemahkan nama domain menjadi alamat IP server hosting tempat file website disimpan.

LangkahYang terjadiAnalogi
1. Pengguna ketik batikayu.co.id di browserBrowser bertanya "di mana rumah alamat ini?"Menelepon nomor dari kartu nama
2. Browser bertanya ke server DNSDNS mencari catatan alamat IP domainBuka buku telepon, cari nama
3. DNS balas dengan alamat IP hostingBrowser tahu server mana yang ditujuKetemu nomor teleponnya
4. Browser terhubung ke server hostingFile website dikirim & ditampilkanPanggilan tersambung, obrolan dimulai
Kenapa website "belum bisa dibuka" setelah domain dan hosting dibeli? Karena catatan DNS belum diarahkan (propagasi bisa makan waktu ~1–24 jam) — inilah sumber kebingungan paling umum tim non-teknis.
Bagian 3 dari 3
Live & Pemeliharaan
Website tayang bukan garis akhir — ada tahap peluncuran, pengujian, dan perawatan berkelanjutan setelahnya.

Tahap 6: Deployment — Meluncurkan ke Publik

Deployment adalah proses memindahkan website dari lingkungan "latihan" (testing) ke server yang benar-benar diakses publik (production).

DevelopmentStaging(uji coba tertutup)Production(live ke publik)
Glosarium: staging — versi "gladi bersih" website, identik dengan versi live, tapi hanya bisa diakses tim internal untuk pengujian akhir sebelum publik melihatnya.

Hitung dari Nol: Estimasi Timeline Proyek Website UMKM

Studi kasus: tim internal menyusun estimasi total waktu dari kick-off sampai live untuk website toko online sederhana Batik Ayu.

LangkahPerhitunganNilai
1. Perencanaan (Tahap 1)disepakati tim3 hari
2. Domain + Hosting (Tahap 2–3, paralel)proses administratif2 hari
3. Membangun halaman via CMS (Tahap 4)desain + isi konten7 hari
4. DNS + deployment + uji staging (Tahap 5–6)propagasi + QA2 hari
5. Total estimasi kick-off → live3 + 2 + 7 + 214 hari
TOTAL ESTIMASI DURASI
14 hari
± 2 minggu kerja, jalur CMS, tanpa fitur pembayaran custom

Setelah Live: Website Bukan "Selesai Sekali Jadi"

Website yang live tetap butuh perawatan rutin — mengabaikannya berisiko kehilangan pelanggan dan reputasi.

KEAMANAN
Update
patch keamanan CMS & plugin rutin
KECEPATAN
Monitoring
cek loading time, backup berkala
KONTEN
Refresh
update produk, harga, promo terbaru
Kasus nyata: banyak website toko online Indonesia ditinggalkan begitu saja setelah live — stok/harga tidak diperbarui, celah keamanan tidak ditambal, akhirnya pelanggan kehilangan kepercayaan dan beralih ke marketplace.

Peta Alur Lengkap: Ide → Website Live

1. Perencanaan2. Domain3. Hosting4. Bangun Halaman5. DNS +Deployment6. PemeliharaanWebsite live bukan garis akhir — tahap 6 berulang terus selama bisnis berjalan
Sub-CPMK minggu ini: Anda mampu menjelaskan keenam tahap ini dengan bahasa sendiri, dan tahu di tahap mana risiko keterlambatan paling sering muncul (Tahap 5: DNS).

Siapa Mengerjakan Apa? Peran dalam Proyek Website

Sebagai manajer produk, Anda perlu tahu siapa yang bertanggung jawab di tiap tahap untuk mengoordinasikan tim.

TahapPeran UtamaKontribusi Anda (Non-Teknis)
PerencanaanProduct Manager / Owner BisnisMenentukan tujuan & prioritas fitur
Domain & HostingIT/Admin, kadang PM langsungMenyetujui anggaran & jenis domain
Bangun HalamanWeb Developer / DesignerMemberi brief konten & tampilan
DNS & DeploymentDeveloper / DevOpsMenetapkan target tanggal live
PemeliharaanTim IT + Tim Konten/MarketingMemastikan update rutin berjalan

Latihan Kelas: Diagnosis Kasus

Kerjakan berpasangan (5 menit), lalu kita bahas bersama.

Kasus: Sebuah UMKM kerajinan rotan di Cirebon sudah membeli domain rotancirebon.id dan paket shared hosting sejak dua minggu lalu. Saat diketik di browser, muncul pesan "situs tidak ditemukan". Tim developer bilang "sudah selesai dari sisi kami."
Pertanyaan Diskusi
  • Tahap mana yang kemungkinan besar belum tuntas?
  • Apakah ini pasti masalah teknis, atau bisa jadi "tunggu saja"?
  • Pertanyaan apa yang akan Anda ajukan ke tim developer?
Yang Perlu Anda Cek
  • Apakah DNS sudah diarahkan ke hosting?
  • Sudah berapa lama sejak diarahkan (propagasi)?
  • Apakah file website sudah diunggah ke server?

Rangkuman: Cheat Sheet Enam Tahap

TahapIntiPertanyaan Kunci
1. PerencanaanTujuan, target pengguna, ruang lingkupWebsite ini untuk apa?
2. DomainAlamat website (.com/.id/.co.id)Nama & akhiran apa yang cocok?
3. HostingRumah digital (shared/VPS/cloud)Skala bisnis sebesar apa?
4. Bangun HalamanCoding manual vs CMSButuh fitur unik atau standar?
5. DNS + DeploymentMenyambung & meluncurkanSudah diarahkan & diuji staging?
6. PemeliharaanUpdate rutin pasca-liveSiapa yang jaga setelah live?
Kata kunci hari ini: domain (alamat), hosting (rumah), DNS (penyambung), deployment (peluncuran), staging (gladi bersih).

Penutup: Tugas & Persiapan Minggu Depan

Tugas Individu
  • Pilih 1 UMKM/bisnis lokal tanpa website
  • Tuliskan rencana 6 tahap untuk mereka
  • Sertakan estimasi domain yang cocok & alasannya
MINGGU DEPAN
P4
Lanskap Teknologi Mobile
Native vs hybrid vs web app — kapan bisnis butuh aplikasi mobile sendiri, dan kapan cukup website responsif.