stdsquare²
Kelas
stdsquare / Kelas / Statistika Bisnis I / Pertemuan 14: Regresi Linear Sederhana …
Tema
Japan
Arcade
Dark Retro
Font
FEB UNDIP · Statistika Bisnis I

Statistika Bisnis I

Pertemuan 14 · Regresi Linear Sederhana & Tutorial Perangkat Lunak Statistik

Garis regresi sudah Anda buat di Pertemuan 13. Sekarang: seberapa bagus garis itu, apakah hubungannya nyata, dan bagaimana menjalankannya di R/Stata.

RPS Minggu 14 · Sub-CPMK 6 · 2 × 50 menit

Tujuan Pembelajaran Hari Ini

Setelah pertemuan ini, Anda mampu membangun model regresi sederhana, menjalankannya di software, dan menafsirkan hasilnya (Sub-CPMK 6). Rincinya:

Capaian 1 — Kebaikan-Suai
SST
= SSR + SSE
Melengkapi tabel ANOVA (SST, SSR, SSE), menghitung $R^{2}$ dan se estimasi.
Capaian 2 — Signifikansi
t & F
uji slope
Menguji slope dengan uji-t $(H_{0}: \beta _{1} = 0)$ dan uji-F, lalu memutuskan tolak/terima.
Capaian 3 — Baca Output
p < α
keputusan
Membaca tabel komputer: koefisien, std error, t, p-value, $R^{2}$ dari output nyata R/Stata.
Capaian 4 — Software & Kesimpulan
lm()
R / Stata
Menjalankan R/Stata + scatter & garis, lalu menulis kesimpulan manajerial.

Coba Sendiri: SE, t-test & CI untuk Slope

t = b-satu / SE(b-satu). CI 95 persen yang tidak memuat nol berarti slope signifikan. SE kecil (data banyak, r-kuadrat tinggi) membuat CI sempit dan lebih mudah signifikan.

Garisnya Sudah Ada — Tapi Sebagus Apa?

Pertemuan lalu Anda menarik garis ŷ = 20 + 5X melalui awan titik. Pertanyaan hari ini: apakah garis itu layak dipercaya?

Yang Sudah Anda Bisa (P13)
$ŷ = b_{0} + b_{1}X$
metode OLS
Membuat persamaan garis dengan kuadrat terkecil. Titik potong $b_{0} = 20$, kemiringan $b_{1} = 5 \to$ tiap +Rp 1 jt iklan dikaitkan +Rp 5 jt penjualan.
Yang Belum Terjawab
$R^{2}$ & t?
belum dihitung
Seberapa rapat titik mengikuti garis? Apakah $b_{1} = 5$ ini nyata, atau bisa saja sebenarnya nol di populasi (iklan tak berpengaruh)?
Membuat garis itu mudah — software bisa menarik garis melalui data acak sekalipun. Tugas hari ini: menilai apakah garis itu pantas dipercaya.

Coba Sendiri: Geser Garis, Kalahkan Kuadrat Terkecil

Geser titik potong dan kemiringan garis Anda sendiri, lalu tekan tombol Optimum untuk membandingkan dengan solusi OLS.

Bagian 1 dari 4
Seberapa Bagus Garisnya?
Memecah variasi data menjadi yang terjelaskan dan tak terjelaskan — lalu meringkasnya dalam satu angka: $R^{2}$.
SST SSR SSE

Tiga Jenis "Jarak" yang Membentuk Variasi

Untuk setiap titik data, ada tiga jarak vertikal yang penting. Semuanya diukur dari nilai-nilai Y.

SST — Total
$\sum (Y_{i}-ȳ)^{2}$
variasi total
Jarak tiap $Y_{i} ke$ rata-rata ȳ. Total variasi data sebelum regresi. Baseline tebakan tanpa garis.
SSR — Terjelaskan
$\sum (ŷ_{i}-ȳ)^{2}$
oleh model
Jarak garis $ŷ_{i}$ ke rata-rata ȳ. Bagian variasi yang dijelaskan oleh X (iklan).
SSE — Sisa/Galat
$\sum (Y_{i}-ŷ_{i})^{2}$
tak terjelaskan
Jarak tiap $Y_{i} ke$ garis $$ŷ_{i}$$. Bagian yang tak terjelaskan model — sisa/residual.
Bayangkan: kalau Anda tak punya garis, tebakan terbaik untuk Y adalah rata-ratanya (ȳ). Garis regresi memperbaiki tebakan itu — sejauh mana perbaikannya, itulah SSR.
ȳSST (total)SSRSSETiga jarak vertikal pada satu titik data (ilustrasi)

Identitas Pamungkas: SST = SSR + SSE

Total variasi selalu pecah persis menjadi bagian terjelaskan + bagian sisa. Ini bukan kebetulan — sifat matematis OLS.

SST = SSR + SSE
SST — Total
$\sum (Y_{i} - ȳ)^{2}$
SSR — Terjelaskan
$\sum (ŷ_{i} - ȳ)^{2}$
SSE — Galat
$\sum (Y_{i} - ŷ_{i})^{2}$
SSR = 4.200 (96,3%)
3,7%
SST = 4.360 = SSR 4.200 + SSE 160 (kasus penjualan ritel — lihat HDN-1)
Konsekuensi logis: makin besar porsi SSR dari SST, makin baik garisnya. Inilah yang akan kita ubah jadi $R^{2}$ di slide berikutnya.

Hitung dari Nol — HDN-1: Lengkapi Tabel ANOVA

Data: iklan (X) vs penjualan (Y) 8 toko ritel (Rp juta). Garis ŷ = 20 + 5X. Hitung SST, SSR, SSE, lalu $R^{2}$.

X: 2, 4, 6, 8, 10, 12, 14, 16  |  Y: 36, 34, 48, 62, 72, 78, 84, 106  |  ȳ = 65
LangkahPerhitunganNilai
Rata-rata Yȳ = 520 ÷ 865
SST $= \sum (Y_{i} - ȳ)^{2}$$(36-65)^{2} + (34-65)^{2} + \dots + (106-65)^{2}$4.360
ŷ tiap titikŷ = 20 + 5X → 30, 40, 50, 60, 70, 80, 90, 100
SSR $= \sum (ŷ_{i} - ȳ)^{2}$$(30-65)^{2} + (40-65)^{2} + \dots + (100-65)^{2}$4.200
SSE = SST − SSR4.360 − 4.200160
$R^{2} =$ SSR ÷ SST4.200 ÷ 4.3600,9633
$R^{2} \approx 0,963$. Artinya 96,3% variasi penjualan antar-toko dijelaskan oleh belanja iklan; sisanya 3,7% faktor lain (lokasi, harga, musim, dll.).

Koefisien Determinasi $R^{2} -$ Satu Angka Kebaikan-Suai

$R^{2}$ meringkas kecocokan garis menjadi satu angka antara 0 dan 1 (sering ditulis \%).

$$R^{2} = SSR \div SST = 1 - (SSE \div SST)$$
$R^{2}$Tafsir kasar
0Garis tak menjelaskan apa-apa (sama saja pakai ȳ)
0,50Setengah variasi terjelaskan
0,96396,3% terjelaskan (kasus kita)
1Semua titik tepat di garis (sempurna)
Catatan: di regresi sederhana, $R^{2} = r^{2}$ (kuadrat korelasi P12). Di sini $r = +0,981 \to r^{2} = 0,963$. Cocok.
96,3%terjelaskan
$R^{2} = 0,9633$
Hati-hati: $R^{2}$ tinggi ≠ hubungan kausal, dan ≠ model benar. $R^{2}$ hanya bilang seberapa rapat titik mengikuti garis — bukan apakah iklan menyebabkan penjualan.

Coba Sendiri: Pecah SST Jadi SSR dan SSE, Lihat $R^{2}$ Berubah

Ubah kerapatan titik ke garis dan amati bagaimana SSR, SSE, serta $R^{2}$ bergerak mengikuti dekomposisi variasi.

Coba Sendiri: Diagnostik Residual - Cek Asumsi Regresi

Plot residual yang sehat acak di sekitar nol. Lihat pola melengkung (non-linear), mengipas (heteroskedastisitas), dan outlier dominan.

Standar Error Estimasi (se) — Rata-rata "Meleset" Garis

$R^{2}$ adalah ukuran tanpa satuan. se memberi ukuran kesalahan dalam satuan Y (Rp juta) — seberapa jauh tipikalnya titik meleset dari garis.

se = √(SSE ÷ (n − 2)) = √MSE
Keterangan komponen
  • n − 2 = derajat bebas (2 parameter ditaksir: $b_{0}$ dan $b_{1})$
  • MSE = mean squared error = SSE/(n−2)
  • Membagi n−2 (bukan n) agar taksiran tidak bias
Kasus Kita (n=8)
±5,16
Rp juta
se = √(160 ÷ 6) = √26,667 = 5,164. Garis rata-rata meleset sekitar Rp 5 juta dari penjualan sebenarnya.
Tafsir: garis kita rata-rata meleset sekitar Rp 5 juta dari penjualan sebenarnya. Makin kecil se, makin presisi prediksi. Kita akan pakai se lagi untuk uji-t dan selang prediksi.
Bagian 2 dari 4
Apakah Hubungannya Nyata?
Menguji apakah kemiringan sungguh berbeda dari nol — lewat uji-t dan uji-F — lalu membuat selang kepercayaan dan prediksi.
$$t = b_{1} \div se(b_{1})$$

$\beta _{1}$ (Populasi) $vs b_{1}$ (Sampel) — Mengapa Slope Perlu Diuji

$\beta _{1} -$ Yang Sebenarnya
$\beta _{1} = ?$
populasi
Kemiringan populasi — hubungan iklan-penjualan untuk semua toko. Tak pernah kita ketahui secara pasti.
$b_{1} -$ Taksiran Kita
$b_{1} = 5$
dari sampel 8 toko
Kemiringan dari sampel 8 toko. Hanya tebakan atas $\beta _{1}$; berubah kalau sampel berganti.
$$H_{0}: \beta _{1} = 0   vs   H_{1}: \beta _{1} \neq 0$$
$b_{1} = 5$ hampir tak pernah persis nol, meski iklan benar-benar tak berpengaruh — sampel selalu berisik. Pertanyaannya: apakah $b_{1} = 5$ cukup jauh dari nol untuk dipercaya? Itu butuh uji statistik.

Uji-t untuk Kemiringan $(H_{0}: \beta _{1} = 0)$

Bandingkan kemiringan dengan ketidakpastiannya. Kalau jauh lebih besar dari std error-nya $\to$ tolak $H_{0}$.

$$t = b_{1} \div se(b_{1})   \cdot   se(b_{1}) = se \div \sqrt \sum (X_{i} - \bar{x})^{2}$$
Langkah Keputusan
  • 1 Hitung t-stat dari $b_{1}$ dan $se(b_{1})$
  • 2 Cari t-kritis: tabel-t, df = n−2, dua sisi, α = 5%
  • 3 |t| > t-kritis $\to$ tolak $H_{0}$ (slope signifikan). Atau: p-value < 0,05
Mengapa $se(b_{1})$ penting?
  • $se(b_{1})$ mengecil bila se kecil (titik rapat ke garis)
  • $se(b_{1})$ mengecil bila X menyebar lebar $(\sum (X_{i}-\bar{x})^{2}$ besar)
  • Data baik = residual kecil + X bervariasi → taksiran makin presisi
daerah terima H₀tolaktolak−t-kritis+t-kritis

Hitung dari Nol — HDN-2: Apakah Iklan Berpengaruh?

Uji $H_{0}: \beta _{1} = 0$. Diketahui dari sebelumnya: $$b_{1} = 5; se = 5,164; \sum (X_{i} - \bar{x})^{2} = 168; n = 8$$.

LangkahPerhitunganNilai
$se(b_{1})$5,1640 ÷ √168 = 5,1640 ÷ 12,96150,3984
t-stat$b_{1} \div se(b_{1}) = 5 \div 0,3984$12,55
df & t-kritisdf = 8 − 2 = 6  |  $t_{0},_{025},_{6}$ dari tabel-t2,447
Keputusan|12,55| > $2,447 \to$ tolak $H_{0}$Signifikan
$t = 12,55 ≫ 2,447 \to$ tolak $H_{0}$
p ≈ 0,0000157 < 0,05. Kemiringan iklan sangat signifikan: iklan benar-benar berpengaruh terhadap penjualan, bukan kebetulan.
Jarak ke Nol
12,55
std error dari nol
$b_{1} = 5$ berjarak lebih dari 12 std error dari nol. Hampir mustahil terjadi jika $\beta _{1} = 0$.

Uji-F (ANOVA Regresi) — dan Mengapa $F = t^{2}$

Cara kedua menguji signifikansi: bandingkan variasi terjelaskan vs sisa. Di regresi sederhana, hasilnya selalu sama dengan uji-t.

F = MSR ÷ MSE = (SSR/1) ÷ (SSE/(n−2))
SumberSSdfMSF
Regresi4.20014.200157,5
Galat160626,667
Total4.3607
F = 157,5 > F-kritis$(0,05; 1, 6) = 5,99 \to$ tolak $$H_{0}$$.
Cek: $t^{2} = 12,55^{2} =$ 157,5 = F. Pada regresi sederhana, uji-t dan uji-F identik — tak mungkin memberi kesimpulan berbeda.

Selang Kepercayaan & Selang Prediksi (Pengantar)

Taksiran titik selalu disertai ketidakpastian. Dua jenis selang yang harus Anda bedakan:

SK Slope $(\beta _{1}) - 95\%$
[4,03 ; 5,97]
$b_{1} \pm t\cdot se(b_{1})$
= 5 ± 2,447 × 0,3984. Tak memuat $0 \to$ konsisten dengan kesimpulan signifikan. $\beta _{1}$ populasi kemungkinan 4 sampai 6.
Prediksi Y saat $X_{0} = 10$
ŷ = 70
Rp 70 juta
Selang rata-rata (sempit): [65,4 ; 74,6] ±Rp 4,6 jt.
Selang individu (lebar): [56,6 ; 83,4] ±Rp 13,4 jt.
Selang prediksi individu selalu lebih lebar dari selang rata-rata — memprediksi satu toko lebih berisiko daripada menebak rata-rata banyak toko di iklan yang sama.
Bagian 3 dari 4
Membaca Output Komputer & Asumsi
Di dunia nyata Anda menekan tombol, bukan menghitung manual. Kunci: membaca tabel output dengan benar — dan tahu kapan regresi boleh dipercaya.

Membaca Tabel Output Regresi (Anatomi)

Apa pun software-nya (R, Stata, Excel, SPSS), tabel koefisien punya kolom yang sama. Inilah cara membacanya:

VariabelKoefisienStd. Errort-statp-value
(Intercept) $b_{0}$20,0004,0244,970,0025
Iklan $(X) b_{1}$5,0000,39812,55<0,0001
$R^{2} =$ 0,963  ·  se estimasi = 5,164  ·  F = 157,5 (p < 0,0001)  ·  n = 8
Cara baca cepat (3 angka kunci):
  • $b_{1} = 5$ $\to$ arah & besar efek (tiap +Rp 1 jt iklan $\to +Rp 5 jt$ penjualan)
  • p-value $b_{1}$ < 0,05 $\to$ iklan signifikan berpengaruh
  • $R^{2} = 0,963$ $\to$ model menjelaskan 96,3\% variasi penjualan

Empat Asumsi Dasar Regresi Linear

Hasil regresi hanya valid jika asumsi ini terpenuhi. Hafalkan dengan singkatan L-I-N-E.

L — Linearitas
L
scatter plot
Hubungan X dan Y memang garis lurus (bukan melengkung). Cek: scatter plot sebelum regresi.
I — Independensi
I
residual bebas
Residual antar-observasi saling bebas (tak berpola/berurutan). Penting di data deret waktu.
N — Normalitas
N
Q-Q plot / histogram
Residual berdistribusi normal. Cek: histogram atau Q-Q plot residual.
E — Equal Variance
E
homoskedastisitas
Sebaran residual sama lebar di semua nilai X — tidak menyempit atau melebar (tak ada corong).
Kalau asumsi dilanggar, koefisien masih bisa dihitung tetapi uji-t/p-value bisa menyesatkan. Selalu periksa plot residual dulu (slide berikut).

Memeriksa Residual Lewat Plot (Diagnostik Cepat)

Plot residual terhadap ŷ adalah cara tercepat memeriksa asumsi. Yang Anda harapkan: titik tersebar acak di sekitar nol, tanpa pola.

Pola Sehat — Asumsi Terpenuhi
Acak, tanpa pola, lebar sama
Pola Bermasalah — Waspada!
Corong melebar → heteroskedastisitas
Untuk data kita, residual = +6, −6, −2, +2, +2, −2, −6, +6 (jumlah = 0). Cukup acak & simetris — asumsi tak terlihat dilanggar berat pada sampel kecil ini.
Bagian 4 dari 4
Tutorial R / Stata + Penutup
Menjalankan regresi sungguhan: input data, perintah, baca output, dan visualisasi scatter + garis. Lalu kesimpulan manajerial.

Tutorial R — lm() untuk Regresi, plot() untuk Visual

Empat baris dan Anda punya regresi lengkap. Ketik di konsol R/RStudio:

# Masukkan data
iklan <- c(2,4,6,8,10,12,14,16)
penjualan <- c(36,34,48,62,72,78,84,106)

# Bangun model regresi
model <- lm(penjualan ~ iklan)
summary(model) # output lengkap

# Visualisasi
plot(iklan, penjualan)
abline(model, col="red")
lm() = linear model. Tilde ~ dibaca "dijelaskan oleh". summary() menampilkan koefisien, $t, p, R^{2}, F -$ semua yang kita hitung manual.
Output summary(model) — ringkasan
iklan   Estimate 5.000
        Std.Error 0.398
        t value  12.55
        Pr(>|t|) 1.57e-05

Multiple R-squared: 0.9633
F-statistic: 157.5
p-value: 1.566e-05
scatter + garis merah (abline)

Tutorial Stata — regress dan scatter

Di Stata, perintah inti bahkan lebih singkat. Setelah data masuk (kolom iklan, penjualan):

* Regresi utama
regress penjualan iklan

* Scatter + garis regresi
twoway (scatter penjualan iklan) /// 
       (lfit penjualan iklan)
regress Y X — urutan: Y (terikat) dulu, lalu X (bebas). Stata otomatis tampilkan tabel ANOVA + selang kepercayaan 95%.
Output Stata — ringkasan
Source  | SS        df   MS
Regresi | 4200      1  4200
Galat   | 160       6  26,67
──────────────────────────
iklan
 Coef.   5,000
 Std.Err 0,398
 t       12,55
 P>|t|  0,000
 95% CI [4,025 ; 5,975]

R-squared = 0,9633
F(1, 6) = 157,50

Kesimpulan Manajerial: Iklan → Penjualan

Angka sudah lengkap. Sekarang langkah terpenting: ubah jadi kalimat keputusan yang bisa Anda bawa ke rapat anggaran.

Temuan Statistik
ŷ = 20 + 5·X
$R^{2} = 0,963 \cdot t = 12,55 (p$ < 0,001)
Setiap +Rp 1 jt iklan → +Rp 5 jt penjualan. Model sangat cocok (96,3% variasi terjelaskan).
Terjemahan Bisnis
Iklan Berpengaruh
signifikan & kuat
Estimasi: tambah iklan Rp 10 jt → penjualan naik ~Rp 50 jt. Rekomendasikan ke rapat anggaran dengan selang kepercayaan: [Rp 40,3 jt ; Rp 59,7 jt].
Tetap hati-hati (analis jujur):
  • Ini korelasi kuat, bukan bukti kausal mutlak
  • Berlaku dalam rentang data iklan Rp 2–16 jt; jangan ekstrapolasi ke Rp 100 jt
  • Faktor lain (lokasi, harga, musim) belum dikontrol

Lima Jebakan yang Sering Membuat Salah Tafsir

Jebakan $1 - R^{2}$ Tinggi = Kausal
Keliru. $R^{2}$ hanya kecocokan garis; sebab-akibat butuh desain riset, bukan angka $R^{2}$. Contoh: es krim vs orang tenggelam $- R^{2}$ tinggi, tapi bukan sebab-akibat (keduanya digerakkan cuaca panas).
Jebakan 2 — Slope Besar = Signifikan
Keliru. Yang menentukan rasio $b_{1}/se(b_{1})$, bukan besar $b_{1}$. Koefisien kecil bisa lebih signifikan jika std error-nya sangat kecil.
Jebakan 3 — p-value = Peluang $H_{0}$ Benar
Keliru. p-value = peluang melihat data seekstrem ini jika $H_{0}$ benar. Bukan peluang hipotesis nol itu sendiri benar.
Jebakan 4 — Ekstrapolasi
Memprediksi jauh di luar rentang X yang diamati (iklan Rp 2–16 jt). Garis bisa tak berlaku di luar rentang itu.
Jebakan 5 — Lupa Cek Asumsi L-I-N-E. Koefisien tetap keluar meski asumsi dilanggar; tapi uji-t bisa menyesatkan.
Empat cek wajib: arah & besar koefisien · p-value $\cdot R^{2} \cdot $ plot residual.

Cheat Sheet — Rumus Inti Regresi Sederhana

Enam besaran yang membentuk seluruh regresi sederhana. Foto slide ini untuk belajar UAS.

BesaranRumusUntuk
DekomposisiSST = SSR + SSEMemecah variasi total
$R^{2}$SSR/SST = 1 − SSE/SSTKebaikan-suai (% terjelaskan)
se estimasi√(SSE/(n−2))Meleset tipikal (satuan Y)
$se(b_{1})$$se / \sqrt \sum (X_{i}-\bar{x})^{2}$Ketidakpastian slope
Uji-t slope$t = b_{1}/se(b_{1}), df = n-2$Apakah $\beta _{1} \neq 0?$
Uji-FF = MSR/MSE = (SSR/1)/(SSE/(n−2))Idem $- F = t^{2} di$ regresi sederhana
Logika tunggal: pecah variasi $(R^{2}) \to$ bandingkan efek dengan ketidakpastiannya $(t/F) \to$ laporkan dengan rentang (SK). Lalu cek asumsi L-I-N-E sebelum menyimpulkan.

Latihan & Diskusi Kelas

Latihan $1 - R^{2}$ & ANOVA
SST = 500
SSE = 80 · n = 12
Sebuah regresi permintaan kredit (Y, Rp miliar) terhadap suku bunga (X, %) menghasilkan SST = 500, SSE = 80. Hitung SSR, $R^{2}$, dan se estimasi.
Petunjuk: SSR = SST − SSE; df = n−2.
Latihan 2 — Uji-t & Keputusan
$b_{1} = -12$
$se(b_{1}) = 3 \cdot n = 12$
Output regresi memberi $b_{1} = -12, se(b_{1}) = 3, n = 12$. Uji $H_{0}: \beta _{1} = 0$ pada α = 5\%. Signifikan? Apa artinya bagi keputusan menaikkan suku bunga?
Petunjuk: $$t = b_{1}/se(b_{1}); t-$$kritis df=10 ≈ 2,228.
Kerjakan 7 menit. Tulis hipotesis dulu, hitung, bandingkan dengan t-kritis, lalu tulis satu kalimat kesimpulan manajerial. Kunci ada di Lampiran B materi kuliah.

Penutup Semester & Persiapan UAS

Selamat — Anda telah menyelesaikan perjalanan dari data mentah sampai inferensi dan software. Regresi adalah puncaknya.

Peta Semester — Alur Logis
  • P1–P4: Statistika deskriptif — meringkas data
  • P5–P7: Peluang & distribusi — memahami ketidakpastian
  • P8–P10: Distribusi sampling & estimasi — dari sampel ke populasi
  • P11–P12: Uji hipotesis & korelasi — memutuskan & mengukur hubungan
  • P13–P14: Regresi — prediksi & inferensi (puncak)
Persiapan UAS — Latih Ini
3 Kunci
UAS + Skripsi
  • Ulangi HDN-1 & HDN-2 dengan angka sendiri sampai otomatis
  • Hafal cheat sheet (slide 25)
  • Latih baca tabel output → tulis kesimpulan manajerial
Bawa kalkulator ke UAS. Yang diuji bukan hafalan rumus, tapi kemampuan menghitung, menafsirkan, dan menyimpulkan. Sampai jumpa di ujian — dan selamat melanjutkan ke Statistika Bisnis II / Metode Penelitian!