stdsquare²
🎓 Kelas
stdsquare / materi / slides / pertemuan-01
Tema
Japan
Arcade
Dark Retro
Font
‹ Daftar slide Pertemuan 1: Pengantar Sistem Informasi dalam Bisnis Global Saat Ini
Program Studi Manajemen • FEB

Sistem Informasi Manajemen

Pertemuan 1 — Pengantar Sistem Informasi dalam Bisnis Global Saat Ini

Bagaimana sistem informasi modern mentransformasi operasional perusahaan dan menciptakan keunggulan kompetitif di pasar global.

RPS MINGGU 1 • PENGANTAR UMUM • DURASI 2 × 50 MENIT

Tujuan Pembelajaran Hari Ini

Setelah mengikuti sesi ini, Anda diharapkan mampu memahami fundamental Sistem Informasi dalam bisnis modern:

CAPAIAN 1 — PERAN SI
PERAN KRUSIAL TI
Memahami peran penting sistem informasi dalam mencapai tujuan strategis di pasar yang kompetitif saat ini.
CAPAIAN 2 — DEFINISI & DIMENSI
KONSEP DASAR SI
Mendefinisikan SI dari perspektif teknis maupun bisnis, serta mengenali tiga dimensi utamanya (organisasi, manajemen, teknologi).
CAPAIAN 3 — STUDI KASUS
TI MODERN
Menganalisis bagaimana bisnis nyata menggunakan Big Data, AI, Cloud, dan ERP untuk keunggulan operasional.
CAPAIAN 4 — PENDEKATAN STUDI
SOSIOTEKNIKAL
Mengenali pendekatan sosioteknikal dalam mengevaluasi efektivitas sistem informasi di dalam organisasi.

Hook: Amazon vs Ritel Konvensional

Mengapa perusahaan teknologi raksasa bisa mendisrupsi bisnis tradisional yang sudah berumur puluhan tahun?

PERUSAHAAN DIGITAL MODERN
Data-Driven
Menggunakan analitik data secara real-time untuk memprediksi tren, mengelola inventaris (seperti Amazon dengan algoritma rekomendasi dan logistiknya), dan merespons perubahan secara instan.
RITEL KONVENSIONAL
Intuition-Driven
Masih mengandalkan perkiraan manual, proses lambat, dan rantai pasokan yang tidak terintegrasi. Dampaknya: barang kosong, layanan kaku, dan kalah bersaing.
Jawabannya bukan semata uang, tetapi penguasaan Sistem Informasi. Uang tidak berguna jika data lambat tiba.
Bagian 1 dari 4
Sistem Informasi dalam Ekonomi Digital
Mengapa investasi besar-besaran pada TI menjadi keharusan di era globalisasi? Enam tujuan strategis bisnis.
Transformasi Tujuan Bisnis Globalisasi

Transformasi Bisnis dan Perusahaan Digital

Perkembangan TI bukan hanya mendigitalisasi dokumen, tetapi mengubah cara bisnis beroperasi secara fundamental.

PERUSAHAAN DIGITAL
HUBUNGAN DIGITAL
Hampir seluruh hubungan bisnis dengan pelanggan, pemasok, dan karyawan diwujudkan secara digital melalui jaringan.
KECEPATAN ADAPTASI
TIME SHIFTING
Bisnis beroperasi 24/7 (time shifting) melintasi batas geografis (space shifting). Tidak ada lagi batas "jam kerja".
ASET UTAMA
INFORMASI = KEKAYAAN
Properti intelektual, kompetensi inti, serta data pelanggan adalah aset perusahaan yang paling dijaga melebihi gedung fisik.
Dalam perusahaan yang sepenuhnya digital, informasi penting dapat tersedia dalam hitungan detik untuk mendukung keputusan strategis eksekutif.

Enam Tujuan Strategis Investasi SI

Mengapa perusahaan mengeluarkan triliunan rupiah untuk TI? Karena 6 hal ini:

ALASAN PENGGUNAAN TEKNOLOGI INFORMASI
  • 1. Keunggulan Operasional: TI meningkatkan efisiensi dan produktivitas operasi (cth: sistem kasir Walmart).
  • 2. Produk, Jasa, & Model Bisnis Baru: SI mendisrupsi industri (cth: Spotify, Netflix).
  • 3. Intimasi Pelanggan & Pemasok: SI melacak preferensi konsumen (CRM) & menghubungkan jaringan stok.
  • 4. Pengambilan Keputusan yang Ditingkatkan: Mengganti intuisi dengan data-driven insights yang presisi.
  • 5. Keunggulan Kompetitif: Performa bisnis di atas rata-rata berkat empat poin sebelumnya.
  • 6. Kelangsungan Hidup (Survival): Kadang TI bukan pilihan, tapi syarat untuk tetap hidup di industri.
Bagian 2 dari 4
Konsep, Definisi, dan Dimensi SI
Membedah apa sebenarnya sistem informasi itu, serta memisahkan komponen teknis dari elemen organisasi.
Data vs Informasi Organisasi Teknologi

Apa itu Sistem Informasi?

Sistem Informasi adalah sekumpulan komponen yang saling terkait untuk mengumpulkan, memproses, menyimpan, dan mendistribusikan informasi guna mendukung pengambilan keputusan.

DATA VS INFORMASI
  • Data: Fakta mentah tanpa konteks. (Misal: 312, JKT, 0900)
  • Informasi: Data yang telah dibentuk menjadi bentuk yang bermakna dan berguna bagi manusia. (Misal: Penerbangan 312 tujuan Jakarta berangkat pukul 09:00).
3 FUNGSI INTI (I-P-O)
  • Input: Menangkap data mentah.
  • Proses: Mengubah input menjadi bentuk bermakna.
  • Output: Mentransfer informasi ke orang/sistem yang membutuhkan.
Sistem informasi juga memerlukan umpan balik (feedback) — output yang dikembalikan agar anggota evaluasi atau memperbaiki input.

Tiga Dimensi Sistem Informasi

Untuk memahami SI sepenuhnya, manajer tidak bisa sekadar melihat komputernya, tetapi harus melihat tiga elemen utamanya:

1. ORGANISASI
STRUKTUR & BUDAYA
Menyangkut pembagian kerja, hierarki, fungsi spesifik (SDM, pemasaran), dan budaya korporat. Sistem harus menyesuaikan atau mengubah SOP organisasi.
2. MANAJEMEN
LEADERSHIP
Manajer yang menyusun strategi, merancang produk baru, dan mengalokasikan dana. Mereka memicu penciptaan sistem baru untuk memecahkan masalah bisnis.
3. TEKNOLOGI INFORMASI
INFRASTRUKTUR
Komponen hardware, software, jaringan (Internet/Intranet), dan basis data. Ini adalah alat pendukung (tools) yang menjalankan solusi.
TI hanyalah alat; Manajemen dan Organisasi adalah yang memberinya tujuan.

Coba Sendiri: Timpang Sebelah, Sistem Gagal?

Geser skor Organisasi, Manajemen, dan Teknologi lalu amati bagaimana ketimpangan salah satu dimensi menjatuhkan skor keberhasilan implementasi SI secara keseluruhan.

Bagian 3 dari 4
Implementasi TI Modern di Bisnis Global
Studi kasus nyata tentang Cloud, Big Data, ERP, dan CRM sebagai pendorong utama transformasi.
Cloud Big Data ERP/CRM

Cloud Computing: Infrastruktur Tanpa Batas

Perusahaan tidak lagi membeli server mahal dan merawat ruangan IT sendiri. Semuanya disewa melalui Cloud (komputasi awan).

MENGAPA CLOUD?
  • Skalabilitas Instan: Bisa melayani 1.000 atau 1.000.000 pelanggan besok tanpa membeli alat fisik.
  • Kolaborasi Global: Tim di Jakarta, London, dan Tokyo dapat mengakses file dan aplikasi yang sama secara real-time.
  • Efisiensi Biaya (OpEx vs CapEx): Mengurangi pengeluaran modal besar di awal; bayar sesuai pemakaian.
CONTOH GLOBAL
Migrasi ERP ke Cloud
Banyak korporasi besar beralih ke Oracle Cloud atau AWS untuk menyatukan entitas bisnis internasionalnya. Mengurangi downtime dan meningkatkan pelaporan keuangan lintas negara seketika.

Big Data & AI: Studi Kasus Starbucks

Mengolah jutaan titik data (Big Data) dengan kecerdasan buatan (AI) untuk menciptakan intimasi pelanggan yang revolusioner.

BAGAIMANA CARA KERJANYA?
  • Input: Aplikasi seluler merekam riwayat pesanan, lokasi cabang favorit, waktu pembelian, hingga kondisi cuaca saat membeli.
  • Proses (AI): Algoritma menganalisis preferensi spesifik pelanggan untuk memprediksi pola konsumsi mereka.
  • Output: Penawaran diskon yang di-personalisasi dikirim langsung ke smartphone tiap individu.
DAMPAK BISNIS (STRATEGIS)
Customer Intimacy
Hasilnya: Tingkat retensi dan loyalitas sangat tinggi. Volume penjualan naik karena promosi terasa sangat relevan dengan kebutuhan tiap individu. Mereka menjual "pengalaman personal", bukan sekadar kopi.

Rantai Pasok & Big Data: Kasus Walmart

Walmart memanfaatkan sistem informasi raksasa untuk memantau inventaris logistik secara real-time di ribuan toko.

SISTEM RETAIL LINK
  • Terhubung langsung dengan supplier besar (seperti P&G).
  • Setiap barang yang melewati kasir langsung memicu pembaruan sistem pusat.
  • Memproses petabyte data setiap jam untuk melacak perpindahan inventaris.
KEUNGGULAN OPERASIONAL
Just-In-Time (JIT)
Jika stok tisu habis di satu wilayah akibat badai, sistem langsung memesan secara otomatis ke pemasok. Tidak ada rak kosong, biaya gudang minim, menopang strategi "Harga Murah Setiap Hari".
Pelajaran: Keunggulan SI Walmart bukan pada website e-commerce, tapi pada kehebatan backend supply chain mereka.

Menyatukan Bisnis: Sistem ERP & CRM

Dua Enterprise Applications paling vital di era modern: Enterprise Resource Planning (ERP) dan Customer Relationship Management (CRM).

SISTEM ERP (INTERNAL)
Membongkar Silo
ERP (mis. SAP, Oracle) menyatukan data keuangan, SDM, manufaktur, dan logistik ke dalam satu basis data pusat. Ketika departemen penjualan menerima pesanan, pabrik langsung tahu apa yang harus diproduksi, dan akuntansi langsung mencatat proyeksi pendapatan.
SISTEM CRM (EKSTERNAL)
Mengelola Pelanggan
CRM (mis. Salesforce) memusatkan semua informasi interaksi pelanggan. Data keluhan dari call center, interaksi di media sosial, dan riwayat belanja dapat dilihat oleh tim pemasaran untuk melayani pelanggan secara lebih baik.
Bagian 4 dari 4
Sistem Sosioteknikal & Tantangan Global
Melihat SI secara utuh dan mengidentifikasi tantangan yang dihadapi manajemen modern.
Sosioteknikal Tantangan TI Kesimpulan

Pendekatan Studi: Sistem Sosioteknikal

Sistem informasi melibatkan isu teknikal (algoritma, hardware) dan isu perilaku (psikologi, sosiologi, politik organisasi).

PENGOPTIMALAN GABUNGAN
  • Perspektif yang benar adalah melihat perusahaan sebagai sistem sosioteknikal.
  • Bukan sekadar teknologi canggih yang dipaksakan ke manusia, atau manusia yang bekerja tanpa panduan sistem.
  • Kinerja optimal dicapai ketika teknologi disesuaikan agar cocok dengan manusia, dan rancangan organisasi/karyawan disesuaikan untuk merangkul teknologi baru tersebut.
Sistem yang brilian secara teknis akan gagal total jika budaya karyawan menolak penggunaannya (masalah perilaku).

Tantangan Manajerial & Isu Etika

Mengelola IT di lingkungan multinasional membawa masalah besar yang harus diatasi oleh manajer.

TANTANGAN INFRASTRUKTUR
STANDARISASI
Menggabungkan sistem usang (legacy systems) yang berbeda-beda dari anak perusahaan menjadi satu sistem tunggal sangat mahal dan rumit.
KEAMANAN SIBER
CYBERSECURITY
Ketika operasi bisnis sepenuhnya digital, risiko pencurian data, serangan ransomware, dan kerusakan sistem menjadi risiko bisnis yang fatal.
PRIVASI & ETIKA
REGULASI DATA
Banyaknya penggunaan data (seperti AI/Big Data) memunculkan isu privasi. Regulasi seperti GDPR Eropa memaksa perusahaan beroperasi secara etis.

Tren Teknologi Bisnis ke Depan

Transformasi ini belum berhenti. Manajer harus bersiap menghadapi gelombang teknologi berikutnya yang akan masuk ke SI korporat:

INOVASI YANG MENGUBAH ATURAN MAIN
  • Internet of Things (IoT): Mesin pabrik dan barang fisik yang mengirimkan data ke sistem secara independen tanpa campur tangan manusia.
  • Generative AI: Melampaui analitik — AI kini mampu memproduksi laporan analitis, membuat kode, dan melayani pelanggan secara otomatis (contoh: integrasi LLM pada asisten bisnis).
  • Edge Computing: Memproses data di tempat asalnya (bukan di Cloud pusat) untuk mempercepat respons bagi aplikasi kritis.
  • Sistem Terdistribusi (Blockchain): Mendorong pelacakan rantai pasok global yang kebal terhadap penipuan (immutable).

Kesimpulan Utama (Takeaways)

1. SI ADALAH STRATEGI
Bukan Sekadar Dukungan
Sistem Informasi modern adalah inti strategi perusahaan; ia merevolusi keunggulan operasional, produk baru, dan intimasi pelanggan.
2. TIGA DIMENSI
Organisasi, Manajer, TI
Membutuhkan solusi sosioteknikal yang melibatkan pemahaman mendalam pada organisasi, manajemen, dan teknologi pendukungnya.
Pesan Kunci: Di era ekonomi digital global, Anda tidak mengelola sekumpulan komputer — Anda mengelola aliran informasi yang mendikte apakah bisnis Anda akan untung atau bangkrut besok.
Sesi Tanya Jawab
Ada Pertanyaan?
Baca Bab 1 dari buku teks Anda dan mulailah memperhatikan bagaimana SI bekerja pada aplikasi yang Anda pakai sehari-hari.

Terima Kasih atas partisipasi aktif Anda hari ini.