Dari kampanye yang sudah tayang menuju kampanye yang efisien: membaca data performa, memangkas pemborosan, dan menaikkan hasil tanpa menambah anggaran.
RPS MINGGU 11 • 2X50 MENIT
Tujuan Pembelajaran
Setelah pertemuan ini, Anda diharapkan mampu:
SUB-CPMK 10.1
MEMBACA METRIK PERFORMA
Menafsirkan Quality Score, CTR, CPC, dan CPA untuk menilai sehat-tidaknya sebuah kampanye.
SUB-CPMK 10.2
MENERAPKAN TEKNIK OPTIMASI
Melakukan keyword pruning, negative keyword, A/B test iklan, dan penyesuaian bidding.
SUB-CPMK 10.3
MENGHITUNG EFISIENSI BIAYA
Menghitung ROAS dan CPA untuk memutuskan kampanye mana yang layak dilanjutkan.
SUB-CPMK 10.4
MERANCANG SIKLUS OPTIMASI
Menyusun jadwal tinjauan kampanye mingguan yang disiplin dan berulang.
Bagian 1 dari 4
Mengapa Kampanye Butuh Optimasi?
Kampanye yang baru tayang bukan kampanye yang selesai — ia baru mulai belajar.
Kapan Waktu yang Tepat untuk Optimasi?
Optimasi terlalu dini justru menyesatkan — data belum cukup untuk disimpulkan.
Aturan umum: tunggu kampanye mengumpulkan minimal ~100 klik atau berjalan ~7–14 hari sebelum mengambil keputusan besar (mematikan kata kunci, mengubah bidding drastis).
Terlalu Cepat Optimasi
Mematikan kata kunci setelah 1 hari tayang
Kesimpulan diambil dari <20 klik saja
Panik saat CPC naik di jam sibuk
Optimasi yang Tepat Waktu
Menunggu data cukup (klik & konversi)
Membandingkan periode yang setara
Meninjau tren, bukan fluktuasi harian
Quality Score: Rapor Kesehatan Iklan Anda
Skor 1–10 dari Google yang menentukan posisi iklan dan biaya per klik.
Komponen 1
CTR Relevan
Seberapa sering iklan diklik dibanding ditayangkan, untuk posisi serupa.
Komponen 2
Relevansi Iklan
Kesesuaian teks iklan dengan kata kunci yang dipasang.
Komponen 3
Pengalaman Halaman
Kecepatan & relevansi landing page setelah diklik.
Quality Score tinggi = Google memberi diskon biaya per klik dan posisi iklan lebih baik — bukan sekadar formalitas.
Hitung dari Nol: CTR dan CPC Aktual
Data kampanye "Sepatu Lari Lokal" selama 7 hari: 5.000 tayang, 150 klik, biaya Rp 675.000.
Langkah
Perhitungan
Nilai
1. Hitung CTR (Click-Through Rate)
150 klik ÷ 5.000 tayang × 100%
3%
2. Hitung CPC (Cost per Click) rata-rata
Rp 675.000 ÷ 150 klik
Rp 4.500
3. Bandingkan CTR dengan rata-rata industri ritel (~2%)
3% > 2% (rata-rata industri)
Di atas rata-rata
CTR 3% di atas rata-rata industri ritel (~2%) → teks iklan relevan, fokuskan optimasi pada konversi, bukan klik.
Coba Sendiri: Hitung CTR & CPC Kampanye Anda Sendiri
Ubah jumlah tayang, klik, dan biaya kampanye untuk melihat CTR dan CPC aktual, lalu bandingkan dengan rata-rata industri.
Corong Optimasi: Dari Tayang ke Konversi
Setiap tahap punya metrik dan teknik optimasi yang berbeda.
Negative Keyword: Menyaring Trafik yang Salah
Kata kunci negatif mencegah iklan tayang untuk pencarian yang tidak relevan — menghemat anggaran tanpa mengurangi jangkauan yang tepat.
Kata Kunci Utama
"sepatu lari lokal"
"sepatu lari pria"
"beli sepatu olahraga online"
Negative Keyword yang Ditambahkan
"gratis" — pencari diskon 100%, bukan pembeli
"lowongan kerja" — salah niat pencarian
"cara membuat sepatu" — mencari tutorial, bukan produk
Tanpa negative keyword, anggaran bisa terkuras oleh klik yang tidak pernah berniat membeli.
Bagian 2 dari 4
Menyesuaikan Bidding dan Anggaran
Uang yang sama bisa menghasilkan lebih banyak — kalau ditempatkan di tempat yang tepat.
Strategi Bidding: Manual vs Otomatis
Google Ads menawarkan beberapa strategi penawaran, dari yang manual sampai yang dikendalikan mesin pembelajaran.
Strategi
Cara Kerja
Cocok Untuk
Manual CPC
Anda menetapkan tawaran per kata kunci sendiri
Kampanye baru, kontrol penuh diperlukan
Maximize Clicks
Google otomatis memaksimalkan jumlah klik dalam anggaran
Fase awal, ingin trafik cepat
Target CPA
Google menyesuaikan tawaran demi biaya per konversi tertentu
Sudah ada data konversi historis
Target ROAS
Google menyesuaikan tawaran demi rasio nilai belanja iklan tertentu
E-commerce dengan data transaksi jelas
Strategi otomatis butuh data historis konversi yang cukup (biasanya 15–30 konversi/bulan) — kalau belum, mulai dari Manual CPC atau Maximize Clicks.
Hitung dari Nol: ROAS (Return on Ad Spend)
Kampanye "Tas Kulit Lokal": biaya iklan Rp 1.000.000, menghasilkan pendapatan penjualan Rp 4.500.000.
Langkah
Perhitungan
Nilai
1. Hitung ROAS
Rp 4.500.000 ÷ Rp 1.000.000
4,5x
2. Ubah ke persentase
4,5 × 100%
450%
3. Bandingkan dengan target minimum (300%)
450% > 300% (target minimum)
Layak diperbesar
ROAS 450% berarti setiap Rp 1 yang dibelanjakan iklan menghasilkan Rp 4,5 pendapatan — jauh di atas target minimum 300%, kampanye ini kandidat kuat untuk penambahan anggaran.
Coba Sendiri: Kampanye Ini Untung atau Rugi?
Ubah biaya iklan dan pendapatan kampanye untuk melihat ROAS berubah, lalu bandingkan dengan target minimum industri.
Ekstensi Iklan: Memperbesar Ruang Tanpa Biaya Tambahan
Ekstensi iklan (ad extensions) menambah informasi pada iklan — memperbesar ukuran iklan dan biasanya menaikkan CTR, tanpa biaya tambahan per tayang.
Sitelink
Tautan tambahan ke halaman lain, mis. "Katalog", "Promo", "Cara Pesan".
Daftar kategori terstruktur, mis. jenis produk atau layanan.
Iklan dengan ekstensi lengkap memakan lebih banyak ruang di halaman hasil pencarian, otomatis mengecilkan visibilitas iklan pesaing di posisi sekitarnya.
Bagian 3 dari 4
Menguji dan Membandingkan Iklan
Jangan menebak iklan mana yang lebih baik — biarkan data yang menjawab.
Walkthrough: Merancang Uji A/B Iklan
Studi kasus: toko "Kopi Nusantara" ingin menguji dua versi judul iklan.
Tahap
Tindakan
Catatan
1. Tentukan satu variabel yang diuji
Judul iklan: "Kopi Asli Nusantara" vs "Diskon 20% Kopi Nusantara"
Jangan ubah gambar & landing page bersamaan
2. Jalankan kedua versi bersamaan
Rotasi merata via pengaturan "Ad Rotation: Optimize"
Hindari menguji versi B setelah versi A selesai (periode beda)
3. Tunggu data mencukupi
Kumpulkan ≥100 klik per versi sebelum menyimpulkan
Konsisten dengan aturan "kapan optimasi dimulai"
4. Bandingkan CTR & tingkat konversi
Menangkan versi dengan CTR dan konversi lebih baik, bukan salah satu saja
CTR tinggi tanpa konversi = klik "penasaran", bukan minat beli
Coba Sendiri: Apakah Uplift Versi B Signifikan?
Masukkan hasil klik dan konversi dua versi iklan untuk melihat besaran uplift conversion rate dan apakah selisihnya cukup meyakinkan.
Walkthrough: Mendiagnosis Kampanye Bermasalah
Studi kasus: kampanye "Skincare Herbal" — CTR tinggi (5%) tapi CPA sangat mahal (Rp 250.000/konversi).
Tahap
Diagnosis
Kemungkinan Sebab
1. Cek relevansi kata kunci
Apakah trafik datang dari pencarian yang tepat sasaran?
Kata kunci terlalu luas → tambahkan negative keyword
2. Cek landing page
Apakah halaman tujuan memuat cepat & sesuai janji iklan?
Halaman lambat/berbeda dari iklan → pengunjung kabur
3. Cek kejelasan penawaran
Apakah harga & cara pembelian jelas di halaman?
Proses checkout rumit → calon pembeli menyerah
4. Tetapkan tindakan
Perbaiki akar masalah sebelum menaikkan anggaran
Menambah anggaran pada kampanye bocor = memperbesar kerugian
Ringkasan: Teknik Optimasi Berdasarkan Gejala
Gejala
Kemungkinan Masalah
Teknik Optimasi
CTR rendah (<1%)
Iklan kurang menarik/relevan
Uji A/B judul & deskripsi, tambah ekstensi
CTR tinggi, konversi rendah
Trafik tidak sesuai niat beli
Negative keyword, cek landing page
CPC terus naik
Persaingan ketat/Quality Score turun
Perbaiki relevansi, uji bidding strategy lain
ROAS di bawah target
Biaya tidak sebanding pendapatan
Kurangi anggaran kata kunci boros, naikkan di yang untung
Optimasi yang baik selalu dimulai dari diagnosis gejala, bukan langsung mengubah anggaran secara sembarangan.
Merancang Siklus Optimasi Mingguan
Optimasi bukan tindakan sekali jadi — ia adalah kebiasaan rutin yang terjadwal.
Jadwalkan siklus ini setiap minggu di hari yang sama — konsistensi lebih penting daripada intensitas.
Bagian 4 dari 4
Latihan Terapan
Saatnya mendiagnosis dan menghitung sendiri, bukan hanya mengikuti contoh.
Latihan: Diagnosis Kampanye "Roti Rumahan Bu Tini"
Kerjakan berkelompok (3–4 orang), waktu 15 menit, siapkan jawaban untuk didiskusikan di kelas.
Data Kampanye (30 hari)
Tayang: 8.000 • Klik: 240 • Biaya total: Rp 960.000
Konversi (pesanan masuk): 8 • Pendapatan dari konversi: Rp 1.200.000
Quality Score rata-rata kata kunci: 4/10
Tugas Kelompok
Hitung CTR, CPC rata-rata, CPA, dan ROAS kampanye ini
Diagnosis: di tahap mana (tayang/klik/konversi) masalah utama terjadi?
Usulkan 2 tindakan optimasi konkret sesuai tabel gejala tadi
Rangkuman & Ke Depan
Yang Sudah Kita Pelajari
Membaca Quality Score, CTR, CPC, CPA, dan ROAS
Teknik negative keyword & ekstensi iklan
Merancang uji A/B dan mendiagnosis kampanye bermasalah
Siklus optimasi mingguan yang disiplin
Persiapan Pertemuan 11
Presentasi tugas: strategi & optimasi kampanye Google Ads
Gunakan siklus mingguan & tabel gejala sebagai kerangka presentasi
Sertakan perhitungan CTR/CPA/ROAS dari kampanye kelompok Anda