stdsquare²
🎓 Kelas
stdsquare / materi / slides / pertemuan-10
Tema
Japan
Arcade
Dark Retro
Font
‹ Daftar slide Pertemuan 10: Optimasi Iklan Google Ads
Program Studi Bisnis Digital • FEB

SEO, SEM & SMM

Pertemuan 10 — Optimasi Iklan Google Ads

Dari kampanye yang sudah tayang menuju kampanye yang efisien: membaca data performa, memangkas pemborosan, dan menaikkan hasil tanpa menambah anggaran.

RPS MINGGU 11 • 2X50 MENIT

Tujuan Pembelajaran

Setelah pertemuan ini, Anda diharapkan mampu:

SUB-CPMK 10.1
MEMBACA METRIK PERFORMA
Menafsirkan Quality Score, CTR, CPC, dan CPA untuk menilai sehat-tidaknya sebuah kampanye.
SUB-CPMK 10.2
MENERAPKAN TEKNIK OPTIMASI
Melakukan keyword pruning, negative keyword, A/B test iklan, dan penyesuaian bidding.
SUB-CPMK 10.3
MENGHITUNG EFISIENSI BIAYA
Menghitung ROAS dan CPA untuk memutuskan kampanye mana yang layak dilanjutkan.
SUB-CPMK 10.4
MERANCANG SIKLUS OPTIMASI
Menyusun jadwal tinjauan kampanye mingguan yang disiplin dan berulang.
Bagian 1 dari 4
Mengapa Kampanye Butuh Optimasi?

Kampanye yang baru tayang bukan kampanye yang selesai — ia baru mulai belajar.

Kapan Waktu yang Tepat untuk Optimasi?

Optimasi terlalu dini justru menyesatkan — data belum cukup untuk disimpulkan.

Aturan umum: tunggu kampanye mengumpulkan minimal ~100 klik atau berjalan ~7–14 hari sebelum mengambil keputusan besar (mematikan kata kunci, mengubah bidding drastis).
Terlalu Cepat Optimasi
  • Mematikan kata kunci setelah 1 hari tayang
  • Kesimpulan diambil dari <20 klik saja
  • Panik saat CPC naik di jam sibuk
Optimasi yang Tepat Waktu
  • Menunggu data cukup (klik & konversi)
  • Membandingkan periode yang setara
  • Meninjau tren, bukan fluktuasi harian

Quality Score: Rapor Kesehatan Iklan Anda

Skor 1–10 dari Google yang menentukan posisi iklan dan biaya per klik.

Komponen 1
CTR Relevan
Seberapa sering iklan diklik dibanding ditayangkan, untuk posisi serupa.
Komponen 2
Relevansi Iklan
Kesesuaian teks iklan dengan kata kunci yang dipasang.
Komponen 3
Pengalaman Halaman
Kecepatan & relevansi landing page setelah diklik.
Quality Score tinggi = Google memberi diskon biaya per klik dan posisi iklan lebih baik — bukan sekadar formalitas.

Hitung dari Nol: CTR dan CPC Aktual

Data kampanye "Sepatu Lari Lokal" selama 7 hari: 5.000 tayang, 150 klik, biaya Rp 675.000.

LangkahPerhitunganNilai
1. Hitung CTR (Click-Through Rate)150 klik ÷ 5.000 tayang × 100%3%
2. Hitung CPC (Cost per Click) rata-rataRp 675.000 ÷ 150 klikRp 4.500
3. Bandingkan CTR dengan rata-rata industri ritel (~2%)3% > 2% (rata-rata industri)Di atas rata-rata
CTR 3% di atas rata-rata industri ritel (~2%) → teks iklan relevan, fokuskan optimasi pada konversi, bukan klik.

Coba Sendiri: Hitung CTR & CPC Kampanye Anda Sendiri

Ubah jumlah tayang, klik, dan biaya kampanye untuk melihat CTR dan CPC aktual, lalu bandingkan dengan rata-rata industri.

Corong Optimasi: Dari Tayang ke Konversi

Setiap tahap punya metrik dan teknik optimasi yang berbeda.

TAYANG (Impression)Metrik: Impression ShareKLIKMetrik: CTR · Teknik: uji iklan A/BKONVERSIMetrik: CPA · Teknik: negative keyword

Negative Keyword: Menyaring Trafik yang Salah

Kata kunci negatif mencegah iklan tayang untuk pencarian yang tidak relevan — menghemat anggaran tanpa mengurangi jangkauan yang tepat.

Kata Kunci Utama
  • "sepatu lari lokal"
  • "sepatu lari pria"
  • "beli sepatu olahraga online"
Negative Keyword yang Ditambahkan
  • "gratis" — pencari diskon 100%, bukan pembeli
  • "lowongan kerja" — salah niat pencarian
  • "cara membuat sepatu" — mencari tutorial, bukan produk
Tanpa negative keyword, anggaran bisa terkuras oleh klik yang tidak pernah berniat membeli.
Bagian 2 dari 4
Menyesuaikan Bidding dan Anggaran

Uang yang sama bisa menghasilkan lebih banyak — kalau ditempatkan di tempat yang tepat.

Strategi Bidding: Manual vs Otomatis

Google Ads menawarkan beberapa strategi penawaran, dari yang manual sampai yang dikendalikan mesin pembelajaran.

StrategiCara KerjaCocok Untuk
Manual CPCAnda menetapkan tawaran per kata kunci sendiriKampanye baru, kontrol penuh diperlukan
Maximize ClicksGoogle otomatis memaksimalkan jumlah klik dalam anggaranFase awal, ingin trafik cepat
Target CPAGoogle menyesuaikan tawaran demi biaya per konversi tertentuSudah ada data konversi historis
Target ROASGoogle menyesuaikan tawaran demi rasio nilai belanja iklan tertentuE-commerce dengan data transaksi jelas
Strategi otomatis butuh data historis konversi yang cukup (biasanya 15–30 konversi/bulan) — kalau belum, mulai dari Manual CPC atau Maximize Clicks.

Hitung dari Nol: ROAS (Return on Ad Spend)

Kampanye "Tas Kulit Lokal": biaya iklan Rp 1.000.000, menghasilkan pendapatan penjualan Rp 4.500.000.

LangkahPerhitunganNilai
1. Hitung ROASRp 4.500.000 ÷ Rp 1.000.0004,5x
2. Ubah ke persentase4,5 × 100%450%
3. Bandingkan dengan target minimum (300%)450% > 300% (target minimum)Layak diperbesar
ROAS 450% berarti setiap Rp 1 yang dibelanjakan iklan menghasilkan Rp 4,5 pendapatan — jauh di atas target minimum 300%, kampanye ini kandidat kuat untuk penambahan anggaran.

Coba Sendiri: Kampanye Ini Untung atau Rugi?

Ubah biaya iklan dan pendapatan kampanye untuk melihat ROAS berubah, lalu bandingkan dengan target minimum industri.

Ekstensi Iklan: Memperbesar Ruang Tanpa Biaya Tambahan

Ekstensi iklan (ad extensions) menambah informasi pada iklan — memperbesar ukuran iklan dan biasanya menaikkan CTR, tanpa biaya tambahan per tayang.

Sitelink
Tautan tambahan ke halaman lain, mis. "Katalog", "Promo", "Cara Pesan".
Callout
Frasa singkat penonjol, mis. "Gratis Ongkir", "Garansi 7 Hari".
Structured Snippet
Daftar kategori terstruktur, mis. jenis produk atau layanan.
Iklan dengan ekstensi lengkap memakan lebih banyak ruang di halaman hasil pencarian, otomatis mengecilkan visibilitas iklan pesaing di posisi sekitarnya.
Bagian 3 dari 4
Menguji dan Membandingkan Iklan

Jangan menebak iklan mana yang lebih baik — biarkan data yang menjawab.

Walkthrough: Merancang Uji A/B Iklan

Studi kasus: toko "Kopi Nusantara" ingin menguji dua versi judul iklan.

TahapTindakanCatatan
1. Tentukan satu variabel yang diujiJudul iklan: "Kopi Asli Nusantara" vs "Diskon 20% Kopi Nusantara"Jangan ubah gambar & landing page bersamaan
2. Jalankan kedua versi bersamaanRotasi merata via pengaturan "Ad Rotation: Optimize"Hindari menguji versi B setelah versi A selesai (periode beda)
3. Tunggu data mencukupiKumpulkan ≥100 klik per versi sebelum menyimpulkanKonsisten dengan aturan "kapan optimasi dimulai"
4. Bandingkan CTR & tingkat konversiMenangkan versi dengan CTR dan konversi lebih baik, bukan salah satu sajaCTR tinggi tanpa konversi = klik "penasaran", bukan minat beli

Coba Sendiri: Apakah Uplift Versi B Signifikan?

Masukkan hasil klik dan konversi dua versi iklan untuk melihat besaran uplift conversion rate dan apakah selisihnya cukup meyakinkan.

Walkthrough: Mendiagnosis Kampanye Bermasalah

Studi kasus: kampanye "Skincare Herbal" — CTR tinggi (5%) tapi CPA sangat mahal (Rp 250.000/konversi).

TahapDiagnosisKemungkinan Sebab
1. Cek relevansi kata kunciApakah trafik datang dari pencarian yang tepat sasaran?Kata kunci terlalu luas → tambahkan negative keyword
2. Cek landing pageApakah halaman tujuan memuat cepat & sesuai janji iklan?Halaman lambat/berbeda dari iklan → pengunjung kabur
3. Cek kejelasan penawaranApakah harga & cara pembelian jelas di halaman?Proses checkout rumit → calon pembeli menyerah
4. Tetapkan tindakanPerbaiki akar masalah sebelum menaikkan anggaranMenambah anggaran pada kampanye bocor = memperbesar kerugian

Ringkasan: Teknik Optimasi Berdasarkan Gejala

GejalaKemungkinan MasalahTeknik Optimasi
CTR rendah (<1%)Iklan kurang menarik/relevanUji A/B judul & deskripsi, tambah ekstensi
CTR tinggi, konversi rendahTrafik tidak sesuai niat beliNegative keyword, cek landing page
CPC terus naikPersaingan ketat/Quality Score turunPerbaiki relevansi, uji bidding strategy lain
ROAS di bawah targetBiaya tidak sebanding pendapatanKurangi anggaran kata kunci boros, naikkan di yang untung
Optimasi yang baik selalu dimulai dari diagnosis gejala, bukan langsung mengubah anggaran secara sembarangan.

Merancang Siklus Optimasi Mingguan

Optimasi bukan tindakan sekali jadi — ia adalah kebiasaan rutin yang terjadwal.

1. Tinjau LaporanSearch terms, CTR, CPA2. DiagnosisBandingkan dgn tabel gejala3. Terapkan PerubahanNegative kw, bidding, uji iklan4. Catat & UlangiMinggu depan, bandingkan
Jadwalkan siklus ini setiap minggu di hari yang sama — konsistensi lebih penting daripada intensitas.
Bagian 4 dari 4
Latihan Terapan

Saatnya mendiagnosis dan menghitung sendiri, bukan hanya mengikuti contoh.

Latihan: Diagnosis Kampanye "Roti Rumahan Bu Tini"

Kerjakan berkelompok (3–4 orang), waktu 15 menit, siapkan jawaban untuk didiskusikan di kelas.

Data Kampanye (30 hari)
  • Tayang: 8.000 • Klik: 240 • Biaya total: Rp 960.000
  • Konversi (pesanan masuk): 8 • Pendapatan dari konversi: Rp 1.200.000
  • Quality Score rata-rata kata kunci: 4/10
Tugas Kelompok
  • Hitung CTR, CPC rata-rata, CPA, dan ROAS kampanye ini
  • Diagnosis: di tahap mana (tayang/klik/konversi) masalah utama terjadi?
  • Usulkan 2 tindakan optimasi konkret sesuai tabel gejala tadi

Rangkuman & Ke Depan

Yang Sudah Kita Pelajari
  • Membaca Quality Score, CTR, CPC, CPA, dan ROAS
  • Teknik negative keyword & ekstensi iklan
  • Merancang uji A/B dan mendiagnosis kampanye bermasalah
  • Siklus optimasi mingguan yang disiplin
Persiapan Pertemuan 11
  • Presentasi tugas: strategi & optimasi kampanye Google Ads
  • Gunakan siklus mingguan & tabel gejala sebagai kerangka presentasi
  • Sertakan perhitungan CTR/CPA/ROAS dari kampanye kelompok Anda