Faktor teknikal di dalam website yang bisa Anda kendalikan penuh — title tag, heading, kata kunci, kecepatan halaman — agar mesin pencari memahami dan mengutamakan halaman Anda.
RPS minggu 5 · 2x50 menit
Tujuan Pembelajaran Hari Ini
Setelah pertemuan ini, Anda diharapkan mampu mengidentifikasi dan menerapkan faktor teknikal on-page untuk meningkatkan peluang sebuah halaman tampil di posisi atas hasil pencarian (Sub-CPMK minggu 5).
CAPAIAN 1
ELEMEN INTI
Menjelaskan fungsi title tag, meta description, heading (H1–H6), dan URL dalam SEO on-page.
CAPAIAN 2
KATA KUNCI
Menempatkan kata kunci secara wajar di halaman — termasuk menghitung kepadatan kata kunci.
CAPAIAN 3
KONTEN & TAUTAN
Menilai kualitas konten (E-E-A-T) dan merancang internal linking yang membantu navigasi.
CAPAIAN 4
TEKNIKAL
Mengaudit kecepatan halaman, ramah-seluler, dan data terstruktur sebagai faktor peringkat.
Mengapa On-Page Adalah Langkah Pertama?
Bayangkan dua toko online UMKM menjual produk yang persis sama: keripik pisang khas Lampung. Toko A dan Toko B punya jumlah backlink yang setara, tapi hasil pencariannya berbeda jauh.
TOKO A — TANPA ON-PAGE
HALAMAN 3
Judul halaman hanya "Home", tidak ada heading, kata kunci "keripik pisang Lampung" tidak muncul sekali pun di teks.
TOKO B — ON-PAGE RAPI
HALAMAN 1
Title tag jelas, heading terstruktur, kata kunci muncul wajar di judul & paragraf pembuka, gambar diberi keterangan (alt text).
Selisihnya bukan keberuntungan. Google tidak "membaca" halaman seperti manusia — ia membaca kode dan struktur. On-page adalah bahasa yang membuat mesin pencari mengerti halaman Anda tentang apa.
Bagian 1 dari 3
Fondasi On-Page SEO
Apa itu SEO on-page, dan tiga elemen pertama yang dibaca mesin pencari: title tag, meta description, heading, serta struktur URL.
Apa itu SEO On-Page?
SEO on-page adalah praktik mengoptimasi elemen di dalam halaman website — teks, kode HTML, gambar, struktur — agar lebih mudah dipahami mesin pencari dan lebih relevan bagi pencari. Berbeda dengan SEO off-page (dibahas Pertemuan 6) yang mengandalkan sinyal dari luar website, seperti backlink.
POSISI ON-PAGE DALAM PETA SEM (RECAP PERTEMUAN 1–2)
Title Tag & Meta Description
Dua elemen pertama yang dibaca mesin pencari sekaligus yang dilihat calon pengunjung di halaman hasil pencarian (SERP, Search Engine Results Page) sebelum mereka klik.
TITLE TAG
JUDUL HALAMAN
Teks biru besar di hasil pencarian. Idealnya ~50–60 karakter, memuat kata kunci utama di awal, dan unik untuk tiap halaman. Contoh: "Keripik Pisang Lampung Original — Toko Sari Rasa".
META DESCRIPTION
RINGKASAN HALAMAN
Teks abu-abu di bawah judul. Idealnya ~150–160 karakter, berisi ajakan bertindak (call-to-action) agar mendorong klik — tidak langsung memengaruhi peringkat, tapi memengaruhi CTR (click-through rate, persentase orang yang klik).
Google kadang menulis ulang title tag & meta description Anda di SERP jika dianggap kurang relevan dengan kueri pencarian — jadi buat keduanya sejelas dan sejujur mungkin, jangan asal panjang.
Struktur Heading (H1–H6) & URL
HEADING — KERANGKA ARTIKEL
H1 — judul utama, hanya satu per halaman, memuat kata kunci utama.
H2 — sub-topik besar (mis. "Cara Memilih Keripik Pisang").
H3–H6 — rincian di bawah H2, berjenjang seperti daftar isi buku.
URL / SLUG — ALAMAT HALAMAN
Pendek, deskriptif, huruf kecil, pemisah tanda hubung "-".
Baik: tokosarirasa.com/keripik-pisang-lampung
Hindari: tokosarirasa.com/?p=1029&cat=3&ref=x
Bayangkan heading sebagai daftar isi dan H1 sebagai judul buku — mesin pencari (dan pembaca) memindai struktur ini lebih dulu sebelum membaca detail.
Bagian 2 dari 3
Optimasi Konten & Kata Kunci
Menempatkan kata kunci secara wajar, menghitung kepadatannya, menilai kualitas konten, menautkan antar-halaman, dan mengoptimasi gambar.
Ke Mana Kata Kunci Ditempatkan?
Setelah riset kata kunci di Pertemuan 3, langkah berikutnya adalah menempatkannya secara wajar di titik-titik yang paling diperhatikan mesin pencari — bukan menaburkannya sembarangan.
PRIORITAS TINGGI
TITLE & H1
Kata kunci utama wajib muncul di title tag dan H1 — sinyal relevansi paling kuat.
PRIORITAS SEDANG
PARAGRAF AWAL
Muncul secara alami di 100 kata pertama, lalu tersebar wajar di isi artikel & sub-heading.
PRIORITAS PELENGKAP
ALT TEXT & URL
Muncul di keterangan gambar (alt text) dan slug URL bila relevan.
Jebakan klasik: keyword stuffing — memaksa kata kunci berulang-ulang tanpa alasan bahasa yang wajar. Google dapat menganggap ini manipulatif dan justru menurunkan peringkat.
Hitung dari Nol: Kepadatan Kata Kunci
Artikel blog UMKM "5 Manfaat Keripik Pisang untuk Camilan Sehat" punya 850 kata. Anda mengecek dengan Ctrl+F dan kata kunci "keripik pisang sehat" muncul 12 kali.
Langkah
Perhitungan
Nilai
1. Total kata dalam artikel
dihitung word-count tool
850 kata
2. Jumlah kemunculan kata kunci
dihitung manual (Ctrl+F)
12 kali
3. Kepadatan kata kunci (keyword density)
12 ÷ 850 × 100
1,41%
HASIL
1,41%
Dalam rentang sehat ~1–2% — AMAN, tidak perlu ditambah
Kualitas Konten: Kerangka E-E-A-T
Google menilai kualitas konten dengan kerangka E-E-A-T: Experience, Expertise, Authoritativeness, Trustworthiness — makin kuat sinyal ini, makin dipercaya halaman Anda, terutama untuk topik kesehatan & keuangan (kategori YMYL, Your Money or Your Life).
EXPERIENCE
PENGALAMAN
Penulis benar-benar memakai/mengalami produk. Contoh: foto asli hasil pengujian, bukan stok gambar.
EXPERTISE
KEAHLIAN
Penulis punya kompetensi di bidangnya — mis. artikel gizi ditulis/ditinjau ahli gizi.
AUTHORITATIVENESS
OTORITAS
Diakui sumber lain sebagai rujukan — ditautkan/dikutip situs kredibel lain.
TRUSTWORTHINESS
KEPERCAYAAN
Halaman aman (HTTPS), informasi kontak jelas, ulasan pelanggan asli terlihat.
Internal Linking: Menautkan Antar-Halaman
Internal linking adalah tautan dari satu halaman ke halaman lain dalam website yang sama. Fungsinya membantu mesin pencari menemukan & memahami hierarki halaman, sekaligus membuat pengunjung betah menjelajah lebih lama.
CONTOH STRUKTUR "SILO" TOKO ONLINE UMKM
Gunakan teks tautan (anchor text) yang deskriptif — "lihat resep sambal khas Lampung" jauh lebih baik daripada "klik di sini".
Optimasi Gambar
Gambar sering jadi penyebab utama website lambat, padahal gambar juga membawa peluang SEO lewat pencarian Google Images. Tiga hal yang wajib diperiksa:
NAMA FILE
DESKRIPTIF
"keripik-pisang-lampung.jpg" — bukan "IMG_2938.jpg".
ALT TEXT
KETERANGAN
Teks alternatif untuk pembaca layar & jika gambar gagal muat — juga sinyal SEO.
UKURAN FILE
DIKOMPRES
Format modern (WebP) & dikompres agar halaman memuat cepat.
Contoh alt text yang baik: alt="Keripik pisang Lampung original dalam kemasan 250 gram" — deskriptif, bukan sekadar "gambar1" atau ditumpuk kata kunci berulang.
Hitung dari Nol: Kompresi Gambar
Halaman produk toko online UMKM memuat 6 foto produk. Total ukuran file sebelum dikompres adalah 4.800 KB. Setelah dikonversi ke format WebP & dikompres, total ukurannya menjadi 1.200 KB.
Langkah
Perhitungan
Nilai
1. Ukuran total sebelum kompresi
diberikan (cek di file manager)
4.800 KB
2. Ukuran total sesudah kompresi (WebP)
diberikan (setelah proses kompres)
1.200 KB
3. Persentase penurunan ukuran
(4.800 − 1.200) ÷ 4.800 × 100
75%
DAMPAK
75% lebih ringan
Halaman dimuat lebih cepat → membantu Core Web Vitals (slide berikutnya)
Bagian 3 dari 3
Technical On-Page & Studi Kasus
Core Web Vitals, ramah-seluler, data terstruktur (schema), lalu praktik mengaudit satu halaman UMKM dari nol.
Core Web Vitals & Kecepatan Halaman
Core Web Vitals adalah tiga metrik resmi Google untuk mengukur pengalaman pengguna nyata di sebuah halaman — menjadi faktor peringkat sejak 2021 dan terus diperbarui.
LCP
≤ 2,5 detik
Largest Contentful Paint — seberapa cepat elemen terbesar (biasanya gambar/judul) selesai dimuat.
INP
≤ 200 md
Interaction to Next Paint — seberapa cepat halaman merespons klik/ketukan pengguna.
Cek gratis skor halaman Anda di Google PageSpeed Insights — masukkan URL, hasilnya termasuk skor ketiga metrik ini plus rekomendasi perbaikan.
Coba Sendiri: Berapa Rupiah Hilang karena Halaman Lambat?
Geser waktu muat halaman dan amati bagaimana tingkat konversi serta potensi pendapatan berubah seiring kecepatan halaman.
Ramah-Seluler & Data Terstruktur (Schema)
MOBILE-FRIENDLY
Google memakai mobile-first indexing — versi ponsel halaman Anda yang dinilai duluan.
Teks terbaca tanpa perlu zoom; tombol cukup besar untuk disentuh jari.
Cek gratis lewat Google Search Console (bagian Usability Seluler).
SCHEMA MARKUP (DATA TERSTRUKTUR)
Kode tambahan (format Schema.org) yang menjelaskan makna data ke mesin pencari.
Contoh: harga produk, rating bintang, jam buka toko tampil langsung di SERP.
Hasilnya disebut rich snippet — menarik perhatian & menaikkan CTR.
Sama seperti label bahan makanan yang menjelaskan isi kemasan secara terstandar, schema markup "melabeli" data di halaman Anda agar mesin pencari tak perlu menebak-nebak.
Studi Kasus: Audit On-Page Toko Sari Rasa
Mari terapkan seluruh materi hari ini pada satu halaman produk nyata milik UMKM fiktif "Toko Sari Rasa", langkah demi langkah, seperti yang akan Anda lakukan di tugas kelompok.
Elemen Diperiksa
Temuan
Status
Title tag
"Home" — tidak deskriptif, tidak ada kata kunci
Perlu perbaikan
Heading H1
Tidak ada H1 sama sekali di halaman
Perlu perbaikan
Kepadatan kata kunci
0,2% (kata kunci nyaris tidak muncul)
Perlu perbaikan
Alt text gambar
Sudah terisi deskriptif di 5 dari 6 foto
Hampir baik
Kecepatan (LCP)
4,1 detik (gambar belum dikompresi)
Perlu perbaikan
Latihan Kelas: Audit On-Page Berpasangan
Bekerja berpasangan dengan teman sebangku. Pilih satu website UMKM atau toko online yang Anda kenal, lalu selesaikan checklist berikut dalam 15 menit:
LANGKAH AUDIT
Catat title tag & meta description saat ini — sudah deskriptif?
Hitung kepadatan kata kunci utama halaman itu (rumus slide 10).
Cek skor Core Web Vitals via PageSpeed Insights.
Tulis 3 rekomendasi perbaikan prioritas.
SIAPKAN UNTUK
PERTEMUAN 6
Hasil audit ini akan dilanjutkan minggu depan dengan analisis off-page — backlink & otoritas domain situs yang sama.
Rangkuman & Persiapan Pertemuan 6
CHEAT SHEET ON-PAGE SEO
Elemen
Aturan Cepat
Title tag
~50–60 karakter, kata kunci di awal, unik per halaman
Meta description
~150–160 karakter, ada ajakan bertindak
Heading
Satu H1, H2–H6 berjenjang seperti daftar isi
Kata kunci
Kepadatan wajar ~1–2%, hindari keyword stuffing
Gambar & kecepatan
Alt text deskriptif, kompres file, target LCP ≤ 2,5 detik
Minggu depan (Pertemuan 6): Optimasi off-page — backlink, otoritas domain, dan faktor SEO di luar kendali langsung website Anda. Bawa hasil audit on-page hari ini sebagai bahan lanjutan.