Dari mengutip menjadi menyintesis — merangkai penelitian terdahulu, kerangka pemikiran, dan hipotesis menjadi draft Bab 2 yang koheren dan siap diuji.
RPS MINGGU 10 • 2 × 50 MENIT
Recap Pertemuan 8 & Tujuan Hari Ini
Pertemuan lalu, Anda mulai menulis draft Bab 2 dengan mengumpulkan dan meringkas 8–12 artikel penelitian terdahulu. Hari ini kita naik satu tingkat: dari meringkas ke menyintesis, lalu menyambungkannya ke hipotesis.
Sudah Dikerjakan (P8)
Daftar 8–12 artikel penelitian terdahulu terkumpul
Ringkasan singkat tiap artikel (penulis, tahun, temuan)
Draft awal landasan teori per variabel
Target Hari Ini (P9)
Menyusun matriks sintesis penelitian terdahulu
Menulis kerangka pemikiran dan hipotesis yang koheren
Menyelesaikan draft Bab 2 lengkap, siap self-review
Sub-CPMK Pertemuan 9
Setelah pertemuan ini, Anda diharapkan mampu:
Kemampuan Menulis
Menyusun matriks sintesis dari penelitian terdahulu
Menulis paragraf sintesis, bukan sekadar ringkasan berurutan
Merumuskan kerangka pemikiran dan hipotesis yang koheren
Kemampuan Evaluasi
Mengenali kesalahan umum draft Bab 2 mahasiswa
Memeriksa kelengkapan sitasi dan gaya APA 7
Menilai similarity index draft sendiri secara mandiri
Anatomi Lengkap Bab 2: Tinjauan Pustaka
Empat sub-bab wajib, disusun berurutan agar argumen mengalir dari teori umum menuju hipotesis spesifik penelitian Anda.
Sub-bab
Isi
Fungsi dalam Alur
2.1 Landasan Teori
Definisi & teori utama tiap variabel
Fondasi konsep
2.2 Penelitian Terdahulu
Sintesis 8–12 studi relevan
Bukti empiris & gap
2.3 Kerangka Pemikiran
Diagram hubungan antar-variabel
Jembatan teori–hipotesis
2.4 Hipotesis
Pernyataan H1, H2, dst. yang teruji
Output final Bab 2
Urutan ini bukan sekadar format — setiap sub-bab menjadi premis bagi sub-bab berikutnya. Kerangka pemikiran yang lemah biasanya berakar dari landasan teori atau sintesis yang kurang matang.
Bagian 1
Dari Ringkasan ke Sintesis
Mengubah kumpulan ringkasan artikel menjadi argumen tunggal yang koheren.
Ringkasan vs Sintesis: Dua Kasus Perbandingan
Perbedaannya bukan pada topik, tapi pada bagaimana sumber-sumber itu saling berdialog dalam satu paragraf.
Kasus 1 — Gaya Ringkasan (Hindari)
Kalimat 1: sebut studi A tentang loyalitas pelanggan Tokopedia
Kalimat 2: sebut studi B tentang loyalitas pelanggan Shopee — berdiri sendiri
Kalimat 3: sebut studi C tanpa dikaitkan ke A atau B
Kasus 2 — Gaya Sintesis (Target)
Kalimat 1: identifikasi benang merah — studi A, B, C sama-sama menemukan kepuasan sebagai mediator loyalitas
Kalimat 2: tunjukkan perbedaan konteks — A di e-commerce, B di ritel fisik, C di perbankan
Kalimat 3: simpulkan implikasi untuk penelitian Anda sendiri
Alat Bantu: Matriks Sintesis Penelitian Terdahulu
Sebelum menulis paragraf sintesis, susun dulu matriks ini di kertas kerja Anda — ini bukan bagian dari Bab 2, tapi alat bantu berpikir.
Contoh untuk proposal bertema kepuasan dan loyalitas pelanggan e-commerce.
Penulis
Temuan
Konteks
Hasanah (2022)
Kepuasan → loyalitas, signifikan positif
Pengguna Tokopedia, Jakarta
Prasetyo & Amalia (2023)
Kepuasan memediasi kualitas layanan → loyalitas
Pengguna Shopee, multi-kota
Rahmawati (2021)
Hubungan lemah pada pengguna baru (<6 bulan)
Pengguna Bukalapak, mahasiswa
Gap yang terlihat: ketiga studi belum menguji peran kepercayaan digital sebagai variabel moderasi — celah ini bisa jadi landasan hipotesis baru Anda.
Dari Matriks ke Paragraf Sintesis
Matriks di atas menjadi paragraf berikut — perhatikan bagaimana tiga sumber dirangkai dalam satu argumen, bukan tiga kalimat terpisah.
"Penelitian terdahulu secara konsisten menunjukkan bahwa kepuasan pelanggan berperan penting dalam membentuk loyalitas pada platform e-commerce di Indonesia (Hasanah, 2022; Prasetyo & Amalia, 2023). Namun demikian, Rahmawati (2021) menemukan bahwa kekuatan hubungan tersebut melemah pada segmen pengguna baru, mengindikasikan adanya faktor moderasi yang belum banyak diteliti. Kesenjangan ini menjadi dasar bagi penelitian ini untuk menguji peran kepercayaan digital sebagai variabel moderasi…"
Bagian 2
Kerangka Pemikiran & Hipotesis
Menerjemahkan sintesis literatur menjadi diagram hubungan dan pernyataan yang bisa diuji.
Menyusun Kerangka Pemikiran: Alur Logis
Kerangka pemikiran menggambarkan hubungan antar-variabel yang sudah didukung landasan teori dan penelitian terdahulu di sub-bab sebelumnya.
Setiap panah pada diagram harus punya rujukan eksplisit ke sub-bab 2.1 atau 2.2 — diagram tanpa dasar teori/empiris adalah dugaan, bukan kerangka pemikiran.
Merumuskan Hipotesis: Format Kalimat yang Benar
Hipotesis diturunkan langsung dari tiap panah di kerangka pemikiran, ditulis sebagai pernyataan terarah yang bisa diuji secara statistik.
Format Standar
"[Variabel bebas] berpengaruh [positif/negatif] terhadap [variabel terikat]"
Hindari kata kabur: "berhubungan dengan", "berkaitan dengan"
Satu hipotesis = satu hubungan langsung antar dua variabel
Contoh Terapan
H1: Kualitas layanan berpengaruh positif terhadap kepuasan pelanggan
H2: Kepuasan pelanggan berpengaruh positif terhadap loyalitas pelanggan
H3: Kepercayaan digital memoderasi pengaruh kepuasan terhadap loyalitas
Hitung dari Nol #1: Skor Kelengkapan Sitasi Bab 2
Sebelum konsultasi, hitung dulu skor kelengkapan sitasi draft Anda sendiri — bobot per sub-bab mengikuti rubrik penilaian Bab 2 mata kuliah ini.
Langkah
Perhitungan
Nilai
Landasan Teori — bobot 30%, wajib min. 8 sitasi, draft Anda punya 6
6/8 × 30%
22,5
Penelitian Terdahulu — bobot 40%, wajib min. 10 sitasi, draft Anda punya 10
10/10 × 40%
40
Kerangka Pemikiran — bobot 15%, wajib min. 3 sitasi, draft Anda punya 3
3/3 × 15%
15
Hipotesis — bobot 15%, wajib min. 2 sitasi pendukung, draft Anda punya 1
1/2 × 15%
7,5
Total skor kelengkapan sitasi Bab 2
22,5 + 40 + 15 + 7,5
85
Ambang Lulus Konsultasi
75
Skor 85 → draft di atas ambang, layak dikonsultasikan
Menjaga Koherensi: Teori → Kerangka → Hipotesis
Kesalahan paling sering ditemukan saat sidang proposal: hipotesis yang tidak bisa ditelusuri asalnya dari sub-bab sebelumnya. Dua langkah pengecekan ini wajib dilakukan sendiri.
Langkah Pengecekan Koherensi
Langkah 1: untuk tiap hipotesis, tandai kalimat di sub-bab 2.1/2.2 yang jadi dasarnya — kalau tidak ketemu, hipotesis itu belum berdasar
Langkah 2: untuk tiap panah di diagram kerangka pemikiran, cocokkan dengan hipotesis yang sesuai — jumlah panah harus sama dengan jumlah hipotesis, tidak boleh ada yang tercecer
Kesalahan Umum dalam Draft Bab 2 Mahasiswa
Berdasarkan pola dari beberapa angkatan sebelumnya — kenali dulu supaya Anda tidak mengulanginya.
Isi & Argumen
Sub-bab penelitian terdahulu berisi ringkasan berurutan, bukan sintesis
Kerangka pemikiran tidak sinkron dengan hipotesis
Landasan teori terlalu umum, tidak spesifik ke variabel penelitian
Teknis & Sitasi
Sitasi tanpa halaman untuk kutipan langsung
Sumber di teks tidak muncul di daftar pustaka (atau sebaliknya)
Copy-paste tanpa parafrase, berisiko similarity index tinggi
Sitasi & Referensi: Gaya APA Edisi Ketujuh
Program studi mewajibkan gaya APA 7 untuk seluruh proposal — konsisten dari Bab 1 sampai daftar pustaka.
Sitasi dalam Teks
Parafrase: (Hasanah, 2022)
Kutipan langsung: (Hasanah, 2022, hlm. 45)
Dua penulis: (Prasetyo & Amalia, 2023)
Tiga+ penulis: (Wijaya dkk., 2021)
Daftar Pustaka
Urut abjad nama belakang penulis
Format jurnal: Penulis. (Tahun). Judul artikel. Nama Jurnal, Volume(Nomor), halaman.
Semua sitasi teks harus ada padanannya di sini
Hitung dari Nol #2: Menghitung Similarity Index Draft
Sebelum dikumpulkan lewat sistem cek plagiarisme kampus, hitung dulu estimasi similarity index draft Anda secara manual.
Langkah
Perhitungan
Nilai
Total kata dalam draft Bab 2
—
3.000 kata
Kata yang terdeteksi mirip sumber lain (hasil cek mandiri)
—
450 kata
Similarity index kasar
450 / 3.000 × 100
15%
Dari 450 kata mirip, yang berupa kutipan sah (bertanda kutip + sitasi lengkap)
—
200 kata
Similarity index bermasalah (bukan kutipan sah)
(450 − 200) / 3.000 × 100
8,33%
Ambang Batas Prodi
20%
8,33% < 20% → draft ini aman, tapi tetap perbaiki parafrase
Bagian 3
Latihan & Revisi Draft
Menerapkan seluruh teknik hari ini langsung pada draft Bab 2 Anda sendiri.
Latihan Kelas: Revisi Draft Bab 2 Anda
Kerjakan berurutan menggunakan draft Bab 2 yang Anda bawa hari ini. Waktu: 30 menit, dilanjut diskusi berpasangan.
Instruksi Langkah demi Langkah
Pilih satu paragraf di sub-bab 2.2 yang masih bergaya ringkasan — tulis ulang jadi gaya sintesis (min. 2 sumber dalam satu argumen)
Hitung skor kelengkapan sitasi draft Anda memakai rubrik seperti Hitung dari Nol #1
Periksa koherensi: cocokkan jumlah panah di kerangka pemikiran dengan jumlah hipotesis
Tukar draft dengan teman sebangku — beri komentar memakai checklist kesalahan umum di slide sebelumnya
Checklist Self-Review Sebelum Konsultasi
Centang mandiri sebelum draft Bab 2 Anda dianggap siap dikonsultasikan minggu depan.
Checklist Isi
Setiap panah kerangka pemikiran punya hipotesis padanan
Minimal satu paragraf sintesis (bukan ringkasan) per sub-variabel
Gap penelitian dinyatakan eksplisit sebelum hipotesis
Checklist Teknis
Skor kelengkapan sitasi ≥ 75 (rubrik Hitung dari Nol #1)
Sitasi teks & daftar pustaka cocok, gaya APA 7 konsisten
Similarity index bermasalah < 20% (rubrik Hitung dari Nol #2)
Minggu depan (Pertemuan 10): kita masuk ke variabel operasional serta teknik sampling dan pengumpulan data — bawa draft Bab 2 final Anda.