stdsquare²
🎓 Kelas
stdsquare / materi / slides / pertemuan-06
Tema
Japan
Arcade
Dark Retro
Font
‹ Daftar slide Pertemuan 6: Meninjau Literatur dan Teori Relevan dalam Studi Pemasaran
RPS minggu 6 · 2x50 menit
Program Studi Manajemen · FEB UNDIP

Seminar Manajemen Pemasaran

Pertemuan 6: Meninjau Literatur dan Teori Relevan dalam Studi Pemasaran

Dari gap penelitian menuju fondasi teori yang kokoh — menyusun tinjauan literatur yang argumentatif, bukan sekadar kumpulan ringkasan.

Tujuan Pembelajaran Hari Ini

Setelah pertemuan ini, Anda mampu:

Tujuan 1
Cari
Menemukan sumber literatur relevan
Menggunakan basis data akademik (Google Scholar, Scopus, SINTA) untuk mencari artikel dan teori yang berkaitan dengan topik penelitian pemasaran Anda.
Tujuan 2
Nilai
Menilai kualitas dan relevansi sumber
Membedakan sumber primer vs sekunder, jurnal bereputasi vs predator, dan menilai apakah suatu teori benar-benar relevan dengan variabel penelitian Anda.
Tujuan 3
Rangkai
Menyintesis literatur secara tematik
Menyusun tinjauan literatur berdasarkan tema/konsep, bukan sekadar merangkum artikel satu per satu secara kronologis.
Tujuan 4
Jembatani
Menghubungkan teori ke kerangka pemikiran
Menunjukkan bagaimana teori dan temuan yang ditinjau akan menjadi fondasi kerangka pemikiran dan hipotesis di pertemuan berikutnya.
Bagian 1 dari 4
Mengapa Tinjauan Literatur Penting?
Bukan formalitas akademik, tapi fondasi ilmiah yang membedakan opini dari penelitian.

Apa itu Tinjauan Literatur (Literature Review)?

Tinjauan literatur adalah ringkasan kritis dan sintesis dari penelitian terdahulu yang relevan dengan topik Anda — bukan sekadar kumpulan kutipan.

Tiga Fungsi Utama Tinjauan Literatur
  • Memetakan apa yang sudah diketahui tentang topik Anda (state of the art)
  • Memposisikan penelitian Anda — menunjukkan gap yang akan Anda isi
  • Membangun fondasi teori untuk kerangka pemikiran dan hipotesis
Ingat pertemuan 1–2: Anda sudah menemukan gap penelitian. Tinjauan literatur hari ini adalah cara Anda membuktikan gap itu nyata — dengan menunjukkan apa yang sudah diteliti dan apa yang belum.

Mengenal Jenis Sumber Literatur

Tidak semua sumber punya bobot ilmiah yang sama. Kenali hierarkinya sebelum mengutip.

Jenis SumberContohBobot Ilmiah
Jurnal terindeks (Scopus/SINTA)Journal of Marketing, Jurnal Manajemen Pemasaran IndonesiaTinggi — utamakan ini
Buku teks akademikKotler & Keller, Marketing ManagementTinggi untuk teori dasar
Prosiding konferensiSeminar nasional/internasionalSedang — cek reputasi penyelenggara
Skripsi/tesisRepository kampusRendah — hanya pelengkap, bukan sumber utama
Blog/artikel populerMedia online, medium.comTidak layak dikutip sebagai teori
Hindari jurnal predator: jurnal yang menerima artikel tanpa proses peer-review yang layak, biasanya demi biaya publikasi. Cek indeksasi di SINTA (Kemendiktisaintek) atau Scopus sebelum mengutip.

Alat Bantu Pencarian Literatur

Umum
Scholar
Google Scholar
Gratis, luas cakupannya, tapi campur antara jurnal berkualitas dan tidak — perlu penyaringan manual.
Terindeks
Scopus
Basis data internasional
Kualitas terjamin (peer-reviewed), akses via perpustakaan kampus/VPN UNDIP.
Nasional
SINTA
Science and Technology Index
Basis data jurnal nasional terakreditasi Kemendiktisaintek — cocok untuk konteks Indonesia.
Tip pencarian: gunakan kata kunci bahasa Inggris DAN Indonesia (mis. "brand loyalty" dan "loyalitas merek"), kombinasikan dengan operator AND/OR, dan batasi tahun terbit 5–10 tahun terakhir agar teori tetap relevan.

Hitung dari Nol: Menilai Kelayakan Sebuah Artikel

Gunakan skor sederhana (0–2 per kriteria, maksimum 10) untuk menilai apakah artikel layak dikutip sebagai sumber utama.

LangkahPerhitunganNilai
1. Terindeks (Scopus/SINTA 1–3)?Ya = 2, Tidak = 02
2. Terbit ≤10 tahun terakhir?Ya = 2, Tidak = 02
3. Variabel relevan dengan topik?Ya = 2, Sebagian = 12
4. Metodologi jelas & kredibel?Ya = 2, Tidak = 02
5. Jumlah sitasi memadai (≥10)?Ya = 2, Tidak = 02
Total skor2+2+2+2+210
Kesimpulan
Skor ≥ 7
Layak jadi sumber utama Bab 2
Bagian 2 dari 4
Teori-Teori Kunci dalam Studi Pemasaran
Mengenal "kotak perkakas" teori yang paling sering dipakai dalam skripsi manajemen pemasaran.

Teori Perilaku Konsumen (Consumer Behavior)

Menjelaskan bagaimana dan mengapa konsumen mengambil keputusan pembelian.

Theory of Planned Behavior (TPB)
  • Niat beli dipengaruhi sikap, norma subjektif, dan kontrol perilaku
  • Cocok untuk topik: niat beli produk halal, niat donasi, niat berlangganan
Technology Acceptance Model (TAM)
  • Adopsi teknologi dipengaruhi persepsi kegunaan & kemudahan pakai
  • Cocok untuk topik: adopsi e-commerce, dompet digital (mis. GoPay, OVO)
Glosarium: niat beli (purchase intention) = kecenderungan konsumen untuk membeli suatu produk di masa depan, diukur sebelum perilaku pembelian sesungguhnya terjadi.

Teori Kepuasan dan Loyalitas Pelanggan

Expectancy-Disconfirmation Theory
  • Kepuasan = hasil perbandingan ekspektasi vs kinerja aktual
  • Ekspektasi terlampaui → puas; ekspektasi tak tercapai → kecewa
Customer Loyalty Theory (Oliver)
  • Loyalitas berkembang bertahap: kognitif → afektif → konatif → tindakan
  • Loyalitas sejati = pembelian ulang meski ada godaan pesaing

Contoh penerapan: penelitian tentang loyalitas pelanggan Bank BCA Mobile dapat menggunakan kedua teori ini — kepuasan sebagai anteseden (variabel penyebab), loyalitas sebagai konsekuensi.

Teori Bauran Pemasaran dan Ekuitas Merek

Klasik
4P/7P
Marketing Mix (McCarthy, Booms & Bitner)
Product, Price, Place, Promotion + People, Process, Physical evidence (untuk jasa). Fondasi klasik hampir semua topik pemasaran.
Modern
CBBE
Customer-Based Brand Equity (Keller)
Nilai merek terbentuk dari kesadaran (awareness), asosiasi, persepsi kualitas, dan loyalitas terhadap merek di benak konsumen.
Kombinasi umum di skripsi: 4P/7P sebagai variabel independen (mis. kualitas produk, harga) → berpengaruh terhadap ekuitas merek atau keputusan pembelian sebagai variabel dependen.
Bagian 3 dari 4
Dari Kutipan Menjadi Sintesis
Teknik menulis tinjauan literatur yang argumentatif, bukan sekadar rangkuman berurutan.

Hitung dari Nol: Walkthrough Menulis Sintesis Tematik

Bandingkan gaya ringkasan berurutan (dihindari) vs sintesis tematik (target Anda) melalui dua langkah berikut.

LangkahPerhitunganNilai
1. Gaya ringkasan (salah)"Rahmawati (2021) meneliti X. Kemudian, Santoso (2022) meneliti Y. Lalu, Putri (2023) meneliti Z."Tidak ada argumen
2. Identifikasi tema bersamaKetiga studi sama-sama membahas peran kepercayaan (trust) pada niat beli online1 tema ditemukan
3. Gaya sintesis (benar)"Beberapa studi konsisten menunjukkan trust sebagai prediktor kuat niat beli online (Rahmawati, 2021; Santoso, 2022), meski Putri (2023) menemukan efek ini melemah pada generasi Z."1 argumen utuh
Prinsip
Tema > Kronologi
Kelompokkan sumber per konsep, bukan per tahun terbit

Anatomi Satu Paragraf Sintesis yang Baik

Pola "Klaim → Bukti → Nuansa"
  • Klaim: kalimat topik yang menyatakan temuan umum dari beberapa studi
  • Bukti: kutipan/sitasi dari 2–4 sumber yang mendukung klaim tersebut
  • Nuansa: perbedaan, pengecualian, atau kondisi di mana temuan tidak berlaku
  • Jembatan: kalimat penutup yang menghubungkan ke gap/kerangka penelitian Anda
Klaim + Bukti (n sumber) + Nuansa + Jembatan = 1 Paragraf Sintesis

Kesalahan Umum dalam Tinjauan Literatur Mahasiswa

1. Terlalu deskriptif. Hanya menceritakan ulang isi artikel tanpa analisis kritis atau keterkaitan dengan topik sendiri.
2. Sumber terlalu lawas. Mengandalkan teori dari buku tahun 1990-an tanpa memperbarui dengan studi terkini (5–10 tahun terakhir).
3. Tidak ada benang merah. Paragraf melompat dari satu topik ke topik lain tanpa transisi logis.
4. Parafrasa berlebihan tanpa sitasi. Mengambil ide orang lain tanpa mencantumkan sumber — berisiko plagiarisme.
Bagian 4 dari 4
Praktik: Membangun Peta Literatur Anda
Menerapkan langsung teknik pencarian dan sintesis pada topik penelitian masing-masing.

Alat Bantu: Matriks Sintesis Literatur

Sebelum menulis, petakan dulu sumber Anda ke dalam matriks — ini mempermudah menemukan tema bersama.

Penulis (Tahun)Variabel/TeoriTemuan Utama
Rahmawati (2021)Trust → Niat BeliTrust berpengaruh positif signifikan
Santoso (2022)Trust → Niat BeliTrust dimediasi oleh kepuasan
Putri (2023)Trust → Niat Beli (Gen Z)Efek trust melemah pada Gen Z
Isi matriks ini untuk 8–12 sumber inti topik Anda. Baris dengan variabel/teori yang sama = calon satu paragraf sintesis tematik.

Latihan Kelas: Bangun Matriks Sintesis Anda

Instruksi (20 menit, individual)
  • Buka topik/gap penelitian dari Bab 1 draf Anda (Pertemuan 3–5)
  • Cari 3 artikel jurnal terindeks (Scopus/SINTA) yang relevan via Google Scholar
  • Isi matriks sintesis: penulis-tahun, variabel/teori, temuan utama
  • Identifikasi 1 tema bersama dari ketiga artikel tersebut
  • Tulis 1 paragraf sintesis singkat memakai pola Klaim-Bukti-Nuansa-Jembatan
Hasil latihan ini dikumpulkan sebagai bagian dari draf Bab 2 — akan dibahas kembali di Pertemuan 8–9.

Alur Kerja Tinjauan Literatur yang Efektif

1. CariScholar/Scopus/SINTA2. NilaiSkor kelayakan ≥73. PetakanMatriks sintesis4. RangkaiKlaim-Bukti-Nuansa5. Bab 2Draf tinjauan pustaka

Alur ini akan Anda ulangi berkali-kali sampai draf Bab 2 lengkap dan matang — bukan proses satu kali jalan.

Rangkuman & Persiapan Minggu Depan

Yang Sudah Kita Pelajari
  • Fungsi tinjauan literatur: memetakan, memposisikan, membangun fondasi teori
  • Menilai kelayakan sumber (skor 0–10, ambang ≥7)
  • Teori kunci pemasaran: TPB, TAM, kepuasan-loyalitas, 4P/7P, CBBE
  • Teknik sintesis tematik: Klaim-Bukti-Nuansa-Jembatan
Persiapan Pertemuan 7
Kerangka
Merancang kerangka pemikiran & hipotesis
Bawa matriks sintesis dan draf paragraf hari ini — akan menjadi dasar merumuskan hubungan antar-variabel dan hipotesis penelitian Anda minggu depan.