stdsquare²
🎓 Kelas
stdsquare / materi / slides / pertemuan-03
Tema
Japan
Arcade
Dark Retro
Font
‹ Daftar slide Pertemuan 3: Merumuskan Latar Belakang, Masalah, dan Tujuan Penelitian
Program Studi Manajemen • FEB UNDIP

Seminar Manajemen Pemasaran

Pertemuan 3 — Merumuskan Latar Belakang, Masalah, dan Tujuan Penelitian

Mengubah gap penelitian yang sudah Anda temukan minggu lalu menjadi tiga fondasi proposal: latar belakang yang meyakinkan, rumusan masalah yang tajam, dan tujuan penelitian yang terukur.

RPS MINGGU 3 • 2 × 50 MENIT

Tujuan Pembelajaran Hari Ini

Setelah pertemuan ini, Anda diharapkan mampu merumuskan tiga elemen kunci Bab 1 proposal skripsi pemasaran Anda sendiri.

CAPAIAN 1 — LATAR BELAKANG
MENYUSUN NARASI
Menyusun latar belakang masalah dengan alur logis dari isu umum ke fenomena spesifik yang Anda teliti.
CAPAIAN 2 — RUMUSAN MASALAH
MENAJAMKAN PERTANYAAN
Merumuskan pertanyaan penelitian yang spesifik, dapat diuji, dan berakar pada gap yang ditemukan minggu lalu.
CAPAIAN 3 — TUJUAN PENELITIAN
MENYELARASKAN TUJUAN
Merumuskan tujuan penelitian yang selaras satu-satu dengan setiap rumusan masalah yang diajukan.
CAPAIAN 4 — KONTRIBUSI
MENYATAKAN MANFAAT
Menjelaskan kontribusi teoritis dan praktis penelitian bagi akademisi maupun praktisi pemasaran.
Bagian 1 dari 3
Merumuskan Latar Belakang Masalah
Dari gap penelitian minggu lalu, menjadi narasi latar belakang yang meyakinkan pembaca.
Kedudukan P3 Definisi Anatomi

Kedudukan Pertemuan Ini dalam Alur Penyusunan Proposal

Minggu lalu Anda menemukan gap penelitian dari artikel ilmiah. Hari ini, gap itu menjadi bahan baku Bab 1.

P2 — SUDAH DILAKUKAN
TELAAH & GAP
Menelaah artikel ilmiah pemasaran dan mengidentifikasi gap penelitian yang belum terjawab.
P3 — HARI INI
RUMUSKAN BAB 1
Mengubah gap tersebut menjadi latar belakang, rumusan masalah, tujuan, dan kontribusi.
P4–P5 — MINGGU DEPAN
DRAFT BAB 1
Menyusun draft lengkap Bab 1 Pendahuluan berdasarkan hasil rumusan hari ini.
Tanpa rumusan yang tajam hari ini, draft Bab 1 minggu depan akan terasa mengambang dan sulit dipertahankan di depan dosen pembimbing.

Apa itu Latar Belakang Masalah?

Bagian pembuka proposal yang meyakinkan pembaca bahwa masalah yang Anda angkat itu nyata, penting, dan pantas diteliti.

FUNGSI LATAR BELAKANG
  • Meyakinkan: menunjukkan urgensi topik bagi bidang pemasaran.
  • Menghubungkan: mengaitkan fenomena nyata dengan teori/riset terdahulu.
  • Menyempit: mengarahkan pembaca dari isu luas ke fokus spesifik Anda.
  • Menjustifikasi: menjadi dasar logis munculnya rumusan masalah.
BUKAN LATAR BELAKANG
BUKAN SEKADAR TEORI
Latar belakang bukan tempat menumpuk definisi dari textbook. Ia adalah argumen bertahap menuju satu kesimpulan: "karena itu, masalah ini perlu diteliti."

Anatomi Latar Belakang: Piramida Terbalik

Struktur baku latar belakang bergerak dari isu paling umum menuju fokus penelitian yang paling spesifik.

1. Isu Umum & Tren MakroPertumbuhan e-commerce, perubahan perilaku konsumen2. Fenomena & Data SpesifikData penjualan UMKM, survei, laporan perusahaan3. Gap RisetTemuan P2: apa yang belum diteliti4. Fokus Anda
Semakin ke bawah, semakin sempit — hingga akhirnya mengerucut tepat pada rumusan masalah penelitian Anda.

Tiga Sumber Masalah Penelitian Pemasaran

Sebuah topik layak diteliti kalau bersumber dari salah satu — atau kombinasi — dari tiga hal berikut.

SUMBER 1
FENOMENA BISNIS
Kejadian nyata yang terjadi di pasar: penurunan penjualan, keluhan konsumen, tren baru.

Contoh: rating toko UMKM di Shopee turun meski promosi digencarkan.
SUMBER 2
GAP TEORI
Teori yang ada belum konsisten atau belum mampu menjelaskan suatu hubungan variabel.

Contoh: teori kepercayaan konsumen belum menjelaskan perilaku belanja di livestream.
SUMBER 3
GAP RISET EMPIRIS
Hasil penelitian terdahulu saling bertentangan, atau belum diuji pada konteks/objek tertentu.

Contoh: pengaruh influencer marketing belum diuji pada produk BBCA/perbankan.
Latar belakang yang paling kuat memadukan ketiganya: fenomena nyata + celah teori + celah riset empiris.

Walkthrough 1: Dari Fenomena Menjadi Latar Belakang

Kasus: penjualan UMKM kerajinan batik di Tokopedia stagnan meski jumlah pengunjung toko terus naik.

LangkahAktivitas PenulisanHasil pada Naskah
1. Isu umumTulis tren makro pendukung: pertumbuhan transaksi e-commerce Indonesia"Nilai transaksi e-commerce Indonesia tumbuh pesat tiap tahun..."
2. Fenomena spesifikMasukkan data/observasi konkret objek penelitian"...namun toko batik X mencatat pengunjung naik 40%, penjualan stagnan."
3. Kaitkan ke teori/risetHubungkan fenomena dengan konsep pemasaran relevan"Fenomena ini sejalan dengan isu konversi traffic ke pembelian..."
4. Tunjukkan gapSampaikan apa yang belum diteliti (dari temuan P2)"...namun penelitian terdahulu belum menguji peran ulasan visual."
5. Simpulkan kebutuhan risetTutup dengan kalimat penghubung ke rumusan masalah"Oleh karena itu, penelitian ini perlu dilakukan untuk menguji..."
Bagian 2 dari 3
Merumuskan Masalah Penelitian
Menajamkan narasi latar belakang menjadi pertanyaan penelitian yang spesifik dan dapat diuji.
Kriteria Bentuk Kesalahan Umum

Kriteria Rumusan Masalah yang Baik

Rumusan masalah bukan sekadar kalimat tanya biasa — ia harus memenuhi kriteria berikut agar layak diteliti.

SPESIFIK & JELAS
TIDAK AMBIGU
Variabel dan objek penelitian disebut secara eksplisit, bukan pertanyaan umum yang bisa ditafsirkan macam-macam.
DAPAT DIUJI
TERUKUR
Bisa dijawab melalui pengumpulan dan analisis data (survei, wawancara, data sekunder) — bukan pertanyaan filosofis.
BERAKAR PADA GAP
BUKAN MENGADA-ADA
Muncul secara logis dari latar belakang dan gap penelitian, bukan topik acak yang terpisah dari narasi sebelumnya.
LAYAK & RELEVAN
TERJANGKAU
Dapat diselesaikan dalam waktu, biaya, dan akses data yang tersedia bagi mahasiswa tingkat sarjana.

Tiga Bentuk Rumusan Masalah dalam Riset Pemasaran

Pilihan bentuk rumusan masalah menentukan metode analisis yang akan Anda gunakan di Bab 3 nanti.

DESKRIPTIF
Menggambarkan Kondisi
Mendeskripsikan satu variabel tanpa menghubungkannya dengan variabel lain.

"Bagaimana persepsi konsumen terhadap kemasan ramah lingkungan produk UMKM?"
ASOSIATIF
Menguji Hubungan/Pengaruh
Menguji hubungan atau pengaruh antar dua variabel atau lebih.

"Apakah influencer marketing berpengaruh terhadap minat beli produk BBCA Fintech?"
KOMPARATIF
Membandingkan
Membandingkan suatu variabel pada dua kelompok atau lebih.

"Apakah terdapat perbedaan loyalitas pelanggan antara marketplace A dan B?"
Mayoritas skripsi pemasaran menggunakan bentuk asosiatif karena selaras dengan kerangka konseptual dan hipotesis yang akan dibahas di Pertemuan 7.

Kesalahan Umum dalam Merumuskan Masalah

Hindari kesalahan berikut — ini adalah alasan tersering revisi Bab 1 ditolak dosen pembimbing.

EMPAT JEBAKAN YANG SERING TERJADI
  • Terlalu luas: "Bagaimana strategi pemasaran perusahaan?" — tidak menyebut variabel/objek spesifik.
  • Bukan pertanyaan riset: "Bagaimana cara meningkatkan penjualan?" — ini pertanyaan konsultasi, bukan ilmiah.
  • Tidak nyambung dengan latar belakang: topik rumusan masalah berbeda dari fenomena yang dibangun sebelumnya.
  • Sudah terjawab jelas oleh teori umum: tidak menyisakan ruang temuan baru bagi penelitian ini.
Uji cepat: kalau rumusan masalah Anda bisa dijawab hanya dengan membaca satu buku teks, itu bukan rumusan masalah penelitian.

Walkthrough 2: Dari Gap Riset ke Rumusan Masalah

Kasus: gap dari P2 — penelitian terdahulu belum menguji pengaruh program loyalitas bank digital terhadap retensi nasabah muda.

LangkahAktivitas PenulisanHasil pada Naskah
1. Tulis ulang gapAmbil kalimat gap riset dari catatan telaah P2"Studi terdahulu meneliti program loyalitas bank konvensional, belum bank digital."
2. Tentukan variabelUbah gap menjadi pasangan variabel bebas & terikatVariabel bebas: program loyalitas; variabel terikat: retensi nasabah
3. Tentukan objek/konteksPersempit ke objek penelitian yang layak dijangkauObjek: nasabah muda (18–30 tahun) pengguna BBCA Digital
4. Susun kalimat tanyaRangkai jadi kalimat tanya asosiatif yang dapat diuji"Apakah program loyalitas berpengaruh terhadap retensi nasabah muda BBCA Digital?"
5. Uji kriteriaCek terhadap 4 kriteria Slide 10 (spesifik, teruji, berakar gap, layak)Lolos — siap dipakai sebagai rumusan masalah final
Bagian 3 dari 3
Tujuan dan Kontribusi Penelitian
Menyelaraskan tujuan penelitian dengan rumusan masalah, lalu menyatakan manfaatnya.
Tujuan Penelitian Kontribusi

Merumuskan Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian adalah cermin langsung dari rumusan masalah — ditulis dalam kalimat pernyataan, bukan kalimat tanya.

RUMUSAN MASALAH (KALIMAT TANYA)

"Apakah program loyalitas berpengaruh terhadap retensi nasabah muda BBCA Digital?"

TUJUAN PENELITIAN (KALIMAT PERNYATAAN)

"Menganalisis pengaruh program loyalitas terhadap retensi nasabah muda BBCA Digital."

Kesalahan tersering: jumlah rumusan masalah dan jumlah tujuan penelitian tidak sama, atau urutannya tertukar. Pastikan satu-satu berpasangan.

Kontribusi Penelitian: Teoritis vs Praktis

Setiap proposal harus menjawab: "Jadi apa manfaatnya kalau penelitian ini selesai dilakukan?"

KONTRIBUSI TEORITIS
Bagi Ilmu Pengetahuan
Mengisi gap riset yang telah diidentifikasi, memperkuat/menyanggah teori yang ada, atau memperluas konteks penerapan teori.

Contoh: memperluas teori kepercayaan konsumen ke konteks bank digital.
KONTRIBUSI PRAKTIS
Bagi Praktisi & Kebijakan
Memberi rekomendasi konkret bagi manajer pemasaran, pelaku UMKM, atau regulator untuk pengambilan keputusan.

Contoh: masukan bagi tim pemasaran BBCA Digital dalam merancang program loyalitas.
Sebutkan kontribusi secara spesifik ke pihak tertentu — hindari kalimat generik seperti "bermanfaat bagi semua pihak yang membutuhkan".

Merangkai Utuh: Satu Alur dari Awal sampai Akhir

Contoh satu topik pemasaran yang dirangkai utuh melalui keempat elemen yang sudah kita bahas.

ElemenIsi Ringkas (Topik: Ulasan Visual pada Toko Batik Daring)
Latar BelakangTransaksi e-commerce tumbuh, namun konversi toko batik X stagnan meski trafik naik; belum ada studi peran ulasan visual.
Rumusan MasalahApakah kualitas ulasan visual berpengaruh terhadap keputusan pembelian produk batik daring?
Tujuan PenelitianMenganalisis pengaruh kualitas ulasan visual terhadap keputusan pembelian produk batik daring.
KontribusiTeoritis: memperluas teori electronic word-of-mouth. Praktis: masukan bagi pelaku UMKM batik dalam mengelola ulasan.

Latihan Terstruktur: Susun Draft Anda Sendiri

Gunakan gap penelitian dari tugas Pertemuan 2 Anda, lalu kerjakan langkah berikut selama sisa waktu kelas.

INSTRUKSI TUGAS INDIVIDU (DIKUMPULKAN AKHIR SESI)
  • Langkah 1: Tulis 1 paragraf latar belakang mengikuti alur piramida terbalik (Slide 6).
  • Langkah 2: Rumuskan 1–3 rumusan masalah, uji dengan 4 kriteria (Slide 10).
  • Langkah 3: Tulis tujuan penelitian yang berpasangan satu-satu dengan rumusan masalah.
  • Langkah 4: Tulis kontribusi teoritis dan praktis secara spesifik.
Bawa dan gunakan draft ini sebagai bahan utama pengerjaan Bab 1 di Pertemuan 4–5 minggu depan.

Checklist Self-Review Sebelum Konsultasi Pembimbing

Sebelum draft Bab 1 Anda dibawa ke dosen pembimbing, cek dulu dengan daftar berikut.

LATAR BELAKANG
ALUR & DATA
Apakah alurnya mengerucut (umum → spesifik)? Apakah ada data/fakta pendukung, bukan opini semata?
RUMUSAN MASALAH
4 KRITERIA
Sudah spesifik, dapat diuji, berakar pada gap, dan layak dikerjakan (Slide 10)?
TUJUAN PENELITIAN
PASANGAN 1-1
Jumlah dan urutan tujuan penelitian sudah sama persis dengan rumusan masalah?
KONTRIBUSI
SPESIFIK
Sudah menyebut pihak/konteks spesifik, bukan kalimat generik "bermanfaat bagi semua pihak"?

Ringkasan & Apa Selanjutnya?

TAKEAWAYS HARI INI
  • Latar belakang mengikuti piramida terbalik: umum → fenomena → gap → fokus Anda.
  • Rumusan masalah harus spesifik, dapat diuji, berakar gap, dan layak dikerjakan.
  • Tujuan penelitian adalah cermin rumusan masalah, berpasangan satu-satu.
  • Kontribusi dinyatakan spesifik: teoritis (ke ilmu) dan praktis (ke pihak tertentu).
PERTEMUAN SELANJUTNYA
DRAFT BAB 1 PENDAHULUAN
Pertemuan 4–5: menyusun draft lengkap Bab 1 Pendahuluan berdasarkan latar belakang, rumusan masalah, tujuan, dan kontribusi yang Anda susun hari ini.
Ada pertanyaan mengenai latar belakang, rumusan masalah, atau tujuan penelitian sebelum kita tutup?