‹ Daftar slidePertemuan 1: Pengantar Penelitian Manajemen Pemasaran: Ruang Lingkup dan Tahapan
SEMINAR MANAJEMEN PEMASARAN · PRODI MANAJEMEN FEB UNDIP
Seminar Manajemen Pemasaran
Pertemuan 1: Pengantar Penelitian Manajemen Pemasaran — Ruang Lingkup dan Tahapan
Membangun fondasi berpikir ilmiah sebelum Anda mulai menyusun proposal skripsi bidang pemasaran.
RPS minggu 1 · 2x50 menit
Bagian 1 dari 3
Mengapa Penelitian Pemasaran Penting?
Mengenal definisi, ruang lingkup, dan posisi mata kuliah ini dalam perjalanan skripsi Anda.
Tujuan Pembelajaran Hari Ini
Setelah pertemuan ini, Anda diharapkan mampu:
TUJUAN 1–2
Menjelaskan definisi dan ruang lingkup penelitian manajemen pemasaran.
Membedakan riset akademik (skripsi) dengan riset pasar praktis (industri).
TUJUAN 3–4
Mengurutkan tahapan proses penelitian ilmiah dari masalah sampai proposal.
Menilai kelayakan sebuah topik penelitian pemasaran secara sistematis.
Apa Itu Penelitian Manajemen Pemasaran?
Penelitian manajemen pemasaran adalah proses sistematis untuk mengidentifikasi masalah, mengumpulkan data, dan menganalisis fenomena pemasaran guna menghasilkan pemahaman atau rekomendasi yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
Berbeda dengan sekadar "opini" atau "insting bisnis", penelitian pemasaran menuntut metode yang jelas, data yang dapat diverifikasi, dan kesimpulan yang logis — bukan tebakan.
Contoh: bukan sekadar menduga "konsumen milenial suka promo", tetapi menguji secara sistematis apakah persepsi harga memengaruhi minat beli produk skincare lokal di kalangan mahasiswa.
Seluas Apa Cakupan Riset Pemasaran?
Manajemen pemasaran mencakup banyak domain — pilih yang paling relevan dengan minat Anda:
PERILAKU KONSUMEN
Minat beli, kepuasan, loyalitas, brand trust — mis. mengapa konsumen setia pada Aqua meski ada air mineral lebih murah.
MEREK & DIGITAL
Branding, social media marketing, influencer marketing — mis. dampak endorse TikTok terhadap UMKM fesyen.
SALURAN & RITEL
Distribusi, e-commerce, pengalaman belanja — mis. perbandingan kepuasan belanja di Shopee vs toko fisik.
Riset Akademik vs Riset Pasar Praktis
Aspek
Riset Akademik (Skripsi)
Riset Pasar Praktis
Tujuan
Menguji teori, kontribusi ilmiah
Mendukung keputusan bisnis cepat
Waktu
Berbulan-bulan, mendalam
Hitungan minggu, ringkas
Landasan
Kajian pustaka & hipotesis wajib
Fokus pada kebutuhan klien
Standar
Metodologi ketat, dapat direplikasi
Fleksibel, disesuaikan anggaran
Skripsi Anda termasuk riset akademik — wajib berlandaskan teori dan kajian pustaka, bukan sekadar survei cepat.
Posisi Mata Kuliah Ini dalam Perjalanan Skripsi
Seminar Manajemen Pemasaran adalah mata kuliah semester 7 dengan output akhir proposal penelitian siap-sidang (Bab 1–3).
SEBELUM SEMINAR
Anda sudah menguasai teori pemasaran dasar dan lanjutan dari mata kuliah sebelumnya (Manajemen Pemasaran, Perilaku Konsumen, dsb).
SETELAH SEMINAR
Proposal Bab 1–3 Anda dilanjutkan menjadi skripsi penuh: pengambilan data, Bab 4 hasil, Bab 5 simpulan, hingga sidang akhir.
Bagian 2 dari 3
Tahapan Proses Penelitian Ilmiah
Dari menemukan masalah hingga menulis proposal — enam tahap yang akan Anda jalani semester ini.
Alur Besar: Enam Tahap Penelitian
Enam tahap ini akan diperdalam satu per satu di pertemuan-pertemuan berikutnya (P3–P12).
Coba Sendiri: Susuri Enam Tahap Penelitian
Klik tiap tahap untuk melihat penjelasan singkatnya, lalu amati bagaimana keenam tahap ini saling menyambung menjadi satu alur utuh menuju proposal.
Tahap 1–2: Menemukan Masalah dan Gap Penelitian
TAHAP 1: MASALAH & FENOMENA
Amati fenomena nyata di pasar (mis. penurunan penjualan ritel fisik).
Rumuskan pertanyaan awal: "mengapa ini terjadi?"
TAHAP 2: KAJIAN PUSTAKA & GAP
Baca artikel jurnal terkait untuk lihat apa yang sudah diteliti.
Temukan gap: celah yang belum dijawab peneliti sebelumnya.
Contoh gap: penelitian tentang trust di e-commerce sudah banyak, tetapi jarang membahas UMKM fesyen di platform TikTok Shop — itu peluang Anda.
Tahap 3: Kerangka Pemikiran dan Hipotesis
Setelah gap ditemukan, Anda merangkai kerangka pemikiran — peta hubungan antar-variabel yang akan diuji.
Variabel X (mis. Kualitas Konten) → Variabel Y (mis. Minat Beli)
Hipotesis = dugaan sementara yang bisa diuji, mis. "Kualitas konten influencer berpengaruh positif terhadap minat beli produk skincare lokal."
Kerangka dan hipotesis ini akan menjadi inti Bab 2 proposal Anda (dibahas mendalam di P6–P9).
Tahap 4–5: Metode, Pengumpulan, dan Analisis Data
TAHAP 4: METODE
Menentukan populasi & sampel (mis. mahasiswa FEB UNDIP), teknik sampling, dan instrumen kuesioner.
TAHAP 5: ANALISIS
Mengolah data terkumpul dengan alat statistik (mis. regresi, SEM) untuk menguji hipotesis Bab 2.
Tahap 4 dibahas di P10–P11 (variabel operasional & sampling); tahap 5 baru dilakukan setelah proposal disetujui, di luar cakupan mata kuliah ini.
Tahap 6: Menulis Proposal (Output Akhir Semester)
Bab
Isi
Bab 1
Latar belakang, rumusan masalah, tujuan penelitian
Bab 2
Tinjauan pustaka, kerangka pemikiran, hipotesis
Bab 3
Metode penelitian: populasi, sampel, variabel, teknik analisis
Inilah target akhir Anda di pertemuan 14: proposal Bab 1–3 yang siap diseminarkan di depan dosen penguji.
Hitung dari Nol: Skor Kelayakan Topik (Kriteria FINER)
0,8+1,0+0,6+1,0+0,8 — di atas ambang 3,5 → layak dilanjutkan (ilustrasi)
Coba Sendiri: Uji Kelayakan Topik Anda dengan FINER
Geser skor tiap kriteria FINER untuk topik Anda sendiri, lalu amati bagaimana total skor kelayakan berubah dan apakah melewati ambang layak.
Bagian 3 dari 3
Kriteria Topik yang Baik & Rencana Kerja
Menghindari kesalahan umum dan menyiapkan diri untuk pertemuan berikutnya.
Hitung dari Nol: Simulasi Nilai Akhir Mata Kuliah
Bobot penilaian Seminar (ilustrasi, cek RPS resmi untuk bobot pasti): Bab 1, Bab 2, Bab 3, Presentasi, dan Partisipasi masing-masing 20%. Simulasi skor mahasiswa:
Langkah (komponen)
Perhitungan
Nilai
Bab 1 (Latar Belakang) – skor 85
85 × 20%
17,0
Bab 2 (Tinjauan Pustaka) – skor 80
80 × 20%
16,0
Bab 3 (Metode) – skor 75
75 × 20%
15,0
Presentasi Akhir – skor 90
90 × 20%
18,0
Partisipasi Mingguan – skor 88
88 × 20%
17,6
NILAI AKHIR (ILUSTRASI)
83,6
17,0+16,0+15,0+18,0+17,6 — setara kisaran A-/AB (cek skala resmi UNDIP)
Kriteria Topik yang Baik: Dua Kasus Perbandingan
TOPIK A (KURANG LAYAK)
"Pengaruh Pemasaran terhadap Penjualan" — terlalu umum, sudah diteliti ribuan kali.
Tidak ada gap yang jelas, variabel tidak spesifik.
TOPIK B (LEBIH LAYAK)
"Pengaruh Live Shopping terhadap Impulsive Buying UMKM Fesyen di TikTok Shop" — spesifik & kontekstual 2026.
Ada gap: fenomena baru, variabel jelas, data dapat diakses.
Kesalahan Umum Mahasiswa Menyusun Proposal
KESALAHAN KONSEPTUAL
Topik terlalu luas atau abstrak (tidak fokus pada satu fenomena).
Tidak membaca cukup artikel jurnal sebelum menulis Bab 1.
KESALAHAN TEKNIS
Hipotesis ditulis tanpa didukung teori/kajian pustaka.
Sumber referensi dari blog atau media populer, bukan jurnal ilmiah.
Mulai kebiasaan baik dari sekarang: setiap klaim di Bab 1 Anda harus bisa dirujuk ke sumber ilmiah, bukan asumsi pribadi.
Contoh Kasus: Menemukan Gap di Konteks Indonesia
Fenomena: pertumbuhan pesat penjualan UMKM di platform social commerce seperti TikTok Shop, sementara literatur akademik Indonesia soal ini masih terbatas.
Gap teridentifikasi: penelitian tentang kepercayaan (trust) konsumen di e-commerce besar (Tokopedia, Shopee) sudah banyak, tetapi studi spesifik soal UMKM fesyen di social commerce masih jarang — peluang topik segar bagi Anda.
Tugas Sebelum Pertemuan 2
INSTRUKSI TUGAS MANDIRI
Cari dan baca minimal 3 artikel jurnal ilmiah (nasional atau internasional) di bidang pemasaran yang menarik minat Anda.
Catat: topik, variabel yang diteliti, dan metode yang digunakan tiap artikel.
Identifikasi satu kemungkinan gap penelitian dari ketiga artikel tersebut.
Bawa catatan ini ke pertemuan 2 untuk didiskusikan bersama kelompok kecil.
Pertemuan 2 akan membahas cara menelaah artikel ilmiah secara lebih sistematis untuk menemukan gap penelitian.