stdsquare²
🎓 Kelas
stdsquare / materi / slides / pertemuan-10
Tema
Japan
Arcade
Dark Retro
Font
‹ Daftar slide Pertemuan 10: Studi Kasus: Penelitian tentang Kinerja Keuangan dan Return Saham
Program Studi Manajemen • FEB

Seminar Pasar Modal

Pertemuan 10 — Studi Kasus: Penelitian tentang Kinerja Keuangan dan Return Saham

Membedah satu tema riset klasik pasar modal secara utuh: dari rasio keuangan perusahaan sampai reaksi harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) — sebagai contoh konkret sebelum Anda merakit proposal sendiri.

RPS MINGGU 11 • 2 × 50 MENIT
Bagian 1 dari 3
Mengapa Kinerja Keuangan vs Return Saham?
Mengenal dua konsep inti sebelum masuk ke kerangka penelitian: kinerja keuangan perusahaan dan return saham investor.

Kinerja Keuangan: Mengukur "Kesehatan" Perusahaan

Kinerja keuangan diukur lewat rasio keuangan yang dihitung dari laporan keuangan tahunan/triwulanan perusahaan yang terdaftar di BEI.

Rasio Profitabilitas
  • ROA (Return on Assets) — laba bersih dibanding total aset, mengukur efisiensi penggunaan aset.
  • ROE (Return on Equity) — laba bersih dibanding ekuitas, mengukur imbal hasil bagi pemegang saham.
  • NPM (Net Profit Margin) — laba bersih dibanding penjualan.
Rasio Lain yang Sering Dipakai
  • EPS (Earnings per Share) — laba bersih dibagi jumlah lembar saham beredar.
  • DER (Debt to Equity Ratio) — total utang dibanding ekuitas, mengukur struktur modal.
  • Rasio-rasio ini adalah proxy (variabel pengganti yang bisa diukur) dari kinerja keuangan yang sesungguhnya bersifat abstrak.

Return Saham: Imbal Hasil yang Diterima Investor

Return saham adalah total keuntungan (atau kerugian) yang diperoleh investor dari memegang satu saham selama periode tertentu.

Return = (P1 − P0 + Dividen) ÷ P0
Dua Komponen Return
  • Capital gain — selisih harga jual (P1) dan harga beli (P0) saham.
  • Dividend yield — dividen tunai yang dibagikan dibanding harga beli.
Kenapa Return, Bukan Harga?
  • Harga saham BBCA (Rp9.000-an) tidak sebanding dengan saham lain (Rp300-an) — return menyamakan skala.
  • Return dinyatakan dalam persen sehingga bisa dibandingkan antarperusahaan dan antarwaktu.

Hitung dari Nol: Return Saham Bulanan BBCA

Kasus: harga saham BBCA awal bulan Rp9.500, akhir bulan Rp9.800, dan perusahaan membagikan dividen tunai Rp50 per lembar pada bulan tersebut.

LangkahPerhitunganNilai
1. Capital gain9.800 − 9.500Rp300
2. Komponen dividenDividen tunai per lembarRp50
3. Total keuntungan300 + 50Rp350
4. Return (desimal)350 ÷ 9.5000,0368
5. Return (persen)0,0368 × 1003,68%
Return Saham BBCA Bulan Ini
3,68%
dari capital gain + dividen

Dua Teori yang Melandasi Riset Ini

Signaling Theory

Laporan keuangan yang baik adalah sinyal dari manajemen kepada investor bahwa perusahaan dalam kondisi sehat, sehingga direspons dengan kenaikan harga saham.

  • Contoh: laba PT Unilever Indonesia naik → investor menangkap sinyal positif → permintaan saham naik.
Efficient Market Hypothesis (EMH)

Hipotesis pasar efisien: harga saham sudah mencerminkan seluruh informasi yang tersedia, termasuk informasi kinerja keuangan.

  • Implikasi: begitu laporan keuangan diumumkan, harga saham langsung menyesuaikan — bukan menunggu berbulan-bulan.
Kedua teori ini menjadi justifikasi teoretis mengapa kinerja keuangan diduga memengaruhi return saham — bukan sekadar korelasi kebetulan.

Studi Kasus: Kerangka Konseptual Riset

Contoh riset: "Pengaruh ROA, ROE, dan EPS terhadap Return Saham Perusahaan Manufaktur di BEI".

Variabel IndependenROAROEEPSVariabel DependenReturn SahamKontrol: Ukuran Perusahaan, DER
Bagian 2 dari 3
Merancang Model dan Hipotesis
Dari kerangka konseptual menjadi model penelitian yang siap diuji dengan data.

Menyusun Model Penelitian

Model penelitian menerjemahkan kerangka konseptual menjadi persamaan yang bisa diuji secara statistik.

Returnit = α + β1 ROAit + β2 ROEit + β3 EPSit + β4 DERit + εit
Bagian Persamaan
  • i, t — perusahaan ke-i, tahun/periode ke-t (data panel).
  • α — konstanta; β — koefisien pengaruh tiap variabel.
  • ε — error term, faktor lain yang tidak dimodelkan.
Kenapa Data Panel?
  • Menggabungkan banyak perusahaan (cross-section) dan banyak tahun (time series).
  • Contoh: 40 perusahaan manufaktur BEI × 5 tahun = 200 observasi.

Hitung dari Nol: ROA dan ROE dari Laporan Keuangan

Kasus: PT Maju Bersama Tbk melaporkan laba bersih Rp120 miliar, total ekuitas Rp800 miliar, dan total aset Rp2.000 miliar.

LangkahPerhitunganNilai
1. Ambil laba bersihdari laporan laba rugiRp120 M
2. ROE (desimal)120 ÷ 800 (ekuitas)0,15
3. ROE (persen)0,15 × 10015%
4. ROA (desimal)120 ÷ 2.000 (total aset)0,06
5. ROA (persen)0,06 × 1006%
ROE vs ROA — PT Maju Bersama Tbk
15%  |  6%
laba bersih yang sama, penyebut berbeda

Coba Sendiri: Bongkar ROA dan ROE ala DuPont

Geser margin laba, perputaran aset, dan leverage untuk melihat bagaimana ROE terbentuk dari tiga komponen berbeda.

Merumuskan Hipotesis dari Model

Setiap koefisien β dalam model diterjemahkan menjadi satu hipotesis kerja (H1, H2, dst.).

Contoh Hipotesis Kasus Ini
  • H1: ROA berpengaruh positif signifikan terhadap return saham.
  • H2: ROE berpengaruh positif signifikan terhadap return saham.
  • H3: EPS berpengaruh positif signifikan terhadap return saham.
  • H4: DER berpengaruh negatif signifikan terhadap return saham.
Ingat dari pertemuan 5: H1 adalah hipotesis alternatif yang diuji melalui penolakan H0 (tidak ada pengaruh) — bukan dibuktikan langsung.

Walkthrough: Dari Data Mentah ke Kesimpulan

Studi kasus tunggal — bagaimana peneliti nyata mengolah data kinerja keuangan-return saham langkah demi langkah.

  • 1 Unduh laporan keuangan tahunan dari situs BEI atau annual report perusahaan sampel.
  • 2 Hitung ROA, ROE, EPS, DER untuk tiap perusahaan tiap tahun.
  • 3 Kumpulkan harga saham bulanan/tahunan dan hitung return dengan rumus di Slide 5.
  • 4 Susun semua angka menjadi satu tabel data panel (perusahaan × tahun).
  • 5 Jalankan regresi panel, uji hipotesis H1–H4, lalu interpretasikan hasilnya.
Bagian 3 dari 3
Metode Analisis dan Perangkap Riset
Teknik uji yang tepat, jebakan metodologis yang sering terlewat, dan mengapa hasil riset bisa berbeda-beda.

Teknik Analisis: Regresi Data Panel

Karena datanya menggabungkan banyak perusahaan dan banyak tahun, teknik yang lazim dipakai adalah regresi data panel.

Common Effect
Mengabaikan perbedaan antarperusahaan & waktu — jarang dipakai sendirian.
Fixed Effect
Mengakui karakteristik unik tiap perusahaan (mis. budaya PT Astra vs PT Indofood) tetap.
Random Effect
Karakteristik perusahaan dianggap acak — dipilih lewat Uji Hausman.
Pemilihan model diuji lewat Uji Chow (Common vs Fixed) dan Uji Hausman (Fixed vs Random) — bukan asal pilih.

Perangkap yang Sering Terlewat

Jeda Waktu (Lag)

Laporan keuangan tahun berjalan baru terbit beberapa bulan kemudian — pasar bereaksi lebih dulu terhadap ekspektasi, bukan angka final.

Endogenitas

Endogenitas — kinerja keuangan dan return saham bisa saling memengaruhi (return tinggi menaikkan akses modal, memperbaiki kinerja).

Multikolinearitas

Multikolinearitas — ROA dan ROE sering berkorelasi tinggi karena sama-sama berasal dari laba bersih.

Efek Krisis/Anomali

Periode krisis (mis. pandemi 2020) bisa membuat hubungan kinerja-return "terbalik" sementara.

Kenapa Hasil Riset Bisa Berbeda-beda?

Tiga contoh (ilustratif) riset dengan tema serupa namun kesimpulan berbeda — inilah yang disebut gap literatur.

StudiSampel & PeriodeTemuan Utama
Studi AManufaktur, 2015–2019ROA signifikan positif terhadap return
Studi BPerbankan, 2018–2022ROA tidak signifikan; EPS signifikan positif
Studi CKonsumer, 2019–2023 (masa pandemi)ROE signifikan negatif (anomali)
Perbedaan sektor, periode, dan proksi variabel inilah yang membuka celah penelitian baru bagi proposal Anda.

Rangkuman Visual: Alur Riset End-to-End

KerangkaTeoriKumpulkan DataLaporan Keuangan + HargaUji AsumsiKlasikRegresiPanelInterpre-tasi

Lima kotak ini merangkum seluruh perjalanan riset kinerja keuangan-return saham yang sudah kita bahas hari ini.

Coba Sendiri: Susun Alur Riset Anda Sendiri

Klik tiap tahap alur riset untuk melihat contoh isian dari fenomena awal sampai draf proposal jadi.

Latihan Kelas: Rancang Kerangka Mini

Kerjakan berpasangan (10 menit), lalu satu pasangan akan diminta presentasi singkat.

Instruksi
  • Pilih dua perusahaan dari sektor berbeda yang terdaftar di BEI (mis. satu sektor perbankan, satu sektor konsumer).
  • Tentukan 2 rasio keuangan sebagai variabel independen dan return saham sebagai variabel dependen.
  • Gambar kerangka konseptual sederhana (kotak + panah) seperti contoh Slide 7.
  • Rumuskan 1 hipotesis (H1) lengkap dengan arah pengaruhnya (positif/negatif).
Siapkan jawaban Anda di kertas/laptop — dosen akan memanggil 2–3 pasangan secara acak untuk presentasi 2 menit.

Ringkasan Pertemuan 10

Yang Sudah Kita Pelajari
  • Konsep kinerja keuangan (ROA, ROE, EPS, DER) dan return saham (capital gain + dividen).
  • Landasan teori: signaling theory dan efficient market hypothesis.
  • Model penelitian, hipotesis H1–H4, dan teknik regresi data panel.
  • Perangkap metodologis: lag, endogenitas, multikolinearitas, anomali krisis.
Menuju Pertemuan 11
  • Studi kasus riset market microstructure dan likuiditas pasar — tema riset lain yang bisa Anda pilih.
  • Bawa catatan latihan hari ini — akan berguna saat menyusun bab dua proposal di Pertemuan 12.

Terima Kasih

Pertanyaan, keraguan, atau ide topik penelitian Anda sendiri tentang kinerja keuangan dan return saham? Mari kita diskusikan.

SAMPAI JUMPA DI PERTEMUAN 11