‹ Daftar slidePertemuan 8: Penelusuran dan Evaluasi Literatur Empiris
Program Studi Manajemen • FEB UNDIP
Seminar Pasar Modal
Pertemuan 8 — Penelusuran dan Evaluasi Literatur Empiris
Dari topik yang sudah Anda tentukan di Pertemuan 3, hari ini kita belajar menelusuri artikel empiris secara sistematis dan menilai kualitasnya secara kritis — bukan sekadar mengumpulkan.
RPS MINGGU 9 • 2 × 50 MENIT
Di Mana Posisi Kita dalam Peta Riset Pasar Modal?
Pertemuan 8-9 adalah jembatan antara topik yang sudah Anda pilih (pra-UTS) dan studi kasus riset empiris (P9-P11) sebelum merakit proposal.
Topik penelitian Anda sudah ditentukan sejak Pertemuan 3. Hari ini kita memperdalam literaturnya agar tinjauan pustaka Anda benar-benar kredibel, bukan asal kutip.
Tujuan Pembelajaran Hari Ini
Setelah pertemuan ini, Anda diharapkan mampu:
CAPAIAN 1 — PENELUSURAN
STRATEGI PENCARIAN SISTEMATIS
Menyusun kata kunci & operator Boolean untuk menelusuri database jurnal secara terarah, bukan asal ketik.
CAPAIAN 2 — EVALUASI
KRITERIA KUALITAS ARTIKEL
Menilai artikel empiris dari lima dimensi kualitas: relevansi, metode, indeks jurnal, temuan, replikasi.
CAPAIAN 3 — DETEKSI RISIKO
MENGENALI JURNAL PREDATOR
Mengenali ciri jurnal berkualitas rendah/predator agar tidak menjadi rujukan proposal Anda.
CAPAIAN 4 — SINTESIS GAP
DARI EVALUASI KE GAP
Mengubah hasil evaluasi artikel menjadi pernyataan gap penelitian yang jelas.
Kenapa Tidak Semua Artikel "Empiris" Layak Dikutip?
Riset pasar modal Indonesia berkembang cepat — makin banyak artikel beredar, makin penting Anda menyaring kualitasnya.
RISIKO KUTIP TANPA SARING
Sampel terlalu kecil atau periode sangat pendek (mis. 3 bulan data IHSG).
Metode tidak sesuai hipotesis, hasil rentan bias.
Diterbitkan di jurnal predator tanpa proses review memadai.
DAMPAK KE PROPOSAL ANDA
Dosen penguji meragukan fondasi teori proposal Anda.
Argumen gap penelitian jadi rapuh, mudah dipatahkan.
Berisiko revisi besar saat sidang proposal.
Analogi sederhana: memilih artikel rujukan itu seperti memilih emiten untuk portofolio Anda — jangan hanya lihat "namanya besar", tapi cek fundamentalnya.
Bagian 1 dari 3
Menelusuri Sumber Literatur Empiris
Mengenali hierarki sumber dan menyusun strategi pencarian database yang terarah.
Hierarki SumberBoolean SearchAnatomi Artikel
Hierarki Kredibilitas Sumber Literatur
Tidak semua sumber setara — semakin ke atas piramida, semakin ketat proses telaahnya (peer-review).
Glosarium:peer-review = proses telaah naskah oleh pakar sebidang sebelum diterbitkan, penjamin utama mutu ilmiah suatu artikel.
Menyusun Strategi Pencarian dengan Operator Boolean
Kata kunci tunggal menghasilkan ribuan hasil tidak relevan — operator Boolean menyempitkan pencarian secara presisi.
OPERATOR UTAMA
AND — menyempitkan (kedua istilah harus muncul).
OR — melebarkan (istilah sinonim, mis. "stock" OR "share").
("stock return" OR "saham") AND ("liquidity" OR "likuiditas") AND "Indonesia" NOT "crypto"
Dijalankan di: Scopus, Web of Science, Google Scholar, Garuda (SINTA).
Tips praktis: catat setiap kombinasi kata kunci yang Anda coba di satu lembar kerja — ini menjadi bukti audit trail pencarian sistematis Anda di Bab 3 metodologi.
Hitung dari Nol (1): Menyaring Hasil Pencarian Menjadi Long List
Kasus: pencarian "stock return volatility Indonesia" di Scopus & Google Scholar menghasilkan 15.000 hasil kasar. Bagaimana menyaringnya bertahap?
TAHAP PENYARINGAN HASIL PENCARIAN
Langkah
Perhitungan
Nilai
1. Hasil kasar (kata kunci luas)
Baseline pencarian awal
15.000
2. Filter tahun terbit 2021–2026
15.000 x 20%
3.000
3. Filter indeks Scopus/WoS (Q1–Q3)
3.000 x 6%
180
4. Baca abstrak, exclude tak relevan
180 x 25%
45
5. Baca full text, saring metode lemah
45 x 40%
18
HASIL AKHIR
18 ARTIKEL
Long list final — siap dimasukkan ke matriks evaluasi kualitas
Anatomi Artikel Empiris: Struktur IMRaD
Mengenali struktur baku artikel empiris membantu Anda membaca lebih efisien — tidak perlu membaca dari awal sampai akhir.
Bagian
Isi Utama
Untuk Apa Dibaca
Abstract
Ringkasan RQ, metode, temuan kunci
Skrining cepat relevansi (30 detik)
Introduction
Latar belakang, gap, kontribusi
Cek apakah gap-nya mirip topik Anda
Methods
Data, sampel, model/teknik analisis
Cek kekuatan & kesesuaian metode
Results & Discussion
Temuan, interpretasi, keterbatasan
Cek konsistensi & peluang gap baru
Glosarium:IMRaD = Introduction, Methods, Results, and Discussion — format standar artikel empiris kuantitatif di bidang keuangan.
Bagian 2 dari 3
Evaluasi Kritis Kualitas Artikel
Menilai artikel secara sistematis dengan kriteria terukur, serta mengenali ciri jurnal berkualitas rendah.
5 Dimensi EvaluasiSkor BerbobotRed Flags
Lima Dimensi Evaluasi Kritis Artikel Empiris
Gunakan lima dimensi ini setiap kali menilai kelayakan sebuah artikel sebagai rujukan proposal.
DIMENSI 1
RELEVANSI TOPIK
Sejauh mana variabel & konteks (mis. pasar saham Indonesia) sesuai topik Anda.
DIMENSI 2
KEKUATAN METODE
Ukuran sampel, periode data, teknik analisis sesuai hipotesis & bebas bias.
DIMENSI 3
INDEKS & REPUTASI JURNAL
Terindeks Scopus/SINTA, bukan predator, punya rekam jejak sitasi.
DIMENSI 4
KEJELASAN TEMUAN
Hasil disajikan jelas, konsisten dengan hipotesis & mudah direplikasi logikanya.
Dimensi ke-5 — ketersediaan data/replikasi — dibahas pada slide perhitungan berikutnya bersama bobot kelima dimensi ini.
Coba Sendiri: Nilai Kelayakan Artikel dengan FINER
Geser skor tiap kriteria FINER (Feasible, Interesting, Novel, Ethical, Relevant) untuk satu artikel dan lihat rekomendasi kelayakannya berubah.
Hitung dari Nol (2): Skor Evaluasi Kualitas Artikel Berbobot
Kasus: artikel tentang pengaruh likuiditas terhadap return saham BEI dinilai pada skala 1–10 per dimensi.
Simpan hasil skoring ini untuk latihan berikutnya.
Dosen akan berkeliling memeriksa apakah skor Dimensi 2 (kekuatan metode) sudah dinilai objektif, bukan asal tinggi karena "topiknya menarik".
Bagian 3 dari 3
Dari Evaluasi Menuju Gap Penelitian
Mengubah hasil skoring artikel menjadi pernyataan gap yang kuat, serta menghindari kesalahan umum.
Matriks EvaluasiGap StatementKesalahan Umum
Dari Tabel Evaluasi Menuju Peta Gap Penelitian
Kasus: 3 artikel tentang likuiditas & return saham yang sudah dievaluasi, disusun menjadi peta gap.
LANGKAH MENYUSUN PETA GAP DARI HASIL EVALUASI
Langkah
Aktivitas
Hasil
1. Kelompokkan artikel lolos skor ≥ 7,0
Pisahkan dari yang gagal skor
3 artikel kredibel terpilih
2. Bandingkan konteks & sampel
Cek pasar/periode yang diteliti
Ketiganya fokus pasar AS & Eropa
3. Identifikasi yang belum diteliti
Cek konteks Indonesia/emerging market
Belum ada studi pada saham LQ45
4. Rumuskan gap
Nyatakan celah secara eksplisit
Peluang riset pada saham LQ45 BEI
Menulis Gap Statement yang Meyakinkan
Gap statement yang baik menyebut konteks spesifik, bukan klaim umum "penelitian ini masih jarang".
GAP STATEMENT LEMAH
“Penelitian tentang likuiditas dan return saham masih jarang dilakukan di Indonesia.”
GAP STATEMENT KUAT
“Studi Widodo & Santoso (2023) dan Rahayu (2022) menguji likuiditas-return pada pasar AS & Eropa; belum ada studi yang menguji hubungan ini pada saham LQ45 periode pasca-pandemi 2022–2026.”
Ciri gap statement kuat: menyebut studi rujukan (nama, tahun), konteks spesifik (pasar/periode/emiten), dan jelas apa yang belum diuji.
Kesalahan Umum Evaluasi Literatur Mahasiswa
Cek daftar ini sebelum Anda menganggap evaluasi literatur sudah selesai.
Gejala
Mengapa Bermasalah
Perbaikan
Mengutip artikel dari hasil pencarian halaman pertama saja
Belum tentu paling relevan/berkualitas
Susun long list sistematis (lihat HDN-1)
Tidak pernah cek indeks jurnal sumber
Berisiko mengutip jurnal predator
Verifikasi via Scopus/SINTA/DOAJ
Gap ditulis tanpa menyebut studi rujukan
Klaim kebaruan lemah & mudah dibantah
Sebutkan nama, tahun, & konteks studi
Skor evaluasi hanya berdasar "kesan pertama"
Tidak objektif, tidak bisa dipertanggungjawabkan
Gunakan skor berbobot 5 dimensi (HDN-2)
Latihan Mandiri 2: Susun Gap Statement & Menuju Pertemuan 9
Waktu: 20 menit. Gunakan hasil skoring artikel dari Latihan 1.
Tulis 1 gap statement mengikuti pola pada slide sebelumnya.
Tukar dengan teman sebangku: apakah gap-nya menyebut studi rujukan & konteks spesifik?
Bawa matriks & gap statement ini ke Pertemuan 9 — kita akan mendalaminya lewat studi kasus riset empiris saham & obligasi.
Ringkasan Pertemuan 8
Telusuri Sistematis, Evaluasi Kritis, Rumuskan Gap
Menyusun strategi pencarian Boolean, menyaring hasil bertahap, menilai kualitas artikel dengan skor berbobot lima dimensi, lalu mengubahnya menjadi gap statement yang kredibel — bukan sekadar mengutip apa yang ditemukan pertama kali.