stdsquare²
🎓 Kelas
stdsquare / materi / slides / pertemuan-12
Tema
Japan
Arcade
Dark Retro
Font
‹ Daftar slide Pertemuan 12: Menyusun Draft Proposal Lengkap Bab 1-3
Program Studi Manajemen · FEB UNDIP · Seminar Manajemen MSDM

Menyusun Draft Proposal
Lengkap Bab 1-3

Pertemuan 12 · Merangkai Bab 1, 2, dan 3 Menjadi Satu Naskah Utuh

Bukan tiga bab terpisah, tapi satu argumen berkesinambungan — inilah saatnya menyatukan semua yang sudah Anda susun sejak pertemuan 3.

RPS minggu 13 · 2x50 menit

Tujuan Pembelajaran Hari Ini

Setelah pertemuan ini, Anda diharapkan mampu menyusun draft proposal lengkap Bab 1-3 yang utuh, koheren antar-bab, dan sesuai format akademik (Sub-CPMK minggu 13):

Capaian 1 — Kelengkapan
Memastikan seluruh komponen wajib Bab 1, 2, dan 3 sudah tersusun — tidak ada bagian yang hilang atau tertinggal.
Capaian 2 — Koherensi
Menelusuri benang merah dari gap penelitian di Bab 1 hingga metode di Bab 3 — semua bagian saling mengunci, tidak berdiri sendiri.
Capaian 3 — Format Akademik
Menerapkan format penulisan ilmiah yang konsisten: margin, kutipan, penomoran, dan daftar pustaka sesuai pedoman prodi.
Capaian 4 — Kesiapan Presentasi
Melakukan self-review terstruktur terhadap draft sendiri sebagai persiapan presentasi pertemuan 13.

Mengapa "Menyatukan" Lebih Sulit dari "Menulis"

Banyak mahasiswa bisa menulis Bab 1, 2, dan 3 secara terpisah — tapi gagal saat ketiganya harus bicara satu suara. Tiga jebakan paling umum:

Jebakan 1 — Variabel Berubah Nama
🔀
Bab 1 menyebut "kepuasan kerja karyawan BUMN", Bab 3 tiba-tiba menulis "employee satisfaction" tanpa definisi yang sama.
Jebakan 2 — Hipotesis Yatim
👻
Bab 2 merumuskan tiga hipotesis, tapi Bab 3 hanya menyiapkan alat ukur untuk dua di antaranya. Satu hipotesis "menguap".
Jebakan 3 — Sampel Tak Sesuai Tujuan
🎯
Tujuan penelitian menyebut "karyawan generasi Z di startup", tapi sampel Bab 3 diambil dari karyawan BUMN segala usia.
Contoh nyata: skripsi mahasiswa MSDM tentang turnover intention di Tokopedia yang ditolak revisi karena Bab 3-nya mengambil sampel karyawan retail konvensional — bukan digital talent yang jadi fokus Bab 1. Hari ini kita pastikan itu tidak terjadi pada proposal Anda.
Bagian 1 dari 3
Anatomi Proposal
Lengkap Bab 1-3
Merekap struktur baku dan komponen wajib tiap bab — memastikan tidak ada yang tertinggal sebelum kita periksa koherensinya.
Bab 1 Bab 2 Bab 3

Struktur Baku Proposal Skripsi Lengkap

Sebuah proposal skripsi MSDM yang lengkap terdiri atas bagian awal, bagian inti (Bab 1-3), dan bagian akhir:

BagianIsiFungsi
AwalHalaman judul, lembar persetujuan, daftar isiIdentitas & navigasi dokumen
Bab 1 — PendahuluanLatar belakang, rumusan masalah, tujuan, kontribusiMenjawab "mengapa penelitian ini penting?"
Bab 2 — Tinjauan PustakaLandasan teori, kerangka pemikiran, hipotesisMenjawab "berdasarkan teori apa dugaan Anda?"
Bab 3 — Metode PenelitianPopulasi & sampel, variabel operasional, teknik pengumpulan & analisis dataMenjawab "bagaimana Anda membuktikannya?"
AkhirDaftar pustaka, lampiran (instrumen, jadwal)Bukti rujukan & kelengkapan teknis
Ingat pola tiga pertanyaan ini: Bab 1 = mengapa, Bab 2 = berdasarkan apa, Bab 3 = bagaimana membuktikan. Ketiganya harus menjawab satu penelitian yang sama.

Rekap Bab 1: Empat Komponen Wajib Pendahuluan

Sudah Anda susun sejak pertemuan 3 dan 4 — pastikan keempatnya hadir dan saling berkaitan:

1. Latar Belakang
📰
Fenomena nyata (data, berita, laporan perusahaan) + gap penelitian dari artikel ilmiah yang ditelaah di pertemuan 2.
2. Rumusan Masalah
Pertanyaan penelitian dalam kalimat tanya, langsung diturunkan dari gap yang diuraikan di latar belakang.
3. Tujuan Penelitian
🎯
Kalimat pernyataan (bukan tanya) yang menjawab langsung tiap rumusan masalah — jumlahnya harus sama.
4. Kontribusi Penelitian
🎁
Manfaat teoritis (bagi ilmu MSDM) dan praktis (bagi perusahaan/HR) — bukan sekadar "menambah wawasan".
Cek cepat: jumlah rumusan masalah = jumlah tujuan penelitian = jumlah hipotesis di Bab 2 nanti. Kalau angkanya beda, ada yang bocor.

Rekap Bab 2: Tinjauan Pustaka, Kerangka Pemikiran & Hipotesis

Disusun di pertemuan 6-9 — inti Bab 2 adalah membangun dugaan sementara berdasarkan teori dan bukti terdahulu:

Landasan Teori
📚
Teori inti (mis. Social Exchange Theory untuk komitmen organisasi) + sintesis penelitian terdahulu, bukan sekadar kutipan berjejer.
Kerangka Pemikiran
🖼
Model visual hubungan antar-variabel (kotak & panah) yang merangkum logika teoritis menjadi satu gambar.
Hipotesis
💡
Dugaan sementara arah hubungan (H1, H2, ...) — harus persis sesuai jumlah panah di kerangka pemikiran.
Contoh: jika kerangka pemikiran punya 3 panah (kompensasi→kepuasan, kepuasan→turnover, kompensasi→turnover), maka harus ada tepat 3 hipotesis — tidak lebih, tidak kurang.

Rekap Bab 3: Metode Penelitian

Disusun di pertemuan 10-11 — Bab 3 adalah "resep dapur" yang menerjemahkan hipotesis menjadi rencana pengumpulan & analisis data nyata:

Populasi & Sampel
👥
Populasi (mis. seluruh karyawan tetap PT Bank Central Asia cabang Semarang) + teknik sampling & ukuran sampel yang sesuai unit analisis di Bab 1.
Variabel Operasional
📏
Tiap variabel di kerangka pemikiran diberi definisi operasional & indikator pengukuran — biasanya dalam tabel definisi operasional.
Pengumpulan Data
📋
Kuesioner (skala Likert), wawancara, atau data sekunder — metode harus mampu mengukur SEMUA variabel & menjangkau sampel yang dipilih.
Teknik Analisis Data
📊
Metode statistik (regresi, SEM-PLS, uji beda) yang mampu menguji SEMUA hipotesis yang dirumuskan di Bab 2.

Walkthrough 1: Menelusuri Benang Merah dari Gap ke Metode

Ambil kasus fiktif: penelitian tentang flexible working arrangement dan kinerja karyawan generasi Z di perusahaan rintisan (startup) digital.

TahapIsi di BabYang Harus Konsisten
1. Gap (Bab 1)Riset terdahulu fokus pada generasi milenial di perusahaan konvensional — belum ada untuk gen Z di startup digitalPopulasi target: gen Z, startup digital
2. Rumusan Masalah (Bab 1)"Apakah flexible working arrangement memengaruhi kinerja karyawan gen Z di startup digital?"Variabel: FWA → kinerja
3. Kerangka & Hipotesis (Bab 2)Teori Job Demands-Resources; H1: FWA berpengaruh positif terhadap kinerjaDefinisi FWA & kinerja harus persis sama istilahnya
4. Populasi & Sampel (Bab 3)Karyawan gen Z (lahir 1997-2012) di 5 startup digital JakartaBukan karyawan segala usia di perusahaan konvensional
5. Instrumen (Bab 3)Kuesioner FWA (adaptasi skala) + kuesioner kinerja (indikator sesuai definisi Bab 2)Mengukur tepat variabel yang disebut di H1

Checklist Konsistensi: Tiga Titik Rawan Putus

Sebelum menyerahkan draft, periksa tiga titik sambungan ini secara khusus — di sinilah proposal paling sering "bocor":

Titik 1 — Penamaan Variabel
🏷
Nama variabel di judul, rumusan masalah, kerangka pemikiran, dan definisi operasional harus identik — bukan sinonim yang berbeda-beda.
Titik 2 — Jumlah Hipotesis
🔢
Jumlah hipotesis di Bab 2 = jumlah panah di kerangka pemikiran = jumlah alat ukur yang disiapkan di Bab 3.
Titik 3 — Unit Analisis
🎯
Subjek yang disebut di tujuan penelitian (Bab 1) = populasi & sampel (Bab 3). Tidak boleh melebar atau menyempit tanpa alasan.
Latihan cepat: buka draft Anda, garis bawahi nama variabel utama di Bab 1, 2, dan 3 dengan warna sama — kalau ada warna yang "hilang" di salah satu bab, itu tanda ketidakkonsistenan.

Walkthrough 2: Menemukan & Memperbaiki Ketidakkoherenan

Simak kasus proposal fiktif "Pengaruh Kompensasi terhadap Turnover Intention" — ikuti bagaimana kesalahan ditemukan lalu diperbaiki:

LangkahTemuanPerbaikan
1. Baca Bab 1Tujuan: "menganalisis pengaruh kompensasi dan lingkungan kerja terhadap turnover intention"Ada 2 variabel bebas: kompensasi & lingkungan kerja
2. Baca Bab 2Kerangka pemikiran & hipotesis hanya membahas kompensasi — lingkungan kerja tidak muncul sama sekaliDitemukan: 1 variabel "hilang" antar-bab
3. Baca Bab 3Definisi operasional & kuesioner juga hanya untuk kompensasiKonsisten dengan Bab 2, tapi tidak dengan Bab 1
4. DiagnosisTujuan penelitian di Bab 1 "kelebihan janji" — menyebut variabel yang tidak pernah dibahas lagiBab 1 harus disesuaikan dengan Bab 2 & 3, atau sebaliknya
5. PerbaikanPilih salah satu: hapus "lingkungan kerja" dari tujuan Bab 1, ATAU tambahkan pembahasannya di Bab 2 & 3Koherensi pulih — semua bab bicara variabel yang sama
Bagian 2 dari 3
Format Akademik
& Kelengkapan Teknis
Aturan penulisan ilmiah yang membuat proposal Anda terlihat profesional — margin, kutipan, penomoran, sampai lampiran wajib.
Format Kutipan Lampiran

Format Penulisan Ilmiah yang Konsisten

Format bukan sekadar estetika — ia menunjukkan kesungguhan dan kemampuan mengikuti kaidah ilmiah:

Tata Letak & Tipografi
  • Margin standar (umumnya 4-4-3-3 cm) & font baku (Times New Roman 12 pt / sesuai pedoman prodi)
  • Spasi 1,5-2 baris, rata kiri-kanan (justify)
  • Penomoran halaman & bab konsisten (angka Romawi untuk bagian awal, angka Arab untuk isi)
Kutipan & Rujukan
  • Format kutipan konsisten (mis. APA edisi ke-7) — sama dari Bab 1 sampai Bab 3
  • Setiap kutipan dalam teks harus muncul di daftar pustaka, dan sebaliknya
  • Sumber utama = jurnal terindeks (Synergy, JEBI, MEB) — bukan blog atau situs tanpa peer-review
Cek silang cepat: hitung jumlah sitasi unik di teks vs jumlah entri di daftar pustaka. Kalau angkanya beda, ada kutipan yang "hilang" atau referensi "menganggur".

Checklist Kelengkapan: Lampiran yang Sering Terlewat

Proposal yang "lengkap secara isi" belum tentu lengkap secara berkas. Pastikan lampiran berikut tersedia:

Instrumen Penelitian
📝
Draft kuesioner lengkap (bukan hanya kisi-kisi) untuk setiap variabel di kerangka pemikiran.
Kisi-Kisi Instrumen
🗂
Tabel yang memetakan setiap indikator ke nomor item kuesioner — bukti bahwa instrumen mengukur apa yang dijanjikan Bab 3.
Jadwal Penelitian
🗓
Rencana waktu (Gantt chart sederhana) dari pengumpulan data sampai sidang — realistis, bukan asal isi.
Daftar Pustaka Lengkap
📖
Diurutkan alfabetis, format konsisten, minimal memuat semua sumber yang dikutip di Bab 1 & 2.

Hitung dari Nol — HDN-1: Anggaran Halaman Proposal

Target proposal lengkap Bab 1-3 prodi Manajemen FEB UNDIP: ~30 halaman. Distribusi proporsional per bab (Bab 2 lebih panjang karena memuat teori & sintesis literatur):

LangkahPerhitunganNilai
1. Total target halamanDitetapkan pedoman prodi
30 hal
2. Alokasi Bab 1 (25%)25% x 30 halaman
7,5 hal
3. Alokasi Bab 2 (45%)45% x 30 halaman
13,5 hal
4. Alokasi Bab 3 (30%)30% x 30 halaman
9 hal
5. Verifikasi total7,5 + 13,5 + 9
30 hal ✓
Gunakan ini sebagai pengingat proporsi, bukan aturan kaku — kalau Bab 2 Anda hanya 8 halaman padahal target 13,5, itu sinyal tinjauan pustaka masih tipis.

Hitung dari Nol — HDN-2: Skor Self-Assessment Kelengkapan

Rubrik self-review 10 poin (tiap poin bernilai sama). Seorang mahasiswa mencentang 8 dari 10 poin — hitung skor kesiapannya:

LangkahPerhitunganNilai
1. Total poin rubrik10 item checklist (isi, koherensi, format)
10 poin
2. Poin per item100 / 10 item
10 poin/item
3. Item terpenuhi8 dari 10 item dicentang "sudah"
8 item
4. Skor mentah8 x 10 poin
80 poin
5. Skor persentase80 / 100 x 100%
80%
Ambang aman untuk presentasi pertemuan 13: ≥80%. Kalau skor Anda di bawah itu, dua item yang belum tercentang wajib diselesaikan sebelum minggu depan.

Coba Sendiri: Hitung Skor Kelengkapan Proposal Anda

Centang poin rubrik yang sudah terpenuhi dalam draft Anda sendiri, lalu lihat skor persentase kesiapan dan bandingkan dengan ambang aman 80%.

Bagian 3 dari 3
Menyusun & Menyelesaikan
Draft Lengkap
Alur kerja praktis untuk menyatukan Bab 1-3 menjadi satu dokumen utuh, lalu latihan self-review sebelum presentasi minggu depan.
Alur Kerja Self-Review Presentasi P13

Alur Kerja: Lima Langkah Menyatukan Draft

Ikuti urutan ini malam ini untuk menyusun draft lengkap Anda sendiri — jangan lompat langkah:

Langkah 1-2
①②
Gabungkan file Bab 1, 2, 3 versi terbaru jadi satu dokumen, lalu samakan format (font, margin, penomoran) di seluruh dokumen.
Langkah 3
Telusuri benang merah — cek 3 titik rawan (nama variabel, jumlah hipotesis, unit analisis) seperti latihan tadi.
Langkah 4-5
④⑤
Lengkapi lampiran (instrumen, kisi-kisi, jadwal, daftar pustaka), lalu isi rubrik self-review 10 poin sebelum dikumpulkan.
Kirim draft lengkap ke dosen pembimbing maksimal 2 hari sebelum pertemuan 13, supaya masih ada waktu untuk masukan singkat sebelum presentasi.

Latihan Kelas: Self-Review Draft Lengkap Anda

Kerjakan langsung menggunakan draft proposal Anda sendiri (30 menit tersisa hari ini):

Instruksi Langkah demi Langkah
  • Buka draft gabungan Bab 1-3 Anda di laptop/HP.
  • Isi rubrik self-review 10 poin (dibagikan di grup kelas) — centang tiap item yang sudah terpenuhi.
  • Hitung skor Anda seperti contoh HDN-2 tadi (jumlah item x 10, lalu bagi 100).
  • Untuk item yang belum tercentang, tulis satu kalimat rencana perbaikan konkret.
  • Tukar hasil self-review dengan teman sebangku — beri masukan singkat terhadap 3 titik rawan koherensi.
Kumpulkan hasil self-review (skor + rencana perbaikan) ke dosen pengampu di akhir sesi ini sebagai bukti kehadiran & kesiapan menuju presentasi pertemuan 13.

Ringkasan & Menuju Presentasi Pertemuan 13

Hari ini Anda telah menyatukan seluruh kerja delapan pertemuan sebelumnya menjadi satu naskah utuh. Tiga hal untuk diingat:

1. Lengkap
Semua komponen wajib Bab 1-3 + lampiran (instrumen, kisi-kisi, jadwal, daftar pustaka) sudah tersedia.
2. Koheren
🔗
Benang merah dari gap penelitian sampai metode terjaga — nama variabel, jumlah hipotesis, unit analisis konsisten.
3. Rapi
📐
Format akademik konsisten dari halaman pertama sampai daftar pustaka — mencerminkan kesungguhan Anda.
Pertemuan 13: Anda akan mempresentasikan draft proposal bagian awal di depan kelas — bawa draft final hasil perbaikan dari self-review hari ini, siap menerima masukan dosen & teman sekelas.