stdsquare²
🎓 Kelas
stdsquare / materi / slides / pertemuan-08
Tema
Japan
Arcade
Dark Retro
Font
‹ Daftar slide Pertemuan 8: Menyusun Draft Proposal Bab 2 — Seleksi Teori Relevan
Program Studi Manajemen • FEB UNDIP

Menyusun Draft Proposal Bab 2

Pertemuan 8 — Seleksi Teori Relevan

Belajar memilih, menyeleksi, dan mengelompokkan teori MSDM yang benar-benar relevan sebagai fondasi Bab 2 proposal skripsi Anda.

RPS minggu 9 · 2x50 menit

Tujuan Pembelajaran Hari Ini

Setelah pertemuan ini, Anda diharapkan mampu menyeleksi dan mengelompokkan teori yang relevan menjadi draft awal Bab 2 proposal skripsi.

CAPAIAN 1 — KRITERIA
Kriteria Teori Relevan
Memahami tiga kriteria seleksi teori: kesesuaian konstruk, kekuatan pembuktian, dan kebaruan sumber.
CAPAIAN 2 — PENGELOMPOKAN
Struktur Bab 2
Mengelompokkan teori ke dalam grand theory, middle-range theory, dan penelitian terdahulu secara berjenjang.
CAPAIAN 3 — KETERKAITAN
Benang Merah Variabel
Menjodohkan setiap variabel di kerangka pemikiran dengan minimal satu teori pendukung yang tegas.
CAPAIAN 4 — DRAFT
Draft Bab 2 Awal
Menghasilkan draft awal Bab 2 dengan minimal tiga sub-bab teori yang siap disempurnakan minggu depan.
Bagian 1 dari 3
Mengapa Seleksi Teori Itu Penting?
Memahami posisi Bab 2 dalam proposal dan risiko tinjauan pustaka yang asal kutip.
Fungsi Bab 2 Kesalahan Umum Kriteria Relevansi

Bab 2 Bukan Sekadar Kumpulan Definisi

Bab 2 (Tinjauan Pustaka/Landasan Teori) adalah argumen ilmiah yang menghubungkan fenomena di Bab 1 dengan hipotesis yang akan Anda uji di Bab 3.

"Teori bukan hiasan pembuka bab, melainkan alasan logis mengapa variabel X seharusnya memengaruhi variabel Y." — prinsip dasar penyusunan proposal ilmiah
TIGA FUNGSI BAB 2
  • Fondasi konseptual: menjelaskan definisi & batasan konstruk yang diteliti.
  • Justifikasi hipotesis: memberi alasan teoritis hubungan antar-variabel.
  • Posisi riset: menunjukkan letak penelitian Anda di antara studi terdahulu.
CONTOH KONTEKS
  • Meneliti turnover intention karyawan BBCA → butuh teori komitmen organisasi.
  • Meneliti kinerja tim UMKM digital di Tokopedia → butuh teori motivasi kerja.
  • Tanpa teori yang tepat, hipotesis terasa "mengada-ada" bagi penguji.

Tiga Kesalahan Umum Mahasiswa

Sebelum belajar cara yang benar, kenali dulu jebakan yang paling sering terjadi saat menyusun tinjauan pustaka.

JEBAKAN 1
Copy-Paste Definisi
Menumpuk 5–6 definisi dari buku berbeda tanpa sintesis atau kesimpulan penulis.
JEBAKAN 2
Teori Tidak Nyambung
Memakai teori populer (mis. Maslow) padahal variabel penelitian tidak sesuai konteksnya.
JEBAKAN 3
Sumber Usang
Seluruh rujukan berumur >15 tahun, tanpa satu pun jurnal terkini (Synergy, JEBI, MEB).
Ingat kembali “40 Myths of MSDM” Fuad Mas’ud (referensi utama matkul): banyak asumsi MSDM yang dianggap universal ternyata perlu diuji ulang konteksnya — jangan pakai teori secara membabi-buta.

Tiga Kriteria Teori yang Layak Dipakai

Gunakan tiga saringan ini setiap kali Anda menemukan kandidat teori dari artikel atau buku.

1. KESESUAIAN KONSTRUK
  • Definisi teori cocok dengan variabel di kerangka pemikiran Anda.
  • Bukan sekadar "mirip nama", tapi cocok secara konseptual.
2. KEKUATAN PEMBUKTIAN
  • Sudah diuji empiris di banyak studi, bukan sekadar opini penulis.
  • Ada konsensus atau perdebatan yang jelas di literatur.
3. KEBARUAN SUMBER
  • Prioritaskan artikel ≤10 tahun terakhir (Synergy, JEBI, MEB).
  • Grand theory boleh lama, tapi harus didukung studi terkini.
Bagian 2 dari 3
Pengelompokan Teori Berjenjang
Menyusun teori dari yang paling umum hingga yang paling spesifik ke topik penelitian Anda.
Grand Theory Middle-Range Penelitian Terdahulu

Piramida Tiga Lapis Landasan Teori

Struktur Bab 2 yang baik bergerak dari teori paling umum ke bukti paling spesifik — seperti corong yang menyempit.

GRAND THEORYmis. Teori Motivasi, Teori Pertukaran SosialMIDDLE-RANGE THEORYmis. Teori Keadilan Kompensasi, Teori Employee EngagementPENELITIAN TERDAHULUJurnal Synergy/JEBI/MEB 5–10 tahun terakhir

Lapisan 1 — Grand Theory

Grand theory adalah teori payung yang menjelaskan fenomena secara luas dan menjadi dasar filosofis penelitian Anda.

CIRI GRAND THEORY
  • Berlaku lintas disiplin dan lintas konteks organisasi.
  • Biasanya sudah berumur puluhan tahun tapi tetap dirujuk.
  • Menjelaskan "mengapa" secara filosofis, bukan detail teknis.
CONTOH DI MSDM
  • Social Exchange Theory: hubungan kerja sebagai pertukaran timbal balik.
  • Teori Motivasi (Herzberg/Vroom): dasar perilaku kerja karyawan.
  • Resource-Based View: SDM sebagai sumber keunggulan kompetitif.
Contoh penerapan: meneliti loyalitas karyawan startup fintech di Jakarta → gunakan Social Exchange Theory sebagai payung filosofis mengapa karyawan membalas perlakuan baik perusahaan dengan loyalitas.

Lapisan 2 — Middle-Range Theory

Teori tingkat menengah menjembatani grand theory dengan variabel spesifik penelitian Anda — inilah "otot" Bab 2 Anda.

CIRI MIDDLE-RANGE
  • Fokus pada satu konstruk atau hubungan spesifik.
  • Bisa diuji secara empiris dengan indikator terukur.
  • Menjadi dasar langsung untuk merumuskan hipotesis.
CONTOH DI MSDM
  • Teori Keadilan Organisasi: persepsi adil terhadap kompensasi & promosi.
  • Job Demands-Resources: keseimbangan tuntutan & sumber daya kerja.
  • Teori Komitmen Organisasi (Meyer & Allen): afektif, kontinuans, normatif.
Ini teori yang paling sering Anda kutip berulang di setiap sub-bab variabel — pastikan setiap variabel di kerangka pemikiran Pertemuan 7 punya minimal satu teori di lapisan ini.

Lapisan 3 — Penelitian Terdahulu

Lapisan paling bawah adalah bukti empiris terkini yang menunjukkan teori Anda benar-benar berlaku pada konteks serupa.

FUNGSI PENELITIAN TERDAHULU
  • Membuktikan hubungan variabel sudah pernah diuji di konteks lain.
  • Menunjukkan gap yang belum diisi (dari Pertemuan 2).
  • Memperkuat argumen bahwa hipotesis Anda masuk akal secara empiris.
SUMBER YANG DIPRIORITASKAN
  • Jurnal Synergy, JEBI, MEB terbitan 5–10 tahun terakhir.
  • Studi dengan objek serupa (BUMN, UMKM, perbankan, startup digital).
  • Minimal 8–10 artikel jurnal untuk satu draft Bab 2.
Perhatikan: penelitian terdahulu BUKAN sekadar "orang lain pernah meneliti ini", tapi harus Anda bandingkan — persamaan, perbedaan, dan mengapa penelitian Anda tetap layak dilakukan.

Hitung dari Nol: Skor Relevansi Kandidat Teori

Gunakan skor sederhana (skala 1–5 per kriteria) untuk memutuskan teori mana yang layak masuk Bab 2 — contoh kandidat: Teori Keadilan Organisasi.

LangkahPerhitunganNilai
1. Skor kesesuaian konstruk (1–5)Variabel = keadilan kompensasi, sangat cocok5
2. Skor kekuatan pembuktian (1–5)Diuji di >20 studi internasional4
3. Skor kebaruan sumber (1–5)3 dari 5 rujukan terbit 2019–20243
4. Total skor mentah5 + 4 + 312
5. Skor rata-rata (dari 3 kriteria)12 ÷ 34,0
6. Persentase kelayakan4,0 ÷ 5 × 10080%
KESIMPULAN
80% ≥ Ambang 70%
Skor ≥70% (rata-rata ≥3,5) → teori LAYAK dipakai. Skor di bawah itu, cari kandidat lain atau perkuat dengan sumber terbaru.

Hitung dari Nol: Kecukupan Sumber Penelitian Terdahulu

Cek apakah jumlah dan kebaruan artikel penelitian terdahulu Anda sudah memenuhi standar minimal proposal.

LangkahPerhitunganNilai
1. Total artikel terkumpulHasil telaah dari Pertemuan 2 & 610 artikel
2. Artikel terbit ≤10 tahun (2016–2026)Disaring dari 10 artikel7 artikel
3. Persentase kebaruan sumber7 ÷ 10 × 10070%
4. Artikel dari jurnal target (Synergy/JEBI/MEB)Disaring dari 10 artikel4 artikel
5. Persentase jurnal target4 ÷ 10 × 10040%
6. Kekurangan menuju standar 60%60% − 40%20 poin (perlu +2 artikel)
TINDAK LANJUT
Cari 2 Artikel Lagi
Kebaruan sudah 70% (baik), tapi porsi jurnal target baru 40% — tambahkan minimal 2 artikel dari Synergy/JEBI/MEB sebelum Pertemuan 9.

Walkthrough: Menjodohkan Variabel dengan Teori

Kasus: kerangka pemikiran Anda dari Pertemuan 7 memiliki variabel Keadilan Kompensasi → Kepuasan Kerja → Turnover Intention.

LANGKAH PENJODOHAN
  • Langkah 1: Ambil variabel independen pertama — Keadilan Kompensasi.
  • Langkah 2: Cari middle-range theory yang secara definisi membahasnya — ditemukan Teori Keadilan Organisasi (Adams).
  • Langkah 3: Cari variabel mediasi — Kepuasan Kerja — cocokkan dengan Teori Dua Faktor (Herzberg).
  • Langkah 4: Cari variabel dependen — Turnover Intention — cocokkan dengan Teori Komitmen Organisasi (Meyer & Allen).
  • = Hasil: 3 variabel → 3 teori pendukung yang jelas, siap jadi 3 sub-bab draft Bab 2.

Walkthrough: Menulis Sintesis, Bukan Sekadar Kutipan

Kasus: Anda punya 3 definisi kepuasan kerja dari 3 sumber berbeda — bagaimana menuliskannya secara sintetis?

LANGKAH MENULIS SINTESIS
  • Langkah 1: Kutip definisi 1 (Locke) — kepuasan kerja sebagai perasaan positif dari evaluasi kerja.
  • Langkah 2: Kutip definisi 2 (Robbins) — kepuasan kerja sebagai sikap umum terhadap pekerjaan.
  • Langkah 3: Kutip definisi 3 (studi Synergy 2022) — kepuasan kerja dalam konteks kerja digital/remote.
  • Langkah 4: Tulis kalimat sintesis Anda sendiri: temukan benang merah ketiganya (perasaan/sikap + hasil evaluasi kerja).
  • = Hasil: "Dalam penelitian ini, kepuasan kerja didefinisikan sebagai... [sintesis Anda], mengacu pada Locke (1976), Robbins (2015), dan [Penulis] (2022)."
Bagian 3 dari 3
Menulis Draft & Menghindari Plagiarisme
Format sitasi, struktur sub-bab, dan praktik parafrase yang benar untuk draft Bab 2 Anda.
Struktur Sub-Bab Sitasi APA Anti-Plagiarisme

Struktur Standar Satu Sub-Bab Teori

Setiap sub-bab teori (mis. 2.1 Keadilan Kompensasi) mengikuti pola empat bagian yang konsisten.

1. DEFINISI2–3 sumber+ sintesis2. DIMENSI/INDIKATORsesuai grand theory3. PENELITIANTERDAHULU2–3 studi relevan4. KAITAN KEHIPOTESISjembatan ke Bab 3

Sitasi APA & Menghindari Plagiarisme

Dua hal teknis ini paling sering jadi alasan draft Bab 2 dikembalikan — kuasai sejak draft pertama.

FORMAT SITASI APA (RINGKAS)
  • Dalam teks: (Robbins & Judge, 2015) atau "Menurut Robbins & Judge (2015)...".
  • Kutipan langsung >40 kata: blok terpisah + nomor halaman.
  • Kelola dengan Mendeley/Zotero agar konsisten sejak awal.
MENGHINDARI PLAGIARISME
  • Parafrase = ubah struktur kalimat & pilihan kata, bukan ganti 1–2 kata saja.
  • Batas kemiripan (similarity) Turnitin di prodi: ≤25% per bab.
  • Setiap parafrase tetap wajib disitasi — ide orang lain tetap butuh sumber.
Kesalahan fatal yang sering lolos: mengubah 2–3 kata dari kalimat asli tapi struktur & urutan tetap sama — ini TETAP terhitung plagiarisme, bukan parafrase.

Latihan Kelas: Draft Sub-Bab Pertama

Kerjakan langsung menggunakan kerangka pemikiran Anda dari Pertemuan 7. Waktu: 30 menit, lalu 2–3 mahasiswa presentasi singkat.

INSTRUKSI LANGKAH DEMI LANGKAH
  • 1. Pilih satu variabel independen dari kerangka pemikiran Anda.
  • 2. Cari & tulis 2–3 definisi dari sumber berbeda (boleh 1 dari jurnal Synergy/JEBI/MEB).
  • 3. Tulis satu kalimat sintesis dari ketiga definisi tersebut (bukan kutipan langsung).
  • 4. Hitung skor relevansi teori memakai tabel di Slide 12 (target ≥70%).
  • 5. Kumpulkan draft ke LMS sebelum pertemuan berakhir untuk umpan balik awal.
Dosen akan berkeliling memberi umpan balik langsung selama 30 menit — manfaatkan untuk bertanya, terutama kalau skor relevansi teori Anda di bawah 70%.

Ringkasan & Persiapan Pertemuan 9

Hari ini Anda telah belajar menyeleksi teori dengan tiga kriteria, mengelompokkannya secara berjenjang, dan mulai menulis draft sub-bab pertama.

RINGKASAN HARI INI
  • Tiga kriteria seleksi: kesesuaian konstruk, kekuatan pembuktian, kebaruan sumber.
  • Pengelompokan berjenjang: grand theory → middle-range → penelitian terdahulu.
  • Menulis sintesis, bukan kutipan berjejer, di setiap sub-bab.
PERSIAPAN PERTEMUAN 9
  • Selesaikan draft seluruh sub-bab Bab 2 (semua variabel di kerangka pemikiran).
  • Pastikan setiap sub-bab mengikuti pola empat bagian (Slide 17).
  • Minggu depan: penyempurnaan tinjauan pustaka runtut & konsisten dengan kerangka konseptual.