stdsquare²
🎓 Kelas
stdsquare / materi / slides / pertemuan-02
Tema
Japan
Arcade
Dark Retro
Font
‹ Daftar slide Pertemuan 2: Menelaah Artikel Ilmiah & Identifikasi Gap Penelitian
Program Studi Manajemen • FEB UNDIP

Seminar Manajemen MSDM

Pertemuan 2 — Menelaah Artikel Ilmiah & Identifikasi Gap Penelitian

Cara membaca artikel ilmiah secara strategis, menemukan celah (gap) penelitian, dan menyusun peta/matriks penelitian sebagai fondasi proposal Bab 1.

RPS MINGGU 2 • 2 × 50 MENIT

Tujuan Pembelajaran Hari Ini

Setelah pertemuan ini, Anda diharapkan mampu menelaah artikel ilmiah dan mengidentifikasi gap penelitian (Sub-CPMK minggu 2). Secara rinci:

CAPAIAN 1
MENELAAH
Membaca artikel ilmiah secara strategis per-bagian (bukan linear) untuk mengekstrak informasi penting dengan cepat.
CAPAIAN 2
GAP
Mengenali jenis-jenis gap penelitian dan kalimat penanda gap di dalam artikel.
CAPAIAN 3
MAPPING
Menyusun matriks penelitian dari beberapa artikel sejenis sebagai alat bantu berpikir.
CAPAIAN 4
FONDASI
Menyiapkan bahan mentah (temuan, variabel, gap) yang akan diolah menjadi latar belakang Bab 1 minggu depan.

Mengapa Tidak Boleh Langsung Menulis Bab 1?

Bayangkan seorang mahasiswa MSDM ingin meneliti pengaruh reward terhadap kinerja karyawan di sebuah perusahaan seperti Tokopedia, lalu langsung menulis latar belakang tanpa membaca satu pun artikel terdahulu.

RISIKO 1
MENGULANG
Topik ternyata sudah diteliti puluhan kali dengan hasil serupa — tidak ada kebaruan (novelty).
RISIKO 2
TAK TERARAH
Rumusan masalah jadi tebakan pribadi, bukan kesenjangan yang bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
RISIKO 3
DITOLAK
Saat sidang proposal, dosen penguji bertanya "apa gap-nya?" — dan mahasiswa tidak bisa menjawab.
Solusinya bukan membaca semua artikel, melainkan menelaah artikel secara efisien dan bertarget — itulah keterampilan hari ini.
Bagian 1 dari 4
Anatomi Artikel Ilmiah
Mengenal struktur baku artikel ilmiah (IMRaD) dan urutan membaca yang efisien — bukan dari halaman pertama sampai terakhir.
Abstrak Metode Hasil & Diskusi

Struktur Baku: IMRaD

Hampir semua artikel ilmiah kuantitatif, termasuk di jurnal MSDM seperti Synergy, JEBI, dan MEB, mengikuti struktur IMRaD (Introduction, Method, Result, and Discussion).

Empat Blok Utama Artikel Ilmiah

1Pendahuluan (Introduction) — fenomena, teori, penelitian terdahulu, dan celah (gap) yang mendasari penelitian.

2Metode (Method) — siapa respondennya, bagaimana data dikumpulkan dan dianalisis.

3Hasil (Result) — temuan statistik, apakah hipotesis terbukti atau tidak.

4Diskusi (Discussion) — makna temuan, keterbatasan, dan saran penelitian selanjutnya.

Selain empat blok ini, hampir semua artikel juga punya abstrak (ringkasan 150-250 kata di awal) dan daftar pustaka di akhir.

Strategi Membaca: Bukan dari Depan ke Belakang

Untuk kebutuhan mencari gap dan menyusun matriks penelitian, urutan membaca yang efisien berbeda dari urutan penulisan artikel.

Urutan Membaca yang Disarankan
  1. Abstrak — untuk menilai cepat: relevan atau tidak dengan topik Anda?
  2. Kesimpulan & saran penelitian selanjutnya — sering memuat gap secara eksplisit.
  3. Pendahuluan — untuk memahami argumentasi dan penelitian terdahulu yang dirujuk.
  4. Metode & hasil — dibaca terakhir, hanya jika artikel benar-benar relevan.
Dengan urutan ini, Anda bisa menyaring 30 artikel dalam waktu yang sama untuk membaca 5 artikel secara linear.

Apa yang Dicari di Metode & Hasil?

Saat sebuah artikel sudah lolos saringan abstrak dan kesimpulan, tiga informasi ini WAJIB Anda catat dari bagian metode dan hasil untuk matriks penelitian nanti.

VARIABEL
APA YANG DIUKUR
Variabel bebas (independent), terikat (dependent), serta variabel moderasi (memperkuat/melemahkan hubungan) atau mediasi (perantara hubungan) bila ada.
SAMPEL & METODE
SIAPA & BAGAIMANA
Objek penelitian (misalnya karyawan bank, ASN, generasi Z) dan teknik analisis (regresi, SEM-PLS, uji beda).
TEMUAN
HASIL UTAMA
Apakah hipotesis terbukti signifikan, dan ke arah mana (positif/negatif)?

Walkthrough: Menelaah Satu Artikel dari Awal

Simulasi menelaah artikel ilustratif berjudul "Pengaruh Kompensasi dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Karyawan Ritel" — perhatikan urutan langkahnya.

LangkahYang DilakukanHasil Catatan
1. Baca abstrakCek topik, objek, dan metode dalam 30 detikRelevan — objek karyawan ritel, mirip topik Anda
2. Baca saran penelitianCari kalimat "penelitian selanjutnya disarankan..."Penulis sarankan tambah variabel work-life balance
3. Baca pendahuluanPahami argumen & penelitian terdahulu yang dirujukSebagian besar riset sejenis di sektor manufaktur, bukan ritel
4. Baca metodeCatat sampel & teknik analisis120 karyawan ritel, regresi linear berganda
5. Baca hasil & diskusiCatat signifikansi & arah hubunganKompensasi & lingkungan kerja berpengaruh positif signifikan
CATATAN AKHIR UNTUK MATRIKS
2 GAP TERIDENTIFIKASI
Konteks sektor (ritel jarang diteliti) + variabel belum diuji (work-life balance)
Bagian 2 dari 4
Mengidentifikasi Gap Penelitian
Apa itu gap penelitian, jenis-jenisnya, dan bagaimana mengenali kalimat penanda gap di dalam sebuah artikel.
Empirical Gap Contextual Gap Methodological Gap

Lima Jenis Gap Penelitian

Gap penelitian (research gap) adalah kesenjangan antara yang sudah diketahui dan yang belum diketahui dalam suatu bidang ilmu. Berikut jenis yang paling sering ditemukan di riset MSDM.

EMPIRICAL GAP
HASIL BERTENTANGAN
Studi A menemukan hubungan positif, studi B menemukan tidak signifikan — untuk variabel yang sama.
CONTEXTUAL GAP
BELUM DIUJI DI KONTEKS X
Sudah banyak diteliti di perbankan, tapi belum di sektor UMKM atau organisasi nirlaba.
METHODOLOGICAL GAP
METODE BERBEDA
Penelitian terdahulu memakai data cross-sectional; belum ada yang memakai desain longitudinal atau eksperimen.
THEORETICAL GAP
VARIABEL BELUM DIUJI
Hubungan dua variabel sudah jelas, tapi peran variabel moderasi/mediasi tertentu belum diuji.

Kalimat Penanda Gap di Dalam Artikel

Penulis artikel sering menuliskan gap secara eksplisit memakai frasa-frasa baku. Latih mata Anda mengenali pola kalimat ini.

Frasa Umum Penanda Gap (Bahasa Indonesia & Inggris)
  • "...namun penelitian mengenai X masih terbatas."
  • "...masih terdapat inkonsistensi hasil penelitian sebelumnya."
  • "...belum banyak diteliti pada konteks/sektor Y."
  • "...however, few studies have examined..."
  • "...remains unclear / underexplored / inconclusive."
  • "...future research is encouraged to..."
Kalimat-kalimat ini biasanya muncul di paragraf akhir pendahuluan atau bagian penutup/diskusi — tandai (highlight) setiap kali Anda menemukannya.

Walkthrough: Menemukan Gap dari Tiga Artikel

Simulasi membandingkan tiga artikel ilustratif bertopik kepuasan kerja dan turnover intention untuk menyimpulkan satu gap yang layak diteliti.

LangkahTemuan Antar-ArtikelKesimpulan Sementara
1. Artikel A (bank)Kepuasan kerja menurunkan turnover intention, signifikanHubungan negatif terbukti di sektor perbankan
2. Artikel B (rumah sakit)Hubungan sama, tapi lebih lemah, moderasi oleh komitmen organisasiAda variabel moderasi yang relevan: komitmen organisasi
3. Artikel C (start-up teknologi)Tidak ditemukan penelitian sejenis pada objek iniGap kontekstual: sektor start-up belum diuji
4. Sintesis tiga artikelPola konsisten + satu sektor kosong + satu moderasi belum diuji bersamaGap gabungan: kontekstual + theoretical
GAP YANG DIRUMUSKAN
Peran komitmen organisasi pada hubungan kepuasan kerja & turnover intention di sektor start-up teknologi
Bagian 3 dari 4
Menyusun Matriks / Mapping Penelitian
Mengubah catatan lepas dari banyak artikel menjadi satu tabel ringkas yang siap dipakai untuk merumuskan latar belakang.
Penulis & Tahun Variabel Gap

Kolom Wajib dalam Matriks Penelitian

Matriks penelitian adalah tabel ringkasan yang memuat informasi kunci dari setiap artikel yang Anda telaah, disusun dalam baris demi baris.

Struktur Kolom Standar
  • Penulis & tahun — untuk sitasi
  • Judul & jurnal — sumber artikel
  • Variabel — bebas, terikat, moderasi/mediasi
  • Objek & metode — siapa & teknik analisis
  • Temuan utama — signifikan/tidak, arah hubungan
  • Gap/celah — apa yang belum diteliti
Matriks ini biasanya dibuat di Excel atau Google Sheets agar mudah difilter dan diurutkan saat artikel Anda sudah puluhan.

Contoh Isi Matriks Penelitian (Ilustrasi)

Potongan matriks dari tiga artikel ilustratif bertopik reward dan kinerja karyawan.

Penulis (Tahun)Variabel & ObjekTemuan & Gap
Ilustrasi A (2021)Kompensasi finansial → Kinerja; karyawan manufakturPositif signifikan; belum diuji di sektor jasa
Ilustrasi B (2022)Kompensasi non-finansial → Kinerja; ASNTidak signifikan; kontradiktif dengan studi lain
Ilustrasi C (2023)Reward → Kinerja, dimoderasi motivasi; karyawan ritelModerasi signifikan; sektor ritel masih jarang
Dari tiga baris ini saja sudah terlihat dua gap: hasil kompensasi non-finansial yang kontradiktif dan sektor jasa/ritel yang masih jarang diteliti.

Coba Sendiri: Susun & Bandingkan Matriks Penelitian Anda

Masukkan beberapa artikel dengan variabel dan temuannya, lalu lihat bagaimana alat ini menyandingkan baris-baris tersebut untuk menonjolkan pola gap secara otomatis.

Langkah Praktis Membangun Matriks Anda Sendiri

Terapkan urutan ini mulai minggu ini, target minimal 8-10 artikel untuk topik yang Anda minati.

LANGKAH 1-2
CARI & SARING
Cari 15-20 artikel via Google Scholar/Garuda dengan kata kunci topik Anda, saring jadi 8-10 yang paling relevan lewat abstrak.
LANGKAH 3-4
TELAAH & ISI
Telaah tiap artikel dengan urutan Slide 6, isi baris matriks satu per satu segera setelah selesai membaca.
LANGKAH 5
BANDINGKAN
Urutkan/filter matriks berdasar variabel atau sektor untuk melihat pola dan kontradiksi.
LANGKAH 6
RUMUSKAN GAP
Tulis 1-2 kalimat gap yang akan menjadi cikal-bakal latar belakang Anda di Pertemuan 3.
Bagian 4 dari 4
Praktik & Latihan Kelas
Menerapkan langsung keterampilan menelaah artikel dan mengisi matriks penelitian dengan artikel yang Anda bawa sendiri.

Latihan Kelas: Isi Baris Pertama Matriks Anda

Kerjakan di kelas, berpasangan dengan teman sebangku, waktu 20 menit.

Instruksi
  1. Buka 1 artikel yang relevan dengan minat topik skripsi Anda (bawa sendiri atau cari cepat via Google Scholar).
  2. Telaah dengan urutan: abstrak → saran penelitian selanjutnya → pendahuluan → metode & hasil.
  3. Isi 1 baris matriks penelitian (6 kolom: penulis-tahun, judul-jurnal, variabel, objek-metode, temuan, gap) di kertas atau spreadsheet Anda.
  4. Tukar hasil dengan pasangan Anda; beri masukan apakah gap yang dituliskan sudah cukup spesifik.
Dosen akan berkeliling untuk memeriksa dan memberi masukan langsung pada baris matriks Anda.

Jebakan Umum yang Harus Dihindari

Tiga kesalahan yang paling sering dilakukan mahasiswa saat pertama kali menelaah artikel dan mencari gap.

JEBAKAN 1
GAP TERLALU LUAS
"Belum banyak diteliti di Indonesia" — terlalu umum, harus dipersempit ke sektor/variabel/konteks spesifik.
JEBAKAN 2
HANYA 1 SUMBER
Menyimpulkan gap dari satu artikel saja, tanpa membandingkan dengan artikel lain sejenis.
JEBAKAN 3
ARTIKEL USANG
Mengandalkan artikel >10 tahun tanpa mengecek apakah gap tersebut sudah ditutup penelitian yang lebih baru.
Gap yang baik selalu bisa dijawab dengan kalimat spesifik: "variabel apa, pada objek apa, dengan metode apa" — bukan pernyataan umum.

Rangkuman & Persiapan Pertemuan 3

Rangkuman Hari Ini
  • Membaca strategis: abstrak → saran → pendahuluan → metode/hasil
  • 5 jenis gap: empirical, contextual, methodological, theoretical, population
  • Matriks penelitian 6 kolom sebagai alat pembanding banyak artikel
TUGAS MINGGU INI
10 ARTIKEL
Lengkapi matriks penelitian dengan 8-10 artikel pada minat topik Anda; bawa hasilnya ke Pertemuan 3.
Pertemuan 3: kita akan mengubah matriks ini menjadi latar belakang, rumusan masalah, tujuan, dan kontribusi penelitian yang runtut sesuai kaidah ilmiah.