stdsquare²
🎓 Kelas
stdsquare / materi / slides / pertemuan-01
Tema
Japan
Arcade
Dark Retro
Font
‹ Daftar slide Pertemuan 1: Pengantar Penelitian Manajemen SDM & Ruang Lingkupnya
Program Studi Manajemen · FEB UNDIP · Seminar Manajemen MSDM

Pengantar Penelitian
Manajemen SDM

& Ruang Lingkupnya

Titik berangkat satu semester menyusun proposal skripsi bidang MSDM — dari memahami peta riset sampai simulasi presentasi proposal.

RPS minggu 1 · 2x50 menit

Tujuan Pembelajaran Hari Ini

Setelah pertemuan ini, Anda diharapkan mampu memetakan ruang lingkup penelitian MSDM, mengenali anatomi artikel empiris, dan memahami alur penyusunan proposal satu semester (Sub-CPMK 1.1):

Capaian 1 — Peta Semester
Menjelaskan alur 14 pertemuan dari orientasi sampai presentasi proposal Bab 1–3.
Capaian 2 — Ruang Lingkup MSDM
Memetakan tiga ranah riset MSDM: rekrutmen & seleksi, kinerja & kompensasi, perilaku organisasi.
Capaian 3 — Anatomi Artikel
Mengenali lima unsur artikel empiris: teori, metode, hasil, kontribusi, dan gap.
Capaian 4 — Orisinalitas & Etika
Menilai kelayakan topik secara terukur dan menerapkan etika akademik dalam riset SDM.
Bagian 1 dari 3
Apa Itu Penelitian MSDM &
Ruang Lingkupnya?
Mendefinisikan penelitian ilmiah bidang SDM, melihat peta satu semester, memetakan tiga ranah riset, dan mengenali anatomi artikel empiris.
Penelitian Ilmiah Peta Semester Anatomi Artikel

Apa Itu Penelitian Ilmiah dalam MSDM?

Penelitian ilmiah bukan sekadar "mencari tahu" — ia adalah proses sistematis, teruji, dan dapat direplikasi untuk menjawab pertanyaan tentang manusia di tempat kerja.

TahapOpini / Observasi KasualPenelitian Ilmiah MSDM
1"Karyawan milenial di startup memang gampang resign, sudah wajar."Merumuskan pertanyaan penelitian terukur: apakah fleksibilitas kerja berpengaruh signifikan terhadap niat keluar karyawan generasi milenial?
2Kesimpulan dari satu contoh atau curhat pribadi rekan kerja.Menelusuri teori & artikel sebelumnya (mis. teori pertukaran sosial / social exchange theory) sebagai dasar argumen.
3Tidak ada data terstruktur, hanya kesan dari media sosial.Mengumpulkan data terukur (kuesioner tervalidasi, data HRIS perusahaan) dengan metode sampling yang jelas.
4Klaim tidak bisa diuji ulang orang lain.Hasil dapat direplikasi — peneliti lain bisa mengulang instrumen & metode yang sama pada perusahaan lain.
Inti Sub-CPMK 1.1: penelitian MSDM selalu bergerak dari fenomenateoribukti empiriskesimpulan yang bisa diuji ulang.

Peta Alur Satu Semester

Empat belas pertemuan terbagi dua paruh besar menuju proposal Bab 1–3, dengan pertemuan ini sebagai gerbang masuknya.

PARUH 1 — P1–P7Dasar riset + merumuskan masalah Bab 1Telaah artikel · Gap penelitianLatar belakang · Kerangka pemikiran & hipotesisPARUH 2 — P8–P14Membangun Bab 2–3 & presentasiTinjauan pustaka · Variabel & indikatorSampel & metode · Presentasi proposalUTSAnda di sini — Pertemuan 1: Pengantar Penelitian MSDM & Ruang LingkupnyaFondasi yang menopang seluruh proses telaah artikel dan penyusunan proposalP13–P14: Presentasi ProposalPenyampaian + revisi berdasar masukan

Tiga Ranah Riset Manajemen SDM

Riset MSDM sebagai bidang kajian berputar di sekitar tiga ranah besar yang menopang seluruh kehidupan karyawan di organisasi:

① Rekrutmen & Seleksi
  • Employer branding & daya tarik pelamar
  • Metode seleksi & validitas prediktif
② Kinerja & Kompensasi
  • Penilaian & manajemen kinerja
  • Sistem imbalan / reward & motivasi
③ Perilaku & Retensi
  • Kepuasan kerja & keterikatan (engagement)
  • Turnover intention & budaya organisasi
Setiap ranah ini menjadi bank ide untuk pertanyaan penelitian Anda — misalnya "apakah employer branding Astra International memengaruhi minat melamar generasi Z dibanding perusahaan startup?"

Anatomi Artikel Empiris MSDM

Lima unsur yang WAJIB Anda temukan tiap kali menelaah artikel jurnal mulai pertemuan depan:

TEORILandasan konsepmis. teori pertukaran sosialMETODESampel & alat ujimis. survei + SEMHASILTemuan empirissignifikan/tidakKONTRIBUSINilai tambah barubagi teori/praktik HRGAPCelah belum terjawabpeluang Anda
Unsur terakhir — gap — adalah yang paling penting untuk Anda: di situlah letak peluang penelitian baru Anda sendiri.
Bagian 2 dari 3
Fuad Mas'ud &
Peta Jurnal MSDM Indonesia
Membongkar mitos-mitos MSDM ala Fuad Mas'ud, mengenal landscape jurnal nasional bidang SDM, dan berlatih menilai kelayakan topik secara terukur.
40 Myths Jurnal Nasional Skor Kelayakan

40 Mitos MSDM ala Fuad Mas'ud: Mitos vs Fakta Riset

Banyak asumsi populer tentang SDM ternyata tidak selalu terbukti ketika diuji secara empiris — inilah alasan riset MSDM tetap relevan dan menarik untuk digali:

ContohMitos PopulerTemuan Riset Empiris
1"Gaji tinggi otomatis membuat karyawan loyal & tidak resign."Kepuasan kerja dipengaruhi banyak faktor selain gaji — mis. kesempatan berkembang & hubungan atasan-bawahan.
2"Karyawan yang lebih senior pasti berkinerja lebih baik."Masa kerja panjang bisa berkorelasi negatif dengan kinerja jika tidak disertai pelatihan berkelanjutan.
3"WFH selalu menurunkan produktivitas karyawan."Dampak WFH terhadap produktivitas bergantung konteks — jenis pekerjaan, kematangan manajemen kinerja jarak jauh.
4"Pelatihan (training) pasti meningkatkan kinerja perusahaan."Efektivitas pelatihan bergantung pada transfer of training ke pekerjaan nyata, bukan sekadar jumlah jam pelatihan.

Peta Jurnal MSDM Nasional

Tiga jurnal nasional berikut menjadi rujukan utama Anda saat mencari artikel mulai pertemuan depan:

Synergy

Jurnal manajemen & bisnis dengan cakupan luas termasuk topik SDM kontemporer & perilaku organisasi.

JEBI

Jurnal Ekonomi, Bisnis, dan Inovasi — memuat studi empiris manajemen SDM lintas sektor industri.

MEB

Manajemen Ekonomi Bisnis — sering memuat kasus perusahaan & UMKM Indonesia terkait kinerja & kompensasi.

Mulai pertemuan depan, setiap kali Anda mencari artikel, cek dulu apakah jurnal tersebut terindeks resmi (SINTA/Scopus) — bukan sekadar tampil di hasil pencarian Google.

Hitung dari Nol — Skor Kelayakan Topik Penelitian

Topik: "Pengaruh Fleksibilitas Kerja terhadap Retensi Karyawan Milenial pada Perusahaan Startup E-Commerce". Tiga kriteria dinilai 0–100 lalu dibobot:

LangkahPerhitunganNilai
1Skor Kebaruan (bobot 30%) = 70 x 30%21
2Skor Ketersediaan Data (bobot 40%) = 80 x 40%32
3Skor Relevansi Industri (bobot 30%) = 90 x 30%27
4Total Skor Kelayakan = 21 + 32 + 2780
5Ambang kelulusan topik (≥70) → 80 ≥ 70LAYAK DILANJUTKAN
Hasil Akhir
80
di atas ambang 70 — topik layak dilanjutkan ke tahap telaah artikel pada pertemuan depan

Coba Sendiri: Uji Kelayakan Topik Anda dengan Kriteria FINER

Geser skor tiap kriteria FINER (Feasible, Interesting, Novel, Ethical, Relevant) untuk topik Anda sendiri dan lihat apakah totalnya melewati ambang kelulusan.

Bagian 3 dari 3
Orisinalitas, Gap Penelitian
& Etika Akademik
Membedah makna "orisinal" dalam riset SDM, jenis-jenis gap penelitian, dan menjaga integritas ilmiah selama menyusun proposal.
Orisinalitas Jenis Gap Etika Akademik

Orisinal itu Kontribusi, Bukan Topik Baru

Miskonsepsi terbesar mahasiswa: mengira riset SDM harus soal hal yang belum pernah diteliti sama sekali. Padahal orisinalitas ada pada sudut, konteks, atau metode yang baru.

LangkahContoh KasusJenis Kebaruan yang Ditambahkan
1Studi kepuasan kerja sudah banyak diteliti pada karyawan perbankan.Meneliti kepuasan kerja pada pekerja gig economy (mitra ojek online) → kebaruan konteks
2Studi motivasi kerja umumnya memakai analisis regresi linear sederhana.Menguji ulang dengan SEM-PLS yang menangkap variabel mediasi & moderasi → kebaruan metode
3Studi turnover intention fokus pada dampak jangka pendek (survei satu waktu).Menguji perubahan turnover intention sebelum-sesudah kebijakan WFH diterapkan → kebaruan periode/momen
4Studi kompensasi jarang membandingkan generasi karyawan berbeda.Membandingkan preferensi kompensasi Generasi X vs Generasi Z dalam satu perusahaan → kebaruan variabel pembanding

Empat Jenis Gap Penelitian dalam MSDM

Gap (celah penelitian) = bagian dari sebuah topik yang belum terjawab tuntas oleh literatur yang ada.

Empirical Gap

Temuan penelitian sebelumnya masih tidak konsisten — mis. sebagian studi bilang kompensasi berpengaruh signifikan pada kinerja, sebagian tidak.

Theoretical Gap

Teori yang ada belum cukup menjelaskan fenomena baru, misal quiet quitting atau kerja hibrida.

Methodological Gap

Metode sebelumnya punya kelemahan teknis (sampel kecil, hanya cross-sectional, alat ukur usang).

Contextual Gap

Fenomena sudah diteliti di sektor/negara lain, belum di konteks Indonesia atau sektor tertentu seperti UMKM.

Cari kalimat kunci di bagian akhir artikel: "penelitian ini belum...", "masih diperlukan kajian lebih lanjut tentang..." — itu biasanya gap yang ditulis penulisnya sendiri.

Hitung dari Nol — Similarity Index Naskah Proposal

Draf proposal Anda berisi 4.000 kata. Software pengecek kemiripan menemukan kata mirip dari tiga sumber berikut:

LangkahPerhitunganNilai
1Kata mirip dari Sumber A (artikel jurnal Synergy)240 kata
2Kata mirip dari Sumber B (buku teks MSDM)160 kata
3Kata mirip dari Sumber C (skripsi terdahulu)100 kata
4Total kata terindikasi mirip = 240 + 160 + 100500 kata
5Similarity Index = (500 ÷ 4.000) x 10012,5%
6Ambang batas institusi (≤20%) → 12,5% < 20%DITERIMA
Hasil Akhir
12,5%
di bawah ambang 20% — tetap wajib cek per-kalimat, similarity rendah bukan jaminan tanpa parafrase serampangan

Coba Sendiri: Simulasikan Similarity Index Naskah Anda

Ubah jumlah total kata draf dan kata mirip dari tiap sumber, lalu amati bagaimana persentase similarity index bergeser mendekati atau menjauhi ambang batas institusi.

Etika Akademik dalam Riset SDM

Riset SDM banyak bergantung pada data primer dari manusia (kuesioner, wawancara) — sehingga risiko pelanggaran etika lebih beragam dari sekadar plagiarisme teks.

Risiko Khas Riset SDM
  • Mengarang jawaban responden agar hipotesis "signifikan"
  • Menyalin item kuesioner tanpa mencantumkan sumber skala aslinya
  • Membocorkan identitas responden yang dijanjikan anonim
Konsekuensi di Kampus
  • Teguran sampai pembatalan nilai mata kuliah
  • Skorsing hingga pencabutan gelar (kasus berat)
  • Nama tercatat dalam catatan pelanggaran akademik senat

Bentuk-Bentuk Pelanggaran Akademik

Plagiarisme hanya satu dari beberapa bentuk pelanggaran integritas ilmiah yang wajib Anda kenali dalam riset SDM:

BentukPenjelasan & Contoh
PlagiarismeMengutip kata/ide orang lain tanpa sitasi — mis. menyalin paragraf tinjauan pustaka dari artikel tanpa tanda kutip & sumber.
Self-plagiarism (duplikasi diri)Mengirim ulang tugas mata kuliah metode penelitian sebelumnya sebagai proposal baru tanpa perubahan berarti.
FabrikasiMengarang data kuesioner yang tidak pernah dikumpulkan dari responden nyata.
FalsifikasiMengubah jawaban responden atau hasil olah data agar sesuai hipotesis yang diinginkan.
Menurut Permendiknas No. 17 Tahun 2010, plagiat mencakup perbuatan sengaja maupun tidak sengaja memperoleh kredit dengan mengutip karya pihak lain tanpa menyatakan sumber secara memadai.

Latihan: Menyusun Bank Ide Topik Awal

Sebelum pertemuan depan, kerjakan langkah berikut secara individu sebagai modal menelaah artikel di P2:

Langkah Tugas
  • Pilih satu ranah dari tiga ranah riset MSDM (Slide 6)
  • Tuliskan 1 fenomena nyata yang Anda amati (kantor, media, pengalaman magang)
  • Cari 3 artikel terkait dari Synergy/JEBI/MEB atau sumber terindeks SINTA lain
  • Catat 1 kalimat gap yang ditulis penulis di tiap artikel
Format Kumpul
  • 1 halaman: fenomena + 3 judul artikel + 3 kutipan gap
  • Sertakan tautan/DOI tiap artikel
  • Bawa dalam bentuk cetak/digital ke Pertemuan 2
Tugas ini menjadi bahan mentah untuk Sub-CPMK 1.2 pada Pertemuan 2: menelaah artikel & menyusun mapping penelitian.

Ringkasan Pertemuan 1

Empat hal utama yang Anda bawa pulang hari ini, sesuai empat capaian di awal:

Peta Semester
14 pertemuan → Bab 1 (P1–P7) → Bab 2–3 (P8–P12) → Presentasi (P13–P14).
Ruang Lingkup MSDM
Rekrutmen & seleksi, kinerja & kompensasi, perilaku & retensi — bank ide topik Anda.
Anatomi Artikel
Teori, metode, hasil, kontribusi, dan gap — lensa wajib menelaah artikel.
Orisinalitas & Etika
Kebaruan konteks/metode/periode, skor kelayakan topik, dan integritas data responden.
Selanjutnya — Pertemuan 2
Menelaah Artikel Ilmiah &
Mapping Penelitian
Bawa tugas bank ide topik Anda: tiga artikel beserta kutipan gap akan menjadi bahan menyusun matriks/mapping penelitian bersama di kelas.
Identifikasi Gap Matriks Penelitian