‹ Daftar slidePertemuan 1: Pengantar Penelitian Manajemen SDM & Ruang Lingkupnya
Program Studi Manajemen · FEB UNDIP · Seminar Manajemen MSDM
Pengantar Penelitian Manajemen SDM
& Ruang Lingkupnya
Titik berangkat satu semester menyusun proposal skripsi bidang MSDM — dari memahami peta riset sampai simulasi presentasi proposal.
RPS minggu 1 · 2x50 menit
Tujuan Pembelajaran Hari Ini
Setelah pertemuan ini, Anda diharapkan mampu memetakan ruang lingkup penelitian MSDM, mengenali anatomi artikel empiris, dan memahami alur penyusunan proposal satu semester (Sub-CPMK 1.1):
Capaian 1 — Peta Semester
①
Menjelaskan alur 14 pertemuan dari orientasi sampai presentasi proposal Bab 1–3.
Mengenali lima unsur artikel empiris: teori, metode, hasil, kontribusi, dan gap.
Capaian 4 — Orisinalitas & Etika
④
Menilai kelayakan topik secara terukur dan menerapkan etika akademik dalam riset SDM.
Bagian 1 dari 3
Apa Itu Penelitian MSDM & Ruang Lingkupnya?
Mendefinisikan penelitian ilmiah bidang SDM, melihat peta satu semester, memetakan tiga ranah riset, dan mengenali anatomi artikel empiris.
Penelitian IlmiahPeta SemesterAnatomi Artikel
Apa Itu Penelitian Ilmiah dalam MSDM?
Penelitian ilmiah bukan sekadar "mencari tahu" — ia adalah proses sistematis, teruji, dan dapat direplikasi untuk menjawab pertanyaan tentang manusia di tempat kerja.
Tahap
Opini / Observasi Kasual
Penelitian Ilmiah MSDM
1
"Karyawan milenial di startup memang gampang resign, sudah wajar."
Merumuskan pertanyaan penelitian terukur: apakah fleksibilitas kerja berpengaruh signifikan terhadap niat keluar karyawan generasi milenial?
2
Kesimpulan dari satu contoh atau curhat pribadi rekan kerja.
Menelusuri teori & artikel sebelumnya (mis. teori pertukaran sosial / social exchange theory) sebagai dasar argumen.
3
Tidak ada data terstruktur, hanya kesan dari media sosial.
Mengumpulkan data terukur (kuesioner tervalidasi, data HRIS perusahaan) dengan metode sampling yang jelas.
4
Klaim tidak bisa diuji ulang orang lain.
Hasil dapat direplikasi — peneliti lain bisa mengulang instrumen & metode yang sama pada perusahaan lain.
Inti Sub-CPMK 1.1: penelitian MSDM selalu bergerak dari fenomena → teori → bukti empiris → kesimpulan yang bisa diuji ulang.
Peta Alur Satu Semester
Empat belas pertemuan terbagi dua paruh besar menuju proposal Bab 1–3, dengan pertemuan ini sebagai gerbang masuknya.
Tiga Ranah Riset Manajemen SDM
Riset MSDM sebagai bidang kajian berputar di sekitar tiga ranah besar yang menopang seluruh kehidupan karyawan di organisasi:
① Rekrutmen & Seleksi
Employer branding & daya tarik pelamar
Metode seleksi & validitas prediktif
② Kinerja & Kompensasi
Penilaian & manajemen kinerja
Sistem imbalan / reward & motivasi
③ Perilaku & Retensi
Kepuasan kerja & keterikatan (engagement)
Turnover intention & budaya organisasi
Setiap ranah ini menjadi bank ide untuk pertanyaan penelitian Anda — misalnya "apakah employer branding Astra International memengaruhi minat melamar generasi Z dibanding perusahaan startup?"
Anatomi Artikel Empiris MSDM
Lima unsur yang WAJIB Anda temukan tiap kali menelaah artikel jurnal mulai pertemuan depan:
Unsur terakhir — gap — adalah yang paling penting untuk Anda: di situlah letak peluang penelitian baru Anda sendiri.
Bagian 2 dari 3
Fuad Mas'ud & Peta Jurnal MSDM Indonesia
Membongkar mitos-mitos MSDM ala Fuad Mas'ud, mengenal landscape jurnal nasional bidang SDM, dan berlatih menilai kelayakan topik secara terukur.
40 MythsJurnal NasionalSkor Kelayakan
40 Mitos MSDM ala Fuad Mas'ud: Mitos vs Fakta Riset
Banyak asumsi populer tentang SDM ternyata tidak selalu terbukti ketika diuji secara empiris — inilah alasan riset MSDM tetap relevan dan menarik untuk digali:
Contoh
Mitos Populer
Temuan Riset Empiris
1
"Gaji tinggi otomatis membuat karyawan loyal & tidak resign."
Kepuasan kerja dipengaruhi banyak faktor selain gaji — mis. kesempatan berkembang & hubungan atasan-bawahan.
2
"Karyawan yang lebih senior pasti berkinerja lebih baik."
Masa kerja panjang bisa berkorelasi negatif dengan kinerja jika tidak disertai pelatihan berkelanjutan.
3
"WFH selalu menurunkan produktivitas karyawan."
Dampak WFH terhadap produktivitas bergantung konteks — jenis pekerjaan, kematangan manajemen kinerja jarak jauh.
4
"Pelatihan (training) pasti meningkatkan kinerja perusahaan."
Efektivitas pelatihan bergantung pada transfer of training ke pekerjaan nyata, bukan sekadar jumlah jam pelatihan.
Peta Jurnal MSDM Nasional
Tiga jurnal nasional berikut menjadi rujukan utama Anda saat mencari artikel mulai pertemuan depan:
Synergy
Jurnal manajemen & bisnis dengan cakupan luas termasuk topik SDM kontemporer & perilaku organisasi.
JEBI
Jurnal Ekonomi, Bisnis, dan Inovasi — memuat studi empiris manajemen SDM lintas sektor industri.
MEB
Manajemen Ekonomi Bisnis — sering memuat kasus perusahaan & UMKM Indonesia terkait kinerja & kompensasi.
Mulai pertemuan depan, setiap kali Anda mencari artikel, cek dulu apakah jurnal tersebut terindeks resmi (SINTA/Scopus) — bukan sekadar tampil di hasil pencarian Google.
Hitung dari Nol — Skor Kelayakan Topik Penelitian
Topik: "Pengaruh Fleksibilitas Kerja terhadap Retensi Karyawan Milenial pada Perusahaan Startup E-Commerce". Tiga kriteria dinilai 0–100 lalu dibobot:
Langkah
Perhitungan
Nilai
1
Skor Kebaruan (bobot 30%) = 70 x 30%
21
2
Skor Ketersediaan Data (bobot 40%) = 80 x 40%
32
3
Skor Relevansi Industri (bobot 30%) = 90 x 30%
27
4
Total Skor Kelayakan = 21 + 32 + 27
80
5
Ambang kelulusan topik (≥70) → 80 ≥ 70
LAYAK DILANJUTKAN
Hasil Akhir
80
di atas ambang 70 — topik layak dilanjutkan ke tahap telaah artikel pada pertemuan depan
Coba Sendiri: Uji Kelayakan Topik Anda dengan Kriteria FINER
Geser skor tiap kriteria FINER (Feasible, Interesting, Novel, Ethical, Relevant) untuk topik Anda sendiri dan lihat apakah totalnya melewati ambang kelulusan.
Bagian 3 dari 3
Orisinalitas, Gap Penelitian & Etika Akademik
Membedah makna "orisinal" dalam riset SDM, jenis-jenis gap penelitian, dan menjaga integritas ilmiah selama menyusun proposal.
OrisinalitasJenis GapEtika Akademik
Orisinal itu Kontribusi, Bukan Topik Baru
Miskonsepsi terbesar mahasiswa: mengira riset SDM harus soal hal yang belum pernah diteliti sama sekali. Padahal orisinalitas ada pada sudut, konteks, atau metode yang baru.
Langkah
Contoh Kasus
Jenis Kebaruan yang Ditambahkan
1
Studi kepuasan kerja sudah banyak diteliti pada karyawan perbankan.
Meneliti kepuasan kerja pada pekerja gig economy (mitra ojek online) → kebaruan konteks
2
Studi motivasi kerja umumnya memakai analisis regresi linear sederhana.
Menguji ulang dengan SEM-PLS yang menangkap variabel mediasi & moderasi → kebaruan metode
3
Studi turnover intention fokus pada dampak jangka pendek (survei satu waktu).
Studi kompensasi jarang membandingkan generasi karyawan berbeda.
Membandingkan preferensi kompensasi Generasi X vs Generasi Z dalam satu perusahaan → kebaruan variabel pembanding
Empat Jenis Gap Penelitian dalam MSDM
Gap (celah penelitian) = bagian dari sebuah topik yang belum terjawab tuntas oleh literatur yang ada.
Empirical Gap
Temuan penelitian sebelumnya masih tidak konsisten — mis. sebagian studi bilang kompensasi berpengaruh signifikan pada kinerja, sebagian tidak.
Theoretical Gap
Teori yang ada belum cukup menjelaskan fenomena baru, misal quiet quitting atau kerja hibrida.
Methodological Gap
Metode sebelumnya punya kelemahan teknis (sampel kecil, hanya cross-sectional, alat ukur usang).
Contextual Gap
Fenomena sudah diteliti di sektor/negara lain, belum di konteks Indonesia atau sektor tertentu seperti UMKM.
Cari kalimat kunci di bagian akhir artikel: "penelitian ini belum...", "masih diperlukan kajian lebih lanjut tentang..." — itu biasanya gap yang ditulis penulisnya sendiri.
Hitung dari Nol — Similarity Index Naskah Proposal
Draf proposal Anda berisi 4.000 kata. Software pengecek kemiripan menemukan kata mirip dari tiga sumber berikut:
Langkah
Perhitungan
Nilai
1
Kata mirip dari Sumber A (artikel jurnal Synergy)
240 kata
2
Kata mirip dari Sumber B (buku teks MSDM)
160 kata
3
Kata mirip dari Sumber C (skripsi terdahulu)
100 kata
4
Total kata terindikasi mirip = 240 + 160 + 100
500 kata
5
Similarity Index = (500 ÷ 4.000) x 100
12,5%
6
Ambang batas institusi (≤20%) → 12,5% < 20%
DITERIMA
Hasil Akhir
12,5%
di bawah ambang 20% — tetap wajib cek per-kalimat, similarity rendah bukan jaminan tanpa parafrase serampangan
Coba Sendiri: Simulasikan Similarity Index Naskah Anda
Ubah jumlah total kata draf dan kata mirip dari tiap sumber, lalu amati bagaimana persentase similarity index bergeser mendekati atau menjauhi ambang batas institusi.
Etika Akademik dalam Riset SDM
Riset SDM banyak bergantung pada data primer dari manusia (kuesioner, wawancara) — sehingga risiko pelanggaran etika lebih beragam dari sekadar plagiarisme teks.
Risiko Khas Riset SDM
Mengarang jawaban responden agar hipotesis "signifikan"
Menyalin item kuesioner tanpa mencantumkan sumber skala aslinya
Membocorkan identitas responden yang dijanjikan anonim
Konsekuensi di Kampus
Teguran sampai pembatalan nilai mata kuliah
Skorsing hingga pencabutan gelar (kasus berat)
Nama tercatat dalam catatan pelanggaran akademik senat
Bentuk-Bentuk Pelanggaran Akademik
Plagiarisme hanya satu dari beberapa bentuk pelanggaran integritas ilmiah yang wajib Anda kenali dalam riset SDM:
Bentuk
Penjelasan & Contoh
Plagiarisme
Mengutip kata/ide orang lain tanpa sitasi — mis. menyalin paragraf tinjauan pustaka dari artikel tanpa tanda kutip & sumber.
Self-plagiarism (duplikasi diri)
Mengirim ulang tugas mata kuliah metode penelitian sebelumnya sebagai proposal baru tanpa perubahan berarti.
Fabrikasi
Mengarang data kuesioner yang tidak pernah dikumpulkan dari responden nyata.
Falsifikasi
Mengubah jawaban responden atau hasil olah data agar sesuai hipotesis yang diinginkan.
Menurut Permendiknas No. 17 Tahun 2010, plagiat mencakup perbuatan sengaja maupun tidak sengaja memperoleh kredit dengan mengutip karya pihak lain tanpa menyatakan sumber secara memadai.
Latihan: Menyusun Bank Ide Topik Awal
Sebelum pertemuan depan, kerjakan langkah berikut secara individu sebagai modal menelaah artikel di P2:
Langkah Tugas
Pilih satu ranah dari tiga ranah riset MSDM (Slide 6)
Tuliskan 1 fenomena nyata yang Anda amati (kantor, media, pengalaman magang)
Cari 3 artikel terkait dari Synergy/JEBI/MEB atau sumber terindeks SINTA lain
Catat 1 kalimat gap yang ditulis penulis di tiap artikel