‹ Daftar slidePertemuan 13: Memilih Metodologi Penelitian yang Tepat
Program Studi Manajemen · FEB UNDIP · Seminar Manajemen Keuangan
Memilih Metodologi Penelitian yang Tepat
Pertemuan 13 · Menjodohkan Pertanyaan Penelitian dengan Metode
Dari kerangka teori & hipotesis yang sudah Anda rumuskan minggu lalu, kini saatnya memilih "kendaraan" yang tepat untuk mengujinya.
RPS Minggu 14 · 2×50 Menit
Tujuan Pembelajaran Hari Ini
Setelah pertemuan ini, Anda diharapkan mampu memilih dan menjustifikasi metodologi penelitian yang selaras dengan rumusan masalah (Sub-CPMK Bab III):
Capaian 1 — Peta Desain
①
Membedakan pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan mixed-methods serta jenis desain kuantitatif untuk pertanyaan penelitian keuangan.
Capaian 2 — Populasi & Sampel
②
Menentukan populasi, teknik sampling, dan ukuran sampel yang representatif, termasuk menghitung dengan rumus Slovin.
Capaian 3 — Metode Khas Keuangan
③
Menjelaskan cara kerja studi peristiwa (event study) dan regresi data panel sebagai dua andalan riset manajemen keuangan.
Capaian 4 — Menulis Bab III
④
Menyusun bab metodologi proposal yang lengkap & menghindari kesalahan umum yang sering ditegur penguji seminar.
Mengapa Metodologi Sering Jadi "Titik Jatuh" Seminar Proposal
Tiga skenario nyata yang sering terjadi di ruang seminar FEB — kenali sebelum Anda mengalaminya:
Skenario 1
📉
Mahasiswa ingin meneliti reaksi harga saham Tokopedia (GOTO) pasca rights issue, tapi memakai kuesioner ke investor ritel — datanya tidak menjawab pertanyaannya.
Skenario 2
🧮
Rumusan masalah menguji struktur modal 50 perusahaan manufaktur BEI, tapi teknik sampling dipilih asal tanpa kriteria — ditegur "populasi Anda tidak jelas".
Skenario 3
✅
Mahasiswa lain menguji pengaruh kebijakan dividen BBCA terhadap nilai perusahaan pakai data panel 10 tahun — metodenya klop dengan rumusan masalah, lolos mulus.
Perbedaan antara skenario gagal dan berhasil bukan soal metode mana yang "lebih canggih" — melainkan soal kecocokan antara pertanyaan, data, dan metode. Itulah inti pertemuan hari ini.
Bagian 1 dari 3
Peta Besar Desain Penelitian
Kuantitatif vs kualitatif vs mixed-methods, tiga pertanyaan kunci untuk memilih desain, jenis desain kuantitatif, dan cara menentukan populasi & sampel.
PendekatanDesainSampel
Kuantitatif, Kualitatif, atau Mixed-Methods?
Pilihan pendekatan ditentukan oleh sifat pertanyaan penelitian Anda, bukan selera pribadi:
Kuantitatif
📊
Menguji hubungan/pengaruh antar-variabel dengan angka & statistik. Cocok untuk "apakah X memengaruhi Y" — mis. leverage terhadap ROA.
Kualitatif
🗣️
Menggali makna, proses, atau pengalaman secara mendalam lewat wawancara/observasi. Cocok untuk "bagaimana" & "mengapa" — mis. proses pengambilan keputusan investasi UMKM.
Mixed-Methods
🔀
Menggabungkan keduanya — mis. regresi menemukan pengaruh signifikan, lalu wawancara manajer menjelaskan mengapa pengaruh itu terjadi.
Untuk Seminar Manajemen Keuangan, mayoritas rumusan masalah bersifat kausal/pengaruh antar-variabel keuangan — sehingga kuantitatif adalah pilihan paling umum & yang akan kita dalami hari ini.
Tiga Pertanyaan Kunci untuk Memilih Desain
Ajukan tiga pertanyaan ini secara berurutan sebelum menetapkan metodologi Bab III Anda:
Jawaban atas ketiga pertanyaan ini secara langsung menentukan: pendekatan (kuantitatif/kualitatif), sumber data (sekunder/primer), dan struktur data (panel/cross-section/time series).
Empat Jenis Desain Penelitian Kuantitatif
Sebagian besar proposal keuangan menggunakan salah satu dari empat desain berikut:
Deskriptif
🗂️
Memotret kondisi apa adanya tanpa menguji hubungan sebab-akibat. Mis. profil rasio likuiditas 20 bank BUKU III tahun 2025.
Korelasional
↔️
Menguji keterkaitan dua variabel tanpa klaim sebab-akibat kuat. Mis. hubungan CSR disclosure dengan harga saham.
Kausal-Komparatif
⚖️
Membandingkan dua kelompok yang sudah ada secara alami. Mis. kinerja perusahaan syariah vs konvensional pasca-merger.
Eksperimen
🧪
Memanipulasi variabel secara terkontrol. Jarang di keuangan korporat, lebih umum di riset perilaku investor (lab experiment).
Untuk topik struktur modal, penganggaran modal, dividen, dan M&A — desain korelasional/kausal-komparatif berbasis data sekunder paling sering dipakai di skripsi FEB.
Populasi, Sampel & Teknik Sampling
Populasi
🌐
Keseluruhan unit yang ingin Anda simpulkan. Mis. seluruh perusahaan manufaktur terdaftar di BEI 2020–2024.
Sampel
🎯
Sebagian populasi yang benar-benar diteliti karena keterbatasan waktu/biaya, harus representatif.
Probability Sampling
Simple random — tiap unit peluang sama.
Stratified — dibagi strata (mis. sektor industri) dulu.
Cocok kalau ingin generalisasi kuat ke populasi.
Non-Probability Sampling
Purposive sampling — berdasar kriteria tertentu.
Paling umum di skripsi keuangan: mis. "perusahaan yang laporan keuangannya lengkap & laba positif".
Wajib disertai kriteria eksplisit agar tidak dianggap asal pilih.
Coba Sendiri: Pilih Teknik Sampling yang Tepat
Jawab beberapa pertanyaan tentang topik dan data Anda, lalu lihat rekomendasi teknik sampling yang paling sesuai.
Hitung dari Nol — HDN-1: Ukuran Sampel dengan Rumus Slovin
Populasi Anda berjumlah N = 180 perusahaan sektor consumer goods di BEI. Anda menetapkan margin kesalahan e = 5%. Berapa ukuran sampel minimum?
n = N ÷ (1 + N·e²)
Langkah
Perhitungan
Nilai
Diketahui
N = 180; e = 0,05
—
Hitung e²
0,05 × 0,05
0,0025
Hitung N·e²
180 × 0,0025
0,45
Penyebut
1 + 0,45
1,45
Ukuran sampel n
180 ÷ 1,45
124,1 ≈ 125 perusahaan
Sampel minimum 125 perusahaan dari 180 populasi. Kalau data lengkap Anda kurang dari itu (mis. karena purposive sampling), Anda wajib menjustifikasi mengapa sampel lebih kecil tetap layak.
Coba Sendiri: Hitung Ukuran Sampel dengan Slovin
Geser jumlah populasi dan margin kesalahan, lalu amati bagaimana ukuran sampel minimum berubah secara langsung.
Bagian 2 dari 3
Metode Empiris Riset Keuangan
Dua andalan metodologi kuantitatif di riset manajemen keuangan: studi peristiwa (event study) untuk menguji reaksi pasar, dan regresi data panel untuk menguji hubungan antar-variabel keuangan lintas waktu.
Event StudyData Panel
Studi Peristiwa (Event Study): Menguji Reaksi Pasar
Dipakai untuk menjawab: apakah pasar bereaksi terhadap suatu pengumuman perusahaan?
Langkah 1
📅
Tentukan tanggal peristiwa (event date) — mis. tanggal pengumuman dividen BBCA — dan jendela peristiwa (event window), umumnya ±5 hari bursa.
Langkah 2
📈
Hitung return ekspektasi (mis. market model) dari periode estimasi sebelum jendela peristiwa.
Langkah 3
🔍
Bandingkan return aktual vs ekspektasi → abnormal return. Uji signifikansinya secara statistik.
Contoh topik: reaksi harga saham terhadap pengumuman right issue GOTO, dampak stock split terhadap likuiditas saham, atau reaksi pasar terhadap pengumuman merger dua bank BUKU IV.
Hitung dari Nol — HDN-2: Abnormal Return Sederhana
Saham BBCA pada hari pengumuman dividen naik dari Rp 9.800 ke Rp 10.000. Return ekspektasi (market model) hari itu adalah 1%. Berapa abnormal return-nya?
AR = Return Aktual − Return Ekspektasi
Langkah
Perhitungan
Nilai
Return aktual
(10.000 − 9.800) ÷ 9.800
2,04%
Return ekspektasi
diberikan (market model)
1,00%
Abnormal return (AR)
2,04% − 1,00%
+1,04%
Interpretasi
AR > 0 dan diuji signifikan
Pasar bereaksi positif
Dalam proposal Anda, satu hari abnormal return ini akan dihitung untuk seluruh sampel lalu dirata-rata jadi Average Abnormal Return (AAR) dan diuji dengan uji-t.
Regresi Data Panel untuk Riset Struktur Modal & Dividen
Dipakai untuk menjawab: apakah/seberapa besar pengaruh variabel keuangan terhadap kinerja perusahaan?
Struktur Data Panel
Cross-section: banyak perusahaan.
Time series: banyak tahun/periode.
Data panel = gabungan keduanya — mis. 40 perusahaan × 5 tahun = 200 observasi.
Contoh Model Sederhana
ROAit = β₀ + β₁DERit + β₂Sizeit + εit
DER (leverage) & Size sebagai variabel independen memengaruhi ROA (kinerja), untuk perusahaan i pada tahun t.
Perlu uji pemilihan model (Chow, Hausman, LM) untuk menentukan Common Effect, Fixed Effect, atau Random Effect — detail teknis ini akan didalami di mata kuliah Ekonometrika/Manajemen Keuangan lanjutan.
Coba Sendiri: Telusuri Alur Uji Chow & Hausman
Ubah hasil probabilitas uji Chow dan Hausman, lalu amati bagaimana model panel yang direkomendasikan berubah.
Variabel, Definisi Operasional & Skala Pengukuran
Tiap variabel dalam kerangka teori Anda harus diterjemahkan menjadi sesuatu yang bisa diukur:
Variabel
Definisi Operasional
Skala
Struktur Modal
Debt to Equity Ratio = Total Utang ÷ Total Ekuitas
Rasio
Kebijakan Dividen
Dividend Payout Ratio = DPS ÷ EPS
Rasio
Ukuran Perusahaan
Ln (Total Aset)
Rasio
Status Merger
1 = melakukan merger, 0 = tidak
Nominal (dummy)
Definisi operasional yang jelas & terukur menghindarkan Anda dari pertanyaan penguji: "Bagaimana persisnya Anda mengukur variabel ini?"
Kalau Data Anda Primer: Validitas & Reliabilitas Instrumen
Untuk topik yang butuh kuesioner (mis. persepsi manajer keuangan UMKM terhadap sumber pendanaan), instrumen wajib teruji:
Validitas
🎯
Instrumen benar-benar mengukur apa yang ingin diukur. Diuji dengan korelasi item-total (uji Pearson) terhadap skor total.
Reliabilitas
🔁
Instrumen memberi hasil konsisten jika diulang. Diuji dengan Cronbach's Alpha — umumnya dianggap layak jika > 0,70.
Ini baru pratinjau — instrumen pengumpulan data (kisi-kisi kuesioner, skala Likert, uji coba) akan kita rancang mendalam di Pertemuan 14, pertemuan terakhir sebelum UAS.
Bagian 3 dari 3
Menulis & Mempertahankan Bab Metodologi
Struktur baku Bab III proposal, kesalahan umum yang paling sering ditegur penguji, dan latihan langsung menjustifikasi metodologi kelompok Anda.
Struktur Bab IIIKesalahan Umum
Struktur Baku Bab III: Metodologi Penelitian
Ikuti urutan logis ini — tiap bagian menjawab pertanyaan yang berbeda:
Bagian
Isi
Menjawab Pertanyaan
3.1 Desain Penelitian
Jenis penelitian (kuantitatif-korelasional dsb.)
Penelitian ini bertipe apa?
3.2 Populasi & Sampel
Populasi, teknik & kriteria sampling, ukuran sampel
Siapa yang diteliti?
3.3 Jenis & Sumber Data
Data sekunder (laporan keuangan, IDX) / primer
Datanya dari mana?
3.4 Definisi Operasional
Tiap variabel + rumus + skala pengukuran
Bagaimana variabelnya diukur?
3.5 Teknik Analisis Data
Uji asumsi klasik, model regresi/event study, uji hipotesis
Bagaimana data diolah?
Kesalahan Umum yang Sering Ditegur Penguji Seminar
Kesalahan
Contoh Nyata
Perbaikan
Metode tidak sesuai RQ
RQ "apakah" tapi pakai desain kualitatif
Selaraskan lagi bentuk RQ dengan pendekatan
Kriteria sampel tidak eksplisit
"Sampel dipilih yang datanya lengkap" tanpa detail
Sebutkan kriteria purposive sampling secara rinci & bernomor
Definisi operasional tanpa rumus
"Struktur modal diukur dari laporan keuangan"
Tulis rumus eksak: DER = Total Utang ÷ Total Ekuitas
Teknik analisis "digantung"
Menyebut regresi tapi tak jelaskan model apa & uji apa
Tuliskan persamaan model & daftar uji yang dipakai
Pola umumnya: penguji menegur bukan karena metode Anda salah total, melainkan karena penjelasannya tidak cukup spesifik & terukur.
Latihan Kelompok: Justifikasi Metodologi Proposal Anda
Bersama kelompok, kerjakan dalam 15 menit berdasarkan rumusan masalah yang sudah Anda susun pertemuan lalu:
Langkah Kerja
Tentukan jenis desain (deskriptif/korelasional/kausal-komparatif).
Tentukan populasi & kriteria purposive sampling Anda.
Pilih metode utama: event study atau regresi data panel (atau lainnya).
Tulis satu variabel + definisi operasional + rumusnya.
Output yang Dikumpulkan
Setengah halaman ringkasan metodologi kelompok.
Siap dipresentasikan singkat (2 menit) ke kelas.
Dosen akan memberi umpan balik langsung sebagai bekal Bab III.
Latihan ini adalah cikal-bakal draf Bab III proposal Anda — kerjakan dengan serius, bukan sekadar formalitas kelas.
Ringkasan & Pratinjau Pertemuan Berikutnya
Yang Sudah Kita Kuasai Hari Ini
Memilih pendekatan & jenis desain penelitian.
Menghitung ukuran sampel (Slovin) & memilih teknik sampling.
Memahami event study & regresi data panel — dua metode khas keuangan.
Menyusun & menghindari kesalahan umum Bab III.
Pertemuan 14 — Instrumen Pengumpulan Data
Merancang kisi-kisi kuesioner & skala Likert (bagi yang butuh data primer).
Menyusun panduan ekstraksi data sekunder dari laporan keuangan/IDX.
Uji coba instrumen sebelum pengumpulan data final.
Pertemuan terakhir sebelum UAS: simulasi seminar proposal.
Bawa draf Bab III kelompok Anda ke pertemuan berikutnya — kita akan langsung menyambungkannya dengan instrumen pengumpulan data yang konkret.