Studi Empiris — Struktur Modal (Capital Structure)
Seminar Manajemen Keuangan · Pertemuan 5 · Membedah teori, metode, dan hasil penelitian tentang bagaimana perusahaan memilih komposisi utang dan ekuitas
Bagian I
Fondasi Teori Struktur Modal
Dari dunia ideal tanpa pajak sampai realita trade-off dan hierarki pendanaan
Apa Itu Struktur Modal?
Definisi
Struktur modal adalah komposisi pendanaan jangka panjang perusahaan, yaitu perpaduan antara utang (debt) dan ekuitas (equity) yang digunakan membiayai aset dan operasional.
Utang: obligasi, pinjaman bank, kredit
Ekuitas: saham biasa, laba ditahan
Rasio umum: leverage (proporsi utang terhadap total pendanaan)
Mengapa Diteliti
3 Alasan
Memengaruhi biaya modal & nilai perusahaan
Menentukan risiko kebangkrutan (bankruptcy risk)
Sinyal ke investor tentang prospek perusahaan
Teori Modigliani-Miller: Dunia Tanpa Pajak
Modigliani & Miller (1958) mengajukan Proposisi I: dalam pasar sempurna (tanpa pajak, tanpa biaya kebangkrutan), nilai perusahaan tidak dipengaruhi struktur modal.
Proposisi I: Vlevered = Vunlevered
Proposisi II: biaya ekuitas naik linear seiring leverage naik, karena risiko pemegang saham meningkat
Implikasi: struktur modal hanya "irrelevant" bila asumsi pasar sempurna berlaku — inilah yang lalu diuji ulang dalam realita
MM Dengan Pajak & Trade-off Theory
Saat pajak dimasukkan, bunga utang menjadi pengurang pajak (tax shield) sehingga nilai perusahaan naik seiring utang bertambah — tetapi hanya sampai titik tertentu.
Trade-off theory: perusahaan menyeimbangkan manfaat tax shield vs biaya kebangkrutan (financial distress cost)
Semakin tinggi utang → manfaat pajak naik, tapi risiko gagal bayar juga naik
Ada struktur modal optimal yang memaksimalkan nilai perusahaan
Coba Sendiri: Temukan Titik Struktur Modal Optimal
Geser tingkat leverage dan amati bagaimana nilai perusahaan naik oleh tax shield lalu turun oleh biaya kebangkrutan.
Pecking Order Theory
Myers & Majluf (1984) mengusulkan bahwa perusahaan memiliki urutan preferensi pendanaan, bukan target rasio utang tertentu — didorong oleh asimetri informasi (manajer tahu lebih banyak daripada investor luar).
Perusahaan enggan terbitkan saham baru karena dianggap sinyal negatif (pasar curiga saham "dijual" saat harga dianggap mahal oleh manajer)
Berlawanan dengan trade-off theory: pecking order tidak mengasumsikan ada rasio utang target
Coba Sendiri: Satu WACC untuk Semua Divisi?
Ubah profil risiko dua divisi (misal utilitas stabil vs teknologi tinggi) dan amati bagaimana penerapan satu WACC grup bisa menerima proyek yang seharusnya ditolak, atau sebaliknya.
Hitung dari Nol #1: WACC & Tax Shield
Kasus: PT Nusantara Mandiri memiliki total pendanaan Rp 500 miliar — Rp 200 miliar utang (Kd = 10%) dan Rp 300 miliar ekuitas (Ke = 18%), tarif pajak 22%.
Ubah nilai utang, suku bunga, dan tarif PPh Badan, lalu amati bagaimana besaran tax shield tahunan berubah.
Bagian II
Metode Penelitian Empiris Struktur Modal
Variabel, model regresi panel, dan jebakan endogenitas yang wajib Anda kenali
Variabel dalam Penelitian Struktur Modal
Variabel Dependen
Leverage ratio (total utang / total aset)
Debt-to-Equity Ratio (DER)
Long-term debt ratio
Variabel Independen (Determinan)
Profitability (ROA) — umumnya berhubungan negatif dengan leverage
Firm size — perusahaan besar cenderung lebih mudah akses utang
Tangibility (aset berwujud) — jaminan pinjaman
Growth opportunity & liquidity
Model Regresi Panel Data untuk Struktur Modal
Data panel menggabungkan dimensi cross-section (banyak perusahaan) dan time-series (banyak tahun) — model umum: Leverageit = β₀ + β₁ROAit + β₂Sizeit + β₃Tangibilityit + εit
Langkah 1 — susun data leverage & determinan tiap perusahaan per tahun (format panel)
Langkah 2 — pilih model: fixed effects (mengontrol karakteristik unik tiap perusahaan) atau random effects, uji dengan Hausman test
Langkah 3 — interpretasi koefisien β: misal βROA negatif dan signifikan → profitabilitas menurunkan leverage, konsisten pecking order
Hitung dari Nol #2: Debt Ratio & DER dari Neraca
Kasus: neraca PT Sinar Abadi Tbk menunjukkan Total Liabilitas Rp 650 miliar dan Total Ekuitas Rp 350 miliar.
Langkah
Perhitungan
Nilai
1. Total Aset
650 + 350
Rp 1.000 miliar
2. Debt Ratio
650 / 1.000
65%
3. Debt-to-Equity Ratio (DER)
650 / 350
~1,86x
4. Equity Multiplier
1.000 / 350
~2,86x
5. Interpretasi
tiap Rp1 ekuitas menopang
Rp1,86 utang
Catatan Analisis
DER 1,86x
Tergolong leverage tinggi — perlu dibandingkan dengan rata-rata industri sejenis sebelum disimpulkan berisiko
Isu Endogenitas dalam Penelitian Struktur Modal
Endogenitas terjadi ketika variabel independen berkorelasi dengan error term — membuat hasil regresi bias dan tidak bisa diklaim sebagai hubungan sebab-akibat murni.
Tapi bisa jadi sebaliknya: leverage tinggi → beban bunga naik → menekan laba (profitabilitas turun)
Arah kausalitas jadi ambigu tanpa desain khusus (mis. lag variabel, instrumental variable)
Kasus 2: Omitted Variable
Kualitas manajemen tidak terukur dalam data, padahal memengaruhi baik leverage maupun profitabilitas
Jika diabaikan, koefisien regresi tercemar (bias) oleh faktor tersembunyi ini
Solusi umum: fixed effects untuk menyerap karakteristik tak-teramati yang konstan antar waktu
Bagian III
Membedah Artikel Empiris Struktur Modal
Latihan menerapkan kerangka teori-metode-hasil pada studi kasus ilustratif
Coba Sendiri: Poskan Emiten ke Zona Altman Z-Score
Masukkan rasio Modal Kerja, Laba Ditahan, EBIT, dan Penjualan relatif total aset sebuah emiten, lalu amati zona distresnya — semakin tinggi utang, semakin dekat ke zona bahaya.
Contoh Artikel Ilustratif: Struktur Modal Perusahaan Manufaktur BEI
Ringkasan Studi (Ilustrasi untuk Latihan)
Studi ilustratif ini meneliti determinan leverage pada perusahaan manufaktur yang tercatat di Bursa Efek Indonesia periode 2015–2023, menggunakan data panel tahunan dan model regresi fixed effects.
Sampel: perusahaan manufaktur sektor konsumsi
Periode: 9 tahun observasi
Variabel dependen: Debt Ratio
Variabel independen: ROA, ukuran perusahaan, tangibility, pertumbuhan penjualan
Membedah Artikel: Teori & Hipotesis
Pertanyaan Kunci Saat Membedah
Teori apa yang menjadi landasan? (trade-off theory vs pecking order theory)
Apakah hipotesis dirumuskan logis dari teori, atau sekadar tebakan tanpa dasar?
Contoh hipotesis studi ilustratif: H1 — profitabilitas berpengaruh negatif terhadap leverage (konsisten pecking order theory)
Apakah ada hipotesis yang bersaing (competing hypotheses) dari dua teori berbeda?
Membedah Artikel: Metode & Sampel
Pertanyaan Kunci Saat Membedah
Berapa jumlah sampel dan periode observasi — cukup representatif?
Model regresi apa yang dipakai? (fixed effects, random effects, atau OLS biasa yang lebih lemah)
Apakah penulis menangani isu endogenitas (lihat kembali slide sebelumnya)?
Bagaimana variabel diukur — apakah definisi operasionalnya jelas dan bisa direplikasi?
Membedah Artikel: Hasil & Interpretasi
Contoh Temuan Ilustratif
ROA berpengaruh negatif signifikan terhadap Debt Ratio
Ukuran perusahaan berpengaruh positif signifikan
Tangibility tidak signifikan pada sampel ini
Poin Kritis Interpretasi
Signifikan ≠ Penting
Signifikansi statistik tidak otomatis berarti signifikansi ekonomi/praktis — cek juga besaran koefisien (economic significance), bukan hanya nilai p
Gap Penelitian & Peluang Topik Proposal
Arah yang Bisa Anda Eksplorasi
Struktur modal pada sektor spesifik yang jarang diteliti (mis. perusahaan teknologi/digital seperti startup yang baru IPO di BEI)
Peran kepemilikan keluarga atau kepemilikan asing terhadap keputusan leverage
Dampak regulasi baru (mis. kebijakan OJK) terhadap struktur modal perusahaan sektor keuangan
Perbandingan pecking order vs trade-off pada periode krisis vs normal
Latihan: Bedah Artikel Struktur Modal Pilihan Anda
Instruksi Tugas (dikerjakan berkelompok, dibahas minggu depan):
Cari 1 artikel jurnal bereputasi (Scopus/SINTA) tentang struktur modal, terbit 5 tahun terakhir
Identifikasi: teori/hipotesis, metode/sampel, hasil/interpretasi — pakai kerangka 3 slide sebelumnya
Catat minimal 1 gap atau kelemahan metodologis dari artikel tersebut
Siapkan ringkasan 1 halaman untuk dikumpulkan sebelum sesi berikutnya
Ringkasan & Jembatan ke Pertemuan 6
Yang Sudah Anda Kuasai Hari Ini
Tiga teori struktur modal: MM, trade-off, pecking order
Variabel & model regresi panel untuk studi empiris leverage
Isu endogenitas dan cara membedah artikel secara kritis
Pertemuan Berikutnya
P6
Studi Empiris — Kebijakan Dividen: bagaimana perusahaan memutuskan membagi laba atau menahannya untuk reinvestasi
📖 Baca juga: Wacc — penjelasan mendalam dan contoh numerik.