stdsquare²
🎓 Kelas
stdsquare / materi / slides / pertemuan-03
Tema
Japan
Arcade
Dark Retro
Font
‹ Daftar slide Pertemuan 3: Studi Empiris — Penganggaran Modal (Capital Budgeting)
Program Studi Manajemen · FEB UNDIP · Seminar Manajemen Keuangan

Studi Empiris:
Penganggaran Modal

Pertemuan 3 · Capital Budgeting dalam Riset Keuangan

Dari menghitung NPV sebuah proyek sampai membedah bagaimana peneliti dunia menguji praktik dan perilaku di balik keputusan investasi perusahaan.

RPS minggu 3 · 2x50 menit

Tujuan Pembelajaran Pertemuan Ini

Sub-CPMK minggu 3: mahasiswa mampu menjelaskan konsep dasar penganggaran modal dan membedah artikel studi empiris di bidang ini secara sistematis.

Fondasi Teknis
  • Memahami definisi & jenis keputusan penganggaran modal
  • Menghitung NPV, IRR, Payback Period, dan Profitability Index dari nol
  • Mengenali kapan metode-metode ini bisa memberi rekomendasi berbeda
Kemampuan Riset
  • Memetakan ragam topik riset seputar capital budgeting
  • Membedah artikel: teori, metode, hasil, kontribusi, gap
  • Menyiapkan worksheet bedah artikel untuk tugas individu

Posisi Pertemuan 3 dalam Peta Semester

Paruh pertama semester mengulas lima topik keuangan inti secara berurutan — minggu ini giliran penganggaran modal, topik kedua setelah modal kerja.

PertemuanTopikStatus
P1–P2Dasar penelitian & studi empiris Modal KerjaSelesai minggu lalu
P3Studi Empiris Penganggaran ModalHari ini
P4Studi Empiris Biaya ModalMinggu depan
P5–P7Struktur Modal, Kebijakan Dividen, Merger/AkuisisiMenyusul
P8–P14Menyusun proposal penelitian (pasca-UTS)Paruh kedua
Bagian 1 dari 3
Dasar-Dasar
Penganggaran Modal
Sebelum membedah artikel penelitian, kita kuasai dulu perkakas hitungnya: definisi, arus kas relevan, dan empat metode evaluasi investasi.
NPV IRR Payback & PI

Apa Itu Penganggaran Modal?

Penganggaran modal (capital budgeting) adalah proses perencanaan & evaluasi pengeluaran dana untuk aset jangka panjang yang manfaatnya melampaui satu tahun.

Ekspansi
Menambah kapasitas — contoh: Tokopedia membangun pusat data baru untuk menampung lonjakan transaksi.
Penggantian
Mengganti aset lama — contoh: pabrik tekstil mengganti mesin tenun tua dengan yang lebih efisien.
Wajib & Lainnya
Regulasi (mis. instalasi pengolah limbah) atau proyek strategis non-finansial langsung.
Karena dananya besar dan terikat lama, keputusan ini sulit dibatalkan — inilah sebabnya evaluasinya harus cermat, dan mengapa topik ini begitu populer diteliti.

Arus Kas Relevan: Bahan Baku Semua Metode

Semua metode evaluasi investasi memakai arus kas inkremental setelah pajak (bukan laba akuntansi) — arus kas tambahan yang hanya muncul karena proyek ini dijalankan.

IdentifikasiProyek & AsetEstimasi ArusKas InkrementalEvaluasiNPV · IRR · PP · PIKeputusanTerima / Tolak
Sunk cost diabaikan — biaya yang sudah terjadi (mis. studi kelayakan yang sudah dibayar) tidak relevan; yang dihitung hanya arus kas masa depan akibat proyek.

Empat Metode Evaluasi Investasi

Semua metode memakai arus kas yang sama, tapi menjawab pertanyaan berbeda. Berikut peta singkatnya sebelum kita hitung satu per satu.

NPV
Net Present Value
Selisih nilai sekarang kas masuk vs investasi. >0 = diterima.
IRR
Internal Rate of Return
Tingkat diskonto saat NPV = 0. > biaya modal = diterima.
PP
Payback Period
Berapa lama modal kembali. Cepat = disukai (abai nilai waktu uang).
PI
Profitability Index
Rasio PV kas masuk terhadap investasi. >1 = diterima.
Konsensus akademik: NPV paling teoretis-benar karena satu-satunya yang secara konsisten memaksimalkan nilai perusahaan — tapi survei praktik menunjukkan cerita yang lebih rumit (lihat Bagian 2).

Hitung dari Nol: Net Present Value (NPV)

Kasus: usaha kuliner mempertimbangkan mesin oven baru — investasi Rp500 juta, arus kas masuk Rp150 juta/tahun selama 5 tahun, biaya modal 10%.

LangkahPerhitunganNilai
1. Investasi awal (kas keluar)Diketahui langsungRp500.000.000
2. Arus kas masuk per tahunDiketahui langsung, 5 tahunRp150.000.000
3. Faktor anuitas PV (5 thn, 10%)[1-(1,10)^-5] / 0,103,7908
4. PV total kas masuk150 juta × 3,7908Rp568.620.000
5. NPV568,62 juta − 500 jutaRp68.620.000
Keputusan
NPV > 0
Rp68,62 juta nilai tambah — proyek diterima

Hitung dari Nol: Internal Rate of Return (IRR)

Kasus yang sama. IRR = tingkat diskonto yang membuat NPV persis nol — kita cari lewat coba-coba (trial) lalu interpolasi.

LangkahPerhitunganNilai
1. Coba diskonto 15%150 juta × 3,3522 − 500 jutaNPV = +Rp2.830.000
2. Coba diskonto 16%150 juta × 3,2743 − 500 jutaNPV = −Rp8.860.000
3. Interpolasi antara 15%–16%15% + [2,83/(2,83+8,86)] × 1%IRR ≈ 15,24%
4. Bandingkan dengan biaya modal15,24% vs 10%Selisih +5,24%
Keputusan
IRR > Biaya Modal
15,24% > 10% — proyek diterima, konsisten dengan NPV

Coba Sendiri: Kalkulator NPV & IRR

Ubah investasi awal, arus kas tahunan, dan biaya modal, lalu amati bagaimana NPV dan IRR bergerak bersamaan.

Hitung dari Nol: Payback Period & Profitability Index

Dua metode pelengkap, memakai arus kas dan hasil NPV yang sama dari slide sebelumnya.

Payback Period
LangkahPerhitunganNilai
Thn 1–3 kumulatif150jt × 3 tahunRp450 juta
Sisa investasi500jt − 450jtRp50 juta
Bagian tahun ke-450jt ÷ 150jt0,33 tahun
Payback Period3 + 0,333,33 tahun
Profitability Index
LangkahPerhitunganNilai
PV kas masuk (dari NPV)DiketahuiRp568,62 juta
Investasi awalDiketahuiRp500 juta
PI568,62jt ÷ 500jt1,14
KeputusanPI > 1Diterima

Coba Sendiri: Bandingkan Keempat Kriteria Investasi

Masukkan satu skenario arus kas dan lihat bagaimana NPV, IRR, Payback, dan PI menilai kelayakannya secara berdampingan.

Kapan Metode-Metode Ini Berbeda Rekomendasi?

Pada proyek sederhana seperti kasus oven, keempat metode sepakat. Tapi pada situasi tertentu, mereka bisa saling bertentangan.

Sumber Konflik
  • Proyek saling eksklusif berskala beda (proyek besar vs kecil)
  • Pola arus kas tidak konvensional (kas keluar berulang)
  • Perbedaan asumsi reinvestasi (NPV: biaya modal; IRR: sebesar IRR itu sendiri)
Mengapa Ini Relevan untuk Riset
  • Peneliti ingin tahu metode mana yang benar-benar dipakai manajer saat konflik terjadi
  • Membuka ruang studi perilaku: mengapa manajer "irasional" tetap memilih IRR atau Payback
  • Jadi salah satu gap riset populer di jurnal keuangan terapan

Coba Sendiri: Titik Crossover NPV vs IRR

Geser skala dua proyek yang saling eksklusif dan temukan titik crossover rate tempat rekomendasi NPV dan IRR mulai berbeda.

Bagian 2 dari 3
Lanskap Studi Empiris
Penganggaran Modal
Dari survei praktik ribuan CFO, real options, sampai bias perilaku manajer — inilah medan riset yang telah berkembang puluhan tahun.
Survei Praktik Real Options Bias Perilaku

Peta Topik Riset Penganggaran Modal

Lima aliran besar riset yang berkembang sejak 1980-an hingga kini — masing-masing menjawab pertanyaan berbeda tentang praktik penganggaran modal.

Survei Praktik
Metode apa yang benar-benar dipakai CFO?
Real Options
Nilai fleksibilitas menunda/membatalkan proyek
Bias Perilaku
Overconfidence & heuristik manajer
Capital Rationing
Ranking proyek saat dana terbatas
Pasar Berkembang
Praktik di negara seperti Indonesia
Kelima aliran ini saling tumpang tindih — satu artikel bisa membahas real options SEKALIGUS dalam konteks pasar berkembang, misalnya perusahaan tambang di Indonesia.

Bedah Artikel #1: Survei Praktik CFO

Contoh klasik: Graham & Harvey (2001), "The Theory and Practice of Corporate Finance: Evidence from the Field", Journal of Financial Economics — survei terhadap 392 CFO perusahaan AS.

Teori
Menguji apakah praktik nyata sejalan dengan preskripsi buku teks keuangan (NPV sebagai metode "terbaik" secara teoretis).
Metode
Survei kuesioner berskala besar (392 CFO) tentang metode evaluasi investasi & estimasi biaya modal yang benar-benar dipakai.
Hasil
NPV & IRR paling banyak dipakai perusahaan besar; Payback Period tetap populer, terutama perusahaan kecil dan manajer berlatar non-keuangan.
Kontribusi & Gap
Kontribusi: bukti langsung dari lapangan, bukan asumsi teoretis. Gap: minim data dari pasar berkembang — celah yang bisa diisi riset di Indonesia.

Bedah Artikel #2: Ilustrasi Studi Pasar Berkembang

Contoh ilustratif komposit (sintesis pola umum dari sejumlah studi survei praktik di pasar berkembang, termasuk Indonesia) — bukan sitasi tunggal spesifik.

Teori
Menguji apakah temuan Graham & Harvey (pasar maju) berlaku sama di perusahaan pasar berkembang dengan akses modal & tata kelola berbeda.
Metode
Survei & wawancara CFO perusahaan tercatat di bursa lokal (mis. BEI), dilengkapi analisis laporan tahunan.
Hasil
Payback Period & heuristik sederhana relatif lebih dominan; estimasi biaya modal formal (WACC) jarang dilakukan presisi karena data pasar modal lokal terbatas.
Kontribusi & Gap
Kontribusi: menunjukkan konteks institusional memengaruhi praktik. Gap: minim studi longitudinal & sektor UMKM — peluang besar bagi proposal Anda.

Ragam Metode Penelitian dalam Studi Capital Budgeting

Berbeda topik riset, berbeda pula metode yang paling cocok dipakai peneliti untuk mengujinya.

MetodeCocok untuk TopikContoh Sumber Data
Survei kuesionerPraktik & preferensi metode evaluasiCFO/manajer keuangan (mis. Graham & Harvey)
Analisis arsip (archival)Dampak investasi terhadap kinerja sahamLaporan tahunan, data harga saham BEI
Event studyReaksi pasar saat pengumuman investasi besarData harga saham di sekitar tanggal pengumuman
Eksperimen/labBias perilaku & heuristik pengambilan keputusanSimulasi keputusan investasi pada mahasiswa/manajer

Gap Riset & Peluang Konteks Indonesia

Sebagian besar literatur klasik penganggaran modal lahir dari data perusahaan pasar maju — inilah beberapa celah yang masih terbuka lebar.

Gap yang Sering Disebut
  • Minim studi longitudinal (bertahun-tahun) di perusahaan Indonesia
  • Praktik penganggaran modal UMKM hampir tidak diteliti
  • Real options di sektor sumber daya alam (tambang, sawit) masih jarang
Sumber Data yang Bisa Dipakai
  • Laporan tahunan & data harga saham emiten BEI
  • Survei langsung ke CFO/manajer keuangan perusahaan lokal
  • Wawancara pemilik UMKM tentang keputusan investasi mereka
Bagian 3 dari 3
Dari Membaca
ke Meneliti
Saatnya mempraktikkan kerangka bedah artikel secara mandiri — latihan kelas, lalu tugas individu yang menyiapkan Anda untuk proposal penelitian.
Latihan Kelas Tugas Individu

Latihan Kelas: Worksheet Bedah Artikel

Kerjakan berkelompok (3–4 orang), 15 menit, menggunakan satu artikel penganggaran modal yang dibagikan di kelas.

Instruksi Langkah demi Langkah
  • 1. Teori — Teori apa yang mendasari pertanyaan penelitian artikel ini?
  • 2. Metode — Data apa yang dipakai? Survei, arsip, event study, atau eksperimen?
  • 3. Hasil — Apa temuan utama, dalam satu-dua kalimat?
  • 4. Kontribusi — Apa yang baru dibanding penelitian sebelumnya?
  • 5. Gap — Apa yang belum dijawab, atau bisa diuji di konteks Indonesia?
Tunjuk satu juru bicara per kelompok untuk memaparkan hasil worksheet secara singkat (maksimal 2 menit) di 10 menit terakhir sesi.

Tugas Individu & Pratinjau Pertemuan 4

Tugas Individu (Kumpul Sebelum P4)
  • Cari 1 artikel jurnal bereputasi tentang penganggaran modal
  • Isi worksheet 5 elemen (teori/metode/hasil/kontribusi/gap)
  • Tambahkan 2–3 kalimat: relevansi gap tersebut untuk konteks Indonesia
  • Format: 1 halaman, sitasi lengkap (penulis, tahun, jurnal)
Pratinjau Pertemuan 4
  • Topik: Studi Empiris Biaya Modal (cost of capital)
  • Akan menyambung langsung ke biaya modal 10% yang kita pakai hari ini
  • Bawa hasil worksheet artikel Anda untuk didiskusikan singkat

📖 Baca juga: Npv Vs Irr — penjelasan mendalam dan contoh numerik.