stdsquare²
🎓 Kelas
stdsquare / materi / slides / pertemuan-09
Tema
Japan
Arcade
Dark Retro
Font
‹ Daftar slide Pertemuan 9: Modul Sales dalam ERP: Sales Process dan Point of Sale (POS) Systems
Program Studi Bisnis Digital · FEB Undip

Perencanaan Sumber Daya Perusahaan

Pertemuan 9: Modul Sales dalam ERP — Sales Process dan Point of Sale (POS) Systems

Bagaimana ERP mengintegrasikan proses penjualan — dari penawaran harga sampai kasir toko — menjadi satu alur data yang mengalir tanpa putus.

RPS minggu 10 · 2x50 menit
Bagian 1 dari 3
Fondasi Sales Process dalam ERP
Mengenal alur Order-to-Cash: dari penawaran harga sampai uang masuk ke rekening perusahaan.

Tujuan Pembelajaran Hari Ini

Sub-CPMK A
O2C
Order-to-Cash
Mahasiswa mampu menjelaskan tahapan proses penjualan dalam ERP dari penawaran harga hingga penerimaan pembayaran.
Sub-CPMK B
POS
Point of Sale
Mahasiswa mampu menganalisis cara kerja sistem POS dan integrasinya secara real-time dengan modul ERP lain.
Fokus tambahan: menghitung komponen harga jual (diskon, PPN) dan komisi sales sebagai bagian dari proses transaksi penjualan.

Mengapa Proses Sales Harus Terintegrasi?

Tanpa ERP, data penjualan tersebar di banyak sistem terpisah — rawan selisih, keterlambatan, dan kerugian.

Skenario Tanpa Integrasi
  • Sales mencatat pesanan di Excel
  • Gudang tidak tahu stok sudah dijanjikan ke pelanggan lain
  • Finance terlambat menagih karena tidak tahu barang sudah dikirim
Skenario Dengan ERP
  • Sales order otomatis mengecek ketersediaan stok
  • Gudang menerima instruksi pengiriman otomatis
  • Invoice terbit otomatis begitu barang keluar

Alur Order-to-Cash (O2C)

Rangkaian proses standar penjualan dalam ERP, dari kontak pertama dengan pelanggan sampai kas diterima.

1Inquiry &Quotation2SalesOrder3CreditCheck4Delivery &Shipping5Billing &Invoice6Payment
O2C = tulang punggung modul Sales; tiap langkah menghasilkan dokumen yang otomatis memicu langkah berikutnya.

Tahap Awal: Inquiry, Quotation, Sales Order

Inquiry

Pelanggan menanyakan ketersediaan & estimasi harga produk. Belum ada komitmen.

Quotation

Perusahaan mengajukan penawaran resmi (harga, syarat pembayaran, jangka waktu berlaku).

Sales Order

Pelanggan setuju → dokumen mengikat yang memicu proses gudang & keuangan.

Glosarium: Sales Order (SO) adalah dokumen komitmen resmi penjualan dalam ERP — berbeda dari quotation yang sifatnya masih penawaran.

Master Data yang Mendukung Proses Sales

Sales order tidak berdiri sendiri — ia menarik data dari tiga master data utama.

Customer Master
CM
Alamat pengiriman, batas kredit, riwayat pembayaran pelanggan.
Material Master
MM
Kode barang, satuan, harga dasar, dan data stok per gudang.
Pricing Condition
PC
Aturan diskon, pajak, dan syarat harga khusus per pelanggan/produk.

Hitung dari Nol: Harga Jual dengan Diskon & PPN

Toko elektronik menjual laptop harga dasar Rp 8.000.000 dengan diskon promo 5%, lalu dikenai PPN efektif 11% (PMK 131/2024).

LangkahPerhitunganNilai
1. Harga dasar produkdiberikanRp 8.000.000
2. Diskon promo 5%5% × Rp 8.000.000− Rp 400.000
3. Harga setelah diskonRp 8.000.000 − Rp 400.000Rp 7.600.000
4. PPN efektif 11%11% × Rp 7.600.000Rp 836.000
5. Total dibayar pelangganRp 7.600.000 + Rp 836.000Rp 8.436.000
Total Diterima Kasir
Rp 8.436.000
Sistem ERP menghitung ini otomatis dari pricing condition
Bagian 2 dari 3
Kontrol & Integrasi Sales dengan Modul Lain
Credit management, ketersediaan stok, dan komisi sales — bagaimana modul Sales "bicara" dengan modul lain.

Credit Management: Menjaga Risiko Piutang

Sebelum sales order diproses lebih lanjut, ERP mengecek batas kredit (credit limit) pelanggan.

Cara Kerja
  • Sistem menjumlahkan piutang berjalan + order baru
  • Bandingkan dengan batas kredit yang disetujui
  • Jika melebihi → order otomatis diblokir menunggu persetujuan finance
Contoh Kasus

Distributor sembako memberi batas kredit Rp 50 juta ke sebuah warung grosir. Piutang berjalan Rp 45 juta, order baru Rp 10 juta → total Rp 55 juta > limit → order tertahan otomatis.

Available-to-Promise (ATP): Janji yang Bisa Ditepati

ATP mengecek stok riil dikurangi yang sudah dijanjikan ke pelanggan lain, sebelum sales order dikonfirmasi.

Stok Gudang100 unitSudah Dijanjikan30 unit=Tersedia (ATP)70 unit
Tanpa ATP, perusahaan berisiko oversell — menjanjikan barang yang sebenarnya sudah habis dijanjikan ke pelanggan lain.

Hitung dari Nol: Kuota & Komisi Sales

Seorang sales rep target bulanan Rp 200.000.000, realisasi penjualan Rp 250.000.000. Komisi 3% dihitung dari kelebihan atas target.

LangkahPerhitunganNilai
1. Target kuota bulanandiberikanRp 200.000.000
2. Realisasi penjualandiberikan (dari sales order tercatat)Rp 250.000.000
3. Capaian kuota250.000.000 ÷ 200.000.000 × 100125%
4. Kelebihan atas targetRp 250.000.000 − Rp 200.000.000Rp 50.000.000
5. Komisi 3% dari kelebihan3% × Rp 50.000.000Rp 1.500.000
Komisi Diterima Sales Rep
Rp 1.500.000
Capaian kuota 125% — dihitung otomatis dari data sales order ERP

Coba Sendiri: Simulasikan Kuota & Komisi Sales Rep

Ubah target kuota, realisasi penjualan, dan tarif komisi, lalu amati bagaimana capaian kuota dan komisi yang diterima berubah.

Bagian 3 dari 3
Point of Sale (POS) Systems
Dari mesin kasir sederhana ke titik penjualan yang terhubung langsung ke jantung sistem ERP perusahaan.

Apa itu Point of Sale (POS)?

POS = titik di mana transaksi penjualan ritel terjadi — kombinasi hardware (mesin kasir, scanner) dan software yang terhubung ke ERP.

Kasir Tradisional (Sebelum ERP)
  • Mesin kasir berdiri sendiri, tidak terhubung sistem lain
  • Rekap stok & penjualan dilakukan manual tiap akhir hari
  • Data terlambat sampai ke kantor pusat
POS Modern Terintegrasi ERP
  • Tiap scan barcode langsung update stok di database pusat
  • Data penjualan real-time terlihat oleh manajemen
  • Metode pembayaran (tunai, QRIS, kartu) tercatat otomatis

Arsitektur Integrasi POS ↔ ERP

Terminal POSModul Sales(catat transaksi)Modul InventoryModul FinanceDatabasePusat ERP
Satu transaksi kasir memicu update di tiga modul sekaligus secara otomatis, tanpa input manual berulang.

Walkthrough: Transaksi POS di Minimarket

Ikuti tahap demi tahap saat pelanggan membeli 2 barang di kasir minimarket terintegrasi ERP.

TahapApa yang TerjadiModul Terdampak
1. Scan barcodeKasir scan 2 produk; harga & nama barang muncul otomatis dari material masterSales
2. Hitung totalSistem jumlahkan harga, terapkan diskon & PPN otomatis dari pricing conditionSales
3. Pilih pembayaranPelanggan bayar via QRIS; sistem catat metode & jumlah pembayaranFinance
4. Cetak strukStruk tercetak, transaksi tersimpan dengan nomor referensi unikSales
5. Update stokStok gudang toko berkurang 2 unit secara real-time di database pusatInventory

POS Modern: Analytics & Omnichannel

Sales Analytics
Real-time
Manajemen bisa melihat produk terlaris per jam, per gerai, tanpa menunggu laporan akhir bulan — mendukung keputusan restock cepat.
Omnichannel
1 Data
Stok & harga sinkron antara toko fisik dan channel online (Tokopedia, Shopee) dalam satu sistem ERP yang sama.
Contoh nyata: retailer seperti Matahari Department Store menyinkronkan stok toko fisik dan marketplace agar pelanggan tidak membeli barang yang ternyata sudah habis.

Latihan Diskusi Kelas

Instruksi

Berkelompok 3-4 orang. Pilih satu bisnis ritel yang Anda kenal (kafe, minimarket, toko online). Diskusikan dan presentasikan singkat:

  • Di titik mana proses Order-to-Cash bisa terjadi pada bisnis tersebut?
  • Apa risiko jika sistem POS-nya tidak terhubung ke sistem inventory pusat?
  • Hitung: jika harga produk Rp 50.000, diskon member 10%, PPN 11% — berapa total dibayar pelanggan?
Waktu diskusi: 10 menit. Siapkan 1 juru bicara per kelompok.

Rangkuman: Sales & POS dalam ERP

KonsepInti
Order-to-Cash (O2C)Inquiry → Quotation → Sales Order → Delivery → Billing → Payment
Credit ManagementCegah risiko piutang dengan mengunci order yang melebihi batas kredit
ATPStok riil dikurangi yang sudah dijanjikan = stok yang boleh ditawarkan lagi
POS ModernTerminal kasir yang terhubung real-time ke Sales, Inventory, dan Finance
Satu benang merah: setiap transaksi penjualan — besar atau sekecil struk minimarket — mengalir otomatis ke seluruh sistem ERP tanpa input manual berulang.

Penutup & Persiapan Minggu Depan

Minggu Depan

Modul Customer Relationship Management (CRM) & Knowledge Management — bagaimana ERP mengelola hubungan pelanggan jangka panjang, bukan hanya transaksi sesaat.

Tugas
Baca
Studi kasus CRM ritel
Bawa 1 contoh program loyalitas pelanggan (kartu member, poin reward) yang pernah Anda alami sebagai bahan diskusi minggu depan.