stdsquare²
🎓 Kelas
stdsquare / materi / slides / pertemuan-01
Tema
Japan
Arcade
Dark Retro
Font
‹ Daftar slide Pertemuan 1: Pendahuluan: Ruang Lingkup dan Sejarah Perekonomian Indonesia
RPS minggu 1 · 2x50 menit

Ruang Lingkup dan Sejarah Perekonomian Indonesia

Pendahuluan — Perekonomian Indonesia, Manajemen FEB UNDIP

Dari mana ekonomi Indonesia berasal, apa yang membentuknya hari ini, dan mengapa memahami sejarahnya penting bagi setiap calon manajer.

Peta Pertemuan Hari Ini

Jam ke-1 (50 menit)
  • Apa itu "perekonomian Indonesia" sebagai objek kajian
  • Ruang lingkup mata kuliah selama satu semester
  • Mengapa mahasiswa manajemen perlu mempelajarinya
  • Sumber data resmi: BPS, BI, OJK
Jam ke-2 (50 menit)
  • Sejarah ekonomi masa kolonial Belanda
  • Era Orde Lama dan Orde Baru
  • Reformasi dan krisis 1997/1998
  • Indonesia hari ini: G20 dan ekonomi digital
Bagian 1
Apa itu Perekonomian Indonesia?
Mendefinisikan objek kajian, ruang lingkup, dan mengapa penting bagi mahasiswa manajemen

Mendefinisikan "Perekonomian Indonesia"

Perekonomian Indonesia adalah kajian sistematis tentang bagaimana sumber daya di wilayah Indonesia dialokasikan — siapa yang memproduksi apa, bagaimana barang didistribusikan, dan siapa yang mengonsumsi hasilnya — dalam kerangka sejarah, kelembagaan, dan kebijakan yang khas Indonesia.
Bukan Sekadar
Teori ekonomi umum yang berlaku di mana saja tanpa konteks
Melainkan
Teori ekonomi + fakta empiris + sejarah + kelembagaan Indonesia
Untuk
Memahami dan memecahkan masalah ekonomi riil di negeri sendiri

Ruang Lingkup Mata Kuliah Satu Semester

Fondasi (Minggu 1-6)
  • Ruang lingkup dan sejarah (hari ini)
  • Sistem ekonomi & Sistem Ekonomi Pancasila
  • Pendapatan nasional (PDB/PNB) & pertumbuhan
  • Perubahan struktur ekonomi
  • Distribusi pendapatan & kemiskinan
  • Kependudukan, tenaga kerja & IPM
Aplikasi Sektoral (Minggu 7-14)
  • Investasi, konsumsi & pengeluaran pemerintah
  • Perdagangan luar negeri & neraca pembayaran
  • Utang luar negeri
  • Pertanian & industri
  • UMKM & koperasi
  • Demokrasi ekonomi & tantangan globalisasi

Mengapa Ini Penting bagi Mahasiswa Manajemen?

Konteks Bisnis
Setiap keputusan pemasaran, produksi, dan investasi terjadi dalam kondisi makro Indonesia yang spesifik
Kebijakan Publik
Suku bunga BI, kurs rupiah, dan pajak memengaruhi biaya modal dan strategi harga perusahaan
Peluang Karier
Analis ekonomi, riset pasar, dan konsultan kebijakan membutuhkan pemahaman ekonomi domestik yang kuat
Contoh nyata: keputusan Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan langsung memengaruhi biaya pinjaman korporasi yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI), termasuk emiten besar seperti BBCA dan Astra International.

Tiga Sumber Data Resmi yang Akan Kita Pakai

BPS
Badan Pusat Statistik — data PDB, inflasi, kemiskinan, ketenagakerjaan, sensus penduduk
BI
Bank Indonesia — suku bunga acuan (BI-Rate), kurs rupiah, neraca pembayaran, inflasi bulanan
OJK
Otoritas Jasa Keuangan — statistik perbankan, pasar modal, dan lembaga jasa keuangan lain
Sepanjang semester, tugas dan diskusi kita akan selalu merujuk data dari ketiga lembaga ini — bukan opini di media sosial atau sumber yang tidak jelas asal-usulnya.
Bagian 2
Era Kolonial: Fondasi yang Terbentuk
Bagaimana struktur ekonomi Indonesia hari ini berakar dari tiga setengah abad penjajahan

Walkthrough: Dari Tanam Paksa ke Politik Etis

TahapKejadianDampak Struktural
1830Cultuurstelsel (Sistem Tanam Paksa) diberlakukan Gubernur Jenderal Van den BoschPetani wajib menanam komoditas ekspor (kopi, tebu, nila) untuk kas kolonial Belanda
1870Undang-Undang Agraria membuka investasi swasta Belanda di perkebunanLahirnya ekonomi perkebunan (kelapa sawit, karet, teh) berorientasi ekspor
1901Politik Etis diperkenalkan sebagai "balas budi" kolonialInvestasi terbatas pada irigasi, pendidikan, dan migrasi penduduk (transmigrasi awal)
1930-anDepresi ekonomi global menekan harga komoditas eksporEkonomi kolonial goyah, memperlihatkan ketergantungan berlebih pada ekspor primer
Warisan struktural: ekonomi ekstraktif berbasis ekspor komoditas mentah dan ketimpangan antarwilayah masih terasa hingga hari ini.

Struktur Ekonomi Kolonial: Ekstraktif dan Dualistik

Sektor Modern (Ekspor)Perkebunan besar BelandaPertambangan & tambang minyakModal asing, teknologi impor-> berorientasi pasar duniaSedikit tenaga kerja terserapSektor Tradisional (Subsisten)Pertanian rakyat skala kecilKerajinan & perdagangan lokalTeknologi sederhana-> untuk konsumsi sendiriMenyerap mayoritas pendudukjurang
Konsep ini disebut "ekonomi dualistik" (dual economy) — istilah dari ekonom Belanda J.H. Boeke, menggambarkan dua sektor yang hidup berdampingan tanpa saling terintegrasi.
Bagian 3
Kemerdekaan hingga Reformasi
Orde Lama, Orde Baru, krisis 1997/1998, dan lahirnya era reformasi

Hitung dari Nol: Pertumbuhan PDB per Kapita Orde Baru

Ilustrasi sederhana menghitung pertumbuhan PDB per kapita riil untuk memahami mengapa era Orde Baru (1966-1998) disebut sebagai periode "keajaiban ekonomi" (economic miracle) Asia Timur-Tenggara.

LangkahPerhitunganNilai
PDB per kapita 1968 (awal Orde Baru, harga konstan, ilustratif)Data dasarUSD 70
PDB per kapita 1996 (sebelum krisis, ilustratif)Data dasarUSD 1.150
Kelipatan pertumbuhan selama 28 tahun1.150 / 70~16,4 kali
Rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR)(1.150/70)^(1/28) - 1, dalam persen~10,4% per tahun
Kesimpulan
~16x
lipat ganda PDB per kapita dalam satu generasi (1968-1996)

Dari Ekonomi Terpimpin ke Pembangunanisme

1945ProklamasiKemerdekaan1959-1965Ekonomi Terpimpin(Orde Lama), hiperinflasi1966-1998Orde Baru, stabilisasi& pembangunanisme1997-1998Krisis moneter& Reformasi
Orde Lama (1959-1965): nasionalisasi perusahaan Belanda, hiperinflasi >600% per tahun, konfrontasi dengan Barat menghambat investasi.
Orde Baru (1966-1998): stabilisasi moneter, Repelita (rencana lima tahun), investasi asing dibuka lewat UU PMA 1967, tetapi disertai korupsi dan kroni.

Krisis Moneter 1997/1998: Titik Balik

Kurs Rupiah
~600%
depresiasi dari ~Rp 2.400 menjadi puncak ~Rp 16.800/USD (ilustratif, Jul 1997-Jan 1998)
Pertumbuhan PDB
-13%
kontraksi ekonomi tahun 1998, salah satu yang terdalam di Asia
Hasil Politik
1998
Suharto lengser setelah 32 tahun berkuasa, dimulainya era Reformasi
Warisan kelembagaan: lahirnya Bank Indonesia yang independen (UU No. 23/1999) dan Otoritas Jasa Keuangan sebagai respons atas lemahnya pengawasan sektor keuangan sebelum krisis.
Bagian 4
Indonesia Hari Ini: dari Reformasi ke Ekonomi Digital
Desentralisasi, keanggotaan G20, dan transformasi digital yang mengubah lanskap bisnis

Reformasi: Desentralisasi dan Demokratisasi Ekonomi

Desentralisasi Fiskal
  • UU Otonomi Daerah (1999, direvisi bertahap) mengalihkan kewenangan fiskal ke provinsi/kabupaten
  • Dana Alokasi Umum & Dana Bagi Hasil ke daerah penghasil sumber daya alam
  • Tujuan: pemerataan pembangunan, kurangi ketimpangan Jawa-luar Jawa
Reformasi Kelembagaan
  • Bank Indonesia independen fokus stabilitas harga
  • Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dibentuk 2002
  • Pasar modal & perbankan diawasi lebih ketat (kelak OJK)

Indonesia di Panggung Ekonomi Global

Ukuran Ekonomi
~Top 20
PDB Indonesia termasuk terbesar dunia; anggota tetap G20 sejak forum ini didirikan 1999
Populasi
~280 juta
penduduk terbanyak ke-4 dunia — pasar domestik besar jadi bantalan saat krisis global
Bonus Demografi
~68%
proporsi penduduk usia produktif (15-64 tahun) — peluang sekaligus tantangan lapangan kerja
Keanggotaan G20 memberi Indonesia kursi dalam perumusan kebijakan ekonomi global, termasuk saat menjadi tuan rumah KTT G20 di Bali tahun 2022.

Transformasi Digital: Lanskap Bisnis Baru

E-commerceTokopedia, Shopee,BukalapakBuka akses pasarnasional bagi UMKMFintechGoPay, OVO, Dana,pinjaman digitalPercepat inklusikeuanganRide-hailing & LogistikGojek, Grab(kini bagian GoTo)Ciptakan lapangan kerjainformal baru
Ekonomi digital Indonesia diproyeksikan menjadi salah satu yang terbesar di Asia Tenggara, didorong oleh penetrasi internet dan populasi muda yang melek teknologi.

Latihan: Menghubungkan Sejarah dengan Data Hari Ini

Instruksi tugas (dikumpulkan pertemuan depan):
  • Pilih satu provinsi selain Jawa (misalnya Sumatra Utara, Kalimantan Timur, atau Papua)
  • Cari data PDRB per kapita provinsi tersebut dari situs BPS (bps.go.id)
  • Bandingkan dengan PDRB per kapita DKI Jakarta pada tahun yang sama
  • Tulis maksimal satu halaman: apakah pola ketimpangan yang berakar dari era kolonial (Slide 10) masih terlihat pada data hari ini? Jelaskan alasannya
Tujuan latihan ini: melatih Anda mencari data resmi BPS secara mandiri sekaligus menghubungkan konsep sejarah dengan bukti empiris terkini.

Ringkasan Pertemuan 1

Yang Sudah Kita Pelajari
  • Perekonomian Indonesia = teori + fakta empiris + sejarah + kelembagaan
  • Ruang lingkup mata kuliah selama satu semester
  • Tiga sumber data resmi: BPS, BI, OJK
  • Perjalanan sejarah: kolonial → Orde Lama → Orde Baru → krisis 1998 → Reformasi → digital
Menuju Pertemuan 2
  • Topik: Sistem Ekonomi & Sistem Ekonomi Pancasila
  • Bawa hasil latihan pencarian data BPS Anda
  • Baca sekilas: perbedaan sistem ekonomi pasar, komando, dan campuran

Ekonomi Indonesia hari ini adalah hasil akumulasi tiga setengah abad sejarah — memahaminya adalah kunci membaca masa depan bisnis Anda.