stdsquare²
🎓 Kelas
stdsquare / materi / slides / pertemuan-14
Tema
Japan
Arcade
Dark Retro
Font
‹ Daftar slide Pertemuan 14: Keseimbangan di Pasar Uang — penurunan dan interpretasi kurva LM yang menunjukkan keseimbangan di pasar uang
Program Studi Bisnis Digital • FEB

Pengantar Ekonomi

Pertemuan 14 — Keseimbangan di Pasar Uang: Kurva LM

Bagaimana permintaan dan penawaran uang menentukan suku bunga, dan bagaimana pasangan pendapatan nasional – suku bunga itu membentuk kurva LM.

RPS MINGGU 15 • 2 × 50 MENIT
Bagian 1 dari 3
Dasar Pasar Uang: Permintaan & Penawaran
Apa itu uang, mengapa orang memegang uang tunai (bukan langsung menginvestasikannya), dan siapa yang mengendalikan jumlah uang beredar di Indonesia.

Tujuan Pembelajaran Hari Ini

Setelah pertemuan ini, Anda diharapkan mampu menjelaskan & menurunkan keseimbangan pasar uang dalam bentuk kurva LM. Secara rinci:

CAPAIAN 1
PERMINTAAN UANG
Menjelaskan tiga motif orang memegang uang tunai (transaksi, berjaga-jaga, spekulasi).
CAPAIAN 2
KESEIMBANGAN r*
Menghitung suku bunga keseimbangan dari perpotongan permintaan (Md) & penawaran uang (Ms).
CAPAIAN 3
MENURUNKAN LM
Menurunkan kurva LM dari sepasang titik keseimbangan pada level pendapatan (Y) berbeda.
CAPAIAN 4
INTERPRETASI
Menginterpretasikan pergeseran & kemiringan LM akibat kebijakan moneter Bank Indonesia.

Mengapa Bunga Kredit UMKM Digital Naik-Turun?

Bayangkan Anda menjalankan toko online dan mengajukan kredit modal kerja ke bank atau fintech P2P lending (pinjaman daring dari orang ke orang) untuk stok Ramadan.

BULAN JANUARI
BUNGA 8%
Anda mengajukan pinjaman Rp 50 juta, disetujui dengan bunga 8% per tahun.
BULAN JULI
BUNGA 11%
Anda mengajukan pinjaman serupa, tapi bunga naik jadi 11%. Apa yang berubah?
PERTANYAAN KITA
MENGAPA?
Jawabannya ada di pasar uang — tempat suku bunga sesungguhnya ditentukan.
Suku bunga bukan angka yang ditentukan sembarangan oleh bank — ia adalah harga keseimbangan di pasar uang, hasil pertemuan permintaan & penawaran uang beredar.

Apa Itu Uang, dan Apa Itu Pasar Uang?

Pasar uang (dalam teori makro) adalah tempat jumlah uang beredar bertemu keinginan masyarakat memegang uang tunai — bukan pasar saham/obligasi.
FUNGSI 1
ALAT TUKAR
Uang mempermudah transaksi — membayar ojek online tanpa harus barter.
FUNGSI 2
SATUAN HITUNG
Harga barang di Tokopedia dinyatakan dalam Rupiah, satuan yang dipahami semua orang.
FUNGSI 3
PENYIMPAN NILAI
Uang bisa ditabung untuk dipakai nanti — walau nilainya tergerus inflasi.
Yang diperjualbelikan di pasar uang bukan barang, melainkan likuiditas (uang tunai yang siap pakai) — "harganya" adalah suku bunga (r).

Tiga Motif Permintaan Uang (Keynes)

Mengapa Anda mau memegang uang tunai, padahal uang di dompet tidak memberi bunga? Ekonom John Maynard Keynes mengidentifikasi tiga motif:

MOTIF 1
TRANSAKSI
Untuk belanja sehari-hari — bayar GoFood, isi saldo OVO. Naik seiring pendapatan (Y).
MOTIF 2
BERJAGA-JAGA
Untuk kejadian tak terduga — motor mogok, kena PHK. Juga naik seiring pendapatan (Y).
MOTIF 3
SPEKULASI
Menahan uang tunai untuk "berburu" peluang investasi. Turun saat suku bunga (r) naik.
Kunci penting: motif transaksi & berjaga-jaga terkait pendapatan (Y); motif spekulasi terkait suku bunga (r). Dua variabel inilah yang akan membentuk kurva LM.

Kurva Permintaan Uang (Md)

MENGAPA Md MENURUN TERHADAP r
Mr (%)Md
SAAT r TINGGI
Md KECIL
Menahan uang tunai jadi "mahal" (kehilangan potensi bunga) — orang memilih menaruh dana di deposito/obligasi.
SAAT r RENDAH
Md BESAR
Menahan uang tunai jadi "murah" — orang lebih suka pegang uang tunai daripada aset berbunga rendah.

Penawaran Uang (Ms): Kendali Bank Indonesia

Berbeda dengan Md, penawaran uang (Ms) tidak ditentukan oleh suku bunga — melainkan ditetapkan langsung oleh Bank Indonesia (BI) selaku bank sentral.

INSTRUMEN 1
GWM
Giro Wajib Minimum
Persentase dana yang wajib disimpan bank di BI, saat ini sekitar ~9% dari dana pihak ketiga.
INSTRUMEN 2
BI7DRR
Suku bunga acuan
BI 7-Day Reverse Repo Rate — suku bunga kebijakan yang memengaruhi bunga pasar secara luas.
INSTRUMEN 3
OPT
Operasi Pasar Terbuka
BI membeli/menjual Surat Berharga Negara (SBN) untuk menambah/mengurangi uang beredar.
Karena ditetapkan tetap (eksogen) pada satu titik waktu, kurva Ms digambarkan sebagai garis vertikal — jumlahnya sama berapa pun suku bunganya.

Keseimbangan Pasar Uang: Md = Ms

PERPOTONGAN Md & Ms MENENTUKAN r*
Mr (%)MdMsr*M*
TITIK KESEIMBANGAN
r*
Suku bunga keseimbangan
Terjadi persis di titik Md = Ms. Bila r di atas r*, terjadi kelebihan uang (pasar akan mendorong r turun); bila di bawah r*, terjadi kekurangan uang (r akan naik).

Coba Sendiri: Geser Y, Bangun Kurva LM

Geser tingkat pendapatan Y dan amati bagaimana kurva Md bergeser, titik keseimbangan r* berpindah, lalu terpetakan menjadi kurva LM.

Bagian 2 dari 3
Menurunkan Kurva LM dari Keseimbangan Pasar Uang
Kurva LM bukan satu titik, melainkan kumpulan titik keseimbangan (Y, r) — kita akan menghitung dua titik itu langsung dari nol.

Kalau Pendapatan (Y) Naik, Apa yang Terjadi pada Md?

Ingat motif transaksi & berjaga-jaga (Slide 6): keduanya naik seiring pendapatan. Maka kenaikan Y menggeser seluruh kurva Md ke kanan.

PERGESERAN Md AKIBAT Y NAIK
Mr (%)Md₁ (Y rendah)Md₂ (Y tinggi)
AKIBATNYA
r* IKUT NAIK
Pada Ms yang sama (belum berubah), pergeseran Md ke kanan membuat titik potong baru berada pada suku bunga lebih tinggi. Inilah benih kurva LM: setiap Y punya r* sendiri.

Hitung dari Nol: Titik Pertama Kurva LM

Fungsi permintaan uang riil: Md = 0,05Y − 40r. Penawaran uang tetap Ms = Rp100 triliun (ditetapkan BI). Berapa r* saat Y = Rp6.000 triliun?

LANGKAH PERHITUNGAN
LangkahPerhitunganNilai
Bagian pendapatan dari Md0,05 × 6.000Rp300 T
Fungsi Md pada Y = 6.000Md = 300 − 40r
Syarat keseimbanganMd = Ms300 − 40r = 100
Pindahkan 100 ke kiri300 − 100200
Selesaikan r200 ÷ 40r* = 5%
TITIK 1 KURVA LM
(6.000, 5%)
(Y, r*)
Pada pendapatan Rp6.000 triliun, pasar uang seimbang di suku bunga 5%.

Hitung dari Nol: Titik Kedua Kurva LM

Sekarang pendapatan naik menjadi Y = Rp8.000 triliun (ekonomi tumbuh). Ms tetap Rp100 triliun (BI belum mengubah kebijakan). Berapa r* yang baru?

LANGKAH PERHITUNGAN
LangkahPerhitunganNilai
Bagian pendapatan dari Md0,05 × 8.000Rp400 T
Fungsi Md pada Y = 8.000Md = 400 − 40r
Syarat keseimbanganMd = Ms400 − 40r = 100
Pindahkan 100 ke kiri400 − 100300
Selesaikan r300 ÷ 40r* = 7,5%
TITIK 2 KURVA LM
(8.000, 7,5%)
(Y, r*)
Pada pendapatan lebih tinggi, Rp8.000 triliun, suku bunga keseimbangan naik jadi 7,5% — sesuai prediksi slide sebelumnya.

Kurva LM: Menghubungkan Titik-Titik Keseimbangan

KURVA LM (MENANJAK KE KANAN-ATAS)
Yr (%)A (6.000, 5%)B (8.000, 7,5%)LM
LM: r = (0,05Y − 100) ÷ 40
Kurva LM menanjak (slope positif) karena pendapatan & suku bunga keseimbangan bergerak searah: makin tinggi Y, makin tinggi r* yang dibutuhkan agar Md tetap sama dengan Ms yang tetap.
Bagian 3 dari 3
Pergeseran Kurva LM & Aplikasi Kebijakan Moneter
Kurva LM yang sudah kita gambar tadi bisa bergeser bila Bank Indonesia mengubah jumlah uang beredar — inilah alat kebijakan moneter.

Apa yang Menggeser Kurva LM?

Kurva LM kita turunkan dengan Ms tetap. Kalau Ms berubah, seluruh kurva LM bergeser — bukan hanya bergerak di sepanjang kurva yang sama.

KEBIJAKAN EKSPANSIF
Ms NAIK
BI turunkan GWM / beli SBN / turunkan BI7DRR → uang beredar bertambah → LM bergeser ke kanan/bawah (r* turun pada Y yang sama).
KEBIJAKAN KONTRAKTIF
Ms TURUN
BI naikkan GWM / jual SBN / naikkan BI7DRR → uang beredar berkurang → LM bergeser ke kiri/atas (r* naik pada Y yang sama).
Jangan tertukar: perubahan Y menggerakkan kita sepanjang kurva LM (dari titik A ke titik B tadi); perubahan Ms menggeser seluruh kurva ke posisi baru.

Hitung dari Nol: Efek Kebijakan Moneter Ekspansif

BI menurunkan GWM sehingga Ms naik dari Rp100 triliun menjadi Rp160 triliun. Pendapatan tetap Y = Rp6.000 triliun. Berapa r* yang baru?

LANGKAH PERHITUNGAN
LangkahPerhitunganNilai
Md pada Y = 6.000 (tetap)0,05 × 6.000Rp300 T
Ms baru (ekspansif)diberikan BIRp160 T
Syarat keseimbangan baru300 − 40r = 160
Pindahkan 160 ke kiri300 − 160140
Selesaikan r140 ÷ 40r* = 3,5%
SUKU BUNGA TURUN
5% → 3,5%
Pada Y yang sama (6.000)
LM bergeser ke kanan/bawah. Bunga kredit modal kerja UMKM digital ikut lebih murah — kembali ke skenario Slide 4.

Kurva LM Curam vs Landai: Mengapa Penting?

DUA SKENARIO KEMIRINGAN LM
LM curamrYLM landairY
LM CURAM
Permintaan uang kurang peka terhadap suku bunga — perubahan kecil pada Y butuh perubahan besar pada r agar pasar uang tetap seimbang.
LM LANDAI
Permintaan uang sangat peka terhadap suku bunga — perubahan kecil pada r sudah cukup menyeimbangkan pasar uang meski Y berubah besar.

Coba Sendiri: Temukan Titik Keseimbangan IS-LM

Geser kurva IS dan LM secara bersamaan lewat kebijakan fiskal dan moneter, lalu amati bagaimana titik keseimbangan Y dan r simultan bergerak sebagai capstone materi satu semester.

Latihan Kelas: Hitung Sendiri Titik LM Anda

Kerjakan berpasangan (5 menit). Gunakan fungsi yang sama: Md = 0,05Y − 40r, dengan Ms = Rp100 triliun.

SOAL
  • Hitung r* jika Y = Rp10.000 triliun (pendapatan naik lagi).
  • Bandingkan dengan titik A (6.000, 5%) & titik B (8.000, 7,5%). Masih konsisten menanjak?
  • Bonus: jika BI menaikkan GWM sehingga Ms turun ke Rp70 triliun (Y tetap 6.000), berapa r* barunya?
Petunjuk: ikuti persis lima langkah di Slide 12 & 17 — hitung bagian Md dari Y, samakan dengan Ms, pindahkan angka, lalu bagi dengan 40.

Rangkuman: Kurva LM & Persiapan UAS

CHEAT SHEET PERTEMUAN 14
KonsepInti
Permintaan uang (Md)3 motif Keynes: transaksi & berjaga-jaga (naik dgn Y), spekulasi (turun dgn r)
Penawaran uang (Ms)Ditetapkan BI (GWM, BI7DRR, operasi pasar terbuka) — kurva vertikal
Keseimbangan r*Terjadi pada Md = Ms
Kurva LMKumpulan titik (Y, r*) — menanjak karena Y & r* bergerak searah
Pergeseran LMMs naik → LM ke kanan/bawah (r* turun); Ms turun → LM ke kiri/atas (r* naik)
Tugas individu: kerjakan 2 soal latihan (Slide 19) secara lengkap dengan langkah, kumpulkan sebelum pertemuan berikutnya.
MINGGU DEPAN
UAS
Materi kumulatif termasuk kurva IS & LM — siapkan cheat sheet Anda dari pertemuan 13 & 14.