stdsquare²
🎓 Kelas
stdsquare / materi / slides / pertemuan-08
Tema
Japan
Arcade
Dark Retro
Font
‹ Daftar slide Pertemuan 8: Struktur Pasar Persaingan Tidak Sempurna — monopoli, oligopoli, dan persaingan monopolistik, serta peran kebijakan pemerintah seperti kontrol harga dan kebijakan anti-monopoli
Program Studi Bisnis Digital • FEB UNDIP

Pengantar Ekonomi

Pertemuan 8 — Struktur Pasar Persaingan Tidak Sempurna

Monopoli, oligopoli, dan persaingan monopolistik — serta peran kebijakan pemerintah lewat kontrol harga dan kebijakan anti-monopoli.

RPS MINGGU 9 • 2×50 MENIT

Tujuan Pembelajaran Hari Ini

Setelah pertemuan ini, Anda diharapkan mampu membedakan struktur pasar tidak sempurna dan menganalisis peran kebijakan pemerintah di dalamnya. Secara rinci:

CAPAIAN 1
KLASIFIKASI
Membedakan ciri monopoli, oligopoli, dan persaingan monopolistik dari jumlah penjual, diferensiasi produk, dan hambatan masuk pasar.
CAPAIAN 2
HITUNG
Menghitung harga & kuantitas optimal monopolis (kaidah MR = MC) dan indeks konsentrasi pasar (HHI).
CAPAIAN 3
DAMPAK
Menjelaskan kerugian ekonomi (deadweight loss) yang timbul akibat kekuatan pasar.
CAPAIAN 4
KEBIJAKAN
Menilai efek kontrol harga (harga maksimum/minimum) dan kebijakan anti-monopoli (UU No. 5/1999, KPPU).

Kenapa Pasar Nyata Jarang "Sempurna"?

Pertemuan lalu kita asumsikan banyak penjual identik tanpa kuasa atas harga. Coba amati tiga hal ini di sekitar Anda:

KASUS 1
PLN & PDAM
Anda tidak bisa pindah "merek" listrik atau air minum PDAM di kota Anda. Hanya satu penjual.
KASUS 2
TELKOMSEL, XL, INDOSAT
Hanya segelintir operator seluler besar menguasai hampir seluruh pasar — harga paket data terasa "saling mengikuti".
KASUS 3
WARUNG & KEDAI KOPI
Ratusan penjual, produk mirip, tapi harga & rasa berbeda karena merek dan lokasi.
Ketiga kasus ini adalah tiga wajah pasar persaingan tidak sempurna: monopoli, oligopoli, dan persaingan monopolistik — topik utama kita hari ini.

Empat Struktur Pasar: Satu Spektrum

Struktur pasar dibedakan oleh jumlah penjual, diferensiasi produk, dan hambatan masuk (barriers to entry) — dari sangat kompetitif hingga sangat terkuasai.

Persaingan SempurnaBanyak penjual, produk identikPersaingan MonopolistikBanyak penjual, produk beda merekOligopoliSedikit penjual besarMonopoliSatu penjual tunggalHambatan masuk: TIDAK ADAHambatan masuk: SANGAT TINGGI
Fokus hari ini: tiga struktur di sisi kanan spektrum — tempat penjual punya kekuatan pasar (market power), yaitu kemampuan memengaruhi harga.
Bagian 1 dari 3
Monopoli: Kekuasaan Satu Penjual
Definisi, sumber kekuatan pasar, penetapan harga optimal, dan biaya sosialnya bagi masyarakat.

Monopoli: Definisi, Ciri, dan Sumbernya

Monopoli = struktur pasar dengan satu penjual tunggal, produk tanpa substitusi dekat, dan hambatan masuk sangat tinggi.
Ciri Utama
  • Penjual = seluruh industri (satu firma)
  • Price maker (penentu harga), bukan penerima harga
  • Kurva permintaan yang dihadapi = kurva permintaan pasar (miring ke bawah)
Sumber Kekuatan Monopoli
  • Sumber daya kunci — contoh: penguasaan tambang
  • Hak eksklusif pemerintah — PLN, PDAM, paten obat
  • Skala ekonomi — biaya per unit turun drastis di volume besar (natural monopoly)

Hitung dari Nol: Laba Maksimum Monopolis

Sebuah perusahaan air minum kemasan (satu-satunya di wilayahnya) menghadapi permintaan P = 100 − 2Q (P dalam ribu Rp/unit, Q dalam ribu unit), dengan biaya marjinal (MC) konstan Rp20 ribu dan biaya tetap Rp200 ribu.

LangkahPerhitunganNilai
1. Pendapatan total (TR = P × Q)(100 − 2Q) × Q100Q − 2Q²
2. Pendapatan marjinal (MR = turunan TR)d(100Q − 2Q²)/dQ100 − 4Q
3. Syarat laba maksimum: MR = MC100 − 4Q = 204Q = 80
4. Kuantitas optimal (Q*)80 ÷ 420 ribu unit
5. Harga optimal (P*)100 − 2(20)Rp60 ribu/unit
6. Biaya total (TC = MC×Q + FC)(20 × 20) + 200Rp600 ribu
7. Pendapatan total (TR)60 × 20Rp1.200 ribu
LABA MAKSIMUM
Rp600 rb
TR (1.200) − TC (600), pada Q*=20 rb unit & P*=Rp60 rb

Biaya Sosial Monopoli: Deadweight Loss

Karena monopolis menetapkan harga di atas biaya marjinal, sebagian transaksi yang saling menguntungkan tidak pernah terjadi — inilah kerugian ekonomi bersih.

PQPermintaan (D)MCMRDWLP monopoliP kompetitifQ monopoliQ kompetitif
Monopolis sengaja menahan output di bawah level kompetitif untuk menjaga harga tinggi — unit-unit di antara Q monopoli dan Q kompetitif yang seharusnya bisa diproduksi dan bermanfaat bagi pembeli, tidak pernah dibuat.

Coba Sendiri: Geser Q Monopoli, Amati Segitiga DWL

Geser kuantitas produksi monopolis menuju level kompetitif dan amati bagaimana segitiga deadweight loss menyusut hingga hilang.

Bagian 2 dari 3
Oligopoli & Persaingan Monopolistik
Ketika penjual saling mengawasi gerak-gerik satu sama lain, dan ketika merek menjadi senjata utama bersaing.

Oligopoli: Sedikit Penjual, Saling Bergantung

Oligopoli = struktur pasar dengan sedikit penjual besar yang menguasai sebagian besar pangsa pasar, dan keputusan satu firma memengaruhi firma lain.
Ciri Utama
  • Saling ketergantungan (mutual interdependence) — tiap firma memperhitungkan reaksi pesaing
  • Hambatan masuk tinggi (modal besar, teknologi, regulasi)
  • Produk bisa identik (semen) atau terdiferensiasi (rokok, ponsel)
Contoh Indonesia
  • Semen: Semen Indonesia, Indocement, Solusi Bangun
  • Telekomunikasi: Telkomsel, Indosat, XL Axiata
  • Perbankan besar: BCA, BRI, Mandiri, BNI menguasai porsi besar aset perbankan nasional

Perilaku Oligopoli: Kartel & Kurva Permintaan Patah

Kartel (Kolusi)

Beberapa firma bersepakat menetapkan harga/kuantitas bersama, seolah jadi satu monopoli.

  • Contoh klasik dunia: OPEC untuk minyak mentah
  • Di Indonesia, kesepakatan harga antar-firma tanpa izin = ilegal (kartel harga)
  • Sulit bertahan: tiap anggota tergoda "curang" menambah produksi sendiri
Kurva Permintaan Patah
Harga saat iniNaik harga: dtk kompetitor tak ikutTurun harga: kompetitor ikut turun

Firma enggan ubah harga: kalau naik sendiri, pembeli lari; kalau turun sendiri, pesaing ikut turun → harga cenderung kaku (sticky price).

Hitung dari Nol: Mengukur Konsentrasi Pasar (HHI)

Ilustrasi pangsa pasar 5 produsen dalam sebuah industri: A=40%, B=25%, C=15%, D=12%, E=8%. Herfindahl-Hirschman Index (HHI) = jumlah kuadrat tiap pangsa pasar (dalam persen).

LangkahPerhitunganNilai
1. Kuadratkan pangsa A40²1.600
2. Kuadratkan pangsa B25²625
3. Kuadratkan pangsa C, D, E15² + 12² + 8²225 + 144 + 64 = 433
4. Jumlahkan seluruh kuadrat (HHI)1.600 + 625 + 4332.658
5. Bandingkan dengan ambang batas standar2.658 vs ambang 2.5002.658 > 2.500
HHI & KESIMPULAN
2.658
Di atas ambang 2.500 → industri sangat terkonsentrasi (oligopoli ketat)

Persaingan Monopolistik: Banyak Penjual, Beda Merek

Persaingan monopolistik = banyak penjual, produk terdiferensiasi (bukan identik), dan hambatan masuk rendah.
Ciri Utama
  • Firma punya sedikit kekuatan pasar dari diferensiasi (merek, rasa, lokasi, layanan)
  • Mudah keluar-masuk pasar → laba besar menarik pesaing baru
  • Dalam jangka panjang, laba ekonomi cenderung mendekati nol karena persaingan merek
Contoh Indonesia
  • Kedai kopi: Kopi Kenangan, Janji Jiwa, Fore, Kulo — produk mirip, merek beda
  • UMKM fashion di Shopee/Tokopedia — ribuan penjual baju serupa, dibedakan desain & ulasan
  • Restoran & warung makan di satu kawasan

Rangkuman: Empat Struktur Pasar Berdampingan

CiriPersaingan SempurnaMonopolistikOligopoliMonopoli
Jumlah penjualSangat banyakBanyakSedikitSatu
ProdukIdentikTerdiferensiasiIdentik/berbedaUnik, tanpa substitusi
Hambatan masukTidak adaRendahTinggiSangat tinggi
Kekuatan pasarTidak adaKecilBesarSangat besar
Contoh IndonesiaPasar beras (banyak petani)Kedai kopi kekinianSemen, perbankan besarPLN, PDAM
Bagian 3 dari 3
Peran Kebijakan Pemerintah
Kapan dan bagaimana pemerintah campur tangan lewat kontrol harga dan kebijakan anti-monopoli.

Kontrol Harga: Harga Maksimum vs Harga Minimum

Harga Maksimum (Price Ceiling)
Harga maksimumDS

Harga dipatok di bawah harga keseimbangan → permintaan > penawaran → kelangkaan (shortage). Contoh: HET (harga eceran tertinggi) minyak goreng 2022.

Harga Minimum (Price Floor)
Harga minimumDS

Harga dipatok di atas harga keseimbangan → penawaran > permintaan → surplus. Contoh: upah minimum (UMP/UMK) sebagai harga minimum tenaga kerja.

Kebijakan Anti-Monopoli di Indonesia

Alih-alih mengontrol harga, pemerintah bisa menyerang akar masalah: mencegah dan membongkar praktik monopoli serta kartel lewat kerangka hukum persaingan usaha.

DASAR HUKUM
UU NO. 5/1999
Undang-Undang tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat — melarang kartel, penetapan harga bersama, dan penyalahgunaan posisi dominan.
LEMBAGA PENGAWAS
KPPU
Komisi Pengawas Persaingan Usaha — berwenang menyelidiki dugaan kartel, menjatuhkan denda, dan merekomendasikan pembatalan merger yang mengurangi persaingan.
Fokus kebijakan anti-monopoli: menjaga banyak pemain bersaing sehat, sehingga harga & inovasi ditentukan pasar — bukan sekadar menahan harga seperti kontrol harga langsung.

Latihan Diskusi Kelas

Diskusikan dalam kelompok kecil (5 menit), lalu siap dipanggil untuk presentasi singkat.

Instruksi
  • Kasus A: Sebuah kota kecil hanya punya satu jaringan TV kabel. Struktur pasar apa ini? Kebijakan apa yang cocok — kontrol harga atau anti-monopoli? Jelaskan alasan Anda.
  • Kasus B: Tiga maskapai penerbangan domestik menaikkan harga tiket secara hampir bersamaan menjelang libur Lebaran. Apakah ini otomatis kartel ilegal, atau bisa jadi perilaku oligopoli yang wajar (kurva permintaan patah)? Apa bedanya secara hukum?
  • Tiap kelompok tulis 1 struktur pasar + 1 rekomendasi kebijakan di kertas, kumpulkan sebelum jam berakhir.

Rangkuman: Cheat Sheet Hari Ini

KonsepInti
MonopoliSatu penjual, laba maksimum di MR=MC, harga > MC → deadweight loss
OligopoliSedikit penjual besar, saling ketergantungan, rawan kartel & harga kaku
Persaingan monopolistikBanyak penjual, produk beda merek, laba ekonomi → nol jangka panjang
HHIJumlah kuadrat pangsa pasar (%); >2.500 = sangat terkonsentrasi
Kontrol hargaCeiling (di bawah harga pasar) → kelangkaan; floor (di atas) → surplus
Anti-monopoliUU No. 5/1999 + KPPU — mencegah kartel & posisi dominan sejak akar

Penutup: Minggu Depan & Tugas

Pertemuan Berikutnya

Setelah pondasi mikroekonomi ini lengkap, kita mulai masuk ke ekonomi makro: bagaimana mengukur pendapatan nasional (PDB) suatu negara secara keseluruhan.

TUGAS SEBELUM PERTEMUAN BERIKUTNYA
CARI 1 KASUS
Cari satu berita nyata (2 tahun terakhir) tentang KPPU menangani dugaan kartel/monopoli di Indonesia. Ringkas dalam ½ halaman: struktur pasar, dugaan pelanggaran, dan sanksi.