Perseroan Terbatas
Dividen, Stock Split, dan Treasury Stock
Pertemuan 12 — Pengantar Akuntansi II · Program Studi Manajemen, FEB UNDIP
Jenis-Jenis Dividen
Ada juga dividen likuidasi: dividen yang melebihi laba ditahan, sehingga sebagian mengembalikan modal disetor kepada pemegang saham.
Empat Tanggal Penting Dividen Tunai
- Declaration date — direksi umumkan dividen; jurnal dicatat, liabilitas timbul
- Ex-dividend date — batas beli-jual; pembeli setelah tanggal ini tidak berhak dividen
- Record date — daftar pemegang saham berhak dikunci; tidak ada jurnal
- Payment date — kas benar-benar dibayarkan; jurnal dicatat, liabilitas lunas
Hitung dari Nol #1 — Jurnal Dividen Tunai
PT Mentari Nusantara punya 500.000 lembar saham biasa beredar (nominal Rp1.000/lembar). Direksi mengumumkan dividen tunai Rp150 per lembar.
| Langkah | Perhitungan | Nilai |
|---|---|---|
| 1. Saham beredar | diberikan | 500.000 lembar |
| 2. Dividen per lembar | diberikan | Rp150 |
| 3. Total dividen tunai | 500.000 x Rp150 | Rp75.000.000 |
| 4. Jurnal tgl pengumuman | Dr Dividen Tunai / Cr Utang Dividen | Rp75.000.000 |
| 5. Jurnal tgl pembayaran | Dr Utang Dividen / Cr Kas | Rp75.000.000 |
Walkthrough — Dividen Properti & Dividen Likuidasi
PT Anggrek Jaya memiliki saham PT lain senilai buku Rp40.000.000, kini bernilai wajar Rp55.000.000, dan membagikannya sebagai dividen.
Langkah 1 — nilai kembali aset ke nilai wajar dulu: akui untung Rp15.000.000 (55.000.000 − 40.000.000).
Langkah 2 — baru catat dividen pada nilai wajar: Dr Laba Ditahan Rp55.000.000 / Cr Aset Investasi Rp55.000.000.
PT Anggrek Jaya membagikan dividen Rp90.000.000, padahal saldo laba ditahan hanya Rp70.000.000.
Selisih Rp20.000.000 dibebankan ke Tambahan Modal Disetor — bukan laba ditahan, karena "modal" sedang dikembalikan.
Perusahaan wajib mengungkapkan hal ini kepada pemegang saham agar tidak keliru mengira ini murni laba.
Dividen Saham: Konsep & Alasan
- Menghemat kas tapi tetap "memberi sesuatu" ke pemegang saham
- Menurunkan harga pasar per lembar agar lebih terjangkau
- Memberi sinyal optimisme manajemen tanpa mengeluarkan kas
- Kecil (< 20–25% saham beredar): dicatat pada nilai wajar (harga pasar)
- Besar (> 20–25%): dicatat pada nilai nominal saja
- Total ekuitas TIDAK berubah — hanya bergeser antar-pos
Hitung dari Nol #2 — Dividen Saham Kecil (Fair Value)
PT Nusantara Sejahtera: 1.000.000 lembar beredar (nominal Rp500/lembar), harga pasar kini Rp2.000/lembar. Diumumkan dividen saham 10%.
| Langkah | Perhitungan | Nilai |
|---|---|---|
| 1. Lembar dividen saham | 10% x 1.000.000 | 100.000 lembar |
| 2. Total nilai wajar (Dr Laba Ditahan) | 100.000 x Rp2.000 | Rp200.000.000 |
| 3. Nilai nominal (Cr Saham Dibagikan) | 100.000 x Rp500 | Rp50.000.000 |
| 4. Tambahan modal disetor (Cr APIC) | 200.000.000 − 50.000.000 | Rp150.000.000 |
Konsep & Tujuan Stock Split
- Split 2-untuk-1: tiap 1 lembar lama menjadi 2 lembar baru
- Nilai nominal per lembar dibagi dua, jumlah lembar dikali dua
- Total nilai nominal & total ekuitas tidak berubah sama sekali
- Menurunkan harga per lembar agar lebih terjangkau ritel
- Meningkatkan likuiditas perdagangan di bursa
- Sinyal kepercayaan diri manajemen atas prospek harga saham
Walkthrough — Dampak Stock Split 2-untuk-1
PT Cendana Makmur: 200.000 lembar beredar, nominal Rp1.000/lembar, harga pasar Rp8.000/lembar. Direksi umumkan split 2-untuk-1.
- Lembar beredar: 200.000
- Nilai nominal: Rp1.000/lembar
- Total nilai nominal: Rp200.000.000
- Harga pasar: Rp8.000/lembar
- Lembar beredar: 400.000
- Nilai nominal: Rp500/lembar
- Total nilai nominal: Rp200.000.000 (tetap)
- Harga pasar teoretis: Rp4.000/lembar
Coba Sendiri: Ubah Rasio Split, Amati Harga Teoretis
Ubah rasio stock split (mis. 3-untuk-1) atau harga pasar awal, lalu amati bagaimana lembar beredar, nilai nominal per lembar, dan harga teoretis menyesuaikan otomatis.
Perbandingan: Dividen Tunai vs Dividen Saham vs Stock Split
| Aspek | Dividen Tunai | Dividen Saham | Stock Split |
|---|---|---|---|
| Kas keluar? | Ya | Tidak | Tidak |
| Ada jurnal formal? | Ya | Ya | Tidak (memorandum) |
| Laba ditahan berkurang? | Ya | Ya | Tidak |
| Total ekuitas berubah? | Ya (turun) | Tidak | Tidak |
| Nilai nominal per lembar? | Tetap | Tetap | Turun proporsional |
Semakin ke kanan tabel, semakin "kosmetik" dampaknya terhadap laporan keuangan — tapi semua tetap harus dicatat dengan disiplin yang sama.
Treasury Stock: Konsep & Alasan Buyback
- Saham perusahaan sendiri yang dibeli kembali dan belum dipensiunkan
- Bukan aset — dicatat sebagai pengurang ekuitas (kontra-ekuitas)
- Tidak punya hak suara & tidak menerima dividen selama dimiliki perusahaan
- Menaikkan harga saham saat dinilai pasar terlalu rendah
- Cadangan untuk program opsi saham karyawan (ESOP)
- Menghindari pengambilalihan paksa (hostile takeover)
Hitung dari Nol #3 — Pembelian Treasury Stock (Metode Cost)
PT Cahaya Abadi membeli kembali 20.000 lembar sahamnya sendiri di pasar seharga Rp3.500/lembar.
| Langkah | Perhitungan | Nilai |
|---|---|---|
| 1. Lembar dibeli kembali | diberikan | 20.000 lembar |
| 2. Harga beli per lembar | diberikan | Rp3.500 |
| 3. Total kas keluar (Dr Saham Treasuri) | 20.000 x Rp3.500 | Rp70.000.000 |
| 4. Jurnal | Dr Saham Treasuri / Cr Kas | Rp70.000.000 |
Walkthrough — Menjual Kembali Treasury Stock
Melanjutkan kasus PT Cahaya Abadi (cost Rp3.500/lembar). Kini dijual kembali dalam dua transaksi terpisah.
Jual 5.000 lembar @ Rp4.000 = Rp20.000.000 kas masuk.
Cost lembar tersebut: 5.000 x Rp3.500 = Rp17.500.000.
Selisih untung Rp2.500.000 → Cr Tambahan Modal Disetor - Treasuri (bukan laba rugi!).
Jual 5.000 lembar berikutnya @ Rp3.000 = Rp15.000.000 kas masuk.
Cost lembar tersebut tetap: 5.000 x Rp3.500 = Rp17.500.000.
Selisih kurang Rp2.500.000 → didebit dulu ke APIC-Treasuri dari Kasus A (persis habis), baru sisanya ke Laba Ditahan.
Retirement (Pensiun) Treasury Stock
- Treasury stock biasa: masih bisa dijual lagi kapan pun
- Retirement: saham dibatalkan permanen, status terbitnya dihapus
- Setelah retirement, saham itu tidak bisa dijual kembali — harus diterbitkan ulang dari nol bila diperlukan
- Akun Saham Biasa & APIC terkait dihapus proporsional dengan lembar yang dipensiunkan
- Selisih dengan cost pembelian treasuri dibebankan ke APIC-Treasuri, lalu Laba Ditahan bila kurang
- Total lembar saham terbit berkurang permanen — beda dengan treasury biasa yang lembar terbitnya tetap
Dampak Gabungan ke Statement of Stockholders' Equity
*berubah hanya jika saham treasuri dijual kembali di atas/bawah cost.
Latihan Kelas — Kerjakan Berpasangan (10 Menit)
Soal. PT Kartika Perdana memiliki 800.000 lembar saham beredar (nominal Rp1.000/lembar). Selama tahun berjalan, perusahaan:
- Mengumumkan & membayar dividen tunai Rp120/lembar
- Membeli kembali 15.000 lembar treasury stock @ Rp2.800/lembar
- Menjual kembali 5.000 lembar treasury stock tersebut @ Rp3.100/lembar
Instruksi: buat SELURUH jurnal untuk ketiga transaksi di atas, lalu hitung dampak total terhadap laba ditahan dan kas perusahaan.
Ringkasan & Persiapan Pertemuan Berikutnya
- Dividen tunai, properti, saham — beda dasar pencatatan & dampak ekuitas
- Empat tanggal dividen: hanya declaration & payment yang berjurnal
- Stock split: memorandum entry, total nilai nominal tidak berubah
- Treasury stock metode cost: beli, jual kembali, dan retirement
- Investasi pada surat utang & saham (obligasi, saham entitas lain)
- Metode biaya vs metode ekuitas untuk investasi saham
- Baca kembali PSAK terkait instrumen keuangan sebagai bekal