‹ Daftar slidePertemuan 10: Akuntansi Persekutuan (Partnership)
RPS minggu 11 · 2x50 menit
Akuntansi Persekutuan (Partnership)
Pengantar Akuntansi II — Program Studi Manajemen, FEB UNDIP
Peta Pertemuan Hari Ini
Jam ke-1 (50 menit)
Konsep dasar persekutuan & karakteristik uniknya
Akuntansi pendirian & investasi awal sekutu
Akun modal dan akun prive tiap sekutu
Jam ke-2 (50 menit)
Metode pembagian laba/rugi (rasio, modal, bunga, gaji)
Masuk & keluarnya sekutu (admisi & penarikan)
Likuidasi persekutuan — dasar
Posisi dalam alur 14 pertemuan: setelah liabilitas jangka panjang (P9), sebelum akuntansi perseroan terbatas (P11-P12). Persekutuan adalah "jembatan" antara badan usaha perseorangan dan korporasi berbadan hukum PT.
Bagian 1
Apa itu Persekutuan?
Diskusi kelas: apakah ada usaha keluarga atau usaha teman kuliah Anda yang dimiliki lebih dari satu orang tanpa berbentuk PT? Bagaimana mereka membagi untung selama ini?
Definisi & Karakteristik Persekutuan
Persekutuan (partnership) adalah asosiasi dua orang atau lebih yang berbagi kepemilikan atas suatu bisnis dengan tujuan mencari laba.
Karakteristik Kunci
Mutual agency — tiap sekutu bisa mengikat persekutuan dalam kontrak bisnis
Umur terbatas — bubar saat sekutu masuk/keluar/meninggal
Tanggung jawab tak terbatas (unlimited liability) untuk sekutu umum
Kepemilikan bersama atas aset persekutuan
Jenis Persekutuan
General partnership — semua sekutu tanggung jawab tak terbatas
Contoh Indonesia: firma hukum, KAP (Kantor Akuntan Publik), CV dagang UMKM
Perjanjian Persekutuan (Partnership Agreement)
Dokumen tertulis yang mengatur hak dan kewajiban tiap sekutu — mencegah sengketa di kemudian hari.
Klausul Wajib dalam Perjanjian
Nama, tujuan usaha, dan lokasi persekutuan
Kontribusi modal awal tiap sekutu (kas, aset non-kas, jasa)
Metode pembagian laba/rugi yang disepakati
Hak menarik dana (prive/drawing) dan batasannya
Prosedur admisi sekutu baru dan penarikan sekutu lama
Prosedur likuidasi jika persekutuan dibubarkan
Tanpa perjanjian tertulis, hukum (di Indonesia: KUHPerdata Buku III tentang Persekutuan Perdata) berasumsi laba/rugi dibagi rata — sering tidak adil bila kontribusi modal/tenaga timpang.
Pencatatan Investasi Awal Sekutu
Aset non-kas dicatat sebesar nilai wajar (fair value) saat penyetoran — bukan nilai buku di tangan penyetor.
Jurnal: Debit Kas & Aset Non-Kas (nilai wajar) — Kredit Modal, Sekutu [nama].
Akun Modal & Akun Prive
Akun Modal, Sekutu [Nama]
Bertambah: investasi awal & tambahan, bagian laba
Berkurang: bagian rugi, penarikan permanen modal
Saldo normal: kredit (bagian ekuitas pemilik)
Akun Prive (Drawing), Sekutu [Nama]
Mencatat penarikan kas/aset rutin untuk keperluan pribadi
Saldo normal: debit — kontra terhadap modal
Ditutup ke akun modal di akhir periode (bukan ke laba rugi)
Analogi: akun prive persekutuan setara akun prive pemilik pada usaha perseorangan yang sudah Anda pelajari — bedanya, di persekutuan ada satu akun prive per sekutu.
Bagian 2
Pembagian Laba & Rugi
Metode mana yang paling adil ketika kontribusi modal dan tenaga kerja antar-sekutu berbeda?
Empat Metode Pembagian Laba/Rugi
1. Rasio Tetap (Fixed Ratio)
Disepakati di perjanjian, mis. 60:40 atau 3:2:1
Termudah, cocok bila kontribusi relatif setara
2. Rasio Modal (Capital Ratio)
Proporsional terhadap saldo modal tiap sekutu
Cocok bila laba dianggap hasil dari modal yang disetor
3. Bunga Modal + Sisa Rasio
Sekutu dapat "bunga" atas modal, sisanya dibagi rasio
Menghargai besarnya modal yang ditanam
4. Gaji + Bunga Modal + Sisa Rasio
Menghargai waktu kerja (gaji) DAN modal (bunga)
Paling adil untuk kontribusi tidak setara — paling umum dipakai
Hitung dari Nol: Bunga Modal + Sisa Rasio
Sekutu Andi (modal Rp 60.000.000) dan Sekutu Budi (modal Rp 40.000.000). Bunga modal disepakati 10% per tahun, sisa laba dibagi rasio 50:50. Laba bersih tahun ini Rp 30.000.000.
Langkah
Perhitungan
Nilai
1. Bunga modal Andi
10% x Rp 60.000.000
Rp 6.000.000
2. Bunga modal Budi
10% x Rp 40.000.000
Rp 4.000.000
3. Total bunga modal
Rp 6.000.000 + Rp 4.000.000
Rp 10.000.000
4. Sisa laba dibagi
Rp 30.000.000 − Rp 10.000.000
Rp 20.000.000
5. Bagian sisa Andi (50%)
50% x Rp 20.000.000
Rp 10.000.000
6. Bagian sisa Budi (50%)
50% x Rp 20.000.000
Rp 10.000.000
7. Total bagian Andi
Rp 6.000.000 + Rp 10.000.000
Rp 16.000.000
8. Total bagian Budi
Rp 4.000.000 + Rp 10.000.000
Rp 14.000.000
Hitung dari Nol: Gaji + Bunga Modal + Sisa Rasio
Sekutu Citra (modal Rp 50.000.000, gaji disepakati Rp 8.000.000/tahun) dan Sekutu Dedi (modal Rp 50.000.000, gaji Rp 12.000.000/tahun karena mengelola operasional harian). Bunga modal 8% per tahun, sisa dibagi rata. Laba bersih Rp 40.000.000.
Langkah
Perhitungan
Nilai
1. Total gaji sekutu
Rp 8.000.000 + Rp 12.000.000
Rp 20.000.000
2. Bunga modal Citra
8% x Rp 50.000.000
Rp 4.000.000
3. Bunga modal Dedi
8% x Rp 50.000.000
Rp 4.000.000
4. Total gaji + bunga
Rp 20.000.000 + Rp 4.000.000 + Rp 4.000.000
Rp 28.000.000
5. Sisa laba dibagi rata
Rp 40.000.000 − Rp 28.000.000
Rp 12.000.000
6. Bagian sisa tiap sekutu (50%)
Rp 12.000.000 / 2
Rp 6.000.000
7. Total bagian Citra
Rp 8.000.000 + Rp 4.000.000 + Rp 6.000.000
Rp 18.000.000
8. Total bagian Dedi
Rp 12.000.000 + Rp 4.000.000 + Rp 6.000.000
Rp 22.000.000
Coba Sendiri: Bandingkan Empat Metode Pembagian Laba Sekutu
Ubah laba bersih, modal, gaji, atau rasio bagi hasil, lalu amati bagaimana bagian tiap sekutu berbeda antara rasio tetap, bunga modal, gaji, dan metode gabungan.
Jurnal Penutupan Pembagian Laba
Setelah laba dihitung dan dibagi, jurnal penutup memindahkan laba ke akun modal masing-masing sekutu.
Ikhtisar Laba Rugi (Debit) → Modal, Sekutu A (Kredit) + Modal, Sekutu B (Kredit)
Jika terjadi rugi, jurnal dibalik: Modal tiap sekutu (Debit) → Ikhtisar Laba Rugi (Kredit) — rugi tetap dibagi dengan rasio/metode yang sama seperti laba, kecuali disepakati lain.
Bagian 3
Perubahan Keanggotaan & Likuidasi
Apa yang terjadi secara akuntansi ketika sekutu baru bergabung, sekutu lama keluar, atau persekutuan bubar sepenuhnya?
Admisi Sekutu Baru
Sekutu baru bisa masuk dengan dua cara utama, tergantung apakah ia membeli kepemilikan dari sekutu lama atau menyetor modal baru ke persekutuan.
Cara 1: Membeli Hak Sekutu Lama
Transaksi PRIBADI antar-individu — kas berpindah di luar persekutuan
Jurnal: Modal sekutu lama (Debit) → Modal sekutu baru (Kredit), sebesar nilai buku yang dialihkan
Total modal persekutuan TIDAK berubah
Cara 2: Investasi Langsung ke Persekutuan
Sekutu baru menyetor kas/aset baru ke kas persekutuan
Jurnal: Kas/Aset (Debit) → Modal, Sekutu Baru (Kredit)
Total modal persekutuan BERTAMBAH sebesar setoran
Penarikan Diri Sekutu (Withdrawal)
Ketika sekutu keluar, ia berhak atas saldo modalnya — dibayar tunai, dicicil, atau dialihkan ke sekutu tersisa.
Tiga Skenario Pembayaran ke Sekutu Keluar
Dibayar tepat sebesar saldo modal — tidak ada bonus/goodwill
Dibayar LEBIH dari saldo modal — selisih dianggap bonus untuk sekutu keluar, mengurangi modal sekutu tersisa
Dibayar KURANG dari saldo modal — selisih dianggap bonus untuk sekutu tersisa, menambah modal mereka
Selisih pembayaran (bonus) TIDAK memengaruhi laba/rugi periode berjalan — ini murni transaksi antar-modal sekutu.
Likuidasi Persekutuan — Dasar
Likuidasi adalah proses menghentikan seluruh operasi: menjual aset, melunasi kewajiban, lalu membagikan sisa kas ke sekutu.
Urutan pembayaran WAJIB: kreditor luar lebih dulu, baru sisa kas dibagi ke sekutu sesuai saldo modal akhir masing-masing.
Perbandingan: Persekutuan vs Perseroan Terbatas
Aspek
Persekutuan
Perseroan Terbatas (PT)
Tanggung jawab
Tak terbatas (kecuali sekutu komanditer)
Terbatas pada modal saham
Umur usaha
Terbatas — bubar saat sekutu berganti
Tak terbatas — bisa berganti pemegang saham
Ekuitas dicatat sebagai
Modal per-sekutu + prive per-sekutu
Modal saham + laba ditahan
Pembagian hasil
Sesuai kesepakatan (rasio/gaji/bunga modal)
Dividen per lembar saham
Materi PT — organisasi, transaksi saham, dividen, stock split, treasury stock — akan kita bahas mendalam di pertemuan berikutnya.
Kesalahan Umum yang Perlu Dihindari
Kesalahan Konsep
Mengira aset non-kas dicatat sebesar harga beli, bukan nilai wajar
Lupa bahwa rugi dibagi dengan metode/rasio yang sama seperti laba
Menutup laba ke satu akun modal gabungan, bukan per-sekutu
Kesalahan Perhitungan
Menghitung bunga modal dari saldo modal AKHIR, padahal seharusnya modal AWAL/rata-rata sesuai kesepakatan
Lupa mengurangi gaji & bunga modal sebelum membagi sisa rasio
Salah arah jurnal bonus saat admisi/penarikan sekutu
Latihan Mandiri (Dikerjakan di Kelas)
Kerjakan berpasangan (10 menit), lalu kita bahas bersama.
Soal
Sekutu Eka (modal Rp 80.000.000) dan Sekutu Fajar (modal Rp 20.000.000) sepakat: bunga modal 6% per tahun, gaji Eka Rp 5.000.000/tahun dan Fajar Rp 15.000.000/tahun (karena Fajar mengelola operasional), sisa laba dibagi rata. Laba bersih tahun ini Rp 50.000.000.
Instruksi: (1) hitung total bunga modal & gaji, (2) hitung sisa laba yang dibagi rata, (3) hitung TOTAL bagian laba Eka dan Fajar masing-masing. Tuliskan jawaban di kertas, siap dipanggil acak.
Ringkasan Pertemuan 10
Konsep Inti
Persekutuan = kepemilikan bersama, tanggung jawab tak terbatas, umur terbatas