stdsquare²
🎓 Kelas
stdsquare / materi / slides / pertemuan-09
Tema
Japan
Arcade
Dark Retro
Font
‹ Daftar slide Pertemuan 9: Liabilitas Jangka Panjang
RPS minggu 10 · 2x50 menit

Liabilitas Jangka Panjang

Pengantar Akuntansi II — Manajemen FEB UNDIP

Peta Pertemuan Hari Ini

Jam ke-1 (50 menit)
  • Konsep & klasifikasi liabilitas jangka panjang
  • Nilai waktu uang: dasar penilaian obligasi
  • Menghitung harga jual obligasi (at par/premium/diskon)
Jam ke-2 (50 menit)
  • Amortisasi diskon/premium metode bunga efektif
  • Wesel bayar jangka panjang & sewa pembiayaan
  • Penyajian di laporan posisi keuangan
Posisi dalam alur 14 pertemuan: setelah liabilitas jangka pendek (P8), sebelum masuk ke akuntansi persekutuan (P10) dan perseroan terbatas (P11-P12).
Bagian 1
Konsep & Klasifikasi Liabilitas Jangka Panjang
Diskusi kelas: menurut Anda, mengapa perusahaan besar seperti Telkom lebih memilih menerbitkan obligasi dibanding meminjam langsung ke satu bank untuk mendanai proyek jangka panjang?

Definisi & Kriteria Pengakuan

Liabilitas jangka panjang (long-term liabilities) adalah kewajiban yang penyelesaiannya diperkirakan lebih dari satu tahun atau satu siklus operasi normal, mana yang lebih panjang.

Kriteria Pengakuan (sesuai Kerangka Konseptual SAK)
  • Ada kewajiban kini akibat peristiwa masa lalu (mis. menerima kas dari penerbitan obligasi)
  • Penyelesaian diperkirakan mengakibatkan arus keluar sumber daya (kas/aset)
  • Nilai kewajiban dapat diukur secara andal
Glosarium: maturitas = jangka waktu sampai jatuh tempo pembayaran; nilai nominal (par value) = nilai yang tertera pada surat utang, dibayar saat jatuh tempo.

Jenis-Jenis Liabilitas Jangka Panjang

Berbasis Pasar Modal
  • Obligasi (bonds payable) — diterbitkan ke banyak investor
  • Sukuk — obligasi syariah berbasis akad
Berbasis Kontrak Bilateral
  • Wesel bayar jangka panjang (long-term notes payable)
  • Liabilitas sewa pembiayaan (lease liability)
  • Liabilitas imbalan kerja & pensiun

Fokus pertemuan hari ini: obligasi sebagai instrumen paling representatif untuk memahami mekanisme penilaian & amortisasi liabilitas jangka panjang.

Nilai Waktu Uang: Dasar Penilaian Obligasi

Harga jual obligasi = nilai kini (present value) dari dua arus kas masa depan, didiskontokan dengan tingkat bunga pasar (yield) saat penerbitan.

Harga Obligasi = PV(Nilai Pokok) + PV(Anuitas Kupon)
Komponen 1
  • Nilai pokok (par value) dibayar satu kali saat jatuh tempo
Komponen 2
  • Kupon (bunga tetap) dibayar berkala — dinilai sebagai anuitas

Hitung dari Nol: Harga Jual Obligasi

PT Nusantara menerbitkan obligasi nominal Rp1.000.000.000, kupon 8% per tahun (dibayar tahunan), jatuh tempo 5 tahun, tingkat bunga pasar (yield) 10%.

LangkahPerhitunganNilai
1. PV nilai pokok1.000.000.000 ÷ (1,10)^5Rp620.921.320
2. Kupon tahunan8% x 1.000.000.000Rp80.000.000
3. Faktor anuitas PV (5 thn, 10%)(1 − (1,10)^-5) ÷ 0,103,79079
4. PV kupon (anuitas)80.000.000 x 3,79079Rp303.263.200
5. Harga jual obligasi620.921.320 + 303.263.200Rp924.184.520
Harga Jual Obligasi
Rp924,18 jt
Diterbitkan dengan diskon karena kupon 8% < yield pasar 10%

Coba Sendiri: Geser Yield Pasar, Amati Harga Obligasi

Ubah tingkat kupon atau yield pasar, lalu amati bagaimana harga jual obligasi bergerak antara premium, at par, dan diskon.

At Par, Premium, atau Diskon?

KondisiHubungan Kupon vs YieldHarga Jual
At parKupon = Yield pasar= Nilai nominal
Diskon (discount)Kupon < Yield pasar< Nilai nominal
PremiumKupon > Yield pasar> Nilai nominal
Investor menuntut kompensasi setara yield pasar — kalau kupon lebih rendah, harga jual otomatis turun (diskon) agar imbal hasil efektif tetap sama dengan pasar.
Bagian 2
Akuntansi Obligasi & Amortisasi
Setelah obligasi terbit dengan diskon atau premium, bagaimana selisih tersebut diakui sepanjang umur obligasi hingga jatuh tempo?

Metode Amortisasi: Garis Lurus vs Bunga Efektif

Garis Lurus (Straight-Line)
  • Amortisasi diskon/premium sama rata tiap periode
  • Sederhana, tapi tidak mencerminkan tingkat bunga efektif konstan
Bunga Efektif (Effective-Interest)
  • Beban bunga = tingkat yield pasar x nilai buku awal periode
  • Metode wajib menurut SAK karena mencerminkan biaya bunga riil
SAK mensyaratkan metode bunga efektif; garis lurus hanya boleh dipakai kalau hasilnya tidak berbeda material.

Hitung dari Nol: Amortisasi Bunga Efektif (Tahun 1)

Melanjutkan obligasi PT Nusantara: harga jual Rp924.184.520, kupon tetap 8% (Rp80.000.000/tahun), yield pasar 10%.

LangkahPerhitunganNilai
1. Nilai buku awal tahun 1Harga jual obligasiRp924.184.520
2. Beban bunga efektif10% x 924.184.520Rp92.418.452
3. Kas dibayar (kupon tetap)8% x 1.000.000.000Rp80.000.000
4. Amortisasi diskon92.418.452 − 80.000.000Rp12.418.452
5. Nilai buku akhir tahun 1924.184.520 + 12.418.452Rp936.602.972
Nilai Buku Akhir Tahun 1
Rp936,60 jt
Diskon berkurang bertahap; nilai buku bergerak mendekati Rp1 miliar saat jatuh tempo

Siklus Hidup Obligasi

PenerbitanTerima kas = PVBunga BerkalaBeban bunga efektifAmortisasi diskon/premiumJatuh TempoNilai buku = nominalPelunasanBayar nilai nominal

Sepanjang siklus ini, nilai buku obligasi selalu "berjalan" menuju nilai nominal — itulah fungsi amortisasi.

Pelunasan Obligasi Sebelum Jatuh Tempo

Kadang perusahaan menarik kembali (redeem) obligasi lebih awal — misalnya karena suku bunga pasar sudah turun dan refinancing lebih murah.

Walkthrough: Pelunasan Dini
  • Langkah 1 — Hitung nilai buku obligasi pada tanggal pelunasan (hasil amortisasi terakhir)
  • Langkah 2 — Bandingkan dengan harga tebus (call price) yang dibayarkan ke pemegang obligasi
  • Langkah 3 — Selisih diakui sebagai laba/rugi pelunasan di laporan laba rugi periode berjalan
Contoh: nilai buku Rp950 juta ditebus seharga Rp965 juta → rugi pelunasan Rp15 juta (call price > nilai buku).
Bagian 3
Liabilitas Jangka Panjang Lainnya
Obligasi bukan satu-satunya bentuk utang jangka panjang — bagaimana wesel bayar, sewa pembiayaan, dan liabilitas pensiun dicatat?

Wesel Bayar Jangka Panjang

Wesel Berbunga (Interest-Bearing Note)
  • Bunga dinyatakan eksplisit di kontrak (mis. 9% per tahun)
  • Nilai kini = nilai nominal (bunga sudah wajar pasar)
Wesel Tanpa Bunga (Non-Interest-Bearing Note)
  • Tidak ada bunga eksplisit — bunga "tersembunyi" dalam selisih nilai nominal vs kas diterima
  • Dicatat sebesar nilai kini, bukan nilai nominal
Prinsipnya sama seperti obligasi: kewajiban dicatat sebesar nilai kini arus kas, bukan sebesar angka yang tertera di kontrak.

Sewa Pembiayaan (Finance Lease)

Sesuai PSAK 73, hampir semua sewa oleh penyewa (lessee) diakui sebagai aset hak-guna dan liabilitas sewa di neraca — bukan lagi dibebankan langsung seperti sewa operasi lama.

Walkthrough: Pengakuan Awal Sewa
  • Langkah 1 — Identifikasi pembayaran sewa masa depan sepanjang masa kontrak
  • Langkah 2 — Diskontokan ke nilai kini menggunakan suku bunga implisit/inkremental
  • Langkah 3 — Nilai kini tersebut dicatat sebagai liabilitas sewa (jangka panjang) sekaligus aset hak-guna
Contoh: maskapai Garuda Indonesia menyewa pesawat jangka panjang — kewajiban sewa pesawat itu tampil sebagai liabilitas jangka panjang di neracanya, bukan sekadar catatan kaki.

Liabilitas Pensiun & Imbalan Kerja

Perusahaan wajib mengakui kewajiban atas imbalan pasca-kerja karyawan (pensiun, pesangon) sesuai PSAK 24 — bukan hanya saat dibayar, tapi diakui bertahap selama masa kerja.

Program Iuran Pasti
  • Kewajiban = iuran yang harus disetor tiap periode (sederhana)
Program Manfaat Pasti
  • Kewajiban = estimasi aktuaria nilai kini manfaat masa depan (kompleks)
Glosarium: aktuaria = perhitungan statistik-keuangan untuk mengestimasi kewajiban jangka panjang seperti pensiun, biasanya dilakukan aktuaris independen.

Penyajian di Laporan Posisi Keuangan

PosKlasifikasiContoh Pengungkapan
Obligasi jatuh tempo >1 tahunLiabilitas jangka panjangTingkat bunga, jatuh tempo, jaminan
Bagian obligasi jatuh tempo <1 tahunLiabilitas jangka pendek (reklasifikasi)Dipisahkan dari saldo jangka panjang
Liabilitas sewaSebagian jangka pendek, sebagian jangka panjangJadwal jatuh tempo per tahun
Liabilitas imbalan kerjaLiabilitas jangka panjangAsumsi aktuaria utama
Aturan penting: bagian liabilitas jangka panjang yang jatuh tempo dalam 12 bulan ke depan harus direklasifikasi ke liabilitas jangka pendek pada setiap tanggal pelaporan.

Latihan Kelas

Instruksi

PT Sejahtera menerbitkan obligasi nominal Rp500.000.000, kupon 6% per tahun, jatuh tempo 4 tahun, yield pasar 8%.

  • Hitung harga jual obligasi menggunakan langkah yang sama seperti contoh PT Nusantara
  • Tentukan apakah obligasi ini terbit at par, diskon, atau premium — jelaskan alasannya
  • Hitung beban bunga efektif tahun pertama
  • Kerjakan berkelompok (3-4 orang), waktu 15 menit, lalu satu kelompok presentasi hasil

Ringkasan & Pertemuan Berikutnya

Yang Sudah Kita Pelajari
  • Liabilitas jangka panjang dinilai sebesar nilai kini arus kas masa depan
  • Obligasi bisa terbit at par, diskon, atau premium tergantung kupon vs yield
  • Amortisasi bunga efektif menyelaraskan nilai buku menuju nilai nominal
  • Wesel bayar, sewa pembiayaan, dan pensiun mengikuti logika nilai kini yang sama
Pertemuan 10: Akuntansi Persekutuan
  • Pembentukan & pembagian laba persekutuan (partnership)
  • Beda perlakuan modal persekutuan vs perseroan terbatas
Siapkan kalkulator finansial atau tabel PV — akan dipakai lagi saat kita membahas valuasi kontribusi modal persekutuan.