stdsquare²
🎓 Kelas
stdsquare / materi / slides / pertemuan-03
Tema
Japan
Arcade
Dark Retro
Font
‹ Daftar slide Pertemuan 3: Modern Portfolio Theory untuk Wealth Management — Efficient Frontier Portofolio Klien
Program Magister Manajemen · Konsentrasi Kekayaan · FEB UNDIP

Strategic Analysis for Wealth Management

Pertemuan 3 — Modern Portfolio Theory untuk Wealth Management: Efficient Frontier Portofolio Klien

RPS minggu 3 · 2×50 menit

Tujuan & Indikator Capaian

Sub-CPMK 3: menerapkan prinsip Modern Portfolio Theory pada portofolio kekayaan klien.

Indikator 1
MPT
Jelaskan asumsi & kontribusi Markowitz (1952) dengan rumus varians-kovarians portofolio.
Indikator 2
2-aset
Hitung expected return dan risiko portofolio 2-aset dari input return, bobot, korelasi.
Indikator 3
Frontier
Terapkan efficient frontier untuk rekomendasikan portofolio optimal klien HNW.

Mengapa MPT Relevan untuk Klien HNW

Klien HNW dengan kekayaan Rp 10–50 M tidak boleh "mengandalkan intuisi" — butuh kerangka kuantitatif yang terukur.

Tanpa diversifikasi sistematis
~2–3%
return/thn hilang (ilustrasi)
Dengan MPT
~30–40%
volatilitas turun, return sama
Mayoritas klien HNW Indonesia konsentrasi 70% di sektor perbankan (BBCA/BBRI dianggap "aman") — menanggung risiko idiosinkratik besar yang sebetulnya dapat didiversifikasi.
Bagian 1 · 1/4
Pondasi MPT Markowitz
Diskusi kelas: Apakah diversifikasi selalu mengurangi risiko? Kapan diversifikasi gagal?

Markowitz (1952): Diversifikasi Ilmiah

Sebelum Markowitz, diversifikasi adalah intuisi; setelahnya, ia menjadi sains dengan rumus.

"Markowitz (1952) memformalkan diversifikasi: jangan menilai aset satu per satu, tapi nilai kontribusi aset terhadap varians portofolio secara keseluruhan."
Kontribusi 1
σ²(p)
Rumus varians portofolio dengan suku kovarians antar aset.
Kontribusi 2
Frontier
Konsep efficient frontier sebagai himpunan portofolio optimal.
Kontribusi 3
Trade-off
Return-risiko terukur matematis, bukan sekadar intuisi.

Asumsi MPT & Keterbatasannya

Empat asumsi MPT yang menjelaskan kapan ia valid dan kapan perlu modifikasi.

AsumsiImplikasiKeterbatasan
Investor risk-averse & rasionalPilih portofolio di frontierBehavioral finance menantang
Distribusi return normalVarians = risikoFat tail (krisis 2008)
Single-period horizonOptimisasi 1 periodeKlien WM horizon multi-thn
Tidak ada biaya transaksi/pajakOptimisasi frictionlessJarang realistis

Risiko Sistematis vs Idiosinkratik

Pembedaan inti MPT: hanya risiko sistematis yang "dibayar" premium return.

Sistematis (market risk)
  • Tidak dapat didiversifikasi
  • Contoh: resesi, bunga naik, geopolitik, pandemi
  • Diukur dengan beta (P5 CAPM)
  • Mendapat return premium
Idiosinkratik (specific risk)
  • Dapat didiversifikasi (~20–30 saham)
  • Contoh: skandal satu emiten, PHK satu perusahaan
  • Spesifik perusahaan/sektor
  • TIDAK mendapat premium return

HDN-1: Return & Risiko Portofolio 2-Aset

Hitung dari nol portofolio 60% BBCA + 40% SUN dengan korelasi negatif.

LangkahPerhitunganNilai
1. Aset A: saham BBCAE(r)=12%, σ=20%input
2. Aset B: obligasi SUNE(r)=7%, σ=8%input
3. Korelasi ρ(A,B)hubungan historical−0,2
4. Bobotw(A)=60%, w(B)=40%input
5. E(Rp) = 0,6×12% + 0,4×7%7,2% + 2,8%10%
6. σ²(p) = 0,6²×20² + 0,4²×8² + 2×0,6×0,4×(−0,2)×20×8144 + 10,24 − 15,36138,88
7. σ(p) = √138,88akar kuadrat11,78%
Hasil Diversifikasi
σ: 20% → 11,78%
risiko turun ~41% dengan return 10%
Bagian 2 · 2/4
Matematika Portofolio
Diskusi kelas: Mengapa rumus varians portofolio 2-aset punya 3 suku, bukan 2? Apa konsekuensinya kalau suku ketiga diabaikan?

Rumus Expected Return Portofolio

Return portofolio = rata-rata tertimbang return aset — linier dan intuitif.

E(Rp) = Σ wi × E(Ri)
2-aset
  • E(Rp) = w1·E(R1) + w2·E(R2)
  • 60% saham (12%) + 40% obligasi (7%)
  • = 0,6×12 + 0,4×7 = 7,2 + 2,8 = 10%
Catatan penting
  • Return LINIER thd bobot
  • Tapi risiko (varians) TIDAK linier
  • Di sinilah letak benefit diversifikasi

Rumus Varians Portofolio (Korelasi)

Sumbangan terbesar Markowitz — suku kovarians tempat diversifikasi bermain.

σ²(p) = ΣΣ wi wj σij
Untuk 2 aset
  • σ²(p) = w1²σ1² + w2²σ2² + 2·w1·w2·σ12
  • σ12 = ρ12 × σ1 × σ2
  • Kovarians = korelasi × deviasi standar
Tantangan praktis
  • Estimasi matriks kovarians butuh data panjang
  • Tidak stabil seiring waktu
  • Black-Litterman (1992) masukkan view investor

Mini-Kasus: Saham vs Obligasi BEI

Klien HNW, kekayaan Rp 20 M, horizon 10 thn — tiga opsi alokasi.

OpsiAlokasiE(r)σCatatan
Opsi 1100% saham LQ4512%22%Agresif, risiko tinggi
Opsi 2100% obligasi SUN7%6%Konservatif, return rendah
Opsi 360/40 saham/obligasi10%11,78%HDN-1: risiko turun ~50%
Rekomendasi: Opsi 3 — return turun hanya 2 ppt (12%→10%) tapi risiko turun ~50% (22%→11,78%). Klien tidur lebih nyenyak.
Bagian 3 · 3/4
Efficient Frontier
Diskusi kelas: Mengapa semua portofolio DI BAWAH efficient frontier dianggap "inefisien"? Siapa yang mau memilihnya?

Konsep Efficient Frontier

Himpunan portofolio optimal — return tertinggi untuk setiap tingkat risiko.

σ (risiko)E(R)feasible regionefficient frontier
Portofolio di kiri-bawah = konservatif (return-risiko rendah); kanan-atas = agresif. Pemilihan titik tergantung toleransi risiko klien — bukan benar/salah.

Eksplorasi efficient frontier portofolio 2-aset secara interaktif:

Capital Market Line & Risk-Free

Penyempurnaan Tobin (1958): tambahkan aset bebas risiko ke kerangka Markowitz.

Capital Market Line (CML)
  • Garis dari risk-free rate
  • Menyinggung efficient frontier di titik tangency
  • Titik singgung = market portfolio (M)
  • Semua investor rasional pegang M + risk-free
Tobin's Separation Theorem
  • Langkah 1: pilih tangency portfolio M
  • Langkah 2: kombinasikan dengan risk-free
  • Lebih banyak risk-free = konservatif
  • Pinjam di risk-free = agresif (leverage)

HDN-2: Sharpe-Optimal Tangency Portofolio

Hitung dari nol bobot optimum yang memaksimalkan Sharpe ratio.

LangkahPerhitunganNilai
1. Risk-free RfSUN 10thn (dihedge)6,8%
2. Excess return A = 12−6,8BBCA minus risk-free5,2%
3. Excess return B = 7−6,8SUN minus risk-free0,2%
4. Pembilang w(A)5,2×64 + 0,2×6,4339,2
5. Penyebut332,8 + 80 + 28,16441
6. w(A) = 339,2/441pembilang/penyebut≈77%
7. E(Rp)=0,77×12+0,23×7; σ(p); Sharpehitung≈10,85%; 14,7%; 0,28
Tangency Portofolio
77% / 23%
BBCA / SUN — Sharpe-optimal
Bagian 4 · 4/4
Aplikasi WM Indonesia
Diskusi kelas: Bagaimana MPT diterapkan di private bank Indonesia? Apakah mereka benar-benar hitung efficient frontier per klien?

Aplikasi MPT untuk Klien HNW Jakarta

Tiga langkah praktis yang dipakai private bank Indonesia.

Step 1: Profil risiko
  • Questionnaire agresif/moderat/konservatif
  • horizon & tujuan finansial
  • Pengalaman investasi
Step 2: Model portofolio
  • Growth 70/30 saham/obligasi
  • Balanced 50/50
  • Conservative 30/70
Step 3: Implementasi
  • Reksadana/saham langsung/SBN
  • Rebalancing tahunan
  • Review profil setahun sekali
Rebalancing tahunan penting — jika saham naik 30%, bobotnya bergeser dari 60% ke 70%; harus dijual sebagian. Disiplin inilah value sesungguhnya advisor.

Ringkasan & Persiapan P4

Tiga lensa kuantitatif MPT yang jadi pondasi WM sepanjang mata kuliah.

Lensa 1
Rumus MPT
E(Rp) linier; σ(p) tidak linier (kovarians)
Lensa 2
Frontier
portofolio optimal trade-off return-risiko
Lensa 3
CML
tangency portfolio + risk-free = pondasi CAPM
Persiapan P4 — baca alokasi aset alternatif (properti, PE, komoditas); siap memperluas frontier ke aset non-tradisional dengan likuiditas berbeda.

Penutup & Tugas Mandiri

Eksplorasi interaktif efficient frontier untuk menajamkan intuisi trade-off return-risiko.

Tugas mandiri (kumpul minggu depan):
  • Gunakan widget efficient-frontier-cal untuk eksplorasi 3 kombinasi bobot saham/obligasi
  • Catat Sharpe ratio (E(Rp)−Rf)/σ(p) tertinggi yang Anda temukan
  • Variasikan korelasi ρ = +0,5 / 0 / −0,5 — amati dampaknya ke σ(p)
  • Tulis 1 paragraf refleksi: mengapa korelasi negatif berharga?
Bawa hasil ke P4 — kita akan pakai sebagai input diskusi alokasi alternatif yang juga mengandalkan korelasi rendah ke saham/obligasi.