‹ Daftar slidePertemuan 11: Studi Kasus: Strategi Internasional dan Ekspansi Pasar Global
RPS minggu 12 · 2x50 menit
Studi Kasus: Strategi Internasional dan Ekspansi Pasar Global
Pertemuan 11 — Strategi dan Penciptaan Nilai · Magister Manajemen FEB UNDIP
Bagian 1 dari 3
Mengapa dan Ke Mana: Rasionalitas Ekspansi Global
Diskusi kelas: Dari faktor pendorong berikut (skala, akses sumber daya, mengikuti klien, arbitrase biaya, diversifikasi risiko) — mana yang paling relevan untuk perusahaan tempat Anda bekerja saat ini, dan mengapa?
Keputusan manajerial nyata: motif yang salah diidentifikasi → alokasi modal keliru. Bank BRI membuka unit di Timor Leste (client-following TKI/UMKM lintas batas) berbeda logika investasi dengan Semen Indonesia akuisisi Thang Long Cement Vietnam (akses pasar & kapasitas, ilustrasi).
CAGE Distance Framework (Ghemawat, 2001)
Empat dimensi jarak yang menentukan tingkat kesulitan integrasi pasar — bukan hanya jarak fisik.
Cultural
Bahasa, agama, norma bisnis, hirarki sosial
Ilustrasi: negosiasi B2B Indonesia (relationship-first) vs Jerman (contract-first)
Administrative
Regulasi, tarif, mata uang, hubungan bilateral, kolonial
Ilustrasi: TKDN, DNI, dan syarat kepemilikan asing OSS-RBA
Geographic
Jarak fisik, zona waktu, iklim, infrastruktur logistik
Ilustrasi: biaya kirim ekspor Indonesia–Afrika vs Indonesia–ASEAN
Economic
Kesenjangan daya beli, biaya tenaga kerja, infrastruktur finansial
Ilustrasi: GDP per kapita Vietnam vs Indonesia mempengaruhi strategi harga
Jebakan Semantic Distance: "Mirip" Bukan Berarti "Sama"
Kesalahan strategis paling umum: perusahaan Indonesia berasumsi ASEAN "mudah" karena kedekatan geografis dan budaya serumpun — lalu meremehkan administrative distance (regulasi investasi Vietnam/Myanmar jauh lebih ketat dari perkiraan awal).
Kasus Ilustrasi: Ekspansi Ritel ke Filipina
Asumsi awal manajemen: budaya konsumen mirip Indonesia (nilai keluarga, gotong royong)
Realitas: struktur retail Filipina didominasi konglomerasi lokal (SM, Ayala) dengan barrier distribusi tinggi
Hasil (ilustrasi): entry mode ekspor gagal, perlu joint venture untuk akses jaringan distribusi
Implikasi Keputusan
CAGE audit WAJIB sebelum menentukan mode masuk, bukan sesudah
Due diligence regulasi lokal harus melibatkan penasihat hukum setempat, bukan asumsi kantor pusat
Latihan Cepat: Petakan CAGE Distance
Instruksi (10 menit, berpasangan): Pilih satu negara tujuan ekspansi untuk sektor industri Anda saat ini (bisa fiktif/ilustratif). Isi tabel: skor 1 (dekat/mudah) hingga 5 (jauh/sulit) untuk tiap dimensi CAGE, lalu tentukan mode masuk awal yang paling masuk akal berdasarkan skor tersebut.
Rekomendasi mode masuk awal + alasan risiko-kendali
Bagian 2 dari 3
Strategi Integrasi-Responsivitas dan Pemilihan Mode Masuk
Diskusi kelas: Jika perusahaan Anda harus memilih antara kendali penuh (greenfield/akuisisi) dengan risiko modal tinggi, versus kendali terbatas (lisensi/joint venture) dengan risiko lebih rendah — faktor apa yang paling menentukan pilihan itu?
Model Integrasi-Responsivitas (Bartlett & Ghoshal, 1989)
Spektrum Mode Masuk: Kendali vs Risiko Modal
Langkah
Mode Masuk
Karakteristik Risiko-Kendali
1
Ekspor (langsung/tak langsung)
Modal terendah, kendali minimal, exposure risiko negara terendah
Akuisisi dipilih: kapasitas sudah beroperasi, lisensi lokal sudah ada, kurva pembelajaran regulasi dipercepat
Trade-off: harga akuisisi premium vs waktu greenfield 3-5 tahun
Kuadran I-R: global (standardisasi produksi semen tinggi) → mendukung kendali penuh via akuisisi
Pelajaran manajerial: saat kuadran strategi condong Global DAN administrative distance tinggi, akuisisi sering mengalahkan greenfield karena "membeli waktu & kepatuhan regulasi", bukan sekadar membeli aset fisik.
Bagian 3 dari 3
Sintesis: Kerangka Keputusan Ekspansi Global Terintegrasi
Diskusi kelas: Kalau Anda harus mempresentasikan rekomendasi ekspansi ke direksi minggu depan, urutan analisis apa yang akan Anda tunjukkan agar meyakinkan secara strategis maupun finansial?
Kerangka Keputusan Kasus: Rubrik Analisis Ekspansi Global
Non-numerik namun terstruktur — langkah analisis yang wajib ditempuh sebelum rekomendasi mode masuk diajukan ke direksi.
Langkah
Fokus Analisis
Pertanyaan Kunci Manajerial
1
Audit motif ekspansi
Ofensif atau defensif — apakah motif ini tahan diuji di rapat komite investasi?
2
Pemetaan CAGE Distance
Dimensi mana yang berisiko tertinggi, dan apakah sudah divalidasi dengan penasihat lokal?
3
Penentuan kuadran I-R
Apakah produk/jasa butuh standardisasi global atau adaptasi lokal signifikan?
4
Pemilihan mode masuk
Trade-off kendali-modal-kecepatan mana yang sesuai toleransi risiko direksi?
5
Exit & kontinjensi
Bagaimana skenario keluar/evolusi mode jika asumsi pasar meleset dalam 2-3 tahun?
Kesimpulan: rekomendasi ekspansi yang kredibel ke direksi HARUS melalui kelima langkah ini secara eksplisit — melompat langsung ke "mode masuk" tanpa audit motif & CAGE adalah tanda due diligence dangkal.
Perangkap Umum: Mengapa Ekspansi Global Sering Gagal
Analisis CAGE hanya di level kantor pusat, tanpa validasi lokal
Memilih mode masuk berdasarkan preseden internal, bukan konteks pasar baru
Kesalahan Eksekusi
Ekspatriasi tanpa transfer kendali ke talenta lokal (over-standardisasi)
Integrasi pasca-akuisisi terlalu lambat, sinergi janji tidak terealisasi
Tidak ada exit plan ketika asumsi regulasi/pasar berubah drastis
Ilustrasi kegagalan umum di sektor UMKM naik kelas: beberapa UMKM Indonesia yang mencoba ekspansi e-commerce ke Malaysia/Singapura tanpa audit administrative distance (perizinan, pajak lintas batas) menghadapi biaya kepatuhan tak terduga yang menggerus margin.
Latihan Aplikasi: Rekomendasi Ekspansi untuk Direksi
Instruksi (kelompok 3-4 orang, 15 menit): Pilih satu perusahaan Indonesia (nyata atau ilustratif) yang berencana ekspansi ke satu negara ASEAN pilihan Anda. Susun rekomendasi singkat mengikuti lima langkah rubrik: (1) motif, (2) skor CAGE kualitatif, (3) kuadran I-R, (4) mode masuk terpilih beserta alasan, (5) satu skenario kontinjensi jika asumsi meleset.
Ringkasan: Tiga Keputusan Kunci Strategi Internasional
Keputusan 1
Mengapa
Validasi motif ekspansi (ofensif/defensif) sebelum modal dialokasikan — motif keliru merusak seluruh analisis lanjutan.
Keputusan 2
Ke Mana
CAGE Distance menentukan tingkat kesulitan riil, bukan kedekatan geografis/budaya semu (jebakan semantic distance).
Keputusan 3
Bagaimana
Kuadran I-R + spektrum mode masuk menentukan keseimbangan kendali-modal-kecepatan yang paling rasional.
Bekal untuk pertemuan berikutnya: setelah mode masuk dipilih, struktur organisasi harus dirancang agar strategi bisa dieksekusi — ini yang akan dibahas pada Pertemuan 12: Desain Struktur Organisasi untuk Eksekusi Strategi.