RPS minggu 11 · 2x50 menit
Strategi Lindung Nilai (Hedging) dengan Derivatif Sekuritas Derivatif dan Pendapatan Tetap — Magister Manajemen FEB UNDIP Pertemuan kesebelas masuk ke strategi hedging dengan derivatif — integrasi semua instrumen yang sudah kita bahas (forward, futures, opsi, swap) untuk mitigasi risiko korporasi. Hari ini kita bedah konsep hedge ratio, basis risk, dan kerangka hedge accounting PSAK 71. Untuk Anda di treasury, ini adalah "bahasa bersama" dengan auditor dan komite risiko. Empat Indikator Hari Ini Sub-CPMK 11: Mahasiswa dapat merancang strategi lindung nilai sederhana menggunakan derivatif.
Konsep hedging (reduce variance) Hedger vs speculator vs arbitrageur HDN-1: hedge ratio minimum variance Basis risk & cross-hedging Strategi per jenis risiko Hedge accounting PSAK 71 Empat indikator dibagi dua sesi. Sesi pertama bangun konsep hedging (bukan mencari profit tetapi reduce variance), bedakan hedger vs speculator vs arbitrageur, dan HDN-1 hedge ratio minimum variance. Sesi kedua masuk basis risk, cross-hedging, strategi per jenis risiko, dan ditutup kerangka hedge accounting PSAK 71 yang menjadi standar Indonesia. Mengapa Hedging Bukan Mencari Profit? Tujuan hedging adalah mengurangi varians (volatilitas) cash flow — bukan memaksimalkan return. Hedging memakai instrumen kontrak-derivatif (forward, futures, opsi, swap) untuk offset eksposur underlying.
Cash flow volatile Sulit budgeting & planning Risiko besar, potensi upside besar Cash flow lebih predictable Lebih mudah budgeting Risiko berkurang, upside juga berkurang Miskonsepsi terbesar tentang hedging: mencari profit. Salah. Tujuan hedging adalah mengurangi varians cash flow — bukan memaksimalkan return. Tanpa hedging, cash flow volatile, sulit budgeting. Dengan hedging, cash flow lebih predictable, lebih mudah planning. Trade-off: upside juga berkurang. Treasury manager yang mengukur sukses hedging dari profit derivatif salah konsep — keberhasilan = stabilitas cash flow. Bagian 1
Konsep Hedging
Diskusi: kalau hedge menyebabkan loss, apakah hedge tersebut gagal?
Pertanyaan refleksi: kalau hedge menyebabkan loss (mis. forward lock kurs lebih buruk dari spot akhir), apakah hedge tersebut gagal? Tidak — hedge sukses karena cash flow underlying + hedge combined menjadi predictable. Loss di hedge di-offset oleh gain di underlying. Inilah esensi hedging: net position stabil, bukan masing-masing profit. Tujuan Hedging: Reduce Variance Hedging yang baik meminimalkan varians (volatilitas) net cash flow, BUKAN memaksimalkan profit derivatif. Varians inilah yang diukur
value-at-risk treasury.
"Hedge sukses kalau derivatif profit" Keliru — bisa profit di hedge, rugi di underlying Atau sebaliknya — keduanya net predictable Hedge sukses = varians net turun Underlying + hedge = predictable Bisa profit atau loss di hedge (OK) Tujuan hedging adalah meminimalkan varians net cash flow, bukan memaksimalkan profit derivatif. Miskonsepsi umum: hedge sukses kalau derivatif profit. Keliru — bisa profit di hedge, rugi di underlying; atau sebaliknya. Yang penting net cash flow underlying + hedge menjadi predictable. Treasury yang di-evaluasi hanya dari P&L derivitik salah konsep — komite risiko harus evaluasi net position. Tiga Filosofi Hedge Hapus risiko sepenuhnya Forward lock 100% No upside Kurangi risiko, keep some upside Opsi atau partial hedge Trade-off cost vs flexibility Pindahkan risiko ke counterparty CDS, asuransi Bayar premi untuk transfer Tiga filosofi hedging. Elimination: hapus risiko sepenuhnya — forward lock 100%, no upside. Reduction: kurangi risiko tetapi keep some upside — opsi atau partial hedge, trade-off cost vs flexibility. Transfer: pindahkan risiko ke counterparty — CDS atau asuransi, bayar premi untuk transfer. Treasury memilih filosofi berdasarkan risk appetite dan view pasar. Coba Sendiri: Komparator Eliminasi vs Reduksi Risiko Tiga filosofi hedging punya distribusi hasil berbeda. Lihat unhedged vs forward (eliminasi) vs opsi (reduksi) dalam satu tampilan.
Komparator ini memperjelas tiga filosofi tadi secara visual. Tanpa hedge: distribusi lebar. Forward: eliminasi penuh, hasil terkunci. Opsi: reduksi dengan downside terbatas dan sebagian upside dipertahankan. Untuk presentasi komite, visualisasi distribusi ini lebih persuasif daripada debat filosofis abstrak — pilih yang sesuai risk appetite perusahaan. Hedger vs Speculator vs Arbitrageur Aktor Tujuan Eksposur Underlying Hedger Reduce risk Ya (punya eksposur bisnis) Speculator Profit dari view Tidak (deployment capital) Arbitrageur Lock risk-free profit Netral (lock mismatch)
Untuk treasury korporasi, posisi = hedger. Speculation by corporate treasury sering dilarang oleh kebijakan internal & board risk committee.
Tiga aktor pasar derivatif. Hedger: tujuan reduce risk, punya eksposur bisnis underlying. Speculator: tujuan profit dari view, tidak punya underlying — deployment capital. Arbitrageur: tujuan lock risk-free profit dari mismatch harga. Treasury korporasi posisinya hedger — speculation oleh treasury sering dilarang kebijakan internal dan board risk committee. Diskusi: bagaimana kebijakan treasury di perusahaan Anda? HDN-1: Hedge Ratio Minimum Variance Eksposur USD 1 mio, futures USD 100.000/kontrak. σ_S=0.025, σ_F=0.030, ρ=0.85. Hitung N.
$h^{*} = \rho \cdot \dfrac{\sigma_{S}}{\sigma_{F}}, \qquad N = h^{*} \cdot \dfrac{Q_{S}}{Q_{F}}
Langkah Perhitungan Nilai 1. Hedge ratio h* $\rho \cdot \dfrac{\sigma_{S}}{\sigma_{F}}$ $0{,}85 \times \dfrac{0{,}025}{0{,}030} = 0{,}708$ 2. Ratio posisi (Q_S / Q_F) $\dfrac{1{,}000{,}000}{100{,}000}$ 10 3. Jumlah kontrak N $h^{*} \cdot \dfrac{Q_{S}}{Q_{F}}$ $0{,}708 \times 10 = 7{,}08$ 4. Pembulatan Round to integer 7 kontrak short
Jumlah Kontrak
7 short
Hedge ratio 70.8% < 100% karena basis risk — tidak perfect correlation
Mari kita hitung hedge ratio minimum variance. Formula h* = ρ × (σ_S / σ_F). Dengan ρ=0.85, σ_S=0.025, σ_F=0.030 → h* = 0.708. Rasio posisi 10 (1 mio / 100k). Jumlah kontrak N = 0.708 × 10 = 7.08 → 7 kontrak short. Hedge ratio 70.8% < 100% karena basis risk — underlying dan futures tidak perfect correlation. Diskusi: kalau ρ = 1 dan σ sama, berapa N? Bagian 2
Hedge Ratio & Basis Risk
Diskusi: mengapa hedge 100% (1:1) jarang optimal?
Pertanyaan refleksi: mengapa hedge 100% (1:1 antara underlying dan instrument hedge) jarang optimal? Jawabannya: basis risk. Harga underlying dan instrument hedge tidak bergerak perfect 1:1 karena perbedaan lokasi, kualitas, tenor, atau counterparty. Hedge ratio minimum-variance sering < 100% untuk akomodasi basis risk ini. Konsep Basis Risk Waktu Harga Underlying Hedge Instrument Basis Diagram basis risk. Garis solid = harga underlying, garis putus-putus = harga hedge instrument. Gap antara dua garis = basis. Basis risk = volatilitas gap ini. Hedge yang sempurna menghilangkan risk underlying tetapi basis risk tetap ada — karena underlying dan hedge instrument tidak identik (lokasi, kualitas, tenor, counterparty). Cross-Hedging — Underlying Tidak Tersedia Futures exact underlying tidak ada Pakai futures berbeda tapi berkorelasi Contoh: hedge beras pakai futures jagung Hedge CPO → pakai futures soybean oil Hedge IDR → pakai futures USD/EUR Basis risk lebih besar — hedge ratio < 100% Cross-hedging adalah norma di pasar Indonesia — banyak komoditas lokal tidak punya futures exchange sendiri. Treasury harus adjust hedge ratio.
Cross-hedging: futures exact underlying tidak tersedia, pakai futures berbeda tapi berkorelasi. Contoh korporasi Indonesia: hedge CPO pakai futures soybean oil (komoditas berbeda tapi sama minyak nabati), hedge IDR pakai futures USD/EUR (valuta berbeda tapi emerging market). Basis risk lebih besar, hedge ratio adjust turun. Cross-hedging adalah norma di Indonesia — banyak komoditas lokal tidak punya futures exchange sendiri. Coba Sendiri: Forward vs Opsi — Pilih Instrumen Hedge Keputusan instrumen hedging bermuara pada trade-off forward (lock) vs opsi (fleksibel, berbiaya). Lihat keduanya dalam skenario.
Widget ini membantu menjawab pertanyaan praktis: untuk eksposur yang sama, kapan forward lebih baik dan kapan opsi? Geser spot akhir periode dan amati P&L ketiga skenario. Treasury dengan view kuat memilih forward (lebih murah); treasury dengan view uncertain memilih opsi (membayar premi untuk fleksibilitas). Tidak ada jawaban universal — tergantung konteks. HDN-2: Hedge Portofolio Obligasi dengan Duration Portofolio Rp 100 miliar, duration D_P=6 thn. Futures CTD duration D_F=8 thn, price F=Rp 1 miliar. Hitung N. (Lihat duration-convexity untuk definisi duration.)
$N = \dfrac{P \cdot D_{P}}{F \cdot D_{F}}
Langkah Perhitungan Nilai 1. Rumus duration hedge $N = \dfrac{P \cdot D_{P}}{F \cdot D_{F}}$ $\dfrac{100 \times 6}{1 \times 8}$ 2. Numerator $P \cdot D_{P} = 100 \times 6$ 600 3. Denominator $F \cdot D_{F} = 1 \times 8$ 8 4. Jumlah kontrak $N$ 75 kontrak short
Jumlah Kontrak
75 short
Hedge duration portofolio — sensitivity matching
Hedge portofolio obligasi via duration matching. Rumus N = (P × D_P) / (F × D_F) = (100 × 6) / (1 × 8) = 75 kontrak short. Logic: 75 kontrak short futures akan offset sensitivity portofolio terhadap perubahan rate. Diskusi: kalau portofolio duration naik jadi 8 tahun, berapa N baru? N = (100 × 8) / (1 × 8) = 100 kontrak. Bagian 3
Strategi per Jenis Risiko
Diskusi: untuk hedge risiko kurs jangka pendek, instrumen apa yang dipilih?
Pertanyaan refleksi: untuk hedge risiko kurs jangka pendek (mis. utang USD yang jatuh tempo 3 bulan), instrumen apa yang dipilih? Forward FX paling sesuai — 1 kali settle, likuid, tanpa biaya dimuka. Untuk jangka panjang (5 tahun), CCS lebih efisien. Untuk proteksi downside tanpa lock, opsi put. Treasury harus pilih instrumen berdasarkan horizon dan view. Hedge Risiko Suku Bunga (IRS/Futures) Instrumen Mekanisme Cocok untuk IRS pay-fixed Konversi floating → fixed Utang floating JIBOR/SOFR IRS receive-fixed Konversi fixed → floating Asset fixed-coupon yang ingin income floating Futures bond short Hedge portofolio obligasi Duration hedging asset portfolio Cap (opsi) Lindungi rate naik, keep rate turun Utang floating dengan view uncertain
Pilihan instrumen hedge risiko suku bunga. IRS pay-fixed: konversi floating ke fixed untuk utang floating. IRS receive-fixed: sebaliknya untuk asset. Futures bond short: hedge duration portofolio obligasi. Cap (opsi): lindungi rate naik tetapi keep rate turun untuk utang floating dengan view uncertain. Treasury pilih berdasarkan profil yang diinginkan. Hedge Risiko Kurs (Forward/CCS/Option) Instrumen Horizon Cocok untuk Forward FX Pendek (≤1 thn) Hedge 1 transaksi besar CCS (currency swap) Panjang (1–10 thn) Hedge utang valuta multi-tahun Opsi call/put Sedang Hedge dengan upside flexibility Collar Sedang Zero-cost option combination
Pilihan instrumen hedge risiko kurs. Forward FX: pendek ≤1 tahun, untuk 1 transaksi besar. CCS: panjang 1–10 tahun, untuk utang valuta multi-tahun. Opsi call/put: sedang, dengan upside flexibility. Collar: kombinasi opsi zero-cost — beli put (proteksi), jual call (subsidi) untuk reduce premi. Treasury pilih berdasarkan horizon dan budget premi. Coba Sendiri: Hedge Utang USD dengan Forward FX Kasus paling konkret hedging kurs di Indonesia — borrower USD dengan cicilan bulanan. Stabilkan arus kas rupiah.
Widget ini menerapkan forward FX ke kasus korporasi Indonesia. Geser kurs spot dan amati tanpa hedge, arus kas rupiah berontak; dengan forward, terkunci pada rate disepakati. Untuk eksposur multi-tahun, rangkaian forward ini bisa disatukan menjadi currency swap (CCS) — materi P10. Pilih horizon dan instrumen sesuai profil eksposur. Mini-Kasus: Korporasi Multi-Risiko (Treasury Komprehensif) Langkah Keputusan Treasury Estimasi 1. Identifikasi risiko 3 eksposur: kurs, rate, komoditas USD/CPO/rate 2. Hedge kurs Forward 50% + opsi 50% Balance lock vs flexibility 3. Hedge rate IRS pay-fixed 100% utang floating Lock beban bunga 4. Hedge CPO Futures soybean oil cross-hedge h* adjust untuk basis 5. Konsolidasi Net exposure dashboard Counterparty risk dibatasi
Treasury Komprehensif
Multi-instrumen + ISDA + hedge accounting = stabilitas cash flow
Mini-kasus treasury komprehensif korporasi multi-risiko. Identifikasi 3 eksposur: kurs USD, rate suku bunga, komoditas CPO. Strategi: hedge kurs 50% forward + 50% opsi (balance lock vs flexibility); hedge rate 100% IRS pay-fixed (lock beban bunga); hedge CPO dengan futures soybean oil (cross-hedge, adjust hedge ratio untuk basis). Konsolidasi via net exposure dashboard, counterparty risk dibatasi via ISDA netting. Treasury canggih = multi-instrumen terintegrasi. Bagian 4
Hedge Accounting (PSAK 71)
Diskusi: mengapa hedge accounting penting bagi korporasi publik?
Pertanyaan refleksi: mengapa hedge accounting penting bagi korporasi publik (listed)? Tanpa hedge accounting, derivatif dimark-to-market tiap kuartal ke P&L — menciptakan volatilitas earnings yang menyesatkan investor. Hedge accounting PSAK 71 mengizinkan matching timing antara derivatif dan underlying, sehingga P&L mencerminkan economic substance, bukan accounting noise. PSAK 71 / IFRS 9 — Cash Flow vs Fair Value Hedge Hedge cash flow future (floating) Effective → OCI, recycle ke P&L Contoh: IRS hedge utang floating Hedge perubahan fair value asset/liab Both derivatif & underlying ke P&L Contoh: futures hedge portofolio obligasi PSAK 71 mensyaratkan dokumentasi hedge formal + effectiveness test — tanpa ini, derivatif masuk P&L penuh (volatilitas earnings).
PSAK 71 / IFRS 9 mengatur dua jenis hedge utama. Cash Flow Hedge: hedge cash flow future (floating) — effective portion ke OCI, recycle ke P&L saat underlying realize. Contoh IRS hedge utang floating. Fair Value Hedge: hedge perubahan fair value asset/liabilitas — both derivatif dan underlying adjustment masuk P&L. Contoh futures hedge portofolio obligasi. Persyaratan: dokumentasi formal + effectiveness test. Tanpa ini, derivatif masuk P&L penuh — volatilitas earnings. Eksplorasi: Duration Gap Bank Eksposur risiko suku bunga bank — amati bagaimana duration gap asset vs liabilitas mempengaruhi net worth.
🧪 Buka kalkulator penuh (rumus duration gap + contoh + FAQ)
Silakan maju satu mahasiswa. Duration gap mengukur mismatch antara duration asset bank dan liabilitasnya. Geser parameter dan amati dampak ke net worth saat rate berubah. Konsep ini analog untuk korporasi non-bank: hedging duration gap = mengelola risiko rate struktural. ALM (Asset-Liability Management) bank menggunakan framework ini untuk monitor exposure. Latihan & Persiapan Pertemuan 12 Latihan individu (sebelum P12): Hitung hedge ratio: σ_S = 0.02, σ_F = 0.025, ρ = 0.9. Eksposur USD 500k, futures 100k/kontrak.
Baca Hull bab 25 (Credit Derivatives) Konsep CDS spread sebagai "asuransi kredit" Implied default probability dari CDS spread Latihan: hitung hedge ratio dengan σ_S=0.02, σ_F=0.025, ρ=0.9. Eksposur USD 500k, futures USD 100k/kontrak. Pertemuan berikutnya masuk ke derivatif kredit — CDS sebagai instrumen transfer risiko kredit. Baca Hull bab 25, konsep CDS spread sebagai "asuransi kredit", dan implied default probability. Ringkasan Kunci Pertemuan 11 Reduce Variance
Bukan profit — net cash flow predictable
Hedge Ratio
$h^{*} = \rho \cdot \sigma_{S}/\sigma_{F}$ — sering < 100% karena basis
PSAK 71
Hedge accounting matching timing untuk stable P&L
Hedging sukses = varians net turun — bisa profit atau loss di hedge, yang penting combined predictable.
Tiga pesan kunci: tujuan hedging adalah reduce variance, bukan profit — net cash flow predictable; hedge ratio h* = ρ·σ_S/σ_F sering < 100% karena basis risk; PSAK 71 hedge accounting matching timing untuk stable P&L. Hedging sukses = varians net turun — bisa profit atau loss di hedge, yang penting combined predictable. Sampai jumpa di P12 untuk derivatif kredit.