RPS minggu 7 · 2x50 menit
Kontrak Forward dan Futures — Mekanisme, MTM, Penetapan Harga Sekuritas Derivatif dan Pendapatan Tetap — Magister Manajemen FEB UNDIP Pertemuan ketujuh mendalami forward dan futures. Pertemuan enam kita bahas empat kelas derivatif secara umum; hari ini kita bedah mekanisme operasional — bagaimana marking-to-market bekerja, bagaimana margin call terjadi, dan bagaimana harga forward ditetapkan dari prinsip no-arbitrage. Untuk Anda yang sudah berurusan dengan treasury bank atau perusahaan komoditas, mekanisme ini relevan untuk evaluasi counterparty dan likuiditas. Peta Pertemuan & Empat Indikator Sub-CPMK 7: Mahasiswa dapat menghitung harga forward/futures sederhana dan menjelaskan mekanismenya.
Anatomi kontrak futures & margin HDN-1: simulasi MTM futures emas 3 hari Margin call & likuidasi paksa Cost of carry & rumus forward price Convergence basis ke nol Mini-kasus futures bond hedge rate Empat indikator saya kejar dalam dua sesi. Sesi pertama bedah mekanisme operasional futures dengan simulasi MTM tiga hari. Sesi kedua masuk ke teori harga forward — cost of carry & no-arbitrage — ditutup aplikasi futures bond sebagai hedge rate. Penekanan: mekanisme margin dan MTM adalah inti risiko operasional futures yang sering disalahpahami. Mengapa Bursa Wajib MTM Tanpa marking-to-market harian, counterparty risk di bursa futures akan menumpuk dan bisa memicu default berjatuhan (cascade default) saat stress.
Settle P&L harian — tidak akumulasi Membutuhkan margin sebagai jaminan Kliring Berjangka sebagai penjamin Bagaimana treasury Anda memantau MTM OTC? Berapa frekuensi revaluasi? Siapa yang menyetujui top-up collateral? MTM harian di bursa berjangka menyelesaikan P&L setiap hari sehingga counterparty risk tidak menumpuk. Bandingkan dengan OTC di mana korporasi dan bank harus menyepakati frekuensi revaluasi dan collateral top-up. Diskusi: bagaimana treasury perusahaan Anda memantau MTM posisi derivatif OTC, dan siapa yang berwenang menyetujui top-up collateral? Bagian 1
Mekanisme Futures
Diskusi: kalau Anda long futures dan harga turun tiga hari berturut-turut, apa yang terjadi pada dana margin Anda?
Sebelum rumus, satu skenario refleksi: Anda long futures dan harga underlying turun tiga hari berturut-turut. Apa yang terjadi pada dana margin Anda? Setiap hari kerugian MTM dipotong dari balance margin. Kalau balance turun di bawah maintenance level, Anda kena margin call. Diskusi ini membuka intuisi mekanisme. Anatomi Kontrak Futures Underlying Multiplier/Lot Maturity Settelmen Kontrak distandardisasi oleh Bursa Contoh ICDX emas: 1 lot = 100 gram; maturity bulanan Futures = kontrak distandardisasi: underlying, multiplier, maturity, dan settelmen dispesifikasi bursa — bukan dinegosiasi.
Anatomi kontrak futures: underlying, multiplier/lot, maturity, dan settelmen dispesifikasi bursa. Tidak ada ruang negosiasi — beda dengan forward OTC yang customized. Standardisasi inilah yang memungkinkan likuiditas tinggi di bursa. Contoh ICDX emas: 1 lot = 100 gram dengan maturity bulanan. Initial & Maintenance Margin Deposit saat membuka posisi 5–15% dari nilai kontrak (bervariasi) Bentuk jaminan awal ke kliring Threshold minimum balance ≈ 75% dari initial margin (umum) Di bawah ini = margin call Margin bukan pembayaran — ia adalah jaminan. Sisa dikembalikan saat posisi ditutup.
Dua jenis margin. Initial margin adalah deposit saat membuka posisi, biasanya 5-15% dari nilai kontrak. Maintenance margin adalah threshold minimum balance — biasanya 75% dari initial margin. Kalau balance turun di bawah maintenance, terjadi margin call. Penting: margin bukan pembayaran, ia adalah jaminan yang akan dikembalikan saat posisi ditutup. HDN-1: Simulasi MTM Futures Emas 3 Hari Kasus: long 1 lot emas (100 gr) @ Rp 1,2 jt/gr; initial margin Rp 12 jt; maintenance 75% × initial = Rp 9 jt.
Hari Harga/gr ΔHarga Δ Balance Balance Akhir H-0 (entry) Rp 1.200.000 — — Rp 12.000.000 H-1 Rp 1.210.000 +10.000 +Rp 1.000.000 Rp 13.000.000 H-2 Rp 1.180.000 −30.000 −Rp 3.000.000 Rp 10.000.000 H-3 Rp 1.175.000 −5.000 −Rp 500.000 Rp 9.500.000
Balance H-3
Rp 9,5 jt
Masih di atas maintenance Rp 9 jt → tidak margin call (selisip tipis)
Mari kita simulasikan tiga hari. Hari-1 harga naik Rp 10 ribu per gram → gain Rp 1 juta (100 gr × Rp 10 ribu). Hari-2 turun Rp 30 ribu → loss Rp 3 juta. Hari-3 turun Rp 5 ribu → loss Rp 500 ribu. Balance akhir Rp 9,5 juta — masih di atas maintenance Rp 9 juta, tapi selisip tipis. Satu loss lagi akan memicu margin call. Diskusi: bagaimana tim Anda memantau balance margin futures harian? Coba Sendiri: PnL & Mark-to-Market Futures Harian Setiap hari bursa menyesuaikan balance margin Anda. Geser pergerakan harga harian dan amati akumulasi PnL serta balance margin.
Inilah mekanisme mark-to-market yang membuat futures berbeda dari forward. Setiap hari settle, gain/loss langsung dari balance margin. Kebalikan dari forward yang baru settle di akhir. Implikasi treasury: futures butuh manajemen likuiditas harian karena margin call bisa muncul kapan saja, sementara forward OTC mengunci arus kas di akhir tenor. Bagian 2
MTM & Margin Call
Diskusi: apa yang terjadi kalau trader tidak respons margin call dalam waktu yang ditentukan?
Sekarang kita bahas konsekuensi margin call. Kalau trader tidak respons margin call dalam waktu yang ditentukan oleh bursa/kliring, posisi akan dilikuidasi paksa. Inilah mengapa treasury perlu punya protokol respons margin call — siapa yang berwenang top-up, dalam berapa jam, dengan sumber dana apa. Margin Call & Likuidasi Paksa Notifikasi dari broker/kliring Top-up balance ke initial margin Deadline: biasanya same-day / T+1 Kalau trader gagal top-up Broker tutup posisi di harga pasar Sisa margin dikembalikan (jika ada) Likuidasi paksa sering terjadi di harga terburuk — treasury yang disiplin menjaga buffer margin di atas maintenance minimum.
Margin call adalah permintaan top-up dari broker atau kliring untuk mengembalikan balance ke initial margin. Kalau trader gagal respons dalam deadline (biasanya same-day atau T+1), posisi dilikuidasi paksa di harga pasar — sering di harga terburuk. Treasury yang disiplin menjaga buffer margin di atas maintenance minimum, bukan mendekati threshold. Diskusi: bagaimana protokol respons margin call di perusahaan Anda? Convergence Basis ke Nol Basis = Spot − Futures; mendekati nol saat maturity karena arbitrase menutup gap.
Basis (Spot − Futures) terhadap Waktu Awal kontrak Maturity (basis ≈ 0) Basis adalah selisih antara harga spot dan harga futures. Saat mendekati maturity, basis mengecil ke nol karena arbitrase menutup gap — kalau basis besar, arbitrageur akan beli spot & jual futures (atau sebaliknya) sampai gap tertutup. Inilah mengapa futures harga bergerak konvergen ke spot di maturity. Treasury yang memonitor basis bisa mengidentifikasi peluang arbitrase atau dislokasi pasar. Coba Sendiri: Payoff Long vs Short Futures Futures adalah kewajiban dua arah — long profit saat harga naik, short profit saat harga turun. Visualkan kurva payoff-nya.
Walau widget ini didesain untuk opsi, kurva payoff linier-nya menggambarkan futures secara akurat: setiap perubahan harga satu rupiah menggerakkan PnL satu rupiah (sebelum biaya). Beda dengan opsi yang kurva-nya bengkok di strike. Untuk hedge, treasury memilih long atau short futures bergantung arah eksposur yang dilindungi. HDN-2: Hitung Level Margin Call Kontrak futures emas (lot 100 gr). Initial margin Rp 12 jt, maintenance 75% × initial = Rp 9 jt. Pada level harga berapa trader akan kena margin call?
Langkah Perhitungan Nilai 1. Entry price — Rp 1.200.000/gr 2. Initial margin — Rp 12.000.000 3. Maintenance level 75% × 12 jt Rp 9.000.000 4. Loss toleransi 12 jt − 9 jt Rp 3.000.000 5. Δharga/gr 3 jt / 100 gr Rp 30.000/gr 6. Harga pemicu margin call 1.200.000 − 30.000 Rp 1.170.000/gr
Margin Call Trigger
Rp 1,17 jt/gr
Long futures akan kena margin call jika harga drop di bawah level ini
Mari kita hitung level margin call. Long futures, initial margin Rp 12 juta, maintenance 75% = Rp 9 juta. Loss toleransi = Rp 3 juta. Dibagi 100 gram = Rp 30 ribu per gram. Harga pemicu margin call = Rp 1,2 juta − Rp 30 ribu = Rp 1,17 juta per gram. Treasury yang canggih menghitung level ini sebelum entry untuk evaluasi risiko likuidasi. Diskusi: apakah treasury Anda menghitung margin call trigger sebelum buka posisi futures? Bagian 3
Cost of Carry & Harga Forward
Diskusi: kalau forward price = prediksi harga spot di masa depan, mengapa rumusnya hanya melibatkan spot, rate, dan waktu?
Pertanyaan refleksi: kalau forward price adalah "prediksi" harga spot di masa depan, mengapa rumusnya hanya melibatkan spot price, risk-free rate, dan waktu — bukan ekspektasi pasar? Jawabannya: harga forward adalah arbitrage-free price, BUKAN prediksi. Jika forward berbeda dari cost-of-carry, arbitrageur akan eksploitasi sampai kesetimbangan. Rumus Forward Price (Cost of Carry) $F = S_0 \times e^{r \times T}$
Komoditas tanpa storage cost Saham tanpa dividen $F = S_0 \times e^{rT}$ $F = S_0 \times e^{(r_d - r_f) \times T}$ r_d = rate domestik, r_f = rate asing Covered interest parity (TVM ) Rumus forward price berasal dari prinsip no-arbitrage: cost of carry. Untuk aset tanpa yield (komoditas tanpa storage, saham tanpa dividen), $F = S_0 \times e^{rT}$. Untuk FX, rumusnya menyesuaikan untuk selisih suku bunga domestik dan asing — covered interest parity. Prinsip yang sama: forward price memastikan tidak ada arbitrase bebas risiko. Contango vs Backwardation F > S₀ (forward di atas spot) Kondisi normal (cost of carry positif) Kurva futures naik dengan tenor F < S₀ (forward di bawah spot) Sering terjadi di komoditas (convenience yield) Kurva futures turun dengan tenor Bentuk kurva futures memberi sinyal kondisi pasar: contango = supply normal; backwardation = shortage/ketat.
Dua bentuk kurva futures. Contango: forward di atas spot — kondisi normal dengan cost of carry positif. Backwardation: forward di bawah spot — sering terjadi di komoditas karena convenience yield (keuntungan memegang fisik selama shortage). Treasury komoditas membaca bentuk kurva untuk inferensi kondisi supply-demand pasar. Mini-Kasus: Futures Bond sebagai Hedge Rate Langkah Keputusan Estimasi 1. Eksposur treasury Long bond portfolio Rp 10 M, D_Mod 4 thn Risiko suku bunga 2. Pilih instrumen hedge Short bond futures Standardized; likuid 3. Hitung hedge ratio $D_{\text{Mod}} \times$ nilai / nilai futures Estimasi jumlah lot (lihat durasi ) 4. Eksekusi short Bursa berjangka Initial margin terkunci 5. Monitor basis Konvergen ke maturity Hedge efektivitas
Hedge via Futures
Bursa standardized — likuid & counterparty dijamin kliring
Lima langkah hedge portofolio obligasi dengan bond futures. Treasury bank atau asuransi dengan portofolio long bond mengambil short bond futures untuk neutralisir risiko suku bunga. Hedge ratio dihitung dari modified duration. Bursa standardized memberi keuntungan likuiditas dan penjaminan counterparty dari kliring berjangka. Detail hedge di P11. Bagian 4
Aplikasi Korporasi
Diskusi: di perusahaan Anda, instrumen forward OTC atau futures bursa yang lebih umum dipakai?
Aplikasi korporasi Indonesia: forward FX OTC lebih umum karena fleksibilitas customized. Futures bursa dipakai untuk komoditas (ICDX emas/CPO) atau treasury bank dengan bond futures. Diskusi refleksi: di perusahaan Anda, mana yang lebih umum dipakai — forward OTC atau futures bursa, dan mengapa? Forward FX Korporasi Indonesia Customized tenor, notional, settelmen Counterparty: bank devisa Counterparty risk via ISDA + CSA Credit limit tiap bank Reporting MTM untuk PSAK 71 Forward FX OTC adalah instrumen paling umum untuk korporasi Indonesia hedge kurs. Keunggulan: customized tenor, notional, dan settelmen sesuai eksposur operasional spesifik. Risiko dikelola via ISDA Master Agreement + Credit Support Annex, dengan credit limit per bank. Treasury wajib laporan MTM untuk PSAK 71 hedge accounting. Coba Sendiri: Hedging Utang USD Korporasi dengan Forward FX Importir dengan cicilan USD bulanan — simulasikan bagaimana forward FX menstabilkan arus kas rupiah.
Aplikasi paling konkret forward di Indonesia: importir dan borrower USD. Geser kurs spot dan amati tanpa hedge, arus kas rupiah berontak; dengan forward, arus kas terkunci pada rate yang disepakati. Ini fondasi sebelum kita masuk currency swap di P10 yang menangani eksposur jangka panjang secara struktural. Jembatan ke P8 — Opsi Forward & futures: kewajiban (obligation) Opsi: HAK (right), bukan kewajiban Asimetri payoff opsi = fleksibilitas hedging baru P8: payoff diagram call & put Hari ini kita dalami forward dan futures — kewajiban untuk beli/jual di harga tetap. Pertemuan berikutnya kita masuki opsi, yang memberi HAK (bukan kewajiban) — asimetri payoff yang membuka fleksibilitas hedging baru. Bawa ke P8 pertanyaan: kapan opsi lebih baik dari forward untuk hedge? Eksplorasi: Simulasi Margin Call Futures Geser harga underlying, initial margin, dan maintenance level — amati kapan balance menembus trigger margin call.
🧪 Buka kalkulator penuh (rumus + contoh + FAQ)
Silakan maju satu mahasiswa. Atur initial margin dan maintenance level, lalu geser perubahan harga harian — amati kapan balance menembus trigger margin call. Ini memvisualkan mekanisme likuidasi paksa yang menjadi risiko operasional utama di bursa futures. Latihan & Persiapan Pertemuan 8 Latihan individu (sebelum P8): Hitung harga forward 6-bulan untuk USD/IDR dengan spot Rp 15.000, rate IDR 6%, rate USD 4% (covered interest parity). Verifikasi dengan quote bank devisa.
Baca Hull bab 10–12 (Options) Review konsep call & put Bayangkan satu skenario hedging di mana opsi lebih sesuai dari forward Latihan hitung forward price menggunakan covered interest parity. Bawa hasil ke P8 untuk validasi. Pertemuan berikutnya masuk ke opsi — payoff diagram call & put, dan faktor penentu premi opsi. Ringkasan Kunci Pertemuan 7 MTM Harian
Settle P&L tiap hari di bursa futures; minim counterparty risk
Margin Call
Balance < maintenance → top-up atau likuidasi paksa
Cost of Carry
$F = S_0 \times e^{rT}$; harga arbitrage-free, bukan prediksi
Treasury yang disiplin menjaga buffer margin & memantau basis — bukan beroperasi di tepi margin call.
Tiga pesan kunci: MTM harian di bursa menyelesaikan counterparty risk; margin call terjadi saat balance di bawah maintenance; harga forward berasal dari cost of carry, bukan prediksi. Pesan terakhir: treasury yang disiplin menjaga buffer margin dan memantau basis — bukan beroperasi di tepi margin call. Sampai jumpa di P8 untuk membahas opsi.