stdsquare²
🎓 Kelas
stdsquare / materi / slides / pertemuan-01
Tema
Japan
Arcade
Dark Retro
Font
‹ Daftar slide Pertemuan 1: Pengantar Instrumen Pendapatan Tetap — SUN dan Obligasi Korporasi
RPS minggu 1 · 2x50 menit

Pengantar Instrumen Pendapatan Tetap — SUN dan Obligasi Korporasi

Sekuritas Derivatif dan Pendapatan Tetap — Magister Manajemen FEB UNDIP

Peta Pertemuan & Empat Indikator

Setelah pertemuan ini, Anda diharapkan mampu menjelaskan karakteristik dasar instrumen pendapatan tetap di Indonesia (Sub-CPMK 1).

Jam ke-1 (50 menit)
  • Definisi & 4 karakter utama instrumen pendapatan tetap
  • Tiga struktur kupon: zero, fixed, floating
  • HDN-1: arus kas kupon SUN 5-tahun dari nol
Jam ke-2 (50 menit)
  • Lanskap SUN (FR / SR / VR / SBN ritel)
  • Obligasi korporasi BEI (BBCA, TLKM, BBRI bond)
  • HDN-2: kupon obligasi korporasi setelah pajak
  • Tiga risiko utama pemegang obligasi

Mengapa Manajer Risiko Wajib Kuasai Obligasi

Di portofolio institusi Indonesia, instrumen pendapatan tetap ≳60% dari AUM dana pensiun & asuransi (estimasi).

Fakta Pasar
  • AUM dana pensiun & asuransi ≈ Rp 700 T (estimasi 2024)
  • SUN menjadi aset inti pelaporan & likuiditas
  • Reksa dana pendapatan tetap tumbuh signifikan
Pertanyaan Diskusi
  • Kalau yield SUN 10-thn naik 100 bps, berapa kerugian portofolio Anda?
  • Siapa di komite yang bertanggung jawab mengukur risiko harga obligasi?
  • Apakah treasury pernah stress test shock yield?
Banyak manajer korporasi fokus ke kurs & komoditas, tetapi lupa bahwa volatilitas harga obligasi bisa menjadi sumber kerugian mark-to-market yang lebih besar.
Bagian 1
Apa & Mengapa Pendapatan Tetap
Diskusi kelas: instrumen mana yang Anda anggap "paling aman" di portofolio perusahaan — dan menurut definisi risiko apa?

Definisi Pendapatan Tetap

Pendapatan tetap (*fixed income*) adalah instrumen keuangan di mana penerbit berjanji membayar arus kas yang dijadwalkan — kupon periodik + pokok di jatuh tempo — kepada pemegang berdasarkan kontrak.
Sifat Utama
  • Kontraktual — bukan residual
  • Klaim utang, didahulukan sebelum ekuitas saat likuidasi
  • Gagal bayar memicu klausul restrukturisasi / kepailitan
Contoh Instrumen
  • SUN (pemerintah pusat)
  • Obligasi korporasi BEI
  • Sukuk (sesuai prinsip syariah)
  • Medium-term note & commercial paper

Empat Karakter Utama (DNA Obligasi)

Nilai Nominal
Rp 1 M
Pokok yang dikembalikan di jatuh tempo (par/face)
Kupon
%
% tahunan dari nominal; dibayar periodik
Jatuh Tempo
T
Tenor; 1, 5, 10, 20 tahun
Penerbit (Issuer)
Pemerintah (SUN), BUMN, korporasi swasta, supranasional — profil risiko sangat berbeda per kategori penerbit.

Tiga Struktur Kupon: Zero, Fixed, Floating

Zero-Coupon
  • Tanpa kupon periodik
  • Diterbitkan dengan diskon
  • Sensitivitas yield tertinggi
Fixed-Rate
  • Kupon tetap selama tenor
  • Contoh: SUN seri FR
  • Kepastian arus kas, harga berfluktuasi
Floating-Rate
  • Kupon mengambang (JIBOR / BI Rate + spread)
  • Contoh: SUN seri VR
  • Risiko suku bunga minimum

HDN-1: Arus Kas Kupon SUN 5-Tahun dari Nol

Ilustrasi SUN hipotetis: nominal Rp 1 M, kupon 7% p.a., semi-tahunan (yield SUN 10-thn historis ~6,8%).

LangkahPerhitunganNilai
1. NominalRp 1.000.000.000
2. Kupon tahunan (7%)7% × Rp 1 MrdRp 70.000.000/thn
3. Kupon semi-tahunan70 jt ÷ 2Rp 35.000.000 / 6-bln
4. Jumlah kupon 5 thn10 × 35 jtRp 350.000.000
5. Pokok jatuh tempo (thn 5)nominalRp 1.000.000.000
6. Total arus kas diterima350 jt + 1 MrdRp 1.350.000.000
Total Kas 5-Tahun
Rp 1,35 M
Belum didiskonto — itu materi P2 (penilaian & YTM)
Bagian 2
Lanskap SUN & Obligasi Korporasi Indonesia
Diskusi kelas: seri SUN mana yang pernah Anda beli sebagai investor ritel, atau lihat di portofolio korporasi Anda?

Lanskap SUN Indonesia

Empat Kelompok SUN
  • Foreign Currency (USD)
  • Rupiah Fixed-Rate (FR)
  • Ritel / Non-ritel (SR, ORI)
  • Sukuk negara (SBSN)
Konvensi Penamaan Seri
  • FR = Fixed Rate (Rupiah, institusional)
  • SR = Savings Bond Ritel
  • VR = Variable Rate (floating)
  • SBN ritel = ORI / SR / sukuk tabungan
Sumber resmi daftar seri terbaru: DJPPR Kemenkeu (djppr.kemenkeu.go.id).

Mini-Kasus: SUN SR untuk Puasa & Ramadhan

Setiap tahun menjelang Ramadhan, Kemenkeu rutin menerbitkan Sukuk Tabungan (ST) & Savings Bond Ritel (SR) — momentum "puasa konsumsi, berinvestasi".
SR / ST
Ritel
Minimum kecil, kupon tetap, dapat diperdagangkan di pasar sekunder
Implikasi Likuiditas
Likuiditas domestik tertarik ke SUN ritel; yield obligasi korporasi jangka pendek bisa naik untuk bersaing

Obligasi Korporasi BEI (BBCA, TLKM, BBRI Bond)

SektorContoh EmitenKarakter (estimasi)
PerbankanBBCA, BBRI, BMRIKupon tetap, tenor 3–10 thn, rating AAA(id)
TelekomunikasiTLKM, ISATTenor 5–7 thn, rating AA(id)
Consumer GoodsUNVR, ICBPTenor 5–10 thn, likuiditas中等
Rating AAA(id) / AAA(id) dari Pefindo atau Fitch Indonesia mencerminkan kemampuan bayar sangat tinggi. Tenor & rating aktual tiap emiten bervariasi — verifikasi ke IDX Bond Board.

HDN-2: Kupon Obligasi Korporasi Rp 1 M (Net Pajak)

Obligasi korporasi BEI hipotetis: nominal Rp 1 M, kupon 7,5% p.a. — hitung arus kas tahunan setelah PPh final.

LangkahPerhitunganNilai
1. NominalRp 1.000.000.000
2. Kupon kotor (7,5%)7,5% × Rp 1 MrdRp 75.000.000
3. Kupon semi-tahunan75 jt ÷ 2Rp 37.500.000
4. Arus kas thn 1 (2 kupon)2 × 37,5 jtRp 75.000.000
5. PPh bunga final (20%)20% × 75 jtRp 15.000.000
6. Kas bersih thn 175 jt − 15 jtRp 60.000.000
Net Kupon Tahun-1
Rp 60 jt
Setelah PPh final 20% (tarif standar — verifikasi peraturan terbaru saat implementasi)
Bagian 3
Anatomi Risiko
Diskusi kelas: dari tiga risiko utama obligasi, mana yang paling sering luput dari radar komite risiko perusahaan Anda?

Tiga Risiko Utama Pemegang Obligasi

Risiko Suku Bunga
Δyield
Harga turun saat yield naik; diukur dengan durasi (P3)
Risiko Kredit
PD
Emiten gagal bayar; diukur dengan rating & spread (P5)
Risiko Likuiditas
B-A
Spread bid-ask melebar; sulit jual tanpa diskon

Pasar Perdana vs Pasar Sekunder Indonesia

Pasar Perdana (Primary)
  • Lelang SUN via DJPPR Kemenkeu
  • Obligasi korporasi via underwriter / penjamin emisi
  • Investor beli langsung dari penerbit
Pasar Sekunder (Secondary)
  • SUN: perdagangan antar-bank (SBN trading desk)
  • Obligasi korporasi: Fixed Income Trading (FIT) BEI
  • Likuiditas sangat bervariasi antar-seri

Mini-Kasus: SUN vs Obligasi Korporasi — Keputusan Portofolio

Dimensi KeputusanPertanyaan ManajerialKecenderungan Pilihan
1. Tujuan portofolioLikuiditas operasi vs return?Likuiditas → SUN; return → korporasi
2. Horizon investasi<1 thn vs 5–10 thn?Pendek → SUN FR likuid
3. Toleransi risiko kreditBisa kah ada default?Risk-averse → SUN; spread-hunter → korporasi
4. Pajak & regulasiPPh final 20%?Net-of-tax compare
5. Mark-to-marketPerlu harga harian?SUN lebih sering di-pricing
Kesimpulan
Pilihan instrumen = fungsi 5 dimensi keputusan, bukan sekadar yield tertinggi

Peta 14 Pertemuan Semester Ini

Blok Pendapatan Tetap (P1–P5)
  • P1: Pengantar instrumen (hari ini)
  • P2: Harga obligasi & YTM
  • P3: Durasi & konveksitas
  • P4: Struktur kurva yield
  • P5: Risiko kredit & spread
Blok Derivatif (P6–P14)
  • P6–P9: forward, futures, opsi, Black-Scholes
  • P10: Swap suku bunga & valuta
  • P11: Strategi hedging
  • P12: CDS & derivatif kredit
  • P13–P14: Regulasi Bappebti/OJK & studi kasus integratif

Latihan & Persiapan Pertemuan 2

Latihan individu (sebelum P2): Pilih satu obligasi di neraca atau portofolio yang Anda kenal — sebutkan 4 karakteristik (nominal, kupon, maturity, penerbit) dan 1 risiko dominan. Tulis maksimal 1 halaman.
Persiapan P2 — Penilaian Obligasi
  • Refresh konsep time value of money (PV/FV) dari S1
  • Baca Fabozzi, *Bond Markets, Analysis, and Strategies*, bab 2 (Pricing & YTM)
  • Bawa kalkulator ilmiah / spreadsheet di pertemuan berikutnya

Ringkasan Kunci Pertemuan 1

Instrumen Dasar
Pendapatan tetap = kontrak arus kas terjadwal dari SUN / korporasi
Lanskap Indonesia
SUN FR / SR / VR + obligasi korporasi BEI (perbankan, telekomunikasi, consumer)
Tiga Risiko
Suku bunga, kredit, likuiditas — saling berinteraksi, wajib diukur eksplisit

Bawa 4 karakteristik + 1 risiko dominan ke P2 — dasar diskusi harga & yield.