Siapa di komite yang bertanggung jawab mengukur risiko harga obligasi?
Apakah treasury pernah stress test shock yield?
Banyak manajer korporasi fokus ke kurs & komoditas, tetapi lupa bahwa volatilitas harga obligasi bisa menjadi sumber kerugian mark-to-market yang lebih besar.
Bagian 1
Apa & Mengapa Pendapatan Tetap
Diskusi kelas: instrumen mana yang Anda anggap "paling aman" di portofolio perusahaan — dan menurut definisi risiko apa?
Definisi Pendapatan Tetap
Pendapatan tetap (*fixed income*) adalah instrumen keuangan di mana penerbit berjanji membayar arus kas yang dijadwalkan — kupon periodik + pokok di jatuh tempo — kepada pemegang berdasarkan kontrak.
Sifat Utama
Kontraktual — bukan residual
Klaim utang, didahulukan sebelum ekuitas saat likuidasi
Gagal bayar memicu klausul restrukturisasi / kepailitan
Contoh Instrumen
SUN (pemerintah pusat)
Obligasi korporasi BEI
Sukuk (sesuai prinsip syariah)
Medium-term note & commercial paper
Empat Karakter Utama (DNA Obligasi)
Nilai Nominal
Rp 1 M
Pokok yang dikembalikan di jatuh tempo (par/face)
Kupon
%
% tahunan dari nominal; dibayar periodik
Jatuh Tempo
T
Tenor; 1, 5, 10, 20 tahun
Penerbit (Issuer)
Pemerintah (SUN), BUMN, korporasi swasta, supranasional — profil risiko sangat berbeda per kategori penerbit.
Zero-coupon diterbitkan dengan diskonto — tidak ada kupon, seluruh imbal hasil dari selisih harga beli vs nilai nominal. Rakit harganya dari nol.
HDN-1: Arus Kas Kupon SUN 5-Tahun dari Nol
Ilustrasi SUN hipotetis: nominal Rp 1 M, kupon 7% p.a., semi-tahunan (yield SUN 10-thn historis ~6,8%).
Langkah
Perhitungan
Nilai
1. Nominal
—
Rp 1.000.000.000
2. Kupon tahunan (7%)
7% × Rp 1 Mrd
Rp 70.000.000/thn
3. Kupon semi-tahunan
70 jt ÷ 2
Rp 35.000.000 / 6-bln
4. Jumlah kupon 5 thn
10 × 35 jt
Rp 350.000.000
5. Pokok jatuh tempo (thn 5)
nominal
Rp 1.000.000.000
6. Total arus kas diterima
350 jt + 1 Mrd
Rp 1.350.000.000
Total Kas 5-Tahun
Rp 1,35 M
Belum didiskonto — itu materi P2 (penilaian & YTM)
Bagian 2
Lanskap SUN & Obligasi Korporasi Indonesia
Diskusi kelas: seri SUN mana yang pernah Anda beli sebagai investor ritel, atau lihat di portofolio korporasi Anda?
Lanskap SUN Indonesia
Empat Kelompok SUN
Foreign Currency (USD)
Rupiah Fixed-Rate (FR)
Ritel / Non-ritel (SR, ORI)
Sukuk negara (SBSN) — instrumen syariah, lihat sukuk
Konvensi Penamaan Seri
FR = Fixed Rate (Rupiah, institusional)
SR = Savings Bond Ritel
VR = Variable Rate (floating)
SBN ritel = ORI / SR / sukuk tabungan
Sumber resmi daftar seri terbaru: DJPPR Kemenkeu (djppr.kemenkeu.go.id).
Coba Sendiri: Tiga Cara Mengukur Imbal Hasil Obligasi
Kupon, current yield, dan YTM sering disamakan padahal berbeda — bedakan ketiganya pada satu obligasi yang sama.
Mini-Kasus: SUN SR untuk Puasa & Ramadhan
Setiap tahun menjelang Ramadhan, Kemenkeu rutin menerbitkan Sukuk Tabungan (ST) & Savings Bond Ritel (SR) — momentum "puasa konsumsi, berinvestasi".
SR / ST
Ritel
Minimum kecil, kupon tetap, dapat diperdagangkan di pasar sekunder
Implikasi Likuiditas
Likuiditas domestik tertarik ke SUN ritel; yield obligasi korporasi jangka pendek bisa naik untuk bersaing
Obligasi Korporasi BEI (BBCA, TLKM, BBRI Bond)
Sektor
Contoh Emiten
Karakter (estimasi)
Perbankan
BBCA, BBRI, BMRI
Kupon tetap, tenor 3–10 thn, rating AAA(id)
Telekomunikasi
TLKM, ISAT
Tenor 5–7 thn, rating AA(id)
Consumer Goods
UNVR, ICBP
Tenor 5–10 thn, likuiditas menengah
Rating AAA(id) / AAA(id) dari Pefindo atau Fitch Indonesia mencerminkan kemampuan bayar sangat tinggi. Tenor & rating aktual tiap emiten bervariasi — verifikasi ke IDX Bond Board.
HDN-2: Kupon Obligasi Korporasi Rp 1 M (Net Pajak)
Obligasi korporasi BEI hipotetis: nominal Rp 1 M, kupon 7,5% p.a. — hitung arus kas tahunan setelah PPh final.
Langkah
Perhitungan
Nilai
1. Nominal
—
Rp 1.000.000.000
2. Kupon kotor (7,5%)
7,5% × Rp 1 Mrd
Rp 75.000.000
3. Kupon semi-tahunan
75 jt ÷ 2
Rp 37.500.000
4. Arus kas thn 1 (2 kupon)
2 × 37,5 jt
Rp 75.000.000
5. PPh bunga final (20%)
20% × 75 jt
Rp 15.000.000
6. Kas bersih thn 1
75 jt − 15 jt
Rp 60.000.000
Net Kupon Tahun-1
Rp 60 jt
Setelah PPh final 20% (tarif standar — verifikasi peraturan terbaru saat implementasi)
Coba Sendiri: Rakit Harga Obligasi dari Nol
Harga obligasi bukan angka mistis — ia adalah jumlah nilai-kini setiap kupon plus nominal. Urai langkah demi langkah.
Bagian 3
Anatomi Risiko
Diskusi kelas: dari tiga risiko utama obligasi, mana yang paling sering luput dari radar komite risiko perusahaan Anda?
Latihan individu (sebelum P2): Pilih satu obligasi di neraca atau portofolio yang Anda kenal — sebutkan 4 karakteristik (nominal, kupon, maturity, penerbit) dan 1 risiko dominan. Tulis maksimal 1 halaman.
Persiapan P2 — Penilaian Obligasi
Refresh konsep time value of money (PV/FV) dari S1
Baca Fabozzi, *Bond Markets, Analysis, and Strategies*, bab 2 (Pricing & YTM)
Bawa kalkulator ilmiah / spreadsheet di pertemuan berikutnya
Ringkasan Kunci Pertemuan 1
Instrumen Dasar
Pendapatan tetap = kontrak arus kas terjadwal dari SUN / korporasi
Lanskap Indonesia
SUN FR / SR / VR + obligasi korporasi BEI (perbankan, telekomunikasi, consumer)
Tiga Risiko
Suku bunga, kredit, likuiditas — saling berinteraksi, wajib diukur eksplisit
Bawa 4 karakteristik + 1 risiko dominan ke P2 — dasar diskusi harga & yield.