stdsquare²
🎓 Kelas
stdsquare / materi / slides / pertemuan-10
Tema
Japan
Arcade
Dark Retro
Font
‹ Daftar slide Pertemuan 10: Permodelan Risiko Operasional
RPS minggu 10 · 2x50 menit

Permodelan Risiko Operasional

Permodelan Risiko — Magister Manajemen FEB UNDIP

Peta Pembelajaran Hari Ini

Sub-CPMK 10: mengidentifikasi dan mengukur risiko operasional; memilih pendekatan perhitungan modal.

Jam ke-1 (50 menit)
  • Taksonomi 7 kategori Basel op-risk
  • 3 pendekatan modal: BIA, SA, AMA
  • Hitung dari nol: modal BIA vs SA
Jam ke-2 (50 menit)
  • AMA: distribusi frekuensi-severity (LDA)
  • 3 lines of defense; RCSA; KRI
  • Kasus Leeson/SoGen/Wirecard; persiapan P11
Posisi: P10 komplemen P9 kredit & P4-P5 pasar; P11 simulasi; P12 ERM.

Nick Leeson & Keruntuhan Baring 1995

Nick Leeson, trader di Baring Singapore, menumpuk rugi tersembunyi ¥(283 miliar (£827 juta) lewat error account 88888 — menghancurkan bank berusia 233 tahun.

Rugi Tersembunyi
£827 juta
di error account 88888 — disembunyikan dari manajemen London
Umur Bank Saat Kolaps
233 tahun
Baring Brothers, bank tertua Inggris, diakuisisi INK dengan £1
Pertanyaan pemantik: bagaimana mungkin satu trader dapat menghancurkan bank berusia 233 tahun tanpa terdeteksi?
Bagian 1 · 1/4
Taksonomi Op-Risk
Diskusi kelas: dari pengalaman Anda, kategori op-risk mana yang paling sering terjadi di bank/organisasi Indonesia?

Definisi Op-Risk & 7 Kategori Basel

Risiko operasional (Basel): risiko kerugian akibat kegagalan/kekurangtepatan proses internal, orang, sistem, atau akibat peristiwa eksternal. Termasuk legal risk; tidak termasuk strategic/reputational.
#Kategori BaselContoh
1Internal FraudPencurian, mark-up, insider trading
2External FraudPerampokan, phishing, pemalsuan
3Employment Practices & WSDiscrimination, klaim K3, turnover
4Clients, Products & BPMis-selling, churn, pelanggaran privasi
5Damage to Physical AssetsBencana, vandalisme, kebakaran
6Business Disruption & Sys FailuresHardware/software failure, outage
7Execution, Delivery & Process MgmtData entry error, settlement fail, slip
7 kategori Basel adalah taksonomi standar untuk klasifikasi loss event — dipakai OJK Indonesia.

Tiga Pendekatan Perhitungan Modal Op-Risk

Basel menetapkan tiga pendekatan perhitungan modal op-risk dengan kompleksitas berbeda.

PendekatanKompleksitasFormula IntiRisk-Sensitive?
BIA (Basic Indicator)Sederhanaα × gross income (α=15%)Rendah
SA (Standardized)SedangΣ(βᵢ × GIᵢ per business line)Sedang
AMA (Advanced Measurement)TinggiDistribusi frekuensi × severity (LDA)Tinggi
Basel II (2004) → SMA (Standardized Measurement Approach) di Basel III (2017) menggantikan AMA.

Hitung dari Nol: Modal Op-Risk BIA

Skenario: Bank dengan gross income 3 tahun terakhir (Rp Miliar): 2021: 50; 2022: 60; 2023: 70. Hitung modal op-risk dengan Basic Indicator Approach (α = 15%).
TahunGross Income (Rp M)αCharge
20215015%7,5
20226015%9,0
20237015%10,5
Rata-rata609,0
Kesimpulan
Rp 9 M
Modal op-risk BIA = rata-rata charge 3 tahun = α × rata-rata GI = 15% × Rp 60 M

Standardized Approach: 8 Business Lines

SA membagi bank menjadi 8 business lines dengan beta berbeda — lebih risk-sensitive daripada BIA.

Business LineβKarakteristik Risiko
Corporate Finance18%Advisory, IPO, M&A; op-risk tinggi
Trading & Sales18%Trading desk; Leeson-class risk
Retail Banking12%Volume tinggi, ticket kecil; op-risk rendah
Commercial Banking15%Korporasi; risk moderat
Payment & Settlement18%Sistem; fail = systemic
Agency Services15%Custody; risk moderat
Asset Management12%Fees; risk rendah
Retail Brokerage12%Ritel sekuritas; risk rendah
Beta bervariasi 12-18% per business line — SA lebih sensitif daripada flat 15% BIA.

Hitung dari Nol: Modal Op-Risk SA

Skenario: Bank dengan gross income per business line (Rp M): Retail Banking 30 (β=12%); Commercial Banking 20 (β=15%); Trading 10 (β=18%). Hitung modal op-risk SA.
Business LineGI (Rp M)βCharge
Retail Banking3012%3,60
Commercial Banking2015%3,00
Trading & Sales1018%1,80
Total608,40
Kesimpulan
Rp 8,4 M
Modal SA lebih rendah dari BIA (Rp 9 M) karena GI didominasi Retail Banking (β rendah)
Bagian 2 · 2/4
AMA & LDA
Diskusi kelas: untuk distribusi frekuensi-severity, mengapa tail sangat tebal? Apa implikasinya untuk modal?

AMA: Loss Distribution Approach (LDA)

Frekuensi NPoisson(λ=5/tahun)berapa event per tahun?Severity SLognormal/Weibullberapa rugi per event?Aggregate LL = Σ Sᵢ (compound)VaR 99,9% = modalLDA: compound distribusi → VaR 99,9% = modal AMA
AMA model compound distribution: N (frekuensi) × S (severity) → L (aggregate loss); VaR 99,9% = modal.

Karakteristik Distribusi Op-Risk

Distribusi op-risk sangat berbeda dari kredit — frequency tinggi di severity rendah, tetapi tail katastropik.

KarakteristikOp-RiskKredit (bandingkan)
Frekuensi eventTinggi (ribuan/tahun)Rendah-moderat
Severity rata-rataKecil (Rp juta)Bervariasi
Severity tailSangat besar (Rp miliar)Batas eksposur
DistribusiSangat skewed; lognormalBernoulli; beta
PredictabilityRendah —的黑 swanSedang
Op-risk sangat sulit diprediksi: high-frequency low-severity predictable, low-frequency high-severity adalah "unknown unknowns".

Eksplorasi Interaktif: Key Risk Indicator Dashboard

Atur threshold KRI op-risk untuk merasikan sensitivitas skor risiko operasional — dashboard yang sama yang dipakai risk committee bulanan.

Studi Kasus: Société Générale 2008 & Wirecard 2020

Dua kasus fraud besar menggambarkan karakteristik low-frequency high-severity op-risk.

KasusTahunRugiKategori BaselPelajaran
Société Générale (Jérôme Kerviel)2008€4,9 MInternal Fraud + ExecutionTrader junior mengakali kontrol; segregasi tugas gagal
Wirecard (fraud akuntansi)2020€1,9 MInternal FraudSaldo fiktif years; auditor gagal deteksi
Nick Leeson (Baring)1995£827 jtInternal Fraud + ExecutionError account 88888; segregasi gagal
BNP Paribat (US sanction)2014$8,9 M fineClients/Products + ExecutionCompliance failure; sanction breach
Pola umum: kontrol lemah + segregasi tugas gagal + budaya "star trader" = fraud katastropik.
Bagian 3 · 3/4
Pengelolaan Op-Risk
Diskusi kelas: di bank Anda, mana dari 3 lines of defense yang paling lemah? Apa implikasinya untuk fraud risk?

Tiga Lines of Defense

Kerangka pengelolaan op-risk yang menjadi standar industri perbankan global.

LinePemegangFungsi
1st LineBusiness unitOwn & manage risk; kontrol real-time
2nd LineRisk Management & ComplianceSet policy; monitor; challenge 1st
3rd LineInternal AuditIndependent assurance; report ke Board
Tiga lines of defense memastikan checks-and-balances — tidak ada satu pihak yang own, monitor, dan audit sekaligus.

RCSA: Risk Control Self-Assessment

RCSA adalah proses di mana business unit (1st line) mengevaluasi sendiri risiko & kontrolnya — input untuk manajemen op-risk.
Tahap RCSA
  • Identifikasi risk event per proses
  • Nilai inherent risk (sebelum kontrol)
  • Identifikasi kontrol mitigasi
  • Nilai residual risk (setelah kontrol)
  • Rencana aksi untuk high residual
Output
  • Heat map risk × impact
  • Daftar kontrol & efektivitas
  • Gap analysis & action plan
  • Key Risk Indicator (KRI)
  • Dashboard untuk risk committee
RCSA dilakukan minimal tahunan; frekuensi lebih tinggi untuk proses high-risk (treasury, trading).

Key Risk Indicators (KRI) untuk Op-Risk

KRI adalah metrik forward-looking yang memberi early warning sebelum loss terjadi.

KategoriContoh KRIThreshold Warning
PeopleVoluntary turnover rate>15% per tahun
ProcessTrade error rate>0,5% transaksi
SystemsSystem downtime (jam/bulan)>2 jam/bulan
ExternalPhishing email diterima>100/bulan
FraudSuspicious activity report (SAR)Naik >30% YoY
ComplianceOpen compliance issues>60 hari open
KRI harus dilaporkan ke risk committee bulanan; breach threshold harus trigger action plan.
Bagian 4 · 4/4
Persiapan P11
Diskusi kelas: bagaimana simulasi Monte Carlo dapat membantu mengestimasi modal op-risk yang tidak terjangkau data historis?

POJK Manajemen Risiko Operasional

OJK mengatur kerangka pengelolaan op-risk melalui POJK 17/2014 dan POJK permodalan.

AspekPOJK AcuanImplikasi
Kerangka op-riskPOJK 17/2014 lampiranBank wajib punya framework: identifikasi-metode-monitoring-kontrol
Permodalan op-riskPOJK permodalan (CAR)Bank besar wajib SA/SMA; bank kecil BIA
Loss event reportingOJK reportingDatabase internal loss 10.000 record + tahun
Fraud reportingPOJK APU-PPTAnti pencucian uang; SAR ke PPATK
POJK 17/2014 + POJK permodalan membentuk kerangka lengkap pengelolaan op-risk di Indonesia.

Ringkasan Kunci Pertemuan 10

7 Kategori
Taksonomi Basel untuk klasifikasi loss
3 Pendekatan
BIA · SA · AMA/SMA
3 Lines of Defense
Business · Risk · Audit

Bawa tiga lensa ini (taksonomi · permodalan · struktur) sebagai kerangka pengelolaan op-risk.

Persiapan P11: baca tentang Monte Carlo simulation; siapkan memodelkan frekuensi-severity dan simulasi VaR op-risk.