Nick Leeson, trader di Baring Singapore, menumpuk rugi tersembunyi ¥283 miliar (£827 juta) lewat error account 88888 — menghancurkan bank berusia 233 tahun. Kasus ikon risiko operasional.
Rugi Tersembunyi
£827 juta
di error account 88888 — disembunyikan dari manajemen London
Umur Bank Saat Kolaps
233 tahun
Baring Brothers, bank tertua Inggris, diakuisisi INK dengan £1
Pertanyaan pemantik: bagaimana mungkin satu trader dapat menghancurkan bank berusia 233 tahun tanpa terdeteksi?
Bagian 1 · 1/4
Taksonomi Op-Risk
Diskusi kelas: dari pengalaman Anda, kategori op-risk mana yang paling sering terjadi di bank/organisasi Indonesia?
Definisi Op-Risk & 7 Kategori Basel
Risiko operasional (Basel): risiko kerugian akibat kegagalan/kekurangtepatan proses internal, orang, sistem, atau akibat peristiwa eksternal. Termasuk legal risk; tidak termasuk strategic/reputational.
#
Kategori Basel
Contoh
1
Internal Fraud
Pencurian, mark-up, insider trading
2
External Fraud
Perampokan, phishing, pemalsuan
3
Employment Practices & WS
Discrimination, klaim K3, turnover
4
Clients, Products & BP
Mis-selling, churn, pelanggaran privasi
5
Damage to Physical Assets
Bencana, vandalisme, kebakaran
6
Business Disruption & Sys Failures
Hardware/software failure, outage
7
Execution, Delivery & Process Mgmt
Data entry error, settlement fail, slip
7 kategori Basel adalah taksonomi standar untuk klasifikasi loss event — dipakai OJK Indonesia.
Tiga Pendekatan Perhitungan Modal Op-Risk
Basel menetapkan tiga pendekatan perhitungan modal op-risk dengan kompleksitas berbeda.
$K_{\text{SA}} = \sum_i \beta_i \times \text{GI}_i$ per business line
Sedang
AMA (Advanced Measurement)
Tinggi
$L = \sum_{i=1}^{N} S_i$ (compound distribusi)
Tinggi
Basel II (2004) → SMA (Standardized Measurement Approach) di Basel III (2017) menggantikan AMA.
Hitung dari Nol: Modal Op-Risk BIA
Skenario: Bank dengan gross income 3 tahun terakhir (Rp Miliar): 2021: 50; 2022: 60; 2023: 70. Hitung modal op-risk dengan Basic Indicator Approach (α = 15%).
Tahun
Gross Income (Rp M)
α
Charge
2021
50
15%
7,5
2022
60
15%
9,0
2023
70
15%
10,5
Rata-rata
60
9,0
Kesimpulan
Rp 9 M
Modal op-risk BIA = rata-rata charge 3 tahun = α × rata-rata GI = 15% × Rp 60 M
Coba Sendiri: Modal Op-Risk BIA vs SA
Bandingkan Basic Indicator Approach (15% gross income seragam) dengan Standardized Approach (beta berbeda per business line). Lihat mana yang lebih adil untuk profil bank berbeda.
Standardized Approach: 8 Business Lines
SA membagi bank menjadi 8 business lines dengan beta berbeda — lebih risk-sensitive daripada BIA.
Business Line
β
Karakteristik Risiko
Corporate Finance
18%
Advisory, IPO, M&A; op-risk tinggi
Trading & Sales
18%
Trading desk; Leeson-class risk
Retail Banking
12%
Volume tinggi, ticket kecil; op-risk rendah
Commercial Banking
15%
Korporasi; risk moderat
Payment & Settlement
18%
Sistem; fail = systemic
Agency Services
15%
Custody; risk moderat
Asset Management
12%
Fees; risk rendah
Retail Brokerage
12%
Ritel sekuritas; risk rendah
Beta bervariasi 12-18% per business line — SA lebih sensitif daripada flat 15% BIA.
Hitung dari Nol: Modal Op-Risk SA
Skenario: Bank dengan gross income per business line (Rp M): Retail Banking 30 (β=12%); Commercial Banking 20 (β=15%); Trading 10 (β=18%). Hitung modal op-risk SA.
Business Line
GI (Rp M)
β
Charge
Retail Banking
30
12%
3,60
Commercial Banking
20
15%
3,00
Trading & Sales
10
18%
1,80
Total
60
8,40
Kesimpulan
Rp 8,4 M
Modal SA lebih rendah dari BIA (Rp 9 M) karena GI didominasi Retail Banking (β rendah)
Bagian 2 · 2/4
AMA & LDA
Diskusi kelas: untuk distribusi frekuensi-severity, mengapa tail sangat tebal? Apa implikasinya untuk modal?
AMA: Loss Distribution Approach (LDA)
AMA model compound distribution: N (frekuensi) × S (severity) → L (aggregate loss); VaR 99,9% = modal.
Karakteristik Distribusi Op-Risk
Distribusi op-risk sangat berbeda dari kredit — frequency tinggi di severity rendah, tetapi tail katastropik.
Karakteristik
Op-Risk
Kredit (bandingkan)
Frekuensi event
Tinggi (ribuan/tahun)
Rendah-moderat
Severity rata-rata
Kecil (Rp juta)
Bervariasi
Severity tail
Sangat besar (Rp miliar)
Batas eksposur
Distribusi
Sangat skewed; lognormal
Bernoulli; beta
Predictability
Rendah — black swan
Sedang
Op-risk sangat sulit diprediksi: high-frequency low-severity predictable, low-frequency high-severity adalah "unknown unknowns".
Coba Sendiri: Fat Tail Op-Risk — Pareto vs Lognormal
Bandingkan distribusi lognormal (ekor tipis) dengan Pareto (ekor tebal) untuk loss op-risk. Lihat bagaimana VaR 99,5% bisa berbeda 10× hanya karena asumsi distribusi.
Kurangi ketiga sisi fraud triangle Cressey 1953: tekanan finansial/psikologis, peluang kontrol, dan rasionalisasi moral. Mana yang paling lemah di kasus Leeson/Kerviel?
Bagian 3 · 3/4
Pengelolaan Op-Risk
Diskusi kelas: di bank Anda, mana dari 3 lines of defense yang paling lemah? Apa implikasinya untuk fraud risk?
Tiga Lines of Defense
Kerangka pengelolaan op-risk yang menjadi standar industri perbankan global.
Line
Pemegang
Fungsi
1st Line
Business unit
Own & manage risk; kontrol real-time
2nd Line
Risk Management & Compliance
Set policy; monitor; challenge 1st
3rd Line
Internal Audit
Independent assurance; report ke Board
Tiga lines of defense memastikan checks-and-balances — tidak ada satu pihak yang own, monitor, dan audit sekaligus.
RCSA: Risk Control Self-Assessment
RCSA adalah proses di mana business unit (1st line) mengevaluasi sendiri risiko & kontrolnya — input untuk manajemen op-risk.
Tahap RCSA
Identifikasi risk event per proses
Nilai inherent risk (sebelum kontrol)
Identifikasi kontrol mitigasi
Nilai residual risk (setelah kontrol)
Rencana aksi untuk high residual
Output
Heat map risk × impact
Daftar kontrol & efektivitas
Gap analysis & action plan
Key Risk Indicator (KRI)
Dashboard untuk risk committee
RCSA dilakukan minimal tahunan; frekuensi lebih tinggi untuk proses high-risk (treasury, trading).
Key Risk Indicators (KRI) untuk Op-Risk
KRI adalah metrik forward-looking yang memberi early warning sebelum loss terjadi.
Kategori
Contoh KRI
Threshold Warning
People
Voluntary turnover rate
>15% per tahun
Process
Trade error rate
>0,5% transaksi
Systems
System downtime (jam/bulan)
>2 jam/bulan
External
Phishing email diterima
>100/bulan
Fraud
Suspicious activity report (SAR)
Naik >30% YoY
Compliance
Open compliance issues
>60 hari open
KRI harus dilaporkan ke risk committee bulanan; breach threshold harus trigger action plan.
Bagian 4 · 4/4
Persiapan P11
Diskusi kelas: bagaimana simulasi Monte Carlo dapat membantu mengestimasi modal op-risk yang tidak terjangkau data historis?
POJK Manajemen Risiko Operasional
OJK mengatur kerangka pengelolaan op-risk melalui POJK 17/2014 dan POJK permodalan.
Aspek
POJK Acuan
Implikasi
Kerangka op-risk
POJK 17/2014 lampiran
Bank wajib punya framework: identifikasi-metode-monitoring-kontrol
Permodalan op-risk
POJK permodalan (CAR)
Bank besar wajib SA/SMA; bank kecil BIA
Loss event reporting
OJK reporting
Database internal loss 10.000 record + tahun
Fraud reporting
POJK APU-PPT
Anti pencucian uang; SAR ke PPATK
POJK 17/2014 + POJK permodalan membentuk kerangka lengkap pengelolaan op-risk di Indonesia.
Ringkasan Kunci Pertemuan 10
7 Kategori
Taksonomi Basel untuk klasifikasi loss
3 Pendekatan
BIA · SA · AMA/SMA
3 Lines of Defense
Business · Risk · Audit
Bawa tiga lensa ini (taksonomi · permodalan · struktur) sebagai kerangka pengelolaan op-risk.
Persiapan P11: baca tentang Monte Carlo simulation; siapkan memodelkan frekuensi-severity dan simulasi VaR op-risk.