stdsquare²
🎓 Kelas
stdsquare / materi / slides / pertemuan-04
Tema
Japan
Arcade
Dark Retro
Font
‹ Daftar slide Pertemuan 4: Value at Risk — Historis, Parametrik, Monte Carlo
RPS minggu 4 · 2x50 menit

Value at Risk: Historis, Parametrik, Monte Carlo

Permodelan Risiko — Magister Manajemen FEB UNDIP

Peta Pembelajaran Hari Ini

Sub-CPMK 4: menghitung VaR portofolio sederhana dengan metode yang sesuai. Empat indikator capaian.

Jam ke-1 (50 menit)
  • Definisi VaR: 3 elemen (α, horizon, magnitude)
  • Hitung dari nol: VaR historis return harian (persentil 5%)
  • Metode historis: kuantil empiris
Jam ke-2 (50 menit)
  • Metode parametrik: asumsi normal; VaR = -(μ + zα·σ)·V
  • Metode Monte Carlo: simulasi skenario
  • Memilih metode sesuai konteks; persiapan P5 (ES)
Posisi: P4 fondasi kuantitatif inti; P5 kelemahan VaR & ES; P6 backtesting; P7 stress testing.

Mengapa VaR Menjadi Standar Industri

VaR mengubah risiko menjadi satu angka yang bisa dilaporkan ke direksi dan regulator — tetapi juga menjadi sumber kegagalan 2008.

Adopsi VaR Industri
~1996
BCBS amendemen Basel I untuk pakai VaR trading book (BCBS 1996)
Pergeseran ke ES
~2019 (FRTB)
FRTB Basel mengganti VaR 99% 10-hari dengan ES 97,5%
Pertanyaan pemantik: mengapa VaR yang berhasil dipakai 15 tahun tiba-tiba dianggap kurang memadai setelah 2008?
Bagian 1 · 1/4
Konsep VaR
Diskusi kelas: apa beda "kerugian maksimum" dan "VaR"? Mengapa menyamakan keduanya berbahaya?

Definisi VaR: 3 Elemen

Value at Risk adalah kerugian portofolio sedemikian sehingga probabilitas kerugian melebihi angka tersebut hanya (1−α) dalam horizon tertentu. Tiga elemen wajib: tingkat kepercayaan α, horizon waktu h, dan magnitude kerugian dalam mata uang. (Jorion, 2007, bab 4)
α — Tingkat Kepercayaan
95%, 99%, 99,9% — probabilitas kerugian ≤ VaR
h — Horizon
1 hari, 10 hari, 1 bulan — jangka waktu
Magnitude
Dalam rupiah — kerugian nominal pada α, h

Tanpa ketiga elemen, pernyataan "VaR Rp 1 miliar" tidak bermakna.

Tingkat Kepercayaan & Horizon

Pilihan α dan h mengikuti keputusan: limit harian → α tinggi, h pendek; cadangan modal → α sangat tinggi, h panjang.

Keputusanα umumh umumCatatan
Limit trading harian99%1 hariStandar internal bank
Modal Basel (lama)99%10 hariBCBS 1996; × √10 dari 1-hari
Modal Basel (FRTB)97,5% (ES)10 hari (base)ES menggantikan VaR; P5
Internal stress99,9%+10 hari+Buffer tambahan untuk krisis
Semakin tinggi α dan semakin panjang h → VaR semakin besar → cadangan semakin tebal.

VaR sebagai Kuantil Distribusi

DISTRIBUSI LOSS LPDF kerugianF⁻¹(α)kuantil αVaR = kerugianpada α, hEKOR1−αVaR adalah kuantil distribusi loss — luas ekor kanan = 1−α
VaR(α, h) = F_L⁻¹(α)

Hitung dari Nol: VaR Historis Return Harian IHSG (persentil 5%)

Skenario: Portofolio Rp 10 miliar. Dari 250 return harian IHSG (ilustratif), return terurut menunjukkan persentil ke-5 (12-return terburuk dari 250) = −2,3%. Hitung VaR 95% 1-hari historis.
LangkahPerhitunganNilai
1. Urutkan 250 returnascending dari terburuk ke terbaiksorted array
2. Ambil kuantil 5%return pada posisi 250 × 5% = 12,5 → peringkat 12-13~−2,3%
3. VaR_%−2,3% (return sebagai kerugian)2,3% dari portofolio
4. VaR_Rp2,3% × Rp 10 MRp 230.000.000
Kesimpulan
VaR 95% = ~Rp 230 jt
Kerugian harian melebihi Rp 230 jt hanya ~5% hari (angka ilustratif; di praktik window ≥250)
Bagian 2 · 2/4
Metode Historis: Kuantil Empiris
Diskusi kelas: metode historis memakai masa lalu sebagai proxy masa depan — kapan asumsi ini valid, kapan gagal?

Metode Historis: Kuantil Empiris

Metode historis mengestimasi VaR langsung dari kuantil empiris distribusi return historis — tanpa asumsi bentuk distribusi. (Jorion, bab 9)
Kelebihan
  • Non-parametrik: bebas asumsi distribusi
  • Menangkap fat tail & skewness otomatis
  • Mudah dijelaskan ke direksi (data aktual)
  • Cepat dihitung (sorting + indexing)
Kekurangan
  • Terikat masa lalu: tidak menangkap skenario baru
  • Sensitif terhadap window (250 vs 500 hari)
  • Estimasi kasar pada α sangat tinggi (99,9%)
  • Sangat tergantung kualitas data historis
"Masa lalu tidak menjamin masa depan" — krisis 2008 menghancurkan banyak model historis yang tidak menjangkau fat tail.

Window & Weighting

Pilihan window dan weighting memengaruhi responsivitas vs stabilitas VaR historis.

PendekatanBobotKarakter
Window tetap 250 hariSama untuk semua titikResponsif, noisy; standar bank
Window tetap 500 hariSama untuk semua titikLebih stabil, lambat merespons krisis
Weighted (BRW)Eksponensial decay λLebih responsif ke krisis terkini
AgingLinear decayKompromi antara sama dan eksponensial
Pilihan window adalah trade-off responsivitas vs stabilitas — tidak ada jawaban tunggal.

Hitung dari Nol: Sensitivitas Window 250 vs 500 Hari

Skenario: Pada data return harian IHSG, hitung VaR 99% 1-hari dengan window 250 hari (1 tahun) vs 500 hari (2 tahun). Ilustratif, kuantil 1% pada window 250 = −3,1% dan pada window 500 = −2,6%. Portofolio Rp 10 M.
LangkahWindow 250Window 500
1. Kuantil 1% (return)−3,1%−2,6%
2. VaR_Rp (2,6-3,1%) × Rp 10 MRp 310 jtRp 260 jt
3. InterpretasiMencakup krisis terkini → lebih tinggiMenghaluskan → lebih rendah
4. Trade-offResponsif tetapi bisa melompatStabil tetapi lambat
Kesimpulan
ΔVaR ~Rp 50 jt
Perbedaan 19% antar window — pilihan window berdampak signifikan pada modal
Bagian 3 · 3/4
Parametrik & Monte Carlo
Diskusi kelas: untuk portofolio derivatif (opsi), mana yang lebih tepat — parametrik atau Monte Carlo? Mengapa?

VaR Parametrik: Asumsi Normal

Metode parametrik mengasumsikan distribusi return (umumnya normal) lalu menghitung VaR lewat formula tertutup.

KonsepFormulaCatatan
VaR parametrik (normal)VaR = -(μ + z_α · σ) · Vz_0,99 = -2,326; z_0,95 = -1,645
Portofolioσ_p dari matriks kovariansiLihat P8 untuk korelasi
Scaling horizonVaR_h = VaR_1 × √hAsumsi iid
Non-linear (delta-normal)Approx Taylor orde-1Lemah untuk opsi deep OTM
VaR_α = -(μ + z_α · σ) · V

VaR Monte Carlo: Simulasi Skenario

Metode Monte Carlo mensimulasikan ribuan skenario return dari distribusi asumsi, lalu menghitung VaR dari kuantil empiris loss terdistribusi. Geser slider pada widget untuk merasakan sensitivitas tingkat kepercayaan dan horizon.

Studi Kasus: VaR Treasury Bank Indonesia 2013 (Taper Tantrum)

Taper tantrum 2013 mengirim yield SBN naik tajam — VaR treasury bank melonjak, melanggar limit internal beruntun.

PeriodePeristiwaDampak VaR
Mei 2013Bernanke signal taper QECapital outflow EM; yield SBN naik
Jun-Ags 2013Rupiah melemah ~-25%; yield naik +200 bpsVaR treasury × 2-3 kali lipat
Implikasi historisWindow mulai masuk krisisVaR historis naik, tetapi lagging
Implikasi parametrikσ naik → VaR langsung naikParametrik lebih responsif
Pelajaran: tidak ada metode tunggal yang sempurna — bank besar memakai kombinasi historis + parametrik + Monte Carlo untuk triangulasi.
Bagian 4 · 4/4
Perbandingan & Pilihan Metode
Diskusi kelas: untuk portofolio Anda di tempat kerja, metode mana yang paling realistis dan mengapa?

Memilih Metode Sesuai Konteks

Tiga metode VaR melayani konteks berbeda — pilihan bergantung pada kompleksitas, data, dan kebutuhan kecepatan.

Historis
  • Bagus untuk: data melimpah, non-parametrik
  • Lemah untuk: skenario baru, α sangat tinggi
  • Kecepatan: cepat (sorting)
Parametrik
  • Bagus untuk: linear, formula tertutup, atribusi
  • Lemah untuk: fat tail, non-linear, derivatif
  • Kecepatan: tercepat
Monte Carlo
  • Bagus untuk: kompleks, non-linear, fleksibel
  • Lemah untuk: komputasi mahal, asumsi distribusi
  • Kecepatan: paling lambat
Praktik terbaik: triangulasi — jalankan ketiganya, investigasi divergensi.

Ringkasan Kunci Pertemuan 4

Definisi VaR
Kuantil distribusi loss pada (α, h)
Tiga Metode
Historis · Parametrik · Monte Carlo
Pilihan
Mengikuti kompleksitas, data, kecepatan

Bawa tiga lensa ini (definisi · metode · pilihan) sebagai alat utama sepanjang semester.

Persiapan P5: baca Artzner (1999) tentang coherent risk measures; siapkan untuk membahas mengapa VaR bukan koheren.